
Padahal Blue sudah siap untuk tertawa sampai berguling-guling. Namun siapa yang menyangka Bee tidak berubah seperti rekan-rekannya.
"Raul, apa kamu bisa kembali seperti semula?" tanya Blue mengalihkan pandangannya pada Raul yang masih menyesuaikan diri untuk berdiri dengan dua kaki.
Tanpa menjawab, Raul langsung merubah tubuhnya menjadi serigala kembali. Tubuhnya tidak lebih besar dari sebelumnya, sekarang tingginya sekitar 130 centimeter.
Blue harus bersyukur tentang ini, setidaknya Raul tidak setinggi dua meter lagi l. Dengan tinggi itu seharusnya dia bisa masuk ke kota dengan tenang.
Aura Raul yang awalnya biru berubah menjadi ungu kehitaman. Karena penasaran, Blue mencoba melihatnya menggunakan mata Dewa.
Nama : Raul (Tinggi)
Ras : Serigala Gunung
Gelar : Raja Serigala Gunung
Elemen : Petir
Level : 90
Kondisi : Semangat
Kekuatan : 720
Pertahanan : 500
Kelincahan : 900
Daya Tahan : 710
Kepintaran : 610
HP : 5,5 juta
MP : 1,7 juta
Skill :
- Cakar (100%+1000 kerusakan pasti, memberikan pengaruh buruk berdarah - memberikan kerusakan 70% perdetik selama 7 detik)
- Raungan (120%+1200 kerusakan pasti, memberikan pengaruh buruk berdarah - memberikan kerusakan 70% perdetik selama 10 detik)
- Menggigit (220%, memberikan pengaruh buruk berdarah - memberikan kerusakan 10% perdetik selama 5 detik)
- Menerjang (Memberikan 500% kerusakan, mengabaikan Pertahanan musuh)
- Sambaran Petir (500%, mengabaikan Pertahanan musuh serta 1500 kerusakan pasti.)
- Membunuh (Terkunci, butuh level 100)
- Bola Angin (Terkunci, butuh level 200)
Keuntungan :
Ketika ditunggangi pemiliknya akan meningkatkan kecepatan 40%. Setiap serangan akan mempunyai 50% kesempatan melumpuhkan musuhnya selama 3 detik.
"Ini benar-benar gila. Setahuku tidak ada hewan tunggangan dengan kerusakan gila seperti ini, mungkinkah Raul adalah salah satu penantang Dewa?" kata Blue dalam hati.
Pada kehidupan sebelumnya Blue tidak pernah menantang Dewa karena sadar diri bahwa kekuatannya masih terlalu lemah.
Beredar rumor tentang mahluk pribumi yang menantang para Dewa di Dunia Surga. Beberapa berhasil menggeser posisinya, tetapi tidak sedikit yang gugur dan menjadi sampah.
__ADS_1
Menurut pengetahuannya Dewa tidak diperbolehkan membunuh mahluk pribumi secara langsung. Mereka hanya bisa melumpuhkannya dan mengambil semua kekuatan penantang.
Makanya para Dewa semakin kuat, karena mereka menyerap kekuatan setiap penantangnya. Berbeda dengan pemain, mereka bisa menantang sesuka hati tanpa takut akan kekalahan.
Mungkin mereka hanya akan kehilangan kekuatan tidak seperti para penduduk pribumi yang kehilangan seluruh kekuatannya.
Tidak mau memikirkan lebih lanjut, Blue dan semua familia miliknya duduk di tanah sembari meditasi. Mereka menunggu Nakamoto masuk kedalam permainan dan melanjutkan menuju ruang bos.
Hanya Bee yang duduk sambil mengeluarkan sebuah Kepiting dari ruang penyimpanan pribadinya. Bisa dibilang sekarang Bee mempunyai ruang penyimpanan sendiri.
Nakamoto kembali masuk kedalam permainan setelah 6 jam di Domain Dewa. Artinya di dunia nyata selama satu jam.
"Akhirnya kamu kembali, ayo lanjutkan menuju ruang bos." Blue berdiri dari dari tempatnya, Raul dan Drakula juga mengikutinya. Hanya Ela yang masih terbang dengan kedua sayap di punggungnya.
Nakamoto membuka mulutnya lebar-lebar. Dia tidak tahu siapa ketiga orang yang bersama Blue. Dilihat dari auranya, sudah pasti ketiganya adalah orang kuat.
"Siapa mereka?" tanya Nakamoto penasaran.
"Mereka adalah wujud manusia dari familia milikku," jawab Blue singkat. Dia langsung berjalan menuju ruang bos untuk mempersingkat waktu.
