Domain Dewa : Raja Pedang

Domain Dewa : Raja Pedang
218. Kandang Monster


__ADS_3

Aji bisa mengalahkan lawannya tanpa menggunakan basis beladiri miliknya. Sungguh kejutan yang sangat mencengangkan.


Tidak ada satupun orang yang akan mengira Aji bisa menang dengan mudah, kecuali Arief dan semua anggota Fairy Dance.


Semua penonton menyambut kemenangan Aji dengan tepuk tangan yang meriah, mereka memberikan apresiasi kepadanya karena telah menunjukkan betapa bebasnya pemain kelas Kombat.


Para pemain Kombat yang menonton pertandingan berhasil mendapatkan referensi pertarungan. Mereka mempelajari beberapa gerakan yang digunakan Aji untuk menekan musuhnya.


Masih sedikit orang yang bisa menggunakan prana, sehingga mereka menganggap bahwa energi aneh ditubuh Norris adalah sebuah teknik dari skill Domain Dewa.


Karena Aji menggunakan prana sangat sedikit, jadi banyak orang yang tidak menyadarinya. Namun beberapa orang yang mengerti prana menatap Aji dan semua anggota Fairy Dance dengan serius.


Mereka tidak mengetahui nama Fairy Dance dengan baik. Namun setelah mencari di internet betapa mengerikannya Fairy Dance yang sesungguhnya.


Tidak ada yang pernah menciptakan sebuah meta dalam permainan Domain Dewa kecuali para super guild. Namun Fairy Dance berhasil menciptakan dua trend yang membuat seluruh dunia mengikutinya.


Baru-baru ini mereka membuat seluruh dunia panik akan namanya pulau di lautan. Ternyata guild pertama yang mendapatkan pulau adalah Fairy Dance, semua orang langsung terkejut.


Sekarang tidak ada satupun orang yang memandang rendah guild yang bernama Fairy Dance, mereka akan melakukan yang terbaik untuk mengalahkannya.


Pertandingan kedua akan segera dimulai, anggota Fairy Dance yang terpilih tidak lain adalah Qin Huang. Tidak menunggu lama, para penonton langsung mencari informasi tentang pria paruh baya berumur 40 tahunan tersebut.


"Aku pernah menghadapinya di arena. Dia memiliki julukan pemegang panah iblis!" teriak salah satu penonton yang tahu betapa menakutkannya Qin Huang di dalam arena.


Semua orang langsung mengalihkan pandangan ke arah arena pertandingan. Lawan Qin Huang adalah seroang wanita berumur 25 tahun dengan tinggi 158 centimeter.


"Paman, aku tidak tahu siapa kamu. Namun satu hal yang ingin kukatakan, Kompetisi Nasional tidak memandang orang. Tolong jangan salahkan aku jika bersikap kasar."


Qin Huang tersenyum mendengar pernyataan gadis kecil di depannya. "Terima kasih atas perhatiannya, tetapi hal yang sama juga berlaku untukmu."


Sebagai pengguna kapak, wanita tersebut langsung berlari menuju Qin Huang yang belum mengeluarkan senjatanya.


Karena Qin Huang adalah seorang pemanah, dia harus menjaga jarak untuk melepaskan anak panahnya. Mengetahui hal tersebut, lawannya tidak akan memberikan kesempatan untuk menjauh.


Langkah kaki si wanita terus maju, sedangkan Qin Huang terus mundur untuk menghindari serangan musuhnya. Sampai akhirnya Qin Huang tidak mempunyai ruang untuk menghindar.


"Paman, sudah selesai riwayatmu, sebaiknya kamu bersyukur bisa memaksaku sampai seperti ini," kata Si Wanita dengan nada sedikit sombong.


Sebarnya inilah yang sedang diincar oleh Qin Huang, teknik berpura-pura sebagai rusa untuk memakan harimau.


Karena arena pertandingan terbatas, ada sebuah dinding transparan mengelilingi arena pertarungan. Qin Huang mengetahui hal tersebut, makanya dia menggiring musuhnya menuju pojokan.


Hal itu dilakukan supaya lawannya merasa bahwa kekuatannya jauh di atas Qin Huang.


Melihat rencananya sudah sukses, Qin Huang menendang dinding transparan yang mengelilingi arena untuk melompat ke atas.


Setelah sekitarnya cukup untuk melepaskan anak panah, Qin Huang langsung menggunakan sebuah skill kelas A yang berhasil didapatkannya. Ada 100 panah berada di samping Qing Huang.


