Domain Dewa : Raja Pedang

Domain Dewa : Raja Pedang
Perang Guild (3)


__ADS_3

Blue memberi instruksi pada seluruh anggota Teh Party. "Gunakan Topeng putih untuk sedikit membantu rekan-rekan kita. Jangan terlalu banyak ikut campur dalam duel."


"Siap, Bos!" jawab 200 pemain bersamaan.


4 tim bergerak ke arah yang berbeda. Kana akan membantu gerbang utara, Horizon timur, Ridho selatan, dan Mendy barat. Sedangkan Blue akan menghadang Chen Yu di gerbang utama sebelah utara.


Merasakan ada sesuatu yang mendekat, Chen Yu menghentikan langkahnya dan segera melihat Blue yang terbang dengan sayap hitam.


Pendaratannya cukup heboh karena menyebabkan tanah di bawah retak. Blue tersenyum tipis, ia menggunakan stelan blue suit.


"Ah, akhirnya ketua yang asli datang."


"Sebuah kehormatan bisa bertemu dengan presiden direktur Grup Chen." Blue sedikit membungkukkan badan untuk memberi hormat.


Chen Yu juga sedikit membungkukkan badan untuk membalas salam. "Aku juga tidak menyangka presiden direktur Grup Fairy begitu sopan. Sungguh mengejutkan anak berusia 20 tahun sudah memimpin perusahan multinasional."


"Terima kasih pujiannya, tapi ini masih belum cukup untuk menandingi kekuasaan anda ketika berumur 20 tahun."


Bukannya senang, Chen Yu malah menatap tajam ke arah Blue karena pada umur itu kedua orang tuanya meninggal. Hebatnya ia bisa mengendalikan emosi dengan baik.


"Bukan apa-apa, Ketua Blue."


"Sejujurnya aku tidak terlalu setuju berperang seperti ini. Tapi mau bagaimana lagi, Ye Mo terlalu memaksa." Blue mencoba melempar kesalahan pada Ye Mo yang sebenarnya korban.


Sudah kita ketahui semua, Ye Mo sedang menjalankan misi tersembunyi dan Blue mengirimnya ke Rumah Kebangkitan.


"Aku juga sama, tapi nama Demon Slayer tidak bisa di singgung begitu saja."


"Ketua Chen, aku berharap anda tidak masuk kedalam gerbang. Bukan apa-apa, aku hanya khawatir dengan level mu yang sudah mencapai 170 itu." Blue tersenyum manis melihat level Chen Yu yang sangat tinggi.


Alasannya tidak menampilkan level di ranking karena tidak ingin terlalu mencolok dan berpetualang sesuka hati, sama seperti Blue.


"Wah, seperti yang diharapkan dari pemilik mata identifikasi terbaik dunia." Chen Yu tertawa karena kekuatannya sudah diketahui lawan.


Disisi lain, Chen Yu juga memiliki mata identifikasi yang sangat baik. Namun status dan level Blue hanya berisikan tanda tanya. Karena tidak memiliki informasi rinci tentang Blue, Chen Yu harus waspada.


Keduanya sedang membaca gerakan satu sama lain, Blue tidak boleh gegabah karena Chen Yu adalah master pedang di dunia nyata. Di negaranya, Chen Yu di kenal sebagai seorang kultivator.


Pengendalian prana yang ia memiliki sangat misterius, ia juga bisa mengendalikan benda dengan pikirannya.


"Anda terlalu memuji, bukan aku yang terlalu hebat tapi anda yang masih belum kuat." Blue menyulut api permusuhan.


Pedang Chen Yu terbang ke arah Blue dengan kecepatan tinggi, tetapi reflek yang mengesankan menyelamatkan nyawanya.

__ADS_1


"Keterampilan buatan yang sangat mengerikan. Aku bisa menebak namanya mungkin Pedang Terbang, Kan?"


"Wow, kamu menebaknya dengan benar. Mari sedikit serius." Chen Yu mengeluarkan 7 pisau yang terbang di sebelahnya.


Blue mencabut dua pedang di punggungnya. Matanya terlihat fokus dan bersiap untuk menyerang dulu.


"Langkah Cahaya." Blue mendekat dengan kecepatan tinggi, tetapi itu adalah kesalahan besar karena Chen Yu spesialis serangan jarak dekat.


7 pisau dengan cepat menyerang Blue. Refleknya yang mengesankan berhasil menyelamatkan dirinya.


Sebelum 7 pisau kembali ke tempatnya, Blue kembali menyerang lawan. Kali ini ia melempar pedang di tangan kanannya.


Chen Yu menghindari lemparan pedang dengan mudah. Namun pemberitahuan sistem mengejutkannya.


[Blue memberikan kerusakan - 500 serangan kritis.]


Chen Yu mengambil pedang dengan tangannya, siapa yang menyangka pedang itu malah menembus tubuhnya.


Sistem memberitahu bahwa HPnya berkurang 20 ribu hanya karena serangan acak seperti itu. Dual Secret Sword langsung terbang menuju tangan pemiliknya.