Raul berjalan di belakangnya, Ela dan Drakula menggunakan kekuatannya untuk berjalan di udara.
Bee tidak perlu melakukan apapun, sistem memaksanya untuk terus berdekatan dengan Blue. Jadi dia bisa terbang melayang seperti sedang ditarik oleh tali tak kasat mata.
Sungguh pemandangan yang sangat aneh, ada seekor lebah memakan kaki Kepiting sambil terbang melayang. Lebih anehnya Bee terbang mundur.
Nakamoto juga mengikuti sambil tersenyum tipis, dia sudah tidak bisa terkejut dengan setiap hal yang dilakukan orang di depannya.
Sebuah pintu besar setinggi 5 meter terlihat didepan rombongan. Nampak terlihat sebuah capit raksasa di sebelah kanan dan kiri gerbang, jelas ini adalah ruangan bos.
"Kita sudah sampai, sebelum masuk mari persiapkan diri." Blue menyentuh pintu gerbang dan menggunakan prana untuk memeriksa kondisi Raja Kepiting.
Menurut ingatannya Raja Kepiting akan sangat lemah ketika matahari sudah bersinar, tetapi beberapa ahli telah menemukan fakta yang sangat mencengangkan.
Ketika matahari bersinar, Raja Kepiting memang menjadi lemah. Namun dia masih bisa menggunakan semua kemampuannya, sehingga beberapa pemain sulit untuk mengalahkan.
Walaupun akhirnya berhasil dikalahkan ketika Raja Kepiting menjadi lemah atau pada siang hari.
Beberapa pemain yang tidak memperdulikan levelnya memasuki ruangan Raja Kepiting pada malam hari. Siapa yang menyangka ternyata Raja Kepiting sangat kuat, bahkan 20 kali lebih kuat.
Namun ada satu hal yang membuat para peneliti itu terkejut, sepanjang penggerebekan Raja Kepiting tidak pernah mengeluarkan satupun serangan bertipe area dan kemampuan khusus.
Artinya ketika malam hari skill Raja Kepiting disegel oleh sistem, sehingga tidak bisa digunakan untuk mengalahkan para pemain.
Blue akan menargetkan malam hari, dia melakukan ini karena pembaruan keempat sudah dirilis. Jika belum dirilis dia akan lebih memilih untuk menyerang di siang hari.
"Sudah waktunya, ayo masuk!" kata Blue tegas.
Semua teman-temannya mengikuti dari belakang. Mereka berjalan perlahan karena tidak mengetahui monster yang ada di dalam ruangan.
Berbeda dengan Blue yang berjalan santai dan tetap waspada. Dia sudah tahu bahwa Raja Kepiting tidak akan menyerang sebelum musuhnya menyerang.
Seekor Kepiting setinggi 8 meter terlihat, semua orang tanpa sadar langsung melompat kebelakang kecuali Blue.
"Tenanglah, Raja Kepiting tidak akan bergerak sebelum kita menyerangnya," kata Blue memberikan pengarahan pada rekan satu timnya.
"Bagaimana kamu tahu?" tanya Nakamoto.
"Kamu terlalu bodoh, makanya belajar lebih banyak," sahut Bee dengan nada kasar. Walaupun sedang mengejek Nakamoto, suaranya bisa membuat orang tertawa, jadi tidak ada yang tersinggung ketika Bee mengejek.
Blue menunjuk gambar di belakang pintu. "Relief itu adalah petunjuk untuk mengalahkan Raja Kepiting. Selama kita tidak menyerang, maka bos tidak akan menyerang."
__ADS_1
Blue berpura-pura berpikir, dia menyusun strategi dan menempatkan rekan-rekannya di sudut monster. Hal itu dilakukan ketika bos menyerang Blue, semua teman-temannya bisa memberikan kerusakan.
Alasan dia menjadi umpan karena mempunyai Kelincahan yang sangat tinggi. Sebelum menyerang Blue menempatkan beberapa Meriam Otomatis dan Menara Petir dibelakangnya.
Tidak lupa dia mengeluarkan Robot Penembak untuk meningkatkan kerusakan anggota tim. Pasalnya jika kerusakan yang dihasilkan seluruh anggota tim dibawah jumlah regenerasi monster, maka penyerangan ini akan sia-sia.
Blue melebarkan sayap hitam miliknya, dia mencabut dua pedang di punggungnya. "Ayo mulai!" katanya dengan suara tegas.
Langkah kaki yang sangat cepat ditunjukkan, dia tidak menggunakan skill itu murni kecepatan dari status poinnya.
