
Setelah berhasil mengusir pasukan penyergapan, Blue langsung mencari tempat aman di Kerajaan Banyuwangi. Bukanya takut, tetapi super guild mempunyai banyak pemain yang siap untuk menyergap lagi.
Memulai pertarungan tanpa persiapan adalah kesalahan besar, Blue harus mempersiapkan diri untuk menghadapi musuh yang sudah mulai mengintai.
Pada kehidupan sebelumnya dia tidak pernah bertemu dengan Carlos, karena kelasnya sudah terlalu tinggi.
Namun sekarang siapa yang menyangka, Carlos sendiri yang datang untuk mengunjunginya. Sungguh kejutan yang membuat hati Blue senang tapi juga khawatir.
Reaper dan Bima langsung kembali ke tempat tugasnya. Mereka belum bisa kembali ke Danau Putih karena situasi di Kerajaan Banyuwangi masih belum stabil.
Pengaruh Petra semakin melemah karena banyak anggota yang keluar cabang Fairy Dance, Api Merah. Tugas Bima dan teman-temannya adalah mencari pemain yang memiliki potensi untuk berkembang.
Amelia dan beberapa pasukan sudah kembali ke Danau Putih, mereka akan melakukan latihan khusus yang sudah dipersiapkan di Desa Sahara.
Blue ingin mengajarkan setiap anggotanya menggunakan Prana dengan latihan khusus. Diharapkan dalam 1 bulan, semua orang bisa menggunakan prana.
Walaupun belum cukup baik, Blue ingin semua orang bisa melepaskan prana tanpa mengendalikannya.
Tugas Amelia sangat berat, terapi dia tidak ingin mengecewakan Blue. Jadi dengan tegas Amelia akan menerima tugasnya.
Sungguh pengabdian yang sangat besar, itulah yang dipikirkan Blue yang tidak tahu isi hati Amelia dan Jessica yang sudah menganggap sebagai adik kandung.
Perlu diketahui, Amelia dan Jessica sudah tidak mempunyai orang tua. Kehadiran Yuliana sudah seperti ibu dihatinya, jadi sudah sewajarnya Mereka berdua menganggap Blue sebagai adiknya.
Reza sudah sampai di depan Gerbang Kerajaan Banyuwangi, tugasnya tidak lain adalah membantu Petra mengatur semua kekuatan di wilayah Kerajaan Banyuwangi.
Bersamanya ada Qin Huang dan Adam. Ketiganya menjadi tim yang sangat solid, mereka sudah melakukan latihan khusus untuk menyelaraskan kombinasi serangan.
Ketiganya langsung menuju markas Api Merah, Petra menyambutnya dengan hangat dan memberikan kotak keemasan ke Qin Huang.
"Bos, sudah merencanakan ini sejak awal. Baiklah, aku akan menguasai Arena di Kerajaan Banyuwangi," kata Qin Huang penuh percaya diri setelah mendapatkan catatan.
Tidak ada yang tahu mengapa Qin Huang bisa sangat bersemangat degan umurnya yang sudah menginjak 41 tahun.
Jessica menghubungi lewat pesan suara pada Blue. "Bos, kita mendapat undangan dari Pemerintah Kota Bandar."
"Baiklah, aku akan keluar," jawab Blue.
[Markas Besar Fairy Dance.]
Mesin Virtual terbuka dengan suara khasnya serta asap keluar sedikit. Sekarang Arief mengerti mengapa mesin virtual mengeluarkan asap, hal itu karena pemain menggunakan prana terus menerus.
Semakin besar prana yang dikeluarkan, maka asap yang keluar akan semakin banyak. Pertarungan Blue melawan Carlos dan teman-temannya menggunakan prana yang cukup banyak. Sehingga mesin virtual mengeluarkan asap cukup tebal.
Arief mengeluarkan kaki kanannya terlebih dulu, dia berisi kemudian menyisir rambutnya menggunakan jarinya.
"Sepertinya kompetisi nasional akan segera dimulai, sekarang mari atur regulasinya," gumam Arief sambil tersenyum tipis.
__ADS_1
Pada kehidupan sebelumnya, kompetisi nasional diwakili oleh Shadow. Sekarang Fairy Dance adalah guild penguasa yang tumbuh di Kota Bandar, sehingga besar kemungkinan pemerintahan kota akan memilihnya.
