Domain Dewa : Raja Pedang

Domain Dewa : Raja Pedang
187. Kerajaan Banyuwangi


__ADS_3

Setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang sambil membunuh beberapa monster biasa. Sekarang dia menjadi level 67, hal itu karena monster yang menghalangi jalannya cukup banyak.


Bahkan beberapa monster ada yang langka atau mempunyai kecerdasan. Oleh sebab itu, Blue mendapatkan panen yang sangat memuaskan.


Gerbang masuk Kerajaan Banyuwangi terlihat sangat megah, ada banyak pemain yang sedang mengantre untuk masuk.


Sebelum mengantre, Joker Blue dipasang. Sehingga identitas Blue yang cukup terkenal tidak akan di ketahui musuhnya.


Untungnya penjaga gerbang adalah penduduk pribumi, sehingga Blue tidak perlu melepaskan topeng ketika masuk kedalam Kerajaan. Biasanya beberapa pemain berbakat akan mulai melamar menjadi pekerja di sebuah Kerajaan, mereka mengincar gaji bulanan.


Walaupun tidak efektif dalam menghasilkan uang, pekerja di Kerajaan mendapatkan gaji yang lumayan bagus. Setidaknya ada 10 koin emas setiap bulannya.


Untuk pemain biasa jelas jumlah itu sangat banyak. Pasalnya 10 koin emas setara dengan 14 ribu kredit. Dengan uang sebanyak itu, pemain akan mudah untuk menghidupi keluarga.


Orang tua Leon saja sangat senang ketika mendengar bahwa anaknya mendapatkan gaji 1000 setiap bulan. Apalagi 14 ribu kredit setiap bulan, jelas pendapatan yang sangat besar.


Mereka yang bekerja di Kerajaan biasanya hanya pemain tanpa bakat. Makanya hanya menyerah dengan gaji 10 koin emas saja.


Namun terbesit ingatan tentang penjaga Kerajaan Banyuwangi yang sangat mengesankan, mereka adalah Gusti dan Prabu. Keduanya adalah pengguna tombak yang sangat baik, bahkan di masa depan mereka bisa mencapai jabatan panglima kecil.


Dia hanya mendengarkan perintah panglima besar dan raja Kerajaan Banyuwangi. Pasukan dibawahnya tidak kurang dari 1 miliar orang, jelas kemampuan mereka berdua sangat hebat dalam bidang kepemimpinan.


Sembari mencari Perahu Layar, tujuan Blue menuju Kerajaan Banyuwangi yang sangat banyak pemerasan adalah mencari keduanya yang mungkin belum sekuat masa depan.


Setelah melihat para penjaga, dia tidak melihat adanya Gusti dan Prabu.


Kelompok misterius berpakaian merah berjumlah 13 pemain langsung menerobos barisan. Mereka berjalan dengan santai, tetapi tidak ada yang menghalangi jalannya.


Sangat aneh, Blue saya sudah antre selama 30 menit untuk mendapat posisinya sekarang. Namun ada 13 orang bodoh yang sangat tidak tahu malu menerobos barisan.


Ketika Blue menggenggam pedangnya, seorang pemain di belakangnya memegang pergelangannya dan menggelengkan kepala.


"Kenapa?" tanya Blue kebingungan. Jelas dia ingin memberikan pelajaran kepada 13 orang yang menyerobot barisan.


"Mereka dari Api Merah, aku yakin kamu bukan dari sini makanya tidak tahu. Mereka adalah guild penguasa di Kerajaan Banyuwangi, jika membuat masalah dengan, maka semua guild akan membalasnya," katanya.


Blue melihat orang yang menggenggam tangannya, siapa yang akan menyangka bahwa orang itu adalah Ayunda. Dia adalah adik sepupu dari Gusti dan Prabu, sayangnya setelah bermain beberapa tahun dia pensiun karena tidak bisa menggunakan prana dengan baik.


Karakternya juga tidak menjanjikan untuk di teruskan. Makanya dia lebih memilih berbisnis di dunia nyata dan melakukan beberapa jualan produk nyata.


