Domain Dewa : Raja Pedang

Domain Dewa : Raja Pedang
Pertempuran Skala Menengah


__ADS_3

Aldi tersenyum mendengar ancaman Mawar Putih. Dia sudah mengetahui bahwa Mawar Putih cepat atau lambat akan menggunakan kartu yang dipegang.


Sayangnya Arief sudah mengetahui hal tersebut. Kartu yang dipegang Mawar Putih adalah kondisi sebenarnya Fairy Dance.


Arief mengetahui hal ini karena banyaknya pria mencurigakan di depan markas Fairy Dance pada dunia nyata.


Dia sudah tahu banyak orang yang sedang menyelidiki Fairy Dance sampai ke dunia nyata. Jadi untuk mengelabuhi mereka, Arief menyewa gedung yang cukup mewah untuk menampung ratusan pemain.


Namun siapa sangka Mawar Putih adalah salah satu orang yang mengirim pengintainya.


Karena Arief bukan orang bodoh yang mengorbankan cita-cita anggotanya, dia menjawab, "500 juta, dan 20% kepemilikan saham."


"Bocah, kamu sangat pintar memeras uang orang tua ini. Tanpa modal kamu berhasil membangun Rumah Perlindungan Fairy yang sangat megah!" kata Mawar Putih membalas senyum.


Arief menggelengkan kepala. Dia berkata, "Modal yang aku keluarkan mempunyai nilai yang jauh lebih tinggi dari 100 juta. Untuk mendapatkan Desain Rumah Perlindungan tingkat menengah bukan perkara mudah."


Mawar Putih menyadari seberapa menguntungkannya Rumah Perlindungan Fairy yang merupakan tingkat menengah.


Setidaknya jika Mawar Putih menjualnya satu atau dua tahun lagi harganya akan melebihi 1 miliar kredit hanya untuk desain Rumah Perlindungan tingkat menengah.


Hal itu dikarenakan saham perusahaan Aldi terus meningkat puluhan persen setiap harinya. Artinya permainan Domain Dewa memiliki pemain yang sangat banyak.


Belum lagi jika Mawar Putih memasang iklan di Rumah Perlindungan Fairy. Uang akan terus mengalir ke kantongnya.


"500 juta dan 10%. Itu yang bisa aku tawarkan," kata Mawar Putih menatap tajam.


Arief memiliki mental berdagang yang sangat kuat, dia tersenyum dan berkata, "500 juta dan 20% atau tidak sama sekali."


Mawar Putih dan Arief saling memandang cukup lama. Mereka sedang mengadu mental berdagang dengan saling menatap.


Siapapun yang mengeluarkan suara pertama kali akan dianggap kalah dalam negosiasi.


Mawar Putih memang mengantongi kelemahan Fairy Dance, tetapi dia mengetahui Blue adalah bocah yang mempunyai banyak trik.


"Hyung Grup," kata Arief pelan. Dia menyebutkan salah satu perusahaan besar yang dapat menyaingi Hartono Grup.


"Bocah Licik, kamu selalu mendapatkan jalan keluar. Baiklah 500 juta dan 20% kepemilikan Rumah Perlindungan Fairy."


Mawar Putih menerima tawaran Arief karena dia tidak mau meremehkannya. Bukan tanpa alasan informasi Arief tentang Hartono Grup juga tidak sedikit.


Buktinya dia mengetahui Hyung Grup yang notabennya adalah pesaingnya. Mawar Putih tidak ingin kehilangan kesempatan emas.


Disisi lain Arief mendapatkan dana segar sangat banyak dan bisa mendapatkan Batu Energi setiap bulannya secara teratur.


Arief meminta 3% Batu Batu Energi setiap bulannya. Semua manajemen akan dijalankan Galaxy Star. Mungkin 3% terlihat sedikit dimata pemain awam, tetapi untuk Fairy Dance sangatlah bermanfaat.


Jika setiap hari Rumah Perlindungan Fairy berhasil mendapatkan 350 ribu Batu Energi, maka Fairy Dance akan mendapatkan 315 ribu setiap bulan.


Mereka tidak perlu memikirkan manajemen, tetapi dapat menghasilkan Batu Energi setiap bulannya. Hal itu sangat menguntungkan untuk Fairy Dance yang hanya berisi para pemain top dunia.


Sebenarnya Arief ingin merekrut pemain biasa, tetapi keadaan tidak pernah mendukungnya. Dia sekarang baru sadar bahwa 38 anggota Fairy Dance adalah pemain berbakat.


Galaxy Star menggerakkan 300 anggotanya menuju Desa Monster, mereka membutuhkan 30 hari untuk sampai.


