
Kota Rawa Kuning berada di bawah kekuasaan Kerajaan Kediri, untuk mengawali pijakan Fairy Dance, Blue memilih kota tersebut.
Tempat itu juga cukup dekat dengan Desa Monster dan Rumah Perlindungan Rostov. Sehingga memudahkan distribusi sumberdaya.
Perlu diingat Desa Monster sekarang sudah berada di bawah kepemimpinan Blue. Secara tidak langsung, desa misterius itu milik Fairy Dance.
Kelelawar Darah Biru adalah bos dungeon, dengan kekuatan mereka sekarang tidak mungkin mengalahkannya. Bahkan jika mereka membawa Meriam Sihir atau Menara Petir.
Sebagai seorang pemimpin, Blue sudah memikirkan berbagai cara untuk menaklukkan Dungeon. Bermodalkan ingatan masa depan, dia telah berhasil menciptakan taktik terbaik untuk mengalahkannya.
Kunci kemenangan mereka ada di bom asap dan lengket. Kelelawar tidak memiliki penglihatan yang baik, mereka hanya menggunakan suara untuk memperkirakan arah terbangnya.
Oleh karena itu, Blue meminta Zaha untuk membuat Menara suara yang dapat digunakan secara instan, seperti menara petir. Dengan bimbingan dari Blue, Zaha berhasil menciptakan Menara Suara hanya dengan 1 hari.
Ketika kelelawar mulai menyerang, Blue dan teman-temannya akan menggunakan satu Menara Suara untuk mempengaruhi pergerakan para monster.
"Ayo masuk. Jangan membuat pergerakan yang tidak bermanfaat!" kata Blue memberikan instruksi. Dia berjalan masuk kedalam Dungeon dan disusul oleh teman-temannya.
Baru saja masuk, 100 kelelawar penjaga dungeon menyerang Blue dan teman-temannya. Dia langsung melempar bom asap dan Menara Suara untuk menghentikan serangan.
Seperti yang dia duga, semua kelelawar mundur karena mengira bahwa di depannya ada tembok.
"Pertama mari pancing beberapa, kita tidak bisa gegabah menyerang," ucap Blue pelan. Dia berpura-pura tidak tahu kekuatan para kelelawar.
Untuk memancing beberapa kelelawar, David maju ke depan untuk menggunakan skill provokasi. Namun dia harus berada dalam jangkauan menara suara.
3 kelelawar terprovokasi dan mendekati David, tetapi tidak menyerangnya. Martin menggunakan keterampilan pengikat untuk mencegah kelelawar kabur.
Rori akan menjadi eksekutor dengan kekuatan jarak jauhnya. Sebagai penyihir hitam, pasti dia memiliki banyak keterampilan yang dapat memberikan kerusakan besar.
¬ Pemain Rori memberikan kerusakan - 3000 kerusakan kritikal.
Jelas itu adalah kerusakan yang cukup besar, tetapi tidak cukup untuk mengalahkan kelelawar dalam dungeon.
Nama : Kelelawar Darah Biru
Level : 50
HP : 100 ribu
"Sepertinya penjaga di dalam dungeon ini cukup kuat. Mari gunakan cara selanjutnya," kata Blue sambil mendistribusikan bom peledak kepada seluruh kelompoknya.
"Aku akan memancing sebanyak mungkin monster kelelawar, tugas kalian adalah melempar bom dan gunakan keterampilan terbaik. David persiapkan skill provokasi sebelum mulai," kata Blue memandang semua anggota kelompoknya.
Awalnya banyak penolakan, tetapi dengan penjelasan masuk akal dari Blue, semua orang menjalankan rencana.
Setelah menunggu waktu pendinginan keterampilan provokasi David selesai, Blue melompat keluar jangkauan Menara Suara. Dia berjalan menuju sudut dungeon untuk mencari monster, sehingga mereka bisa mengejarnya.
Dengan Kelincahan dan keindahan langkah kakinya, Blue berhasil membawa 347 kelelawar. Itu adalah jumlah semua monster yang ada dalam Dungeon.
Melihat Blue membawa semua monster sendirian, semua anggota kelompoknya membelalakkan matanya. Jelas mereka terkejut dengan kegilaan cara menggiling Blue.
__ADS_1
David sebagai Tank tidak bisa membiarkan kelompoknya menjadi sasaran monster. Dia menjalankan rencana untuk menggunakan skill provokasi dan keterampilan khusus. Setelah mengaktifkan keterampilan khusus, David menjadi batu dan tidak akan bisa menerima kerusakan selama 30 detik.