"Wow, kau juga bisa mengendalikan pedang juga."


"Tidak sebaik anda Ketua Chen." Blue sebenarnya tidak bisa mengendalikan pedang, tetapi kemampuan terbaiknya adalah menyalin kekuatan lawannya.


"Lidahmu sungguh berbisa Ketua Blue." Chen Yu bergerak mendekati lawannya yang sudah sadar jangkauan serangannya sangat dekat.


Tubuh Blue sama seperti ular yang sangat lentur, ia bisa menghindari 7 pisau dengan sempurna. Chen Yu tidak terkejut sama sekali, ia masih melakukan gerakan menyerang terus menerus.


"Raungan Harimau!" teriak Blue supaya tempo lawan rusak.


Ternyata strateginya sangat efektif, Chen Yu mundur beberapa langkah untuk menghindari kerusakan yang tidak perlu.


Sayangnya Blue sudah menyiapkan serangan berikutnya, ia melompat tidak terlalu tinggi. "Gelombang Kejut!"


20 sayatan pedang terlihat, Chen Yu menggunakan keterampilan menyelamatkan diri. "Blade Shield!"


7 pisau merapat membentuk sebuah perisai, serangan Blue berhasil di blokir dengan kerusakan yang sangat minimum.


"Back Step." Chen Yu menggunakan skill yang hanya dimiliki oleh para pembunuh.


Blue tidak menurunkan kewaspadaannya, pedangnya berhasil memblokir semua pedang dengan sangat baik.


Chen Yu tersenyum. "Akhirnya kau memblokir serangan pisau, tinggal menunggu waktu sebelum efeknya aktif."

__ADS_1


"Efek pelumpuh yang sangat mengerikan, tapi efek rendahan seperti itu tidak akan bisa mempengaruhiku." Blue mundur beberapa langkah.


Chen Yu mengerutkan kening, ia tidak menyangka racun dari pedangnya bisa dinetralisir dengan sangat mudah.


Melihat Blue tampak panik, Chen Yu menyuruh semua pasukan menerobos masuk ke pertahanan wilayah Fairy Dance.


Menara sihir yang awalnya diam langsung menyambar musuh yang berada di jarak serangannya. Chen Yu sempat melihat Blue tersenyum ketika semua pasukan Demon Slayer berlari menuju pertahanan musuh.


Sebuah laser dari menara sihir langsung menghantam Chen Yu.


"Blade Shield." Ia berencana memblokir serangan menara sihir tapi kerusakan yang diterima juga tidak sedikit.


Penyembuh di belakang langsung menggunakan ketrampilannya, pemain dari Demon Slayer belum tumbang karena efek penyembuhan.


Reaper menunjukkan dirinya, pemain belakang yang sangat berharga langsung di kirim ke Rumah Kebangkitan. Ia tidak sendirian, ada 100 pemain yang menikam 100 penyihir di belakang.


"Halangi para nyamuk itu masuk!" teriak Chen Yu mencoba memberi perintah. Ia melihat Ye Mo sudah bentrok lagi dengan Leon.


"Bocah tengik!" umpat Chen Yu melihat Ye Mo yang masih ingin bertarung.


Chen Rong menghubungi Chen Yu di pusat medan perang. "Presdir, sepertinya mengambil rumah kebangkitan mustahil dilakukan."


"Apa yang terjadi?"


"Aku berhasil memukul pemain yang menjaga rumah kebangkitan, tetapi ada seorang pria hitam yang menjaga pintu masuk."


"Jangan terlalu bersimpati, bunuh saja penduduk itu!" Chen Yu merasa kesal karena masuk ke perangkap Blue.


"Aku juga berniat seperti itu, tapi semua pemain yang sudah ia bunuh tidak bisa keluar dari rumah kebangkitan. Ditambah lagi pria itu sangat kuat, mata identifikasi ku tidak cukup untuk melihat statusnya."


"Pimpin pasukan Pedang Iblis, kepung rumah kebangkitan."


"Aku sudah memberikan perintah bos, tetapi pasukan Teh Party yang dipimpin Kana menghentikan mereka."


"Sial, kita sudah terperangkap."


10 perahu terbang muncul di atas medan perang. "Sialan, kalian lemah sekali. Ayo bakar uangnya... Haha!" teriak Buana memberi perintah untuk menjatuhkan bom.


HP pemain Demon Slayer menurun drastis, Reaper belum menemukan celah untuk membunuh para penyembuh.


Chen Yu menghubungi kantor pusat, ia membutuhkan senjata sihir dan beberapa pesawat perang.


Pasukan Demon Slayer berhasil menjebol pertahanan utama. "Hancurkan menara sihirnya!" teriak Chen Yu.

__ADS_1


Blue tersenyum melihat musuhnya semakin panik, rencana sebenarnya adalah membawa semua musuh masuk ke wilayahnya.


Kekuatan Fairy Dance tidak terletak di pemainnya, melainkan di penduduk pribumi yang setia padanya. Ditambah lagi banyak ranjau yang sudah ditanam di belakang pintu utama.


__ADS_2