"Unlimited Arrow Fase Pertama!" kata Qin Huang menyebutkan nama skillnya. Berbeda dengan Leon yang tidak menggunakan keterampilan Domain Dewa miliknya, Qin Huang cenderung memanfaatkan keterampilannya dengan sangat baik.


Pada kehidupan hanya Qin Huang memang pandai memanah, tetapi ekonomi menghalangi cita-citanya untuk menjadi seorang pemanah profesional. Sampai akhirnya menemukan Domain Dewa dan bergabung dengan Fairy Dance.

__ADS_1


Dibawah bimbingan Arief, Qin Huang mendapatkan pencerahan tentang pemanfaatan skill bawaan Domain Dewa dengan baik. Disisi lain dia juga berlatih pada dunia nyata untuk meningkatkan insting memanahnya.


Tepat setelah Qin Huang mengatakan skillnya, seratus panah di sekitarnya tidak bergerak. Hanya ada satu panah yang menyerang musuhnya dengan kecepatan pelan.


Merasa sangat kuat, Si Wanita mengayunkan kapak miliknya untuk menghentikan serangan. Namun siapa yang menyangka panah yang awalnya tampak lemah meledak.


Seketika 100 panah menyerang Si Wanita dengan kecepatan super tinggi.


[Qin Huang menang]


"Apa yang terjadi?"


Semua penonton kebingungan, mereka tidak bisa melihat apapun karena ledakan panah milik Qin Huang. Akibat ledakan pada tersebut, membuat pandangan semua orang tertutupi oleh asap.


Sehingga semua orang kebingungan karena melihat pesan sistem yang menyatakan bahwa Qin Huang menang.


Dengan langkah kaki yang pelan, Qin Huang keluar dari asap sambil menggenggam erat panahnya dan mengangkatnya tinggi-tinggi.


"Hoaaaa... !" teriak Qin Huang yang baru pertama kali merasakan pertandingan skala nasional. Sejak kecil ekonominya tidak memungkinkan dirinya untuk berkompetisi.


Sehingga di umurnya yang sudah menginjak kepala 4, Qin Huang masih bisa menunjukkan sisi remajanya.


Kemenangan Qin Huang memberikan tanpa peringatan pada setiap guild yang datang ke Kompetisi Nasional, tidak terkecuali Pentagon dan Tanduk Iblis.


Walaupun Pentagon tidak diwakili Regina, mereka masih mempunyai banyak bakat yang bisa mengejutkan dunia.


Disisi lain Tanduk Iblis mempunyai uang yang sangat melimpah. Bahkan Pentagon harus mengakui kekalahan jika membandingkan sumber keuangan mereka. Seperti biasa, uang yang banyak pasti mendatangkan kejutan yang tidak akan terduga.


Pertandingan bergulir sangat cepat hingga akhirnya giliran Arief unjuk gigi. Dia akan melawan mantan rekannya di Star Hunter, Gebby.


[Gebby vs Blue - Domain Dewa.]


"Aku tidak menyangka kita bisa bertemu secepat ini," kata Blue pelan.


Gebby tidak menanggapi pernyataan Blue yang terkesan sangat mengenalnya. Dia langsung mengeluarkan hewan yang dia jinakkan.


Seekor harimau berwarna biru serta petir di sekitar tubuhnya muncul di samping Gebby. Dia adalah seorang Penjinak Binatang, jadi diperbolehkan untuk menggunakan familia miliknya.


Gebby hanya menunjuk Blue, Harimau Biru langsung berlari menerjang lawannya dengan keterampilan miliknya. Petir miliknya memadat dan segera menerjang Blue dengan kecepatan sangat tinggi.


Sebelum menghentikan serangan Harimau Biru, tangan kanan Blue mengambil pedang di punggungnya. Dia hanya menggunakan satu tangan untuk menghentikan serangan Harimau Biru.


Ledakan tercipta karena benturan keterampilan Slash dan skill milik Harimau Biru. Asap menutupi keduanya, tidak ada yang tahu apa yang terjadi di dalamnya.


Asap mulai menghilang, Blue masih berdiri tegap dengan satu pedang di tangan kanannya. Dia tidak bergerak sedikitpun dari tempatnya, senyum di bibirnya membuat semua orang merinding ketakutan.


Semua orang histeris melihat Harimau Biru tersungkur di tanah dengan HP yang sudah merah. Seperti hewan peliharaan pada umumnya, jika Harimau Biru mati disini, ia akan sulit untuk dibangkitkan.


Bukan tidak mungkin membangkitkan hewan peliharaan, tetapi membutuhkan uang dan usaha yang sangat keras. Makan Blue menyesuaikan kekuatannya supaya tidka membunuh Harimau Biru.


