Domain Dewa : Raja Pedang

Domain Dewa : Raja Pedang
Bencana


__ADS_3

Salju yang melihat kedewasaan Arief tanpa sadar mulai tertarik dengannya. Bukan dalam bidang percintaan, tetapi lebih mengarah ke arah penghormatan.


Tanpa sadar semua orang tersenyum tipis dengan tindakan yang dilakukan Arief.


Sepuluh menit telah berlalu, Salju merupakan orang pertama yang berdiri.


"Baiklah, sudah waktunya kita membuka gerbang bos Kelelawar Darah. Kita tidak mempunyai informasi, jadi tetap waspada!" kata Salju dengan penuh semangat.


Arief menancapkan kedua pedangnya di tanah, berdiri mengandalkan pegangan kedua pedangnya.


Tidak ada manfaat khusus dengan berdiri seperti itu, tetapi dia sering melakukannya untuk terlihat keren.


Salju membuka gerbang bos Kelelawar, suara nyaring terdengar. Semua orang terkena pengaruh buruk kelumpuhan.


Bahkan Arief yang memiliki kemampuan menghindarinya tidak bisa bergerak. Tanpa sadar dia mengerutkan kening.


Nama : Bos Kelelawar Darah


Level : 50


Kondisi : Marah


HP : 350 ribu


"Seharusnya bos Kelelawar Darah tidak sekuat ini!" pikir Arief melihat monster sebesar 5 meter di depannya.


Namun hanya Arief yang masih memperlihatkan ketenangan, sedangkan lainnya merasa terkejut dengan bos monster yang akan mereka lawan.


Bahkan Salju tidak dapat mengatakan apapun, dia tidak pernah menyangka bos Kelelawar Darah akan memiliki skill yang sangat banyak.


Karena Salju memiliki kemampuan khusus untuk melihat skill monster, dia bisa merencanakan strategi terbaik.


"Semua tenang!" teriak Arief langsung berlari ke depan kelompok.


Walaupun ternak pengaruh buruk, Arief adalah orang yang pertama kali berhasil membebaskan diri. Pengalamannya puluhan tahun dapat menolong ya di situasi saat ini.


Tanpa meminta izin, Arief mengambil kendali kelompok penyerangan bos Kelelawar Darah.


"Qin Huang dan Saputra serang bos dengan skill terbaik. Leon dan Reaper ikuti aku mengalihkan perhatian monster!" teriak Arief memberikan perintah kepada anggota Fairy Dance.


Tiga orang langsung melesat seperti anak panah yang lepas dari busurnya.


Arief pertama mengayunkan pedang aslinya, dia juga menggunakan peralatan terbaiknya. Diikuti semua anggota Fairy Dance menggunakan perlengkapan terbaiknya.


¬ Pemain Blue memberikan kerusakan - 5000 serangan kritikal.


Sebelum mengerahkan serangan berikutnya, Arief mundur dua langkah. "Reaper alihkan perhatiannya, Leon buat kerusakan sebesar mungkin," teriak Arief memberikan perintah.


Tanpa sadar semua kelompok lainnya hanya melihat pertarungan guild Fairy Dance dengan bos monster Kelelawar Darah.


"Salju sampai kapan kamu berdiri di dana!" teriak Arief yang mulai kelelahan menghadapi Bos Kelelawar Darah.


Seketika semua orang dalam kelompok penyerangan sadarkan diri.


Melihat semua sudah mulai bersemangat, Arief berlari menuju kelompok.


"David bantu pemain depan menerima serangan, jangan biarkan pemain tengah terkena kerusakan. Pemain pendukung, peran kalian sangat penting disini."

__ADS_1


Tanpa menunggu lama pasukan langsung menerjang bos Kelelawar Darah. Mereka tidak punya pilihan setelah membuka gerbang bos.


¬ Pemain David menerima kerusakan - 7000 serangan kritikal.


