
Meskipun demikian, Shen Long masih bisa menyerap khasiat dari Pil tersebut secara perlahan, karena murid suci yang berada di depannya tidak bisa dianggap enteng.
Wuush!
Murid suci itupun melesat ke arah Shen Long, dengan tatapan penuh kebencian karena Shen Long telah membuat kerugian besar bagi Perguruan Naga Merah.
" Kamu sudah banyak membunuh rekanku, kematian sekalipun tidak cukup untuk membayar kematian mereka." Ucap murid suci, sambil menatap tajam ke arah Shen Long.
" Benarkah? Apa kamu yakin bisa membunuhku?" Ucap Shen Long dengan tatapan mengejek, meskipun sebenarnya dia sedang menunggu proses penyerapan untuk memulihkan Qi miliknya.
Namun murid suci itupun tidak gentar untuk menghadapi Shen Long, karena dia sudah banyak menyerap tetesan darah Banteng Emas.
Bahkan murid suci Perguruan Naga Merah menganggap bahwa Shen Long adalah lawan yang pantas untuknya.
Murid suci menyipitkan matanya karena Shen Long begitu percaya diri menghadapi dirinya yang sudah mencapai Pendekar Kaisar tingkat 4, namun kemampuannya bisa menghadapi seorang Kultivator yang sudah mencapai Pendekar Alam berkat tetesan darah Banteng Emas.
Buussshh!
Murid suci melepaskan aura Intimidasi, hingga mengeluarkan siluet kura-kura setinggi sepuluh meter.
Buussshh!
Shen Long juga tidak mau kalah, langsung melepaskan aura Intimidasi siluet Naga Emas setinggi 20 meter.
Beberapa murid yang sedang bertarung di dekat kedua sosok itu, merasakan tubuh mereka seperti ditekan bukit kecil.
Bahkan murid suci juga merasakan penekanan, meskipun dia masih mampu bertahan.
" Siapa pemuda itu sebenarnya? Bukankah selama ini tidak ada satupun dari murid yang mampu melepaskan aura naga sebesar itu."
Beberapa murid yang menyaksikan kejadian itu, berhenti sejenak, lalu menjauhi wilayah tekanan energi, agar tidak terkena imbas penekanan.
Di sisi lain murid suci menyipitkan matanya, karena sosok yang berada di depannya memiliki kekuatan besar.
" Meskipun kamu memiliki aura yang sangat kuat, namun itu tidak berlaku untukku." Murid suci langsung melesat ke arah Shen Long sambil mengarahkan kepalan tangannya.
" Aku mengakui kemampuanmu, sayangnya kamu telah memilih lawan yang salah." Shen Long juga tidak tinggal diam, langsung menyalurkan Qi pada telapak tangannya untuk menyambut serangan dari murid suci.
Bboooom!
Bboooom!
Bboooom!
Pertukaran serangan dari kedua belah pihak menciptakan gelombang energi yang membuat wilayah sekitar menjadi tanah gersang diikuti kepulan debu yang berterbangan.
__ADS_1
Akibat gesekan dari kedua lengan kedua belah pihak yang saling menyerang dan menangkis, kini wilayah sekitar menimbulkan gempa kecil.
Merasakan serangannya hanya sia-sia, murid suci melesat ke sebuah arah, lalu membuat sebuah gerakan dan menyatukan kedua telapak tangannya.
" Teknik Kura-kura, Ledakan Udara."
Wuush! Wuush! Wuush!
Satu-persatu gelembung udara melesat dengan kecepatan tinggi ke arah Shen Long.
" Tarian Seribu Naga, Pedang Suci."
Wuush!
Meskipun Shen Long tidak menggunakan Pedang Seribu Bintang, namun yang sudah memiliki niat pedang, langsung menggunakan tubuhnya sendiri sebagai senjata, langsung melesat ke arah murid suci dengan melewati gelembung udara.
Melihat tubuh Shen Long yang seakan lentur untuk melewati gelembung udara, murid suci memasang sikap waspada, langsung melompat ke arah belakang.
" Pelindung Kura-kura."
Buussshh!
Saat murid suci menyatukan kedua telapak tangannya, kini terlihat kubah transparan berbentuk kura-kura mengelilingi tubuhnya.
Traaang!
Kubah transparan langsung pecah, dimana Shen Long terus melesat ke arah murid suci yang berada di dalamnya.