Sebagai tanda terimakasih, Blue tersenyum dan menganggukkan kepala. "Terima kasih," katanya pelan.


Setelah menunggu cukup lama, akhirnya giliran Blue untuk masuk. Para penjaga tidak memeriksa lebih lanjut, mereka hanya menerima kartu identitas dari sistem.

__ADS_1


Namun kejadian yang tidak di duga menimpa Ayunda, dia tidak diizinkan masuk karena alasan khusus.


"Kenapa aku tidak bisa masuk?" tanya Ayunda dengan suara keras.


Penjaga gerbang langsung membawanya ke seberang supaya antrean tetap berjalan.


"Nona, kamu sekarang berstatus budak. Tidak mungkin kami penjaga gerbang bisa membantumu, jadi tolong kerja samanya," kata penjaga dengan sopan.


Mereka di rancang untuk bersikap baik kepada pemain yang memperlakukannya dengan sopan. Namun akan langsung menjadi ganas pada pemain yang tidak mempunyai etika.


"Apa yang harus aku lakukan supaya bisa masuk kedalam Kerajaan. Kedua kakakku sudah menunggu," kata Ayunda lirih.


Dia berencana menarik simpati penjaga gerbang supaya membantunya masuk kedalam Kerajaan. Namun siapa sangka penjaga yang biasanya membantu sekarang tidak bisa.


Hal itu karena pembaruan Rahasia yang tidak diketahui oleh pemain. Artinya hanya tinggal menunggu minggu sebelum pembaruan keempat di rilis.


"Nona, carilah seroang bangsawan. Jika mereka bersedia membantu pastikan untuk membalas budi ya, jika tidak mereka akan menangkap dan menjadikanmu budaknya."


Blue yang percakapan mereka berdua tidak bisa melepaskan kesempatan emas. Dengan langkah pasti, Blue menyodorkan kartu namanya.


"Tuan, maafkan aku yang terlambat mengenali anda," kata penjaga sambil berlutut di depan Blue dengan pakaiannya serba biru muda.


"Aku sedang menyembunyikan identitas, sebaiknya kamu jangan memberitahu siapapun."


"Ah, iya. Biarkan dia masuk, aku yang akan bertanggung jawab atas dirinya. Urus administrasi dan biarkan dia keluar masuk di bawah namaku," kata Blue lantang.


Penjaga langsung mengurus semua administrasi dan memberikan sebuah kartu identitas berwarna emas. Pada kartu terdapat nama Baron, Artinya sekarang Ayunda setara dengan Baron di Kerajaan Banyuwangi.


Mata Ayunda melebar, dia tidak percaya ada pemain yang bisa mempromosikan seorang pemain dengan dangat mudah.


"Gunakan kartu ini, aku harap kamu menggunakannya dengan benar. Tenang saja kartu ini tidak akan bisa jatuh," kata Blue sambil menyodorkan kartunya.


Ayunda tidak mempunyai pilihan, dia langsung mengambil kartu dan berlari masuk. Sambil berlari, Ayunda mengucapkan terima kasih dengan cara berteriak.


Blue yang mendengarnya hanya bisa tersenyum kecut. Pasalnya siapa yang menyangka Ayunda mengangkat kartunya seperti seorang yang sangat polos.


Semua mata langsung memandang, Blue yang mencurigai tindakannya. Untuk menghindari perhatian, Blue berjalan menuju pusat perbelanjaan untuk melihat beberapa barang berharga.


Namun siapa yang menyangka ada sekelompok orang mengikutinya dari belakang, mereka adalah kelompok dari Api Merah. Setelah Ayunda mengangkat kartunya dan berterima kasih pada Blue, 13 orang yang menyerobot antrean langsung mengarahkan matanya Ke Blue.


Tidak lupa mereka melaporkannya pada guild supaya mendapat bantuan. Laporan mengatakan bahwa ada orang yang bisa mempromosikan pemain dengan sangat mudah.


Mereka juga melaporkan bahwa pemain tersebut menggunakan sebuah pakaian aneh berwarna biru muda serta menggunakan topeng.

