Domain Dewa : Raja Pedang

Domain Dewa : Raja Pedang
102. Waktunya Sudah Tiba


__ADS_3

Arief yang memburu monster sendirian, mengayunkan pedangnya seperti seorang pendekar pedang yang melawan gerombolan musuh. Dia tampak menari dengan pedangnya, ditambah dengan kelincahan kaki yang sangat indah membuat pergerakan monster terhenti.


Tidak ada satupun monster yang bisa melewati gerbang Desa karena setiap ayunan Arief menggunakan prana.


Bondan dan Dona yang baru sampai di Desa Abidzar tidak bisa berkata apapun. Mereka melihat satu orang melawan monster yang sangat banyak.


"Ini gila. Semua teknik menghindar dan menyerangnya sangat sempurna, kenapa aku pernah mencoba melawannya," kata Bondan memberikan tanggapan.


Bondan yang melawan Arief di dunia nyata belum tahu bahwa Dona pernah melawan pasukan Fairy Dance dan berakhir menyedihkan. Pelaku utama dari semua strategi yang dilakukan Fairy Dance tidak lain adalah Blue, Ketua Guild.


Ayunan pedang, lompatan, gerakan kaki, semua yang dilakukan Arief sangat efektif. Bahkan membuat Bondan dan Amelia sudah tidak bisa berkata lagi, mereka menikmati pertunjukan indah yang disajikan Arief.


"Sampai kapan kalian menonton, segera bantu aku untuk melawan para monster ini!" kata Arief melirik Bondan dan Dona berdiam diri.


Bukannya dia tidak bisa melawan semua monster sendirian, tetapi banyak urusan yang harus dilakukan. Jika Arief membuang waktu, banyak urusan yang akan tertunda.


Salah satunya adalah misi dari Desa Sahara yang harus dia selesaikan sebelum level 50. Hal itu dilakukan supaya mendapatkan hadiah yang maksimal.


Setelah pemain melewati level 50, semua koin dan hadiah akan dikurangi 50%. Jelas itu akan sangat menghalangi pemain bebas mendapatkan uang. Pembaruan Rahasia memang sangat menyiksa, tetapi semua mempunyai kekurangan dan kelebihannya sendiri.


Dengan berkurangnya pendapatan pemain bebas, guild akan semakin mudah untuk mencari anggota. Namun disisi lain, banyak pemain yang tidak setia dengan satu guild. Mereka cenderung menjadi agen ganda untuk menyalurkan beberapa informasi kepada guild lainnya.


Untuk menyeleksinya Arief harus menggunakan usaha ekstra. Sehingga dia bisa mendapatkan pemain yang loyal dan mempunyai bakat terpendam.


Bondan dan Dona langsung menyerang seperti orang gila, walaupun mereka tidak pernah mengira akan menerjang ratusan monster hanya dengan 3 orang.


"Ekstrim Blade!" kata Arief menyebutkan nama skillnya untuk membuat jalan masuk Bondan dan Dona.


Kerena mereka berdua berpengalaman dalam perkelahian jalanan, pengepungan monster tidak dapat membuat mereka takut. Itulah alasan kepada Arief sangat menginginkan bakat dari para mantan preman.


Tiga orang melawan ratusan monster level 50, terjadi di depan gerbang Desa Abidzar. Tidak ada yang tahu kejadian itu, hanya Desa Abidzar yang menjadi saksi.


122 monster level 50 berhasil dikalahkan dengan sangat mudah. Semuanya tidak lain karena Arief memfokuskan poin skillnya ke Ekstrim Blade, makanya serangan areanya sangat membantu penyerangan.


Karena pembaruan rahasia sudah diluncurkan, Arief merasakan angin yang berhembus dan bau pasir di sekitarnya. Daun entah dari mana muncul memberikan selamat kepada Blue, Bondan, dan Dona karena telah berhasil mempertahankan Desa Abidzar.


Ternyata bukan Desa Koral ataupun Desa Abidzar yang menjadi pertama, tetapi sebuah guild misterius bernama Black Sword.


Pemberitahuan sistem : Selamat kepada kelompok yang telah berhasil melindungi desa. Sistem akan menghitung poin kontribusi dan memberikan hadiah yang pantas.


Ranking Penyelesaian :



Desa Zamrud (Guild Black Sword)


Desa Sawah Hijau (Galaxy Star)


Desa Almira (Shadow)


...


Desa Koral (Fairy Dance)

__ADS_1


Desa Sahara (Fairy Dance)


Desa Abidzar (Fairy Dance)



Setelah pemberitahuan sistem, semua pemain bisa melihat seberapa banyak guild mempunyai desa kekuasaan.