Nakamoto tercengang melihat Blue bisa berlari secepat itu, tidak hanya poin Kekuatannya yang tinggi, melainkan Kelincahannya juga sangat tinggi.
Seperti biasa, Blue mengayunkan pedangnya sambil menggunakan Slash. Hal itu dilakukan untuk menguji kekerasan kulit Raja Kepiting.
Namun siapa sangka dengan Slash dan Kekuatan Blue yang sangat tinggi tidak bisa memberikan kerusakan lebih dari 500 poin. Sungguh pertahanan yang sangat kuat.
"Serang!" teriak Blue memberikan instruksi.
Dia berfokus menghadapi Raja Kepiting yang sudah menggerakkan capit kanannya. Melihat pertahanannya yang sangat tinggi, tidak memungkinkan untuknya menahan serangan.
Oleh sebab itu, Blue berinisiatif berlari menuju mata Kepiting. Menurutnya tempat paling aman untuk memancing Raja Kepiting adalah di sekitar matanya.
Semua anggota kelompok terus memberikan kerusakan. Blue menghindar dan menghindar, dia tidak bisa menggunakan serangannya untuk memberikan kerusakan.
Jika lengah satu kali saja, Blue bisa di kirim ke Rumah Kebangkitan. Namun dia mempunyai judul yang membuatnya tidak bisa mati secara langsung.
Baru sebentar memancing Raja Kepiting, dia teringat akan Buku Neraka. Tanpa menunggu lama, dia langsung menggunakan salah satu keterampilannya untuk memanggil mahluk Neraka.
Sebuah monster berlevel 108, yang membuatnya senang monster yang dia panggil bertipe Pertahanan. Sehingga Blue bisa berfokus untuk memberikan kerusakan, sedangkan argo akan dipegang oleh mahluk neraka.
Untuk meningkatkan kekuatannya, Blue menggunakan Keseimbangan dan Peningkat Raga secara bergantian. Karena pendinginan Slash sangat cepat, dia bisa menggunakan skill terus menerus.
Nakamoto mempelajari sesuatu yang tidak pernah dia lihat. Pemain bisa menggunakan Skill terus menerus sambil meminum ramuan penambah HP dan MP.
Sayangnya ramuan yang digunakan tidak sederhana seperti kelihatannya. Argya adalah orang yang menciptakan ramuan tersebut dibantu dengan pengetahuan Blue.
Penambahan MP dan HPnya tidak langsung penuh, melainkan ada beberapa jeda waktu. Sehingga pemain terlihat menggunakan ramuan terus menerus.
Terlebih lagi Blue mempunyai kelas yang sangat menghemat MP, makanya dia bisa menggunakan skill terus menerus tanpa harus berhenti.
Kerusakan yang dihasilkan juga tidak sedikit, Nakamoto melihat kerusakan Blue dua kali lebih banyak darinya.
Ayunan pedang Blue menyerang mata sebelah kiri Raja Kepiting. "Ekstrim Blade!" teriak Blue menyebutkan namanya keterampilan dengan penuh semangat.
Dia melakukan itu untuk meningkatkan semangat rekan-rekannya. Pasalnya setelah pembaruan keempat semua mahluk Domain Dewa akan diberikan sebuah ego.
Contohnya seperti malas, putus asa, senang, sedih, dan lain sebagainya. Jika tuannya terus bersemangat maka akan ada kemungkinan besar familia akan mengikutinya.
Sebagai pengguna pedang ganda, Blue menggunakan kakinya untuk menentang kaki Raja Kepiting. Sekali lagi Nakamoto harus melebarkan matanya, dia melihat sesuatu yang sangat aneh.
Seorang Pendekar ganda benar-benar menggunakan tendangan untuk memberikan kerusakan.
Setelah menggunakan tendangannya, Blue mengayunkan pedang di tangan kanannya. Kecepatannya sungguh gila, itulah yang membuat setiap orang yang melihatnya akan terkagum-kagum.
Beruntung sekali Nakamoto melihat combo kerusakan yang tidak pernah dilihat oleh pemain zaman sekarang. Blue menggunakan keterampilan Sword Dance untuk memberikan kerusakan tambahan.
"Gelombang Kejut!" teriak Blue sambil melompat tinggi. Dia mengincar mata sebelah kirinya.
[Pemain Blue berhasil memberikan kerusakan -510 serangan kritikal.] (20)
Dua puluh serangan beruntung telah diberikan, itu membuat Raja Kepiting menggeram kesakitan.
__ADS_1