__ADS_1


Anggota Api Merah langsung menyebar dan mencari informasi tentangnya. Blue tidak bisa mengalihkan semua pandangan, dia mencoba berlari ke pasar supaya susah untuk ditemukan.


Karena Blue cukup mengetahui pasar di Kerajaan Banyuwangi, dia berbelok dengan langkah kaki pelan tetapi sangat pasti.


Orang yang mengikutinya langsung melaporkan bahwa target sangat mengerti jalan di pasar. Jadi sangat sudah untuk menemukannya.


Dengan kecepatannya, Blue berhasil menukar Joker Blue dengan Topeng Setan.


Langkahnya dirubah, cara berjalannya juga disamarkan supaya tidak ketahuan. Para pemain yang membuntutinya tanpa sadar melewati Blue dengan ekspresi serius.


"Dimana pria biru itu?" teriak salah satu pemain.


Blue langsung berbelok di sebuah gang untuk menghilangkan jejak. Dia membeli sebuah sayuran dan makanan ringan supaya para pengintai kebingungan.


Setelah beberapa trik digunakan, Blue keluar dari pasar dan menuju tempat tujuannya.


Di bibir pantai, Blue mencari batu hitam degan simbol aneh berwarna putih. Tidak butuh lama untuk menemukannya karena Blue sudah mengetahuinya seja awal.


Tanpa menunggu lama dia langsung menghancurkannya. Sebuah pintu masuk muncul di bawah tanah.


Sekelompok orang muncul, mereka adalah bandit yang ingin merampok kekayaan seseorang. Namun siapa yang menyangka ada pemain yang berhasil memecahkan rahasia laut.


"Menarik anak muda, kamu berhasil menemukan harta kartun di bahwa laut. Sekarang pergilah atau pedangku akan membuatmu menyesal," teriaknya penuh percaya diri.


Blue tersenyum dibalik topengnya. Mereka salah kelompok yang akan menemukan Perahu Layar dimasa depan.


"Jalan di depan masih terlalu rumit, tanpa aku disisi kalian akan susah untuk menyelesaikan tantangan." Blue mencoba merayu mereka untuk masuk kedalam ruang bawah tanah secara bersamaan.


Informasi tentang ujian di ruang rahasia ini sudah sangat lengkap, jadi Blue bisa mengetahui semua jebakan dan alur ujian. Dia ingin memanfaatkan kehadiran kelompok perampok untuk menghabiskan semua jebakan.


Ketua kelompok perampok menoleh pada anggotanya, semuanya menganggukkan kepala setuju. Tanpa pikir panjang semuanya sepakat untuk membawa Blue dalam ruangan khusus.


Blue berjalan di depan untuk menunjukkan jalan, dia berpura-pura melihat gambar di dinding dan menerjemahkannya asal-asalan.


Tujuannya tidak lain adalah ruang monster yang menjatuhkan barang berharga. Setidaknya monster itu berlevel 70, tetapi sangat mudah dikalahkan.


Jika beruntung mereka akan menemukan sebuah bos monster yang dapat menjatuhkan desain kapal perang. Walaupun hanya tingkat Langka, perahu tersebut bisa menampung 1000 pemain.


Disisi lain Fairy Dance sudah mempunyai pabrik kayu untuk memproduksinya. Dengan menggunakan pesan tulis, Blue menghubungi Jessica untuk segera memborong pabrik kayu.


Mereka akan menaruhnya di Desa Koral untuk memperbanyak pekerja dan penduduk pribumi yang masuk.


Sedangkan di Desa Koral sangat sejahtera, bahkan penduduk pribumi memiliki level yang lebih tinggi dari pemain. Hal itu dikarenakan Dungeon yang disediakan Blue mempunyai Mata Dewa, sehingga bisa mengetahui kebutuhan desanya dengan sangat baik.

__ADS_1


Penempatan rakyatnya juga sangat baik, sehingga mereka dapat memaksimalkan potensinya. Jessica juga mempunyai mata yang cukup spesial karena misi tersembunyi yang diberikan Blue.


__ADS_2