
Desa Koral yang berhasil menarik minat pemain tidak luput dari para mata penjahat. Shadow mencari dukungan dari beberapa guild untuk melakukan penyerangan.
Mereka berjanji akan memberikan rampasan perang yang adil. Juna dengan jaringannya juga menyewa beberapa pembunuh bayaran untuk melakukan hal kotor di dunia nyata.
Blue yang melihat siaran langsung Jessica langsung menghubungi Arman dan Pasukan Garuda untuk bersiap. Tiga puluh orang pasukan Garuda sudah bisa menggunakan prana dengan baik, mereka mendapat bimbingan langsung dari Arief ketika longgar.
"Pak Tua, apa mungkin meminta bantuan lebih dari Pasukan Garuda?" tanya Arief melalui panggilan suara. Dia tidak pernah menyangka akan meminta bantuan kepada Pak Tua karena keamanan Fairy Dance sedang terancam.
Semua anggota Fairy Dance akan menjadi sasaran para pembunuh di dunia nyata, oleh karena itu Arief harus menyiapkan beberapa langkah pencegahan.
"Bocah, akhirnya kamu menghubungiku. Berapa yang kamu butuhkan, karena teknik yang kamu berikan kita sekarang mempunyai banyak pasukan misterius." Pak Tua tertawa kecil dengan nada senang.
Arief menjelaskan situasi terkini, dia ingin beberapa pasukan untuk menjaga semua orang di dalam Gedung Fairy Dance. Mungkin saja beberapa orang jahat akan melakukan tindakan ekstrim.
Dia juga menjelaskan bahwa 30 prajurit yang berada di bawah pelatihan Arief sudah bisa menggunakan prana. Bahkan mereka bisa menyembunyikan kekuatannya dengan baik. Pengalaman bertarungnya juga cukup banyak.
Pak Tua sudah tidak bisa terkejut dengan pernyataan Blue tentang keberhasilan melatih 30 pasukan yang dia kerahkan. Pasalnya mereka adalah prajurit lama yang tidak pernah bisa menggunakan prana.
Setidaknya sudah 10 tahun mereka berlatih di bawah naungan Pasukan Garuda, tetapi hasilnya tetap nihil. Hanya dengan beberapa bulan di Fairy Dance, mereka berhasil mengembangkan bakatnya dengan baik.
Untuk membantu melindungi markas Fairy Dance, Pak Tua mengirim 200 prajurit terlatih serta pengguna prana. Mereka akan dilengkapi persenjataan lengkap serta beberapa obat khusus.
"Pak Tua, apa anda memiliki saluran untuk membeli minum konsentrasi kelas A?" tanya Arief sebelum mematikan telepon.
Pak Tua mengerutkan kening, dia mengira bahwa prajuritnya menggunakan minuman konsentrasi kelas A untuk berkembang. Namun kenyataannya 30 orang hanya menggunakan minuman konsentrasi kelas C.
Sedangkan kelas B hanya dikonsumsi Arief, Jessica, dan Amelia. Mereka bertiga harus bergantian menggunakannya karena hanya bisa membeli 3 botol sebulan.
"Aku mempunyai ide yang cukup menarik. Bagaimana jika kamu melatih 500 anggota baru, aku akan memberikan 1000 minuman konsentrasi kelas A setiap bulannya?" kata Pak Tua memberikan saran.
Jaringan Pak Tua tidak sempit, jadi dia sangat mudah mendapatkan minuman konsentrasi kalas A. Bahkan dia bisa membeli jutaan minuman konsentrasi kelas A karena pasukannya sangat terkenal.
Arief yang membaca gelombang suara senang Pak Tua langsung mengerti. Dia sedang dalam kondisi tidak menguntungkan, artinya 1000 botol minuman konsentrasi kelas A sangatlah rendah.
"5000 botol minuman konsentrasi kelas A, mungkin itu jumlah yang paling masuk akal untuk melatih banyak orang," kata Blue sambil tersenyum.
"Baiklah, aku akan mengirim kontrak kerja. Selama kamu melatih pasukan, aku akan mengirim secara gratis. Namun jika tidak, kamu harus membayarnya," kata Pak Tua.
"Sialan, aku sudah merasa akan terkena jebakan rubah licik itu. Namun Fairy Dance sedang tidak mempunyai pilihan, aku harus memanfaatkan semua kesempatan." kata Arief dalam hati.
Akhirnya kesepakatan antara Pak Tua dan Arief berhasil dibuat. Pak Tua akan mengirim 5000 botol minuman konsentrasi setiap bulan selama pasukan Garuda berlatih.
Namun dalam kontrak tidak menyebutkan semua pasukan harus menggunakan minuman konsentrasi kelas A, setidaknya Arief masih memiliki celah yang cukup baik.
__ADS_1
Untuk memastikan keamanan, Arief menuju tempat pasukan Harimau Putih. Dia berjalan selama 3 jam untuk masuk kedalam hutan belantara, untungnya ingatannya sangat baik. Jadi Arief tidak akan tersesat.
"Siapa kau?" tanya seseorang menggunakan pakaian serba hitam.
"Tamu Terhormat Yang Mulia Li," kata Arief pelan. Dia sudah menggunakan kode itu beberapa kali, jadi seharusnya tidak masalah.
Namun penjaga langsung menyerang Arief karena kode itu hanya diberikan kepada tamu terhormat keluarga Li. Mereka memastikan kekuatan lawan bicaranya supaya tidak salah orang.
Setelah beberapa langkah mereka berhenti karena melihat aura berwarna ungu kehitaman. Mata Arief juga memancarkan aura membunuh yang sangat tebal. Sekarang dia tidak mempunyai waktu untuk melayani orang yang ingin mencari masalah.
"Maaf, Tuan. Kami salah menilai orang, silahkan masuk." penjaga gerbang membiarkan Arief masuk kedalam sebuah lorong khusus.
Karena sudah beberapa kali memasukinya Arief berjalan santai. Dia juga sangat hafal jalan di sekitarnya.
Seorang kakek tua menghampirinya, dia adalah Aries Hardiman salah satu petinggi keluarga Li. Bisa dibilang dia adalah anak angkat dari Leluhur Li yang sudah lama bergabung dengan pasukan khusus.
"Salam ketua Aries, aku Arief ingin meminta bantuan Harimau Putih." Arief membungkukkan sedikit badannya untuk memberikan hormat.
Aries Hardiman adalah petinggi yang paling disegani di pasukan Harimau Putih. Otoritasnya sangat tinggi untuk seorang lelaki tua, Arief tidak mengetahui bahwa dia hanya menyamar.
Kekuatannya tidak sesederhana yang dipikirkan. Rumor mengatakan Aries Hardiman sudah hidup ribuan tahun, bahkan tidak ada orang mengetahui umurnya.
"Menarik, akhirnya aku menemukan seseorang yang memiliki aura seperti orang itu. Masuklah, Nak!" kata Aries Hardiman dengan senyum manis diwajahnya.
Beberapa orang yang melihat Aries Hardiman memasukkan seseorang langsung mengerutkan kening. Mereka segera melapor kepada kepala keluarga Li tentang kejadian tersebut.
"Nak, apa yang membuat kamu resah. Auramu mengatakan bahwa kamu sedang khawatirkan?" tanya Aries Hardiman yang masih belum kehilangan senyum manis di wajahnya.
"Mungkin sedikit memalukan mengatakannya di depan pejuang seperti anda. Namun aku adalah manusia biasa yang tidak lepas dari kekhawatiran."
Arief menjelaskan tentang situasi di dunia nyata dan Domain Dewa. Dengan kekuatannya sekarang tidak mungkin menghadang para pembunuh yang akan menyerang markas Fairy Dance.
Mungkin itu hanyalah sebuah perkiraan semata, tetapi Arief sudah mengalami banyak hal dimasa lalu. Jadi dia mengerti situasi saat ini sangat mencekam.
"Bagaimana jika aku datang secara langsung untuk membereskan masalah. Sepertinya aku sudah lama tidak menggerakkan badanku," kata Aries Hardiman sambil tersenyum.
Dia tidak peduli dari siapa Arief mendapatkan kode tersebut, tetapi yang dia tahu ada seseorang yang mengirimnya untuk memberikan sebuah pesan kepada Harimau Putih untuk keluar dari pengasingan.
Perusahan Aldi tidak bisa mengalahkan Harimau Putih karena adanya Aries Hardiman, mereka tidak akan ikut campur tindakan yang dilakukan Aries Hardiman atau pasukannya. Tujuan perusahan Aldi adalah menyatukan seluruh kekuatan di dunia dan menciptakan suasana damai.
Itulah kenapa Perusahaan Aldi mencapai kesepakatan dengan Pasukan Garuda.
Seorang pria masuk kedalam ruangan dengan panik, dia langsung menyela, "Tidak boleh. Kakek kamu harus istirahat di rumah untuk sementara, aku akan mengurus masalah anak ini."
__ADS_1
Pria itu adalah Li Tian, dia adalah pemimpin pasukan Harimau Putih. Arief hanya sekali bertemu dengannya, dia tidak mengetahui sifat aslinya. Jadi waspada adalah sikap terbaik untuk melindungi diri.
Arief mendapatkan 25 pasukan Harimau Putih secara gratis. Mereka semua adalah pasukan elit yang bisa tidak makan selama 1 tahun.
Rumor mengatakan mereka bisa menunggu mangsanya keluar selama puluhan tahun lamanya. Tidak ada target yang bisa lolos dari pisaunya, tentunya Arief tidak mempercayainya. Walaupun sudah mengkonsumsi minuman konsentrasi setiap hari, manusia hanya bisa hidup selama ratusan tahun saja.
Arief mulai menyadari sesuatu yang sangat aneh, wajah Aries Hardiman dan Li Tian tidak berubah setelah beberapa tahun. Ketika Arief diundang Harimau Putih, dia sudah berumur 34 tahun.
Namun sekarang dia masih berumur 16 tahun, seharusnya ada perbedaan dari tekstur wajah dan pupil matanya. Semua pengetahuan Arief tidak bisa diterapkan pada orang-orang aneh di depannya.
Arief kembali ke Markas Besar Fairy Dance dan masuk kedalam permainan. Tanpa diduga banyak pesan telah dia terima, semua sedang mengincar Desa Koral.
Mereka semua mengancam akan merebut Desa Koral jika tidak memberikan kompensasi. Untungnya semuanya hanyalah guild kecil yang belum resmi. Artinya kekuatan mereka belum terlalu besar.
Namun siapa sangka ada tiga nama yang membuatnya mengerutkan kening. Mereka adalah Shadow, Thunder Strom, dan Black Sword.
"Sepertinya mereka bertiga menggabungkan kekuatan untuk membalas dendam," kata Blue pelan. Dia sedang menyusun beberapa kemungkinan perang.
Sebuah peta digital dikeluarkan. Blue memegang dagunya dan memikirkan cara terbaik untuk menyelesaikan masalah yang sedang terjadi.
Black Sword dipimpin oleh Radian dan Maron yang kemungkinan besar mempunyai senjata khusus. Thunder Strom telah kehilangan banyak keuntungannya karena memberikan dua desa kepada Fairy Dance.
Tidak perlu ditanya, Shadow sudah menjadi musuhnya sejak awal, jadi tidak perlu dipikirkan mengapa mereka menyerang.
Dengan memanfaatkan publik, Shadow akan menggerakkan pasukan besar menyerang Desa Koral. Arief sebagai pemilik Desa tidak akan membiarkannya jatuh dengan mudah.
X-Bow tidak efektif melawan pengepungan banyak orang, jadi Blue akan menyimpannya. Senjata andalannya hanya Menara Sihir, Menara Petir, Menara Racun, Pelontar Energi, Mortir Manual, dan Meriam Sihir Otomatis.
Blue memberikan desain untuk membuat ranjau peledak, setidaknya dengan ranjau yang ditanam akan menghambat pergerakan musuh. Sehingga penyihir dan pemanah memiliki waktu untuk menyerang bebas.
Sebelum semua orang menyerang, Blue memberikan perintah kepada Zaha untuk membangun tembok pelindung besi. Dia akan menutup Desa Koral untuk sementara.
Banyak orang menganggap bahwa Fairy Dance takut akan serangan gabungan guild. Banyak yang mencela dan mencaci maki langkah yang dilakukan Fairy Dance.
Mereka semua tidak tahu, bahwa Blue sedang mengukur waktu supaya pembangunan tembok pelindung besi bisa segera selesai. Setidaknya membutuhkan satu minggu untuk menyelesaikannya.
Waktu berlalu perlahan, salah satu perwakilan Shadow meminta negosiasi mewakili semua guild yang menentang Fairy Dance.
"Blue, keluar dari lubang tikus. Jika tidak, kami akan menghancurkan Desa Koral!" teriak perwakilan Shadow dengan gagah berani.
Tepat setelah dia menyelesaikan perkataannya, Desa Koral membuka diri dan memperlihatkan tampilan megah tembok pelindung besi.
Pengumuman Sistem : Selamat Desa Koral telah menjadi desa pertama yang menjadi desa tingkat 3.
__ADS_1
Forum diskusi Domain Dewa menjadi panas setelah mendengar pemberitahuan sistem. Jutaan pemain langsung mencurahkan isi hatinya.