Domain Dewa : Raja Pedang

Domain Dewa : Raja Pedang
Menara Sihir


__ADS_3

Arief mengumpulkan teman-temannya kembali setelah urusan dengan Blade Armor selesai. Dia menggunakan komposisi kelompok seperti sebelumnya.


"Sebelum kita berangkat, aku ingin mengingatkan lagi. Jangan pernah mengatakan pencarian kita kepada siapapun," kata Arief dengan ekspresi serius.


Semua orang yang hadir bukan orang bodoh, mereka semua langsung memahami maksudnya.


Setelah memastikan semua anggota kelompok mengerti, Arief memimpin mereka menuju Desa Sahara.


Semua anggota terkejut dengan Desa Sahara yang berantakan, tetapi masih memancarkan mana yang sangat melimpah.


Jika mereka berburu monster di sekitar Desa Sahara, peningkatan level mereka akan lebih cepat.


Arief melihat ekspresi semua orang dan berkata, "Aku tahu keinginan kalian untuk menempati Desa Sahara, tetapi pertahanan disini masih sangat lemah."


"Aku tidak mengerti kenapa menganggap 50 Meriam Sihir tingkat rendah bisa dianggap lemah?" tanya Leon kebingungan.


"Sederhananya, musuh kita akan menyerang dengan pasukan super besar jika mengetahui Kegunaan Desa Sahara. Fairy Dance hampir tidak bisa melawan 6000 orang, bagaimana jika Shadow menggunakan 50 ribu pemainnya untuk mengepung Desa Sahara."


Mereka tidak terlalu menganggap Desa Koral sebagai tambang emas yang dapat menutupi kerugian yang mereka dapat setelah penyerangan.


Namun Desa Sahara berbeda, guild akan mendapatkan manfaat yang sangat besar jika berhasil membuka semua fasilitasnya.


Bahkan Shadow rela menggunakan 1 miliar kredit untuk menyerang Desa Sahara di kehidupan sebelumnya.


Untungnya Arief sudah keluar dari guild ketika kejadian tersebut terjadi. Semua pemain Shadow telah kehilangan banyak level dan peralatan mereka.


Bisa dibilang mereka mengalami kerugian ratusan juta kredit untuk penyerangan Desa Sahara yang tidak bisa direbut.


Setelah hari itu, semua guild mencibir tindakan Shadow yang terlalu nekat. Setelah itu ketua Guild langsung dipecat dari posisinya.


"Jika Desa Sahara sudah berkembang, kita tidak akan mendapatkan uang dari kunjungan pemain atau penduduk pribumi?" tanya Leon yang masih kebingungan.


"Desa ini memang dirancang untuk kebutuhan guild, bukan sebagai konsumsi publik," kata Arief sambil melanjutkan perjalanannya ke pusat Desa Sahara.


Dia memperlihatkan misi yang diberikan penjaga Rumah Petualang yang rusak. Seketika mereka menyadari betapa susahnya misi yang diberikan.


"Kejutan yang akan inginku tunjukkan ada disebelah sana!" kata Arief menunjuk sebuah lingkaran yang membentuk pola aneh.


Mereka mengikuti Arief yang bergerak tengah lingkaran. Kemudian Arief berkata, "Kota Rawa Kuning!"


Seketika cahaya putih menutupi pandangan semua anggota kelompok. Seketika mereka semua di pindahkan di pusat Kota Rawa Kuning.


Melihat ekspresi semua kelompok yang kebingungan, Arief mengirim pesan khusus kelompok. Dia menjelaskan apa yang sedang dia buktikan kepada kelompoknya.


"Sekarang aku mengerti mengapa kamu melawan kami mengatakan apapun yang terjadi pada penyerangan kali ini!" kata Leon sambil tersenyum manis.


Semua anggota memahami tindakannya, Cola yang bersemangat karena akan melawan monster kuat tidak peduli dengan fasilitas yang dimiliki Desa Sahara.