Keterampilan provokasinya juga akan mengikuti selama 30 detik. Dia hanya menggunakan keterampilan ini untuk mengukur waktu atau dalam keadaan terdesak.
Melihat David menjadi batu di tengah gerombolan monster kelelawar. Membuat semua rekannya sangat terkesan, tidak sama halnya dengan Blue yang masih memasang wajah serius.
"Bee, gunakan keterampilan penambah kerusakan." Blue memandang Bee yang terbang mengikutinya tanpa mengucapkan kata apapun.
Bee menjawab, "Aku belum makan, jadi tidak bisa menggunakan keterampilan apapun."
"Apa kamu tidak lihat, semua monster di depan adalah daging yang sangat enak. Percayalah aku akan membuatkan masakan yang enak setelah ini," kata Blue memandang Bee yang tampak sedikit gugup.
Bee masih belum bisa menggunakan keterampilan pendukungnya. Dia terlalu pamer pada saat pertama kali lahir, sehingga membuatnya harus menunggu selama 1 bulan untuk pendinginan. Sedangkan sekarang masih butuh 9 hari lagi untuk bisa digunakan.
Karena tidak ingin mengecewakan Blue, akhirnya dia menceritakan semua kelemahannya. Semua anggota kelompok juga mendengarnya, mereka sedikit prihatin dengan keberuntungan Blue yang sangat buruk.
Berbeda dengan Blue yang tersenyum manis sambil memegang kepala Bee. "Baiklah, aku lebih suka kamu berbicara jujur. Ayo terbang, aku akan membawamu menuju langit."
Bee yang tidak menyangka Blue akan mengucapkan kata-kata manis, mengangguk senang. Semua anggota kelompoknya sangat bingung dengan keanehan yang dilakukan Blue.
Tanpa sadar mereka sudah membuang, 5 detik waktu David. Blue memegang erat Dual Secret Sword, kemudian mengalirkan sedikit prana untuk memperbesar kerusakannya.
Dalam kelompok tidak ada yang mengetahui tentang prana, jadi mereka hanya menganggap pedang Blue bersinar karena efek khusus.
"Peningkat Raga ... Langkah Cahaya ... Keseimbangan," kata Blue pelan menyebutkan nama skill yang akan dia gunakan.
Dia berlari seperti seekor harimau kelaparan. Raul dikeluarkan, dia berlari seperti seekor serigala yang memburu mangsanya.
Banyak sayatan muncul di sekitar Blue yang menerjang monster di depannya. Karena 347 monster berada di jangkauan serangnya, semua terkena kerusakan.
¬ Pemain Blue memberikan kerusakan - 27500 kerusakan kritikal.
Tidak sampai disitu, Blue melompat menggunakan gelombang kejut untuk memberikan serangan pamungkas.
¬ Pemain Blue memberikan kerusakan - 1500 kerusakan kritikal. (20x)
Dua kerusakan yang dihasilkan Blue membuat semua orang membuka mulutnya tidak percaya. Mereka baru menyadari bahwa ada pemain yang bisa memberikan kerusakan gila hanya dalam waktu 3 detik.
"Apa yang kalian tunggu, serang. Jangan biarkan satu kelelawar melarikan diri," teriak Blue sambil mengayunkan pedangnya untuk mengurangi jumlah monster.
Setelah 30 menit, akhirnya mereka bisa mengurangi 200 kelelawar. Sedangkan monster lainnya terluka, Blue yang tidak mempunyai skill yang dapat memberikan kerusakan besar hanya bisa menggunakan serangan normal.
Melihat Blue mengayunkan pedangnya, menyerahkan semua orang dalam kelompok. Mereka baru sadar bahwa Blue bukan hanya pintar memainkan skill, tetapi kemampuan pedangnya sangat baik.
Karena tidak mempunyai penyembuh, HP dan MP semua orang terkuras dengan cepat. Berbeda dengan Blue yang menggunakan serangan normal dengan sangat baik.
Dia berhasil membunuh banyak monster sendirian. Semua kelompok merasa bahwa keberadaan mereka tidak dibutuhkan dalam penyerangan.
Setelah 1 jam berlalu, akhirnya mereka menyelesaikan ruangan Dungeon. Sekarang tinggal melawan bos Kelelawar Darah Biru.
"Jangan merasa murung dengan kerusakan yang kalian hasilkan. Dalam kelompok bukan kerusakan terbesar yang menjadi acuan, tetapi komunikasi dan kombinasi serangan yang tidak bisa dilakukan pemain solo."