Arief menyarankan untuk mengirim pasukan tanpa menarik perhatian. Karena hal itu akan meningkatkan persaingan di Desa Monster.


Rumah Perlindungan Fairy sangat kuat, tapi jika persaingan di Desa Monster meningkat, keuntungan mereka akan menurun. Akhirnya Galaxy Star mengirim 300 orang yang dibagi menjadi 30 grup kecil.


Tugas Fairy Dance adalah mempertahankan Rumah Perlindungan Fairy selama 30 hari dengan baik.

__ADS_1


Untuk mengisi waktu luang, Arief mencari beberapa pemain yang memiliki potensi bagus untuk masuk kedalam Fairy Dance.


Sampai akhirnya dia menemukan kelompok yang sedang di kepung Rumah Perlindungan Rostov.


"Bukankah keberuntunganku terlalu tinggi," gumam Arief melihat 10 orang yang sedang di keliling 20 pemain merah.


10 orang dalam kelompok itu adalah petualang bebas yang sangat terkenal di masa depan. Mereka membentuk sebuah kelompok bernama Dragon Tamer.


Walaupun kelompok Dragon Tamer memiliki anggota yang sangat banyak, tetapi 10 orang di depan Arief adalah pendiri Dragon Tamer.


"Doran, jangan memaksakan keberuntungan milikmu. Kami adalah kelompok elit milik Rumah Perlindungan Rostov!" kata salah seorang pria menggunakan topeng khusus.


Doran adalah pemimpin kelompok Dragon Tamer. Dia memiliki ketrampilan pemanah yang sangat baik. Pada dunia nyata, Doran adalah seorang penembakan jitu dari Pasukan Khusus.


Sayangnya dia mengalami cedera yang mengharuskan semua kelompoknya keluar dari Pasukan Khusus.


Berita tentang Doran dan kelompoknya menyebar karena salah satu Junior mereka membeberkan informasinya. Karena kelalaiannya, Junior itu telah dipenjara selama 20 tahun karena membocorkan informasi rahasia.


Sepuluh orang pendiri Dragon Tamer adalah orang yang tidak mempunyai tangan kiri. Cedera itulah yang membuat mereka harus keluar dari Pasukan Khusus.


Arief tidak percaya dengan rumor tersebut, dia lebih percaya bahwa Doran dan teman-temannya di keluarkan dan dihukum.


Adanya Domain Dewa membuat para Veteran perang itu merasakan kembali mempunyai kedua tangan yang utuh.


Doran dan teman-temannya sudah sering bentrok dengan Rumah Perlindungan Rostov, tetapi kali ini dia tidak bisa lolos dengan mudah.


Arief memasang Topeng Setan untuk membantu Doran dan teman-temannya. Seperti biasa dia ingin mengambil hati kelompok dan mengundangnya masuk kedalam Fairy Dance.


Sebagai seorang ketua guild sudah wajar melakukan hal tersebut, jadi Arief melakukannya dengan senang hati.


Pemain merah langsung menyerang Doran dan teman-temannya yang sudah kehilangan setengah HPnya.


"Topeng Setan, akhirnya aku menemukanmu!" kata Pemain merah sambil tersenyum. Dia sudah menyiapkan sebuah benda yang dapat mengalahkannya.


Arief tidak menjawab, dia masih berperan sebagai seorang Topeng Setan yang pendiam.


Doran melihat punggung Topeng Setan tidak percaya. Ternyata masih ada orang yang mempunyai jiwa pahlawan di Domain Dewa.


Tidak ada wanita di kelompoknya, seharusnya Topeng Setan tidak perlu membantunya.


Sebelum menyerang, Arief menggunakan Skill Keseimbangan untuk meningkatkan kerusakan serangan kritikal.


Dengan sandi morse, Arief menyuruh semua pasukan Doran untuk mundur beberapa meter kebelakang. Dia akan memberikan jalan kelar dari pengepungan.


Semua orang mengerti dengan sandi morse yang Arief kirimkan menggunakan suara gesekan pedangnya.


Arief menyerang pemain di sebelah utara, sedangkan ketua kelompok berada di sebelah selatan.


¬ Pemain Blue memberikan kerusakan - 3200 kerusakan kritikal.


Dengan kecepatannya, Arief berhasil mengirim 2 pemain merah ke Rumah Kebangkitan. Ketua kelompok tidak percaya dengan kerusakan yang dilihatnya.


"Jangan biarkan mereka lolos!" katanya.


Setelah Doran dan kelompoknya tidak berada dalam kepungan, Arief membalik badan dan tersenyum manis.


"Ekstrim Blade!" kata Arief menyebutkan nama skill andalannya.


Sayatan pedang terlihat sangat tebal, semua pemain yang berada di radius 10 meter terkena serangannya.

