
Melihat tatapan dingin dari Shen Long, Cang Li Yuan mundur beberapa langkah kebelakang sambil mengarahkan pedangnya di depan pemuda itu.
" Gadis ini adalah temanku. Lalu apa yang kamu inginkan?" Shen Long menatap tajam ke arah Cang Li Yuan.
" Aku ingin memastikan bahwa kamu tidak melakukan hal buruk pada gadis itu." Cang Li Yuan mengarahkan pedangnya menatap dingin ke arah Shen Long.
" Gadis ini jauh lebih aman denganku dari pada ikut denganmu." Ucap Shen Long lalu membalikkan badan dan meninggalkan tempat tersebut.
" Hei, tunggu! Aku ingin memastikan bahwa kamu tidak macam-macam kepadanya. Karena aku tidak tau apa kamu orang baik atau tidak, meskipun kalian satu Sekte." Cang Li Yuan yang tidak percaya kepada pemuda botak itu benar-benar ingin menyelamatkan Yan Rou Lie.
Apalagi mereka berdua baru saja baru saja mendapatkan musibah, tentu saja Cang Li Yuan semakin membenci yang namanya Pria.
Tidak ingin berdebat dengan gadis tersebut, Shen Long terus melanjutkan langkahnya untuk kembali ke tempat Jun Mei Yin sebelumnya.
Disisi lain Cang Li Yuan juga terus mengejar Shen Long, dia begitu yakin bahwa pemuda botak itu akan melakukan hal yang buruk pada Yan Rou Lie karena rasa trauma yang menimpanya.
Namun Shen Long sama sekali tidak memperdulikan wanita itu, dia terus berlari agar lebih cepat sampai ke tempat Jun Mei Yin.
Dari kejauhan terlihat satu sosok Pria dan dua sosok wanita yang memperhatikan aksi kejar-kejaran dari Shen Long dan Cang Li Yuan.
" Saudara Duan, bukankah itu Saudari Li Yuan?" Tanya sosok murid wanita kepada rekannya.
" Tidak salah lagi. Hanya satu orang yang menggunakan cadar, yaitu Saudari Li Yuan." Ucap pemuda tersebut bernama Ye Duan.
" Kenapa dia mengejar pria botak itu?" Tanya wanita yang lain.
" Kita kejar mereka sekarang! Sepertinya pria botak itu sedang membawa seorang wanita." Ye Duan langsung mengejar mereka diikuti kedua rekannya.
Disisi lain Shen Long terus berlari berusaha untuk menjauhi wanita itu. Namun karena dia hanya menggunakan kekuatan fisik saja karena sebelumnya dia sudah banyak mengeluarkan Qi dan ditambah lagi dengan Yan Rou Lie, maka Cang Li Yuan mampu mengimbangi kecepatan Shen Long, karena Qi miliknya masih tersisa.
" Sialan, kenapa wanita ini selalu mengikuti ku?" Shen Long menggerutu sambil melirik ke belakang dimana Cang Li Yuan terus mengejarnya diikuti sumpah serapah keluar dari mulut wanita itu yang membuat Shen Long semakin kesal.
__ADS_1
Merasa tidak tahan lagi dengan ucapan yang dilontarkan Cang Li Yuan, Shen Long menghentikan langkahnya dan berniat ingin membunuh wanita itu.
Namun rencana tersebut Shen Long urungkan, karena ada tiga sosok yang juga sedang mengejar mereka.
" Saudari Li Yuan, apa yang terjadi?" Tanya Ye Duan sambil menatap ke arah Shen Long yang sedang membopong tubuh seorang wanita.
" Bukan urusanmu!" Jawab Cang Li Yuan dengan ketus.
" Maaf, aku tidak bisa terlalu lama disini. Aku harus menyelamatkan rekanku." Shen Long kembali berlari melanjutkan langkahnya, tanpa memperdulikan keempat sosok tersebut.
" Ikuti botak itu!" Cang Li Yuan kembali mengejar Shen Long yang diikuti ketiga rekannya.
Setelah melakukan aksi kejar-kejaran cukup lama, akhirnya Shen Long telah berada di tempat dimana letak pohon besar sebelumnya.
