
"Tania adalah anak dari pemilik sekolahan Eton Company High School," pekik seseorang dari salah satu bangku di lapangan. Semua orang menatap ke arah Aldy yang menatap lekat arah Tania begitu juga Tania yang mencari keberadaan sumber suara kakaknya itu.
"Malah dia yang ngomong," dengus Tania karena di saat dirinya ingin membongkar semuanya tapi sayangnya sudah keduluan oleh kakaknya itu, Aldy tersenyum kepada Tania lalu ia menghampiri sang adik.
"Oops keduluan deh," ucap Aldy pada saat pria itu sudah berada di depan Tania membuat Tania mengeraskan rahangnya ingin marah.
"Sekarang giliran lo buat Adi nyesel," bisik Aldy membuat Tania terdiam lalu ia tersenyum sinis menatap Adi.
"Oke!" sahut Tania bersemangat kembali karena dirinya di dampingi kakak nyebelinnya.
"Adi Lasmana lo itu terlalu percaya diri sama ucapan lo sendiri dan sekarang, kalian semua mau tahu yang sebenarnya?" tanya Tania tersenyum sinis wanita itu hendak bicara namun Aldy malah mengambil alih mic dari tangan Tania.
"Lama lo," desis Aldy sungguh tidak sabaran sekali padahal adiknya itu baru mau bicara lagi.
"Ehem! Biar saya yang akan jelaskan semuanya pada kalian, termasuk kebohongan dan kebenaran yang sesungguhnya," ucap Aldy pelan hingga Tania mendengus kesal.
"Dari yang pertama, kalian tau nama saya adalah Aldy Putra Sinaja dan kalian pernah menebak bahwa saya adalah anak dari Bapak Sinaja dan Ibuk Aramoy. Benar, saya adalah anak mereka," ucap Aldy to the point hingga semua orang tampak terkejut dengan pengakuan Aldy, bisik-bisik para murid mulai terdengar di seluruh tempat sekolahan.
"Dan untuk perempuan yang kalian kenal sebagai perempuan cupu dan sangat jelek ini adalah Adik saya, Tania Losvita Aramoy," ucap Aldy sangat bahagia dan langsung melepas penutup kain di wajah Tania hingga Tania ikut melepas ikat rambutnya.
"Angkat kepala lo, Tania," titah Aldy karena wajah Tania tertutupi oleh rambut panjangnya, Tania menghala napas panjang kala wanita itu mengingat Leo mungkin akan terkejut saat melihat wajah aslinya lalu wanita itu membuka pengikat kainnya dan ia serahkan pada Faza,
Perlahan Tania mengangkat kepalanya untuk menatap semua orang, murid yang jaraknya dekat dengan Tania langsung menganga karena wajah Tania sangat berbeda jauh dari sebelumnya.
"Ooops, ini masih menempel," ucap Tania melepas tompel dan kaca matanya, wanita itu melirik ke arah kekasihnya sekilas. Oh god! Leo sedang menatap ke arah Tania, pasti kekasihnya itu sangat terkejut karena selama ini dirinya menyimpan rahasia besar.
Wajah Cantik Tania terlihat jelas sekarang, kulit putih bersih, mata buru keabu-abuan yang cerah, hidung mancung, bibir yang terlihat manis dan rambut indah yang baru pertama kali terurai di depan para murid-murid.
__ADS_1
"Cantik banget, woah," gumam beberapa pria yang terpana dengan kecantikan Tania.
"Nggak, ini nggak mungkin, ini pasti mimpi 'kan." gumam Clara tak percaya dengan semua yang terjadi.
Firgy, Niky dan Mika terlihat bahagia saat Tania membongkar semua identitasnya, sedangan Zea dan Sindi tidak bisa mengucapkan sepatah katapun saat melihat tampilan cupu Tania berubah drastis jadi cantik.
"Tania," gumam Adit dan Diky menganga begitu juga dengan Rio yang ikut kaget tapi ia tidak mengatakan apa-apa.