Karena Jiwa nasional setiap orang berbeda, banyak yang akan melupakan negara maupun kotanya. Tidak ada yang akan mempermasalahkan jika mereka ingin memperkuat negara lain, jadi pemain akan lebih leluasa.
Blue mengganti pakaiannya dengan jas hitam dengan dasi warna biru tua. Sungguh penampilan yang sangat menawan untuk pria berusia 17 tahun serta tinggi 179 centimeter.
Karena masih berumur 17 tahun, Blue masih memiliki ruang untuk tumbuh lebih tinggi. Pada kehidupan sebelumnya, dia setinggi 185 centimeter.
Jessica dan Amelia menunggu di pintu keluar gedung Fairy Dance. Mereka mengenakan stelan jas hitam serta rok hitam dengan rambut di ikat.
Cantik, itulah yang akan dipikirkan semua orang yang melihat. Keduanya tidak dapat diragukan lagi, sangat cantik untuk anak berusia dua puluhan.
"Ayo berangkat," kata Arief pelan.
Dia lupa tidak mempunyai mobil mewah untuk menuju istana pemerintahan Kota Bandar. Walaupun sebelumnya sudah membeli mobil, tetapi Arief tidak pernah memakainya lagi.
"Tenang, Bos. Aku sudah menyiapkan mobil untuk kita," kata Jessica memimpin jalan keluar.
Sebuah mobil berwarna hitam mengkilat datang menjemput mereka bertiga. Anak kecil berusia 16 tahun membukakan pintu untuk ketiganya.
Dia tidak lain adalah Mahira yang sudah mendapatkan kartu izin mengemudi. Seperti yang dikatakan Blue, kemampuannya belajar jauh di atas manusia normal.
Bahkan Oliver yang mempunyai bakat menakutkan harus mengakui kemampuan berpikir Mahira yang sangat mengerikan.
"Silahkan masuk Bos," kata Mahira mempersiapkan Arief masuk bagian belakang.
Semua orang yang melihatnya Arief akan iri, pasalnya dia di kelilingi oleh 3 wanita cantik dan menawan.
Perjalanan dari Markas Fairy Dance ke Istana Kota Bandar membutuhkan waktu 30 menit. Mahira mengendarai mobil tidak terlalu cepat, karena mereka berangkat 30 menit sebelum acara dimulai.
Siapa yang menyangka rombongan Fairy Dance adalah yang pertama kali sampai di gedung istana yang sudah dipersiapkan.
Setidaknya ada 100 tamu undangan, mereka akan memperebutkan tiket untuk mewakili Kota Bandar menuju kompetisi nasional.
Perlu diketahui, setiap kota adalah pemerintahan independen. Jadi Kota Bandar bisa disebut sebagai negara.
Kata nasional disini merujuk pada bagian Kerajaan. Kerajaan Kediri sendiri memiliki 3 bagian yaitu Mojoroto, Kota, Pesantren.
Sedangkan Kota Bandar sendiri ada di bagian Mojoroto. Sehingga pertandingan Nasional setara dengan pertandingan antara bagian kota di wilayah Mojoroto.
Artinya Kerajaan Kediri memiliki 3 kompetisi nasional yang akan dilaksanakan secara bersamaan. Siapapun yang menang akan bertanding di tingkat Kerajaan dan menjadi perwakilan Kerajaan.
Sungguh kompetisi yang sangat besar. Namun Arief optimis bisa menjuarai kompetisi nasional Mojoroto. Ketika bertanding dengan 3 lainnya, Blue masih harus berpikir ulang, pasalnya lawan meraka adalah guild Peringkat 1 yang mempunyai segudang pemain berkelas.
Walaupun kurang percaya diri, Arief masih mempunyai pemain yang memiliki potensi di musim depan. Jika tidak bisa menang, musim depan Arief mempunyai keyakinan 70% untuk menang.
Suasana ruangan masih sangat kosong, hanya ada rombongan Fairy Dance yang duduk di bangku tengah. Mereka bertiga duduk dengan santai sambil membaca laporan divisi masing-masing.
__ADS_1
"Sebaiknya kalian istirahat dulu dan berfokus untuk acara kali ini. Mungkin terlihat sederhana, tetapi jika kita gagal memperebutkan tiket semua akan sia-sia," kata Arief pelan.
Jessica dan Amelia langsung meletakkan tabletnya dan duduk dengan tubuh tegap.