Craaakk!
Satu ayunan tangan Shen Long menciptakan Qi unsur petir berbentuk bilah pedang membuat luka sayatan dari bahu hingga perut murid suci.
" Aarrgggh."
Murid suci meringis kesakitan, karena pelindung tubuhnya juga bisa ditembus oleh Shen Long.
Murid suci dengan buru-buru melompat untuk menjauhi Shen Long, karena situasi tersebut sama sekali tidak menguntungkan.
" Apa kamu berpikir bisa lari dariku?"
Craaakk!
Qi unsur petir berbentuk siluet pedang mengarah pada leher murid suci hingga terpotong dengan sempurna.
Bruuuuk! Bruuuuk!
__ADS_1
Potongan kepala dan tubuh murid suci terjatuh ke tanah, seakan tidak percaya jika bisa diambil oleh Shen Long dengan mudah.
Bahkan pelatihnya yang dia lakukan selama bertahun-tahun seakan sia-sia karena baru saja keluar dari latihan tertutup justru harus kehilangan nyawa.
Murid Perguruan Naga Merah yang menyaksikan bahwa murid suci sudah dibunuh oleh Shen Long, kini memasang wajah pucat seperti kapas.
" Bagaimana mungkin dia bisa mati semudah itu?" Murid Perguruan Naga Merah seakan tidak percaya jika sosok yang baru saja keluar dari latihan tertutup hanya mengantar nyawa di Lembah Kabut.
" Lari!"
Semua murid Perguruan Naga Merah yang tersisa, kini memilih untuk melarikan diri, karena sangat mustahil bagi mereka bisa mengalahkan Shen Long yang mampu mengalahkan murid suci.
" Kejar mereka! Jangan biarkan satupun yang selamat."
Murid Perguruan Naga Tunggal yang tersisa, tidak akan membiarkan murid Perguruan Naga Merah pergi begitu saja setelah membunuh rekan mereka.
Karena nyali murid Perguruan Naga Merah sudah ciut, kini satu-persatu nyawa mereka mati di tangan murid Perguruan Naga Tunggal yang mengejar mereka.
Di sisi lain Shen Long mengambil Cincin Ruang yang dimiliki murid suci, lalu memeriksanya.
" Lumayan." Gumam Shen Long, lalu melesat ke sebuah arah, karena tidak ingin terlalu lama di tempat itu.
Di sisi lain, murid Perguruan Naga Tunggal yang sudah menyelesaikan pertarungan mereka, kini mencari keberadaan Shen Long ke berbagai arah.
" Dimana dia?"
Semua murid Perguruan Naga Tunggal yang tersisa, tidak berhasil menemukan keberadaan Shen Long, karena belum sempat mengucapkan terimakasih.
Murid Perguruan Naga Tunggal yang pernah menganggap remeh Shen Long, kini merasa malu sendiri karena justru pemuda itulah yang menyelamatkan nyawa mereka.
" Semoga saja Yutian tidak mengambil hati atas tindakan kita sebelumnya." Salah satu murid Perguruan Naga Tunggal menghela nafas berat.
Merasa beruntung karena Shen Long tidak menjawab tantangan mereka. Jika tidak, nasib mereka sama seperti murid yang pernah Shen Long kalahkan.
Namun hal yang menjadi pertanyaan bagi semua murid Perguruan Naga Tunggal yang tersisa, mengapa Shen Long tidak mengambil harta milik murid Perguruan Naga Merah?
Tentu saja Shen Long tidak mengambilnya, karena hasil jarahan tidak bisa menambah perkembangannya, terlebih Shen Long juga menyisakan harta itu kepada murid Perguruan Naga Tunggal.
" Cepat bersihkan tempat ini dan bakar mayat mereka." Salah satu murid memberi perintah kepada rekannya.
Dengan sebuah anggukan, semua murid yang tersisa, melesat ke berbagai arah untuk mengumpulkan mayat dan membakarnya.
Sedangkan untuk mayat rekan mereka yang sudah mati, mereka membawanya kembali ke Perguruan Naga Tunggal agar bisa dimakamkan dengan baik.
Sedangkan untuk hasil jarahan yang mereka kumpulkan, mereka harus berbagi rata, agar bisa meningkatkan Kultivasi masing-masing.
__ADS_1