Mereka semua berjalan menuju Kerajaan Kediri untuk menemui seorang penyihir bernama Nella. Dia adalah seorang penyihir tingkat 5 yang sangat kuat.


Arief pernah melihat levelnya di kehidupan sebelumnya ketika mendapatkan berkah Dewa untuk sementara.


Level Nella adalah 900, dia setara dengan demigod tingkat rendah. Namun Nella tidak ingin mencampuri urusan Dewa karena ayahnya adalah seorang Dewa sebenarnya.

__ADS_1


"Nona Nella, aku Blue dari Fairy ingin mendapatkan Menara Sihir buatan anda," kata Arief dengan nada sopan. Dia tidak ingin mati di tangan Nella karena dapat menghilangkan 5 levelnya.


"Anak Muda, aku melihat kelompok kalian sangat hebat. Jadi berusahalah mengalahkan Dungeon Laba-laba Hitam."


Misi Menara Sihir


- Selesaikan Dungeon Laba-laba Hitam (0/1)


Hadiah :


- Menara Sihir (Acak)


Setelah menerima misi, semua kelompok langsung menuju Dungeon. Namun sebelum memasuki Dungeon, Arief memberikan sebuah benda yang dapat menghambat pergerakan Laba-laba Hitam.


Benda tersebut adalah bom lengket yang dapat mengurangi pergerakan monster. Namun tidak terlalu efektif jika digunakan kepada pemain. Karena bom lengket tidak bisa meledak dengan cepat.


Ia membutuhkan waktu 30 detik untuk meledak. Arief menjelaskan strategi yang terbaik, beberapa pemain masih sedikit kebingungan dengan informasi mendetail yang dikatakannya.


Namun semua orang percaya bahwa Arief bukan orang yang menggunakan kecurangan untuk mencapai puncak.


Mereka tidak tahu bahwa kecurangan Arief sangat tidak masuk akal. Dia bereinkarnasi untuk mendapatkan kesempatan kedua dalam hidupnya.


"Semua letakkan bom lengket ke titik yang sudah aku tandai di peta. Akan ada ratusan monster yang akan mengepung, jadi tetap jaga fokus!" kata Arief tegas.


Setelah memasuki Dungeon semua anggota kelompok langsung berlari ke titik yang sudah ditentukan. Mereka meletakkan bom lengket.


"Segera berkumpul!" teriak Arief setelah melihat semua pemain meletakkan bom lengket di titik yang ditentukan.


Arief dan Leon akan berfokus melindungi para pendukung, sedangkan Diana akan melindungi Saputra dan Argya.


Cola dan Qin Huang akan berfokus untuk memancing memancing laba-laba Hitam. Mereka bertugas untuk menggiring sebanyak mungkin monster kedalam jebakan.


Qin Huang sangat mudah untuk menarik perhatian monster, dia dapat kabur dengan mudah karena memiliki status Kelincahan yang tinggi.


Sedangkan Cola tidak dapat berlari dengan cepat. Sehingga Amir dan Penyihir lainnya membantu dengan skillnya.


Setelah menarik beberapa ratus monster, Arief berguna menghitung detik yang dibutuhkan bom meledak.


"3, 2, 1. Sekarang saatnya!" kata Arief dengan penuh semangat ketika bom lengket meledak tepat waktu.


123 Laba-laba Hitam tidak dapat bergerak dengan bebas karena kaki mereka terkena bom. Sehingga para monster tidka dapat bergerak.


Walaupun tidak dapat bergerak, Lava-laba Hitam mempunyai serangan jarak jauh. Dia melepaskan sebuah jaring lengket dari belakang tubuhnya.


"Jangan sampai terkena tembakan jaring laba-laba!" teriak Arief memperingatkan anggota kelompok. Karena jaring laba-laba sangat menghambat pergerakan pemain.