"Langsung sembuhkan David, jangan biarkan HPnya menjadi kuning!" teriak Arief memberikan perintah dari depan.


Seketika pemain pendukung langsung memberikan penyembuhan kepada David dan beberapa pemain di sebelahnya.


¬ Pemain David mendapat penyembuhan +7000


Karena pemain pendukung dalam kelompok berjumlah 6 orang, penyembuhan langsung membuat HP David penuh.


"Pemain tengah, manfaatkan pergerakan sayap bos untuk menyerang punggung sayapnya. Pemain belakang fokuskan serangan ke arah kepala!" kata Arief dengan penuh semangat.


Semua orang mengikuti perintah Arief tanpa sadar. Mereka seperti sedang berada di sebuah perahu yang sangat nyaman.


Dalam beberapa jam, Akhirnya bos monster di kalahkan tanpa ada korban.


Semua orang langsung memandang Arief dengan tatapan aneh. Mereka tidak menyangka ketua guild Fairy Dance yang akan menjadi juru selamat.


"Terima kasih, Blue. Berkatmu penyerangan raid Kelelawar Darah berjalan lancar," kata Salju dengan senyum manisnya.


Semua orang melebarkan matanya melihat Salju yang tersenyum, dia terkenal sebagai putri terhormat yang tidak akan pernah tersenyum kepada orang lain.


Arief membalas senyuman. "Semua karena kerja sama kita semua. Jika hanya Fairy Dance yang melawannya, maka tidak akan ada kesempatan menang," katanya pelan.


Sistem : Selamat kepada pemain yang telah berhasil menyelesaikan Raid Kelelawar Darah. Semua hadiah akan dikirim kedalam penyimpanan masing-masing.


Setelah semua orang melihat hadiah yang diterima dalam penyimpanan, sebuah gerbang besar muncul.


Seekor Kelelawar berwana hitam dengan ukuran 1 meter keluar dari dalam gerbang.


"Ternyata hanya sebuah misi tambahan. Aku akan menjadi tank untuk kalian!" kata David dengan penuh percaya diri.


Salju yang merasa kemampuan khususnya tidak berfungsi langsung mengerutkan keningnya.


"David jangan gegabah. Walaupun kecil monster itu sangat aneh," kata Salju yang masih mengerutkan kening.


"Baiklah, aku akan mencoba kerusakan yang diberikan monster sambil menggunakan Guardian Guard," kata David dengan santai.


Setelah berjalan dua langkah, Arief memperingatkan semua orang untuk mundur.


"Semua mundur, dia bukan bos monster melainkan Vampir!" kata Arief langsung melarikan diri dari tempat kejadian.


"Hebat, kamu menyadari identitas asliku. Namun semua sudah terlambat!" kata Vampir Hitam sambil merubah wujudnya menjadi manusia.


Kelompok penyerangan langsung merasa aneh. Mereka pertama kali mendengar suara seorang monster.


"Kita tidak mengganggu wilayah kekuasaan vampir, kenapa kamu ingin menyerang kami?" tanya Arief tanpa merubah ekspresi wajahnya. Dia tampak sangat tenang dalam menghadapi situasi.


Vampir Hitam yang tersenyum lebar mengayunkan tangannya untuk membunuh David.


¬ Pemain David menerima kerusakan - 30 ribu


Seketika David langsung di kirim ke tempat pembangkit dengan level yang berkurang 3 tingkat dan semua peralatannya jatuh.


Arief masih tidak merubah ekspresi wajahnya, dia mencoba bersikap tenang dan mencoba berdiskusi dengan Vampir Hitam.

__ADS_1


Untuk mencegah kerugian yang dialami anggotanya, dia mengirim pesan ke setiap anggota Fairy Dance untuk melepas peralatannya.


Melihat semua anggota Fairy Dance melepas peralatan, semua kelompok menyadari bahwa kematian adalah pilihan satu-satunya.