"Bos, mengapa disini masih sepi. Padahal kita sudah menunggu selama 5 menit?" tanya Amelia yang tidak terbiasa dengan pertemuan.
Arief menjawab dengan senyum manis di bibirnya, "Kebiasaan manusia adalah menggampangkan semua perkara. Contohnya seperti pertemuan kali ini, mereka datang tepat waktu tidak mendapat hadiah, datang terlambat juga tidak masalah."
"Jadi kebanyakan orang lebih memilih terlambat daripada menunggu dan datang tepat waktu," sahut Jessica.
Seorang pria paruh baya berusia sekitar 45 tahun menghampiri Jessica. "Seperti biasanya, Nona Jessica selalu datang tepat waktu. Orang tua ini harus berkaca padamu," katanya.
"Tuan Warsito, senang melihat anda masih tampak sehat setelah beberapa hari lalu masuk rumah sakit. Izinkan aku meminta maaf karena tidak bisa menjenguk," jawab Jessica tanpa berdiri dari tempat duduknya.
Sesuai ajaran Arief, sebagai seorang pebisnis kita tidak boleh merendahkan diri berlebihan. Tindakan Jessica sudah tepat karena keuangan Fairy Dance sudah jauh diatasnya Warsito.
Jaringan Fairy Dance juga melebihi Warsito, sehingga Jessica tidak perlu menghormatinya secara berlebihan.
Mereka berdua juga tidak dalam hubungan yang baik, pasalnya Warsito mencoba masuk kedalam ladang bisnis Fairy Dance.
Namun dengan kemampuan Jessica dan Reza, Warsito harus mengalami kerugian miliaran kredit hingga dia jatuh ke rumah sakit.
Sungguh perang dagang yang sangat menakutkan, itulah tugas yang diemban Jessica sebagai wakil ketua.
Pergerakan Fairy Dance sangat agresif, tanpa sadar mereka telah menghancurkan beberapa bisnis kecil yang tidak ingin bekerja sama. Itulah kejamnya dunia bisnis, harus ada yang dirugikan dalam sebuah perubahan.
"Tentu tidak apa-apa, Nona Jessica. Izinkan aku undur diri, sebenarnya aku mempunyai beberapa proposal kerja sama, alangkah baiknya kita bicarakan di lain waktu," kata Warsito sambil berjalan menuju kursi yang sudah disiapkan.
Setidaknya butuh 1 jam untuk menunggu semua orang berkumpul di ruangan. Jam sudah menunjukkan pukul 09.10, acara dimulai dengan sambutan dari pemimpin istana Kota Bandar, Jordan.
Pria itu setinggi 175 mengenakan stelan jas hitam serta dasi kupu-kupu berwarna putih. Tidak lupa menggunakan jam seharga 150 ribu kredit untuk meningkatkan kualitas penampilannya.
"Terima kasih banyak untuk para hadirin yang datang. Saya sangat senang bisa berdiri di depan para pemimpin guild Domain Dewa yang sangat mengesankan. Berkat kalian semua, perbaikan infrastruktur dan keuangan Kota Bandar menjadi baik."
Sambutan Jordan tidak lebih dari 10 menit, pada akhir sambutannya dia tersenyum manis. "Aku harap kalian bisa memberikan pertandingan yang baik," katanya sambil tersenyum manis.
Beberapa orang mungkin tidak melihatnya, tetapi Arief mengetahui bahwa pemimpin Kota Bandar tidak terlalu optimis dengan kemenangan.
Pasalnya kota lain sangat kuat, jadi tidak mungkin menang pada kompetisi kali ini. Sebelum Jordan melirik Arief yang duduk sambil menyeruput teh di cangkirnya.
Dengan gerakan mulut Jordan mengisyaratkan padanya untuk berhati-hati.
Arief memejamkan matanya untuk memberikan ucapan terima kasih. Mungkin saja rombongan Fairy Dance akan mendapatkan kecelakaan di jalan.
Untuk mencegahnya, Arief sudah menyiapkan dua mobil untuk melakukan perjalanan pulang. Dia ingin mengecoh musuh yang ingin mencelakainya.
Walaupun kekuatan Arief lebih hebat, dia tidak ingin melakukan konflik di dunia nyata. Tujuan hidupnya tidak lain hanyalah bermain Domain Dewa samapi menguasai dunia.
__ADS_1
Sedangkan dunia nyata akan dilakukan oleh ibunya atau Pak Tua.