Dengan lihat Qin Huang menghindari semua serangan monster yang tampak pelan. Berbeda dengan Cola yang menerima semua serangan ya la menghindar.


Dia menggunakan Skill untuk mempertahankan diri dari kerusakan. Skill tersebut hanya bertahan selama 5 detik, jadi Cola tidak akan mendapatkan kerusakan selama waktunya.


Setelah semua laba-laba menggunakan skillnya, Arief langsung berteriak dengan penuh semangat, "Serang!"


Tanpa menunggu lama, semua kelompok mengeluarkan skill terbaiknya. Tidka terkecuali Arief yang sangat bersemangat.

__ADS_1


"Ekstrim Blade!" teriak Arief menyebutkan nama skillnya. Banyaknya sayatan pedang membuat pandangan kelompoknya berkurang. Inilah salah satu kekurangan skill Ekstrim Blade.


Mereka membutuhkan 30 menit untuk menyelesaikan gelombang pertama Dungeon Laba-laba Hitam.


Semua orang mengulangi trik mereka dalam mengalahkan para monster. Setelah 5 jam berburu, akhirnya berhasil sampai di gerbang bos Dungeon.


Arief sudah berhasil menjadi pemain level 33, dia naik 3 level ketika penyerangan Dungeon. Laba-laba Hitam adalah Dungeon yang paling cocok untuk meningkatkan level.


Bahkan ketika Arief masih berada di kehidupan masa lalu, dia menggiling monster Laba-laba untuk naik level.


Walaupun mempunyai Kelincahan yang tinggi, laba-laba memiliki pertahanan yang lemah. Jadi mudah untuk mengalahkan mereka.


"Baiklah, kita sampai di Bos Dungeon. Ingat pesanku, jangan membuat gerakan yang tidak bermanfaat!" kata Arief dengan ekspresi serius.


"Baik, Bos!" masa semua orang serentak. Tidak terkecuali Leon yang menjadi anggota Fairy Dance.


"Ayo masuk!"


Setelah semua orang masuk kedalam ruangan, mereka tidak melihat bos monster dalam ruangan. Namun Arief mengetahui bahwa bos sedang bersembunyi di langit-langit ruangan.


"Lihat atas, segera jalankan rencana seperti sebelumnya," kata Arief melihat Laba-laba berukuran 3 meter sedang menggelantung di langit-langit ruangan.


Seketika semua orang langsung mengarahkan pandangnya keatas. Mereka tidak percaya ada monster yang bersembunyi untuk menyerang musuhnya.


Semua setelah di lihat, mereka lega setelah melihat Laba-laba Hitam tidak mempunyai kecerdasan khusus.


Nama : Laba-laba Hitam


Level : 45


HP : 75 ribu


Perbedaan bos Dungeon dan monster pembuka sebelumnya ada pada pertahanan dan serangan mereka.


Karena semua kelompok sudah mengetahui pola Serangan monster, mereka dapat memenangkan Dungeon dengan sangat mudah.


Arief berjalan menuju Nella untuk menyerahkan barang yang dia pesan.


Sistem : Selamat pemain Blue telah berhasil menyelesaikan misi Laba-laba Hitam.


Hadiah :


- Menara Sihir (Menengah)


Arief adalah satu-satunya orang yang mengetahui betapa berharganya Menara Sihir tingkat Menengah di pembaruan ketiga.


Tidak akan ada pemain yang dapat merebut Desa Sahara jika sudah membangun Menara Sihir tingkat Menengah.


Karena serangan yang diberikan kepada pemain adalah Serangan Pasti atau sering disebut True Damage.


Menara Sihir tingkat Menengah memberikan kerusakan 15 ribu Serangan Pasti. Jadi para pemain akan langsung mati jika terkena serangan Menara Sihir.


Lebih hebatnya, Menara Sihir tingkat Menengah dapat menyerang semua musuh di sekitar Desa dalam jarak 15 kilometer.

__ADS_1


__ADS_2