Dengan menyimpan peralatan akan mengurangi kesempatan jatuhnya. Tanpa sadar mereka juga menyimpan semua perlengkapan.


"Menarik, kalian tidak bisa melawanku. Sehingga pasrah dengan keadaan. Sungguh petualang yang tidak memiliki jiwa pemberani!" kata Vampir Hitam mencibir.


Beberapa orang sangat tersinggung dengan perkataannya, hingga akhirnya mereka menyerang dengan penuh keyakinan.


Dengan serangan sederhana, Vampir Hitam berhasil mengirim 5 orang dari Teh Lemon kembali ke tempat pembangkitan. Mereka kehilangan 5 level dan semua peralatannya.


Tidak ada yang bisa memberitahu keadaan luar ruangan bos karena sudah di segel oleh Vampir Hitam.


Penggunaan pesan dan semua layanan lainnya yang berhubungan ke Dunia luar sudah di blokir.


Sekarang tinggal 39 pemain yang masih menyimpan perlengkapan mereka. Semua melirik Arief untuk mendengar semua perintahnya.


"Kamu masih belum menjawab, mengapa Vampir Hitam menyerang pemain kecil seperti kami?" tanya Arief degan ekspresi datar.


"Kamu merupakan pemain yang terlalu tenang menghadapi situasi saat ini. Baiklah aku akan memberitahu alasannya!" kata Vampir Hitam dengan senyum lebar.


Dia menjelaskan tentang gempa yang menimpa wilayahnya, untuk memicu misi penyelamatan ras Kelelawar Hitam pemain harus berlevel 250.


Raja ras Kelelawar Hitam, Vampir Hitam mencari seseorang yang memiliki kecerdasan dan ketenangan tinggi untuk mengambil batu mulia dari Raja Salman.


Batu tersebut dapat menghentikan bencana yang selalu mengguncang ras Kelelawar Hitam. Kemudian dia mengatakan untuk memakai peralatan mereka.


Hanya 7 orang yang tidak menggunakan peralatan, mereka adalah anggota Fairy Dance, Salju, dan Horizon.


Ketika semua orang menggunakan perlengkapan, Vampir Hitam langsung menyerang semuanya.


Semua orang kehilangan 5 level dan perlengkapan yang jatuh. Guild sekecil Blade Armor akan kesulitan mencari peralatan untuk mengangkat nama guild.


"Menarik kalian belum menerima misi yang aku berikan?" tanya Vampir Hitam dengan penuh provokasi.


"Mengapa aku harus menerimanya?" kata Arief penuh provokasi.


Mereka berdua saling mengadu argumentasi untuk memprovokasi satu sama lain. Siapapun yang kalah akan menjadi pecundang.


Akhirnya Vampir Hitam tidak menahan kemarahannya karena semua rasnya telah di hina. Namun nilai kebencian tidak menambah.


7 orang yang tersisa dibunuh tanpa menjatuhkan perlengkapan. Mereka hanya kehilangan setengah level.


Ketika Arief dibangkitkan, dia menunggu anggota lainnya untuk berkumpul.


"Apa kalian menerima permintaan Vampir Hitam?" tanya Arief kepada semua anggota Fairy Dance.


"Misi dan hadiahnya sangat menggoda, kenapa kita tidak bisa menerimanya?" tanya Leon penasaran.


"Jika tebakanku benar, misi itu hanya jebakan untuk melawan Raja Salman. Aku mendapatkan informasi jika Raja Salman marah konsekuensi yang harus kita terima jauh lebih berat."


Ketika di bunuh Raja Salman, pemain akan kehilangan 20 level dan semua perlengkapannya hancur.


Raja Salman memiliki level 970. Bahkan di kehidupan sebelumnya Arief tidak ingin mengganggu Raja Salman.


Dia adalah seorang Demigod yang jauh melebihi kekuatan Dewa biasa. Karena polemik kerajaan, Raja Salman menjadi musuh semua ras kecuali manusia.

__ADS_1


__ADS_2