__ADS_1


¬ Pemain Blue memberikan kerusakan - 5200 kerusakan kritikal.


Setelah skillnya berhenti, kelompok musuh hanya menyisakan ketua kelompok pemain merah yang masih berdiri karena dia adalah seorang Tanker.


"Skill apa itu!" kata Pemain merah tidak percaya.


Tanpa menjawab Arief berlari dan menusukkan kedua pedangnya ke perut musuhnya. Sebelum mengatakan perkataan terakhir, ketua kelompok telah kehilangan kesadarannya.


Doran yang memperhatikan penampilan Arief dapat menyimpulkan bahwa mereka berasal dari kalangan yang sama.


Jadi dia bertanya, "Dari grup mana kamu?"


"Aku bukan Pasukan Khusus." Jawab singkat Arief menjawab semua pertanyaan di kepala Doran, tetapi menimbulkan pertanyaan lainnya.


"Bagaimana kamu bisa mengetahui sandi morse?" tanya Doran penasaran.


Arief menunjuk pelipisnya. "Aku cukup pintar dalam hal belajar," katanya.


Rumah Perlindungan Rostov mengirim 100 pemain untuk membantu. Arief yang mengetahui pergerakan musuh dengan Mata Dewa langsung menyuruh semua kelompok Doran masuk kedalam Rumah Perlindungan Fairy.


"Ayo ikut denganku," kata Arief.


Mereka menuju Rumah Petualang lantai 5, tempat itu adalah markas sementara Fairy Dance. Jadi Arief bisa menjelaskan maksudnya dengan suasana santai.


Arief melepas topengnya, Doran langsung terkejut ternyata Topeng Setan adalah ketua Rumah Perlindungan Fairy.


"Aku akan langsung ke intinya, tujuanku membantu adalah untuk meminta jasa kalian semuanya. Lebih tepatnya aku ingin mengundang kalian masuk kedalam Fairy Dance," kata Arief sambil tersenyum tipis.


"Apa yang kamu tawarkan?" tanya Doran dengan ekspresi serius. Dia dan teman-temannya hanyalah Veteran perang yang ingin menikmati permainan.


Arief menggelengkan kepalanya. "Aku tidak ingin memaksa kalian. Seperti biasa aku akan menawarkan gaji 3000 perbulan dan keuntungan lainnya."


Sebelum Doran mengeluarkan suaranya, Arief melanjutkan perkataannya. "Aku mengundang kalian untuk bermain Domain Dewa dengan bahagia. Adanya konflik antar pasukan sangat mewarnai keindahan permainan."


Arief meyakinkan semua Veteran perang di depannya untuk bergabung dengan Fairy Dance. Jika dia berhasil merekrutnya, akan ada kemungkinan untuk merekrut Pasukan Khusus lainnya.


Doran melihat kesungguhan Arief merasa tersentuh. Akhirnya dia mencoba untuk sedikit menguji ketulusannya.


"Aku menolaknya," kata Doran tanpa ekspresi, dia sudah terbiasa berbohong.


"Baiklah, semua pilihan ada di tanganmu. Namun jika berubah pikiran segera hubungi aku," kata Arief sambil menambahkan Doran ke daftar temannya.


Doran telah selesai menguji semua kepribadian Arief. Bisa dibilang dia sangat kagum kepada pemuda didepannya.


"Aku hanya bercanda. Baiklah, kami akan bergabung denganmu, tidak perlu ada gaji tambahan. Aku melakukannya karena keinginan."


"Tidak bisa, semua anggota harus terdaftar dan memiliki riwayat. Jadi kami bisa menyusun laporan tahunan dengan baik," kata Arief sambil tersenyum.


Akhirnya mereka menandatangi kontrak selama 10 tahun.


Queen segera masuk kedalam ruangan setelah mendapat berita bahwa Rumah Perlindungan Rostov telah bersiap menyerang.


Mereka membawa 5000 pemain untuk meruntuhkan pertahanan Rumah Perlindungan Fairy. Dengan pasukan sebanyak itu, kemungkinan besar Rumah Perlindungan Fairy akan hancur.


Namun ekspresi Arief tampak sangat tenang. Dia pernah melawan World War dengan jumlah pasukan yang lebih banyak.


"Rumah Perlindungan Fairy mempunyai 12 ribuan anggota, mengapa harus takut?" tanya Arief pelan.


Queen menggelengkan kepalanya. "Musuh kita bukan pemain biasa."

__ADS_1


"Tenanglah, semuanya masih dalam kendali," kata Arief menenangkan Queen yang terlalu berpikir. Sebagai seorang tentara sewajarnya berpikir secara logika.


__ADS_2