"Ayolah, mari mengobrol santai terlebih dulu. Sebenarnya aku sangat tertarik dengan Pelindung Naga yang notabennya adalah guild Peringkat 2," kata Blue dengan santai, dia berjalan pelan menuju lawannya.

__ADS_1


"Apa maksudmu?" tanya Gebby yang sedang mengulur waktu. Dia membutuhkan beberapa waktu untuk memanggil hewan selanjutnya.


Tanpa menunggu lama, Gebby langsung menarik Harimau Biru yang sudah kalah. Untungnya Blue tidak membunuhnya, jika dibunuh pasti Gebby akan kehilangan akal dan menggunakan semua kartu yang dia miliki.


"Fairy Dance ingin mengembangkan diri di Kerajaan Surabaya, sejujurnya aku ingin menggandeng Pelindung Naga untuk bekerja sama," kata Blue pelan.


Semua penonton mendengar perkataan Blue, jadi mereka bersorak menolak tindakan yang dilakukan Gebby dan lawannya. Pasalnya ini adalah Kompetisi Nasional, bukan ajak untuk mengajukan negosiasi.


Blue sengaja melakukannya karena dia ingin mengambil alih perhatian semua orang serta memperingatkan Pentagon. Oleh karena itu dia akan membangun sebuah cabang di Kerajaan Surabaya.


Apapun yang terjadi, Fairy Dance akan berkembang di Kerajaan Surabaya. Bahkan jika Gebby mengolah tawarannya.


Hal itu dilakukan untuk mengamankan jalur kabur dan memberikan tekanan pada musuh yang akan menyerang Kota Danau Putih.


Walaupun Blue sangat yakin Danau Putih tidak bisa ditembus, dia harus mempersiapkan rencana jika ada kejadian yang tidak terduga.


"Benar kata mereka, jangan bahas bisnis di Kompetisi Nasional. Kesalahan besar, telah memberiku waktu untuk memanggil hewan selanjutnya. Lebih baik kamu berhati-hati karena hewan ini sulit dikendalikan."


Cahaya emas muncul dari tubuh Gebby, sebuah mahluk setinggi 5 meter muncul dibelakangnya.


"Monster!" teriak salah seorang penonton.


"Bodoh, itu bukan monster. Hewan yang sudah punah, Harimau Taring Panjang!"


Semua orang berteriak histeris melihat hewan yang sudah ludah muncul di Domain Dewa. Semua mata memandang Harimau Taring Panjang.


Raungan Harimau terdengar sangat mengerikan. Namun ancamannya tidak membuat Blue bergeming, dia mencabut pedangnya yang belum diambil.


"Baiklah, mari selesaikan. Padahal aku ingin bermain lebih lama, seperti lain waktu saja!" kata Blue langsung menghilang dari pandangan musuhnya.


Dia menggunakan kecepatan tertingginya untuk mendekati Harimau Taring Panjang. Karena menggunakan sayap, Blue bisa menyerang taring Harimau dengan ayunan pedang yang sangat kuat.


Suara benturan besi dan taring terdengar sangat nyaring. Blue tidak bergerak dari tempatnya, sebaliknya Harimau Taring Panjang bergeser beberapa centimeter.


Pada ayunan sebelumnya Blue tidak menggunakan kekuatan maksimal, dia hanya menguji ketahanan lawan supaya tidak membunuhnya.


[Ekstrim Blade]


Ratusan sayatan pedang muncul dan menyerang lawannya secara bersamaan. Seketika HP Harimau Taring Panjang langsung menunduk meminta ampun.


Sebagai predator, dia tahu kapan harus mundur dan menyerang. Karena Blue terlalu kuat, makan lawannya menunduk dan tidak melawan.


"Apa yang kamu lakukan. Serang!" teriak Gebby yang menjadi tuannya. Sayangnya Harimau Taring Panjang tidak mendengarnya dan berdiam.


Blue mendekati Gebby yang sudah putus asa. "Sudahlah lupakan pertandingan kali ini. Anggap saja ini pelajaran untuk menghargai seseorang," katanya sambil mengayunkan pedang untum mengakhiri pertandingan.


[Blue menang]


Semua penonton bersorak kegirangan melihat Blue berhasil menang dengan sangat mudah. Sekarang semua orang tahu seberapa kuat Fairy Dance.


Tidak ada satupun orang yang tersisih dari Fairy Dance, mereka semua bisa menang dengan sangat mudah.

__ADS_1


__ADS_2