__ADS_1
Blue memberikan semangat kepada semua pemainnya, dia melihat adanya kecemburuan di wajah mereka. Jelas semua orang ingin mempunyai kerusakan yang sangat tinggi, tidak terkecuali Rori dan teman-temannya. Dengan kemampuan bersilat lidahnya, Blue berhasil membangkitkan semangat mereka semua.
Setelah beristirahat selama 10 menit, Blue memimpin semua orang masuk kedalam ruangan bos.
Suara kelelawar terdengar sangat mengerikan, karena Blue cukup kebal dengan pengaruh buruk, dia masih berdiri tegap. Berbeda dengan semua kelompoknya yang terkena efek melumpuhkan. Semua kelompoknya langsung terjatuh kelantai.
Nama : Bos Kelelawar Darah Biru
Level : 60
HP : 300 ribu
"Setelah kalian terbebas dari pengaruh buruk, segera bantu aku." Blue menerjang ke depan supaya bos tidak menargetkan kelompoknya.
Pertarungan solo bos terjadi tepat di depan mata Rori dan teman-temannya. Mereka melihat Blue dan Raul bersusah payang menghindar dan menyerang secara bergantian.
Kombinasi serangan mereka sangat bagus, bahkan Rori dan teman-temannya hanya bisa melongo melihatnya. Pergerakan kaki, teknik serangan, teknik pertahanan semua sempurna dan sangat efektif.
Tidak ada yang tahu seberapa hebat Blue di dunia nyata. Namun mereka bisa memastikan bahwa dia adalah seorang monster tua yang sedang membangun kekuatan di Domain Dewa.
"Betapa bodohnya aku pernah memprovokasinya," kata David tersenyum kecut.
Semua kelompok hanya meliriknya tanpa bisa berbuat apapun. Pengaruh buruk yang mereka terima jauh lebih kuat dari sebelumnya. Jelas jika tidak ada Blue mereka akan langsung di hancurkan.
Tidak berasa 1 menit telah berlaku, Blue masih bertarung dengan monster Kelelawar Darah Biru dengan semua kemampuannya.
Jika Blue tidak fokus untuk menghindar, dia pasti bisa mengalahkan bos dengan sangat mudah. Namun dia ingin menunjukkan kepada seluruh kelompoknya bahwa menghindar adalah salah satu teknik pertahanan.
Setelah mereka semua sembuh, Rori dan lainnya menggunakan skill terbaiknya. David mengambil peran Blue sebagai seorang Tank.
Blue mundur untuk meminum ramuan penambah HP dan MP, dia hampir kehabisan semua MP miliknya. Karena menggunakan Speed of Light dan Langkah Cahaya terus-menerus.
Hanya dalam waktu singkat mereka berhasil mengalahkan Bos Kelelawar Darah Biru. Berkat bantuan Blue, semua rencana berjalan dengan lancar.
Rori sekarang mengerti kenapa Blue mengatakan bahwa dia bisa melunasi hutangnya dalam satu tahun. Dengan penggilingan yang efektif dan bonus yang diberikan, dia yakin tidak sampai satu tahun hutangnya akan lunas.
"Sekarang ayo kembali. Untuk mempersiapkan diri, lebih baik kalian menutup semua pesan masuk supaya tidak terkena spam," kata Blue menggunakan pesan guild.
Semua anggota langsung menjalankannya, bukan karena tidak kuat membaca spam, tetapi sangat mengganggu jika harus membaca pesan penting di bawahnya.
Blue dan teman-temannya memberikan bukti pada penjaga gerbang dan pemberitahuan sistem terdengar di seluruh Kota Rawa Kuning.
Pemberitahuan sistem : Selamat kepada Fairy Dance karena telah mendapatkan Desa Tanjung. Sekarang semua desa akan mengalami kekacauan, semoga kalian selamat.
Blue yang menerima hadiah Token Kepemilikan melihat dengan hati-hati. Jika keberuntungan bagus, dia akan mendapatkan Token tingkat Epik.
Token Kepemilikan Desa Tanjung (Epik)
Desa Tanjung akan sepenuhnya milik pemain Blue, tidak ada yang bisa merebutnya. Hanya kehancuran yang akan menjadi pemisah mereka.
Token mengikat Blue, dengan sebuah cahaya berwarna kuning terang. Sekarang hanya Blue yang menjadi pemilik Desa.
__ADS_1
Disisi lain, semua guild di Rawa Kuning panik karena serangan monster di seluruh Kota telah menyerang. Guild besar sudah mempersiapkan diri, sehingga mereka bisa mengalahkan monster dengan cukup cepat.