"Jadi Tania adalah Kara dan Kara adalah Tania," gumam Leo memang dirinya sempat curiga dengan Tania dan Kara adalah orang sama karena lewat mata kedua wanita itu yang sangat mirip.
"Apakah Adik saya terlihat seperti wanita murahan, Adi?" tanya Aldy pada Adi yang terlihat kaget dan gugup.
"Lo salah sasaran, Adi Lasmana," timpal Faza.
"Ck ck ck! Pengalaman saya selama menjadi jelek ternyata luar biasa mendapatkan banyak kejutan," ucap Tania dengan suara aslinya, identitasnya sudah terbongkar maka sikap aslinya akan ia tunjukkan pada semua orang.
"Menyedihkan sekali, siswa-siswi di sekolahan ini hanya memandang tampilan dan derajat saja," sengit Tania merasa prihatin akan sekolah papanya ini.
"Nona, saya ...."
"Ada salah satu murid laki-laki yang terkena penindasan, pemalakan bahkan kekerasan fisik di sekolah, saya tau Kenan sering mengadu pada anda di setiap harinya tapi kenapa anda mengabaikannya, Pak?" tanya Tania memotong perkataan Pak Agus kemudian mata Tania menyusuri isi sekolahan.
"Sahabat gue Mika, menurut lo Pak Agus masih pantas jadi kepala sekolah di sini atau ...."
"Sangat tidak pantas untuk di jadikan pimpinan sekolahan ini," sahut Mika dari lantai dua membuat semua orang memandang ke arahnya.
"Lihat, keponakan anda mengatakan anda tidak pantas jadi pimpinan sekolahan ini, apa anda sadar atas kesalahan anda yang lebih memilih untuk menerima sogokan uang dari pada kejujuran sebagai pimpinan?" tanya Tania membuat Glenn dan Santi sangat terkejut dengan ucapan Tania.
"Sogokan uang?!" pekik Glenn.
__ADS_1
Glenn orang yang sangat lembut tapi jika sudah berurusan dengan pengkhianatan, Glenn akan sangat kejam dan tak kenal kata ampun.
"Anda menerima sogokan dari para murid, Pak Agus," sentak Glenn menatap tajam pak Agus.
Tania tersenyum sinis kemudian Tania memutar video di digital billboard, sekolahan elite tuh gini ada digital billboard-nya gaes.
Beberapa tindakan pak Agus yang menerima uang sogokan dari pihak orang tua maupun murid, semua terekam jelas di sana.
Tania ini pintar dan cerdik, diam-diam bersekolah di ECHS, ia menyusun rencana untuk pembongkaran hari ini, agar sekolahan papanya bersih dari para-para predator.
"Maafkan saya, Tuan, saya salah, mohon maafkan saya, Tuan." ucap Pak Agus berlutut memohon ampunan, karena mengelak pun tidak bisa, bukti sudah di depan mata.
"Anda su ...."
"Biar Papa sama Om Mike yang ngurusin tindakan Pak Agus, Tania mau Pak Agus melihat bagaimana keadilan yang sesungguhnya dari Om Mike," ucap Tania tersenyum sinis hingga banyak para lelaki yang terpana akan wajah sangar Tania.
"Tapi Tania ...." ucapan Faza terpotong.
"Za, Pak Agus pasti sayang banget sama anak-anaknya jadi enggak mungkin bagi dia buat lepas dari tanggung jawab," ucap Tania penuh arti hingga wajah pak Agus tampak pucat saat Tania menyebut sang anak.
"Saya akan melakukan apapun untuk menebus kesalahan saya, asal jangan lakukan apapun pada anak-anak saya, Nona." ucap Pak Agus takut.
Berhasil, Tania tersenyum sinis lalu ia menatap ke arah Zea dan Sindi yang tampak gugup dan menghindar dari tatapan Tania.
Jangan heran kenapa pak Agus sangat ketakutan, itu karena beliau tahu jika Tania adalah cucu dari Mr.Berrold, sang pimpinan mafia yang dahulunya cukup terkenal di kalangan para dunia gelap maupun para pembisnis lainnya.
.......
.......
__ADS_1
.......
...::: Bersambung :::...