Namun kali ini Shen Long tidak menemukan pohon besar itu lagi, membuat pemuda itu semakin khawatir dengan keselamatan Jun Mei Yin.
" Yin'er, kamu dimana?" Shen Long sambil melihat sekeliling untuk mencari keberadaan Jun Mei Yin.
Mendengar suara tersebut, Shen Long langsung menoleh ke arah sumber suara dimana terlihat sosok wanita berambut putih memanjang dengan terurai dengan sempurna.
Shen Long yang melihat hal itu begitu tertegun dengan penampilan wanita tersebut yang memiliki lekuk tubuh yang begitu indah dan berisi seirama dengan rambut putihnya.
Sesaat Shen Long menguasai dirinya, lalu menatap wanita itu sambil meningkatkan kewaspadaan.
" Siapa kamu?" Shen Long mengeluarkan pedangnya mengarah kepada wanita berambut putih itu.
" Long'gege, ini aku Mei Yin." Wanita berambut putih sambil berlari kecil ke arah Shen Long.
" Yin'er, apa yang terjadi denganmu?" Shen Long tidak menyangka bahwa gadis berambut putih itu adalah sosok yang dia cari.
Tanpa menjawab apapun, Jun Mei Yin terus berlari mendekati Shen Long lalu memegang tangan kiri pemuda itu.
__ADS_1
" Long'gege, apa yang terjadi pada Saudari Rou Lie?" Tanya Jun Mei Yin sambil menatap gadis yang berada di pundak Shen Long.
" Dia sedang pingsan." Shen Long berjalan mendekati sebuah pohon, lalu menyandarkan tubuh Yan Rou Lie di pohon tersebut.
Tanpa menunggu lama, Shen Long langsung menyalurkan Qi miliknya untuk memulihkan Yan Rou Lie, meskipun masih banyak pertanyaan di benaknya dengan perubahan penampilan dari Jun Mei Yin.
Setelah menyalurkan Qi miliknya, Shen Long mengambil tempat untuk memulihkan Qi miliknya.
" Long'gege, ambillah Pil ini untuk memulihkan Qi milikmu." Jun Mei Yin memberikan sebuah Pil kepada Shen Long.
" Yin'er, dari mana kamu mendapatkan Pil ini?" Shen Long penasaran sambil menatap Pil yang berada di tangan Jun Mei Yin.
" Long'gege tidak perlu tau dari mana Pil itu, yang penting sekarang Gege harus memulihkan diri." Ucap Jun Mei Yin sambil tersenyum menatap ke arah Shen Long.
Meskipun sedikit ragu, Shen Long langsung mengambil Pil tersebut lalu menelan dan menyerap khasiat Pil tersebut.
Sesaat, Shen Long merasakan Qi miliknya pulih begitu cepat hingga dalam beberapa saat Qi miliknya telah penuh.
Meskipun Shen Long tidak mengetahui jenis apa Pil yang baru saja dia serap, namun dia dapat memperkirakan bahwa Pil tersebut sangatlah langka.
Di sisi lain Jun Mei Yin juga memasukkan sebuah Pil di mulut Yan Rou Lie, lalu menyalurkan Qi miliknya untuk membantu menyerap energi yang ada pada Pil tersebut.
Sedangkan Cang Li Yuan dan rekannya, kini hanya berdiri mematung saat menyaksikan Shen Long dan Jun Mei Yin.
Apalagi dengan perubahan penampilan dari Jun Mei Yin, membuat mereka semakin penasaran.
Sesaat kemudian Jun Mei Yin telah menghentikan penyaluran Qi miliknya hingga Yan Rou Lie juga tersadar.
" Ada dimana ini?" Yan Rou Lie memperhatikan wilayah sekitar sambil menoleh ke arah Shen Long dan Jun Mei Yin yang tidak jauh darinya.
" Syukurlah kamu sudah sadar." Shen Long bernapas lega karena Yan Rou Lie pulih kembali.
__ADS_1
Sesaat Yan Rou Lie mengingat kembali kejadian sebelumnya hingga terlihat dari wajahnya kembali bersedih lalu memeluk Jun Mei Yin hingga suatu tangisan kembali pecah.