Domain Dewa : Raja Pedang

Domain Dewa : Raja Pedang
157. Membereskan Masalah


__ADS_3

Suasana ruangan sangat mencekam, tidak ada satu orangpun yang berani berbicara. Semua orang menundukkan kepala.


Mereka semua tahu tindakannya menyalahi aturan, tetapi hasilnya adalah yang paling baik. Di samping itu barang yang diberikan adalah milik pribadi, tidak melibatkan Fairy Dance.


"Jawab aku!" kata Blue menatap tajam Salju yang belum bangkit dari tanah.


Salju bangkit dengan perlahan, dia menundukkan kepalanya menyesal. Sangat aneh dia takut kepada Jessica dan Amelia, tetapi tidak untuk Blue. Tidak ada yang tahu mengapa itu bisa terjadi.


Yang pasti Blue adalah orang yang paling bisa dipercaya. Pengalamannya dikhianati oleh pamannya sendiri membuatnya sedikit trauma.


Blue sadar akan keadaan Salju, makanya dia langsung menarik prana miliknya ketika melihat ekspresi Salju yang tampak menyesal.


Bukan karena lembut atau apalah itu namanya, dia hanya ingin mengembangkan bakat Salju lebih kuat. Berbeda dari kehidupan sebelumnya, pengkhianatan pamannya terjadi setelah dia cukup dewasa. Sekarang Salju masih berumur 21 tahun, tetapi sudah melihat beberapa kejadian yang tidak seharusnya dilihat.


"Aku menyuruhmu menjawab, bukan untuk diam. Katakan apa yang kamu pikirkan," kata Blue menatap tajam tanpa menggunakan prana.


Semua orang sekilas melihat wajah Blue, kemudian langsung menundukkan kepala kembali. Tidak ada yang berani melihat Jessica dan Amelia yang tempak sangat marah.


Mungkin bagi guild sebesar Galaxy Star 10 juta koin emas tidaklah banyak. Namun Fairy Dance sangat membutuhkan sumber daya yang lebih besar.


Jessica telah memberikan beberapa barang berharga senilai 10 juta koin emas untuk meminta bantuan kelompok rahasia. Dia juga mendanai semua senjata sihir yang dikeluarkan Fairy Dance untuk perang habis-habisan.


Karena tindakan Salju, dia merasa sedang membuang uang 10 juta koin emas. Perlu diketahui sekarang koin emas setara 590 kredit, artinya Jessica menggelontorkan uang sebanyak 5,9 miliar kredit.


Amelia tidak kalah marah, dia telah menyewa 100 ribu pemain Arsitek untuk membuat Meriam Sihir Otomatis dan peralatan lainnya. Dia sudah membuka semua desain khusus milik Fairy Dance.


Jadi jika ada kekuatan lain ingin memproduksinya, maka Fairy Dance tidak akan mendapatkan keuntungan lagi. Hal itu dilakukan supaya produksi jauh lebih cepat.


Target Fairy Dance adalah mempertahankan semua Desa tingkat 2, mereka siap kehilangan Desa tingkat 1. Makanya banyak senjata difokuskan untuk melindungi Desa Tingkat 2.


Mungkin sedikit lebih rendah pengeluaran uangnya, tetapi keuntungan Fairy Dance akan hilang dimasa depan. Amelia sudah merencanakan untuk membuat inovasi lainnya, jika berhasil menahan Shadow.


Begitulah parahnya tindakan sembrono Salju yang merasa mempunyai banyak anggota.


"Baiklah jika kamu tidak menjawab, bacalah semua strategi yang telah kami buat untuk memenangkan perang kali ini," kata Blue memberikan catatan berisi 71 poin penyerangan.


Salju melebarkan matanya, dia tidak pernah menyangka Fairy Dance bisa menciptakan strategi yang sangat detail. Bahkan semua pergerakan musuh sudah diprediksi dengan benar, tinggal melakukan serangan balasan.


"Maafkan aku," kata Salju lirih. Air mata hampir keluar dari sela matanya, dia sangat menyesal akan tindakannya.


"Baiklah, mari kita membalikkan keadaan. Jessica persiapkan diri, kita akan menyerang Kota Almira."


Blue berbalik keluar dari pintu, tetapi sebelum keluar dia berhenti.


"Sampai kapan kalian berdiam diri. Ayo, ikuti aku!" teriak Blue.


Dia sedang tidak main-main, Fairy Dance akan melancarkan serangan terpusat ke Desa Almira. Perlu diketahui Desa Almira adalah markas besar Shadow.


Setidaknya 1 juta pemain akan menggabungkan kekuatan untuk menyerang Desa Almira. Kekuatan Fairy Dance tidak bertumpu pada pemain, tetapi pada peralatan yang mereka bawa.


Jika pada perang kali ini Fairy Dance tidak menang, maka semua keunggulannya akan menurun terus menerus. Pilihan satu-satunya adalah mencegah Shadow berkembang lebih cepat.


Karena Desa Almira mempunyai banyak monster lapangan yang melindungi wilayahnya, Blue sudah menyiapkan beberapa trik sederhana untuk menerobos dengan cepat.


Ada 50 kelompok rahasia yang sudah menandatangani kontrak dengan Fairy Dance. Mereka akan membunuh monster lapangan yang melindungi Desa Almira secara bersamaan.


Kemudian pasukan Fairy Dance akan muncul dari balik bukit Almira. Karena masih berbentuk desa tingkat satu, Almira sangat rentan untuk diserang.

__ADS_1


Namun setelah berhasil menjadi Kota dan mengambil wilayah bukit, mereka akan sangat susah untuk dihancurkan.


Blue dan Zaha menyusun rencana selanjutnya, mereka juga menegaskan supaya siapapun tidak boleh mengambil keputusan seenak jidat.


Kali ini mereka harus bergerak cepat. Kondisi Shadow masih belum stabil karena peperangan barusan, Fairy Dance akan melancarkan serangan tepat setelah satu jam.


Semua kelompok rahasia dihubungi untuk membereskan monster di sekitar Desa. Mereka langsung bergerak sesuai instruksi.


Pasukan Fairy Dance menunggu di belakang bukit, Blue memimpin langsung penyerangan. Semua Desa ditinggalkan, hanya beberapa pemain yang menunggu desa.


Semua Desa tingkat 2 atau diatasnya sudah mempunyai sistem otomatis. Jika ada penyerang, semua senjata bisa aktif dengan sendirinya.


Pergerakan kelompok rahasia sangat cepat, hanya butuh beberapa menit mereka bisa membunuh monster dalam waktu yang ditentukan.


"Serang!" teriak Blue memberikan instruksi.


Para pemain yang masih bertahan di Fairy Dance mengangkat senjatanya dan berlari seