Domain Dewa : Raja Pedang

Domain Dewa : Raja Pedang
250. Raja Perang


__ADS_3

Karena Iblis Kecil tidak mempunyai hubungan baik dengan manusia, artinya para Raja Iblis akan mengabaikannya.


Selain itu, dia juga tidak mempunyai garis keturunan iblis yang kental. Jadi para Pahlawan tidak akan memburunya, karena dianggap sebagai Half.


Sekarang Iblis Kecil akan menjadi orang di depan semua pasukan kecilnya. Blue tidak perlu khawatir terlalu berlebihan karena Iblis Kecil tidak akan bisa mati, dia akan dibangkitkan lagi setelah beberapa hari.


"Iblis Kecil, jangan terlalu bersikap formal. Jangan biarkan dirimu terlalu lemah." Blue mengeluarkan sebuah Batu Iblis tingkat tinggi.


Melalui telepati dia juga mengatakan untuk tidak menunjukkannya para Raja Iblis Venom apapun yang terjadi.


Tanpa rasa sungkan, Iblis Kecil mengambil Batu Iblis. Kemudian langsung menyerapnya ditempat. Blue meninggalkannya dan langsung berjalan menuju ruangan Raja Iblis Venom.


"Akhirnya kamu kembali. Katakan padaku, mengapa aku tidak boleh menyerang Lamia sekarang?" kata Venom memperlihatkan kekuatannya dan levelnya.


Sebenarnya Blue sudah bisa melihat penyamaran Venom dengan Mata Dewa. Namun masih belum mengungkapkan kebenarannya karena dia tidak ingin mengungkapkan seluruh kemampuannya.


Masih ada kemungkinan Venom akan menjadi musuh masa depan. Oleh karena itu dia harus berhati-hati dalam bertindak.


[Venom


Gelar : Raja Iblis tingkat 2


Level : 870


HP : ~


Nilai Kekuatan : 31 juta.]


Itulah yang dilihat Blue ketika Venom menampakkan semua kekuatannya.


"Memang anda lebih kuat dari Lamia, tahukah anda bahwa pasukan di bawahnya benar-benar sangat kuat. Pepatah mengatakan bahwa semut bisa membunuh gajah, jika mereka semua berkumpul dan menyerang bersamaan, besar kemungkinan ada akan tewas ditempat."


Blue menjelaskan pikirannya, dia tidak akan membiarkan Venom mati dengan mudah. Karena dia adalah salah satu rekan yang mungkin akan menyelamatkan dirinya dari Raphael.


"Memang benar aku tidak mempunyai bawahan yang kuat, tetapi bagaimana caranya mendapatkan bawahan setia?" tanya Venom sambil mengerutkan alisnya.


"Tenang saja, biarkan aku mencarinya. Kemampuanku dalam mencari bawahan tidak bisa diragukan, termasuk setengah iblis yang baru saja menjadi pengawal pribadiku," kata Blue mengatakan kejadian sesungguhnya.


Venom sedikit terkejut melihat Blue mengangkat setengah iblis menjadi pengawalnya. Namun dia tidak mau mencampuri urusan pribadinya.


"Baiklah, carilah iblis yang mungkin mempunyai kekuatan tinggi. Jangan ganggu aku, Batu Iblis Super masih belum aku habiskan," kata Venom sambil mengayunkan pelan tangannya.


Dia langsung menuju ruang latihan, alasannya keluar karena terdapat suara yang mengganggu telinganya.


Blue menuju ruangan tempat Iblis Kecil menyerap batunya. "Iblis Kecil, hentikan penyerapan batu. Sekarang ayo ikut aku mencari beberapa iblis."


Supaya tidak terlalu mencolok Blue menggunakan Topeng Setan untuk menyembunyikan identitasnya. Iblis Kecil dan semua familia langsung bisa mengetahui penyamarannya.


Iblis Kecil akan menuntun Blue menuju Desa terdekat. Raul, Ela, dan Drakula dikeluarkan, mereka akan menemani perjalanan Blue kali ini.


Ela tampak bingung harus berkata apa, dia adalah seorang peri yang membenci iblis. Namun Tuannya mengangkat Iblis sebagai pengawalnya.


"Ela, dia bukan iblis sesungguhnya. Bisa dibilang dia adalah Setengah Iblis, ayahnya adalah seorang manusia."


Kemudian Ela menggunakan kemampuan matanya, dia melihat bahwa perkataan Blue ada benarnya. Tanpa menunggu lama, Ela berubah menjadi wujud manusia dan mengulurkan tangan.


"Maafkan aku karena telah berprasangka buruk," katanya dengan senyum manis.


Raul dan Drakula juga berubah menjadi wujud manusia, mereka memberikan salam pada Iblis Kecil.

__ADS_1


Bee keluar dengan sendirinya. "Jangan berharap aku berubah menjadi manusia, pangeran ini tidak mau menyentuhkan kakinya ke tanah!" katanya dengan penuh percaya diri.


Iblis Kecil hanya menganggukkan kepala, dia merasakan bahwa familia terkuat di samping Blue adalah lebah gendut. Makanya dia terlihat sangat menghormati Bee.


Nalurinya sebagai iblis sangat tinggi, sehingga dia bisa memperkirakan kekuatan orang lain. Bahkan tanpa bantuan sistem, Iblis Kecil bisa melihat kekuatan lawan.


"Baiklah mari menuju Desa terdekat," kata Blue.


Tidak butuh lama bagi mereka sampai di Desa terdekat. Suasana desa yang sepi membuat Blue sedikit bingung, padahal tidak ada monster yang berkeliaran di sekitarnya.


"Apa yang terjadi dengan desa ini?" tanya Blue pada Iblis Kecil yang mempunyai pengetahuan di sekitar sini.


"Tiga tahun lalu ada Naga Berkepala 9 bertarung dengan Raja Iblis Venom. Mereka bertarung dengan hasil seimbang, tetapi pertarungan mereka menghancurkan banyak desa. Sehingga banyak Iblis yang mati."


Iblis adalah makhluk yang mempunyai umur panjang, tetapi jumlah reproduksi mereka sangat rendah.


Seorang wanita iblis biasanya mengandung selama 9 tahun, jadi waktu untuk melahirkan iblis lainnya sangat lama.


Blue berjalan mengitari seluruh Desa, dia tidak melihat satupun iblis yang keluar rumah. "Mengapa mereka semua bersembunyi?" tanyanya.


"Iblis sangat takut dengan makhluk abadi seperti anda. Bisa dibilang mereka semua ketakutan menemui anda," jawab Iblis Kecil dengan nada hormat.


Melihat banyak iblis yang ketakutan. "Aku tidak akan menyakiti kalian. Keluarlah, Raja Iblis Venom ingin merekrut pengawal pribadi!" teriak Blue dengan suara lantang.


Mendengar nama Raja Iblis Venom, beberapa penduduk mulai keluar dari rumahnya. Seorang iblis tua mendatangi Blue dengan langkah kaki yang pincang.


"Tuan, sebenarnya siapa anda?" tanya kakek tua.


"Aku adalah wakilnya. Tujuanku kesini adalah mencari bakat yang bisa dijadikan prajurit Raja Iblis Venom. Siapa anda?" tanya Blue.


"Aku kepala desa ini. Anak di desa sangat lemah, aku tidak yakin mereka akan menarik mata anda."


Banyak dari mereka mati karena tidak mendapat nama dari Raja Iblis Venom. Oleh karena itu, kepala desa menyembunyikan mereka di dalam tanah.


Hal itu dilakukan supaya tidak ada manusia atau iblis lainnya yang mengganggu. Pasalnya iblis yang tidak mempunyai nama itu sangatlah lemah.


Bahkan jika mendapatkan nama dari iblis lemah, mereka juga akan tetap menjadi iblis rendahan. Selain itu Ras Iblis selalu memandang status, jika mereka adalah iblis rendahan pasti akan ditindas.


Banyak ibu iblis tidak terima akan hal tersebut, makanya mereka memilih untuk bersembunyi di bawah tanah.


Blue mengerutkan keningnya, Mata Dewa menunjukkan semua bayi iblis di dalam tanah mempunyai potensi yang cukup baik.


Namun mengapa Venom tidak mengangkat ya sebagai pengawal atau bahkan memberikan mereka nama. Blue tidak mungkin memberikan nama pada semua orang, dia harus berpikir tentang cara memaksimalkan kekuatan mereka.


"Siapapun yang belum memiliki nama majulah ke depan. Ada tuan yang ingin menemui kalian, tenang saja mereka adalah orang baik," kata Kepala desa.


Raul, Ela, dan Drakula sudah masuk ke ruang penyimpanan. Sekarang hanya tersisa Iblis Kecil, Blue, dan Bee.


Bahkan jika Blue ingin memasukkan Bee kedalam. Ruang penyimpanan, dia akan keluar ruang penyimpanan dengan sendirinya.


Para bayi iblis berjalan menuju depan kepala desa dan menundukkan kepalanya. Mereka memberi hormat pada kepala desa yang telah melindungi mereka semua.


"Menarik, mereka semua memiliki potensi yang sangat tinggi. Venom benar-benar bodoh menelantarkan mereka semua!" kata Blue dalam hati.


Karena dia tidak boleh melakukan kontrak dengan iblis murni, Blue memanggil Drakula.


"Drakula, apa kamu bisa memberikan mereka semua nama. Aku ingin semua iblis disini menjadi pasukan kita," kata Blue memberikan perintah.


Semakin kuat tuannya, maka para iblis akan menjadi lebih kuat. Karena kekuatan Drakula mengikuti Blue, artinya para pasukan akan menjadi iblis yang sangat kuat.

__ADS_1


Drakula menyatakan kesanggupannya dengan menempelkan tangan kanan di dada dan sedikit membungkukkan badannya.


Tidak butuh lama untuknya memberi nama semua iblis rendahan. Drakula langsung meminta untuk masuk kedalam ruang penyimpanan karena terlalu kelelahan.


Ada 120 Iblis yang sudah diberi nama. Karena Drakula tidak mau repot, dia menamakan semua iblis dengan nomor urut.


Blue hanya bisa tersenyum kecut mendengarnya, tetapi pemberian nama tidak boleh ada ikut campur dari pihak luar. Jika ada campur tangan pihak lain, kekuatan iblis tidak akan bisa maksimal.


Makanya dia hanya diam ketika melihat Drakula memberikan mereka nama sesuai dengan angka.


"Karena semua iblis sudah mendapatkan nama, tolong kosongkan ruangan ini." Blue melirik Kepala desa, dia mengisyaratkan untuk membiarkan Blue dan para pasukan barunya berbicara.


Kepala desa yang mengerti langsung memberikan perintah pada seluruh iblis untuk keluar sebentar.


"Karena kalian sudah mendapatkan nama, artinya semua iblis disini adalah pasukan yang berada di bawah perintahku. Sekarang berbaris yang rapi sesuai urutan nomor."


Blue memeriksa status terbaru semua iblis, siapa yang menyangka potensi mereka lebih dari 150 semua. Oleh karena itu, dia mengeluarkan 120 Batu Iblis tingkat Tinggi.


"Serap itu secepat mungkin. Siapapun yang bisa menyerap batu iblis paling cepat, dia akan mendapatkan satu tambahan."


Semua iblis langsung duduk dan menyerap semua batu yang ada di tangan mereka. Tidak terkecuali Iblis Kecil yang belum selesai.


Setelah 2 menit, Iblis Kecil berhasil menyerap sisa Batu Iblis tingkat Tinggi. Statusnya meningkat cukup banyak, tetapi masih belum bisa melawan para Raja Iblis.


Oleh karena itu, Blue memberikan Batu Iblis tingkat Hebat. "Serap ini, aku berharap kamu menyerapnya bersamaan dengan pasukan ini."


Dengan anggukan kepala Iblis Kecil langsung menyerap energi di dalam Batu Iblis. Tubuhnya diselimuti sinar warna merah, artinya gelarnya sudah meningkat.


Blue hanya bisa tersenyum melihat salah satu pengawalnya menjadi lebih kuat.


Seorang iblis kecil mendatangi Blue. "Tuan, aku sudah selesai memperbaiki Batu Iblis. Bisakah anda memberikan hadiahku, aku ingin segera menjadi kuat."


Betapa terkejutnya Blue melihat ada iblis yang sudah menyelesaikan Batu Iblis tingkat Tinggi hanya dalam beberapa menit saja.


Tanpa menunggu lama, Blue langsung menggunakan Mata Dewa dan menepuk pundaknya. Kemampuan Mata Dewa akan meningkat ketika Blue menyentuh objeknya.


[9


Gelar : Iblis Rendahan tingkat 3


Level : 50


HP : 98 ribu


Potensi : 220 (Bisa Meningkat Jika menyerap Batu Iblis tingkat atas)


Nilai Kekuatan : 32 ribu.]


"Gunakan batu iblis ini untuk diserap, jangan kembali ke barisan. Bergabunglah dengan Iblis Kecil." Blue memberikan isyarat untuk duduk di sebelahnya.


Nomor 9 langsung menyetujuinya, dia mengambil Batu tingkat Hebat dan segera duduk disebelah Iblis Kecil.


Sekarang gelarnya sebagai raja Perang tidak perlu diragukan. Blue mempunyai pasukan manusia dan Iblis, dia akan mencari ancaman untuk para Dewa.


Raul dan Ela juga dipanggil, mereka mencoba menyerap Batu tingkat Hebat. Raul adalah seekor monster yang sangat misterius, dia bisa menyerap batu dengan sangat mudah.


Ela adalah seorang peri, dia membutuhkan beberapa waktu untuk memperbaiki energi jahat dari Batu Iblis. Namun dia akan mendapatkan lebih banyak ketika memperbaiki Batu Iblis menjadi batu murni khusus untuknya sendiri.


Jessica mengirimkan pesan. "Bos, persiapan perang sudah selesai. Kapan kita akan bergerak?"

__ADS_1


__ADS_2