Walaupun Black Sword hanya menjadi guild peringkat rendah, mereka membuktikan kualitasnya dengan menjadi pemenang pertama dalam penyerangan.


Setelah mencari informasi tentangnya, Arief menemukan bahwa ada pemain yang dia temui tempo hari. Dia tidak lain adalah Maron yang telah menjadi wakil ketua Guild Black Sword.


Pada kehidupan sebelumnya, Maron tidak bergabung dengan sebuah guild. Jadi masa depan sudah berubah, Arief harus mempercepat rencananya untuk membuat Fairy Dance mempunyai pijakan yang mantap di Domain Dewa.


Setelah mengetahui ketua dari Black Sword, Arief tidak ingin berkomentar. Radian adalah rival abadinya ketika di Shadow, mereka berdua saling menjatuhkan untuk mendapatkan posisi ketua guild.


Memang sebelum masuk Shadow, Arief pernah mendengar tentang guild milik Radian, tetapi tidak pernah menyangka akan sebaik ini. Di Kehidupan sebelumnya, Arief tidak memiliki informasi tentang Black Sword. Dia hanya berfokus untuk menaikkan level dan masuk kedalam Shadow.


"Radian, kita lihat seberapa hebat kamu sekarang. Fairy Dance atau Black Sword yang akan menjadi pemenangnya," kata Arief sambil tersenyum manis.


Alasan Arief mempertahankan Desa Abidzar sendirian tidak lain adalah untuk mendapatkan posisi pertama di poin kontribusi.


Pemberitahuan sistem : Selamat kepada pemain yang telah menjadi top 20.


Poin Kontribusi :



Blue (Fairy Dance)(8,54 juta)


...


Jessica (Fairy Dance)(1,87 juta)


Bondan (Fairy Dance)(1,83 juta)


Dona (Fairy Dance)(1,83 juta)



Setelah melihat pemberitahuan sistem, Arief tersenyum lebar. Dia cukup senang mendapatkan posisi pertama, karena menurut rumor pemain pertama akan mendapatkan sebuah kotak yang berisi desain acak.


Dua topik utama dalam pembahasan di forum Domain Dewa adalah guild misterius Black Sword dan 5 pemain Fairy Dance yang berhasil menjadi kontributor terbaik dalam pertahanan desa.


Sayangnya topik tentang 5 pemain Fairy Dance mulai tenggelam karena banyaknya pemain Shadow yang bekerja sama dengan Black Sword untuk meningkatkan beritanya.


Arief tidak masalah dengan kerja sama mereka, karena dimasa depan Black Sword juga akan dibeli oleh Shadow. Jadi tidak perlu adanya tindakan pencegahan, sekarang dia hanya ingin berfokus melihat kotak di depannya.


Tanpa ragu Arief membukanya dengan poin keberuntungan yang cukup tinggi.


Sistem : Selamat pemain Blue mendapatkan desain Kandang Hewan.


Kandang Hewan (Langka)

__ADS_1


Kapasitas : 200 (Bisa ditingkatkan oleh pemain berprofesi Arsitek dan Sipil)


Dapat menampung hewan tunggangan dan dapat dikembang biakkan. Setidaknya membutuhkan seorang Tamer Ahli untuk menjadi kepala kandang.


Mungkin banyak orang tidak akan melihat hadiah Arief sebagai jekpot, karena mereka belum tahu seberapa berguna mengembangkan hewan tunggangan.


Berbeda dengan Raul dan Antelop, hewan yang bisa di kembang biakkan harus di tangkap dan dibina oleh seorang Tamer atau pecinta binatang. Membutuhkan waktu lama untuk membuat monster lapangan menjadi hewan tunggangan, jadi Tamer harus pintar dan berbakat untuk merawat.


Seorang Tamer tidak memiliki batas dalam menjinakkan monster, selama dia bisa menjinakkan monster, maka monster itu akan menjadi rekannya.


Setelah mendapat desain Kandang Hewan, Arief berpikir Tamer yang dapat di tarik ke dalam Fairy Dance. Dia harus lebih berhati-hati dalam memilih anggota penting, karena banyak pemain yang sudah memanfaatkan keuangan guild.


Arief yang sudah dua kali menyerang monster keluar dari permainan, dia tidak mau memaksakan stamina dan konsentrasi untuk sementara. Karena di dunia nyata, dia mendapatkan panggilan dari Yuliana untuk menemui Pak Tua.


Entah kenapa setelah melihat Arief bisa menggunakan penyembunyian prana dengan mudah, Pak Tua sering menemui Yuliana untuk membujuk Arief ikut ke Pasukan Garuda.


Sayangnya Yuliana selalu menolak karena tidak ingin Arief mengikuti jejak kedua orang tuanya.


"Ibu, aku pulang," kata Arief yang baru sampai rumah. Dia sebelumnya berada di Rumah Latihan Fairy Dance, karena sedang meningkatkan fisiknya.


Pak Tua yang melihat Arief sangat terkejut karena penyembunyian prana yang sangat alami sudah dikuasai dengan sangat baik. Bahkan bisa dibilang monster tua sepertinya tidak dapat melihat sedikitpun prana yang bocor.


"Bocah, kamu sudah mengejutkan pria tua ini. Jadi maukah kamu mengajari beberapa pasukan Garuda untuk mengendalikan prana?" tanya Pak Tua dengan ekspresi wajah yang tampak senang.


Walaupun Arief masih muda, ketrampilannya dalam mengembangkan prana sangat baik. Bahkan kecepatannya melebihi penelitian di militer.


"Sebenarnya aku tidak mau mengatakan ini, Domain Dewa adalah sebuah permainan yang dapat meningkatkan konsentrasi. Artinya kemampuan prana akan meningkat jika melakukan pelatihan yang tepat dalam permainan," kata Arief menjelaskan pemikirannya.


Dia juga menjelaskan beberapa kemajuan anggota Fairy Dance yang telah mendapatkan pelatihannya. Hanya ada 8 orang termasuk dirinya sendiri yang menjalankan pelatihan khusus, tapi hanya dengan 3 hari mereka memperlihatkan kemajuan yang signifikan.


Bisa dibilang para anggota Fairy Dance setara dengan pasukan garuda tingkat pertama. Namun pengalaman bertarung mereka sedikit lebih tinggi, karena di Domain Dewa para pemain dituntut untuk menghadapi ketakutan untuk melawan monster.


Bahkan ketika mereka takut, pemain akan mendapatkan pengaruh buruh atau sering disebut debuff.


Setelah penjelasan panjang dari Arief, Pak Tua dan Yuliana mengerti kenapa dia sangat lihai dalam pertarungan di dunia nyata. Tidak hanya sifatnya yang berubah perawakannya juga terlihat berbeda.


"Apa kamu mempunyai tempat latihan yang cocok untuk melatih pasukan?" tanya Pak Tua dengan semangat tinggi karena mendapatkan wawasan yang sangat membantu.


Pasukannya sangat kekurangan pengalaman bertarung, dengan adanya Domain Dewa masalah Pak Tua akan segera terselesaikan.


"Desa Koral memiliki beberapa Dungeon yang dapat meningkatkan pengalaman perang pasukan, cobalah beberapa prajurit untuk melihat perkembangan mereka setelah bermain Domain Dewa," kata Arief memberikan saran.


Sesuai sarannya, Pak Tua memberikan 30 prajurit untuk dilatih Arief selama 1 bulan. Mereka akan menyimpan semua informasi rahasia dari guild Fairy Dance, apapun yang terjadi.


Namun Arief tidak mudah percaya dengan siapapun, jadi dia hanya melatih mereka di medan pertempuran yang asli.


Karena banyaknya guild yang komplain tentang penyerangan monster, Desa Koral akan mengalami banyak gempuran dari guild kecil. Mungkin beberapa akan mengincar Desa Abidzar yang baru didapatkan, hanya sekedar untuk menghancurkan Fairy Dance.


Namun beberapa orang cerdas akan mencari keberadaan Desa Sahara yang bisa menempati posisi 18, guild yang melindunginya juga Fairy Dance.


Black Sword hanya mempunyai 1 desa, makanya mereka bisa menjadi yang pertama dalam menyelesaikan gelombang monster. Berbeda dengan Fairy Dance yang harus melindungi 3 desa sekaligus.


Guild terbesar di Danau Putih masih dipegang oleh Galaxy Star dengan 8 Desa yang berada di bawah kekuasaannya. Jelas jumlah itu tidaklah sedikit, mereka bisa merebut banyak desa tidak lain karena peralatan sihir dari Fairy Dance.

__ADS_1


Setelah Galaxy Star mendapatkan seorang Arsitek, mereka masih belum membuat satupun senjata sihir yang berguna. Mawar Putih sampai naik pitam karena melihat perkembangan divisi Arsitek yang sangat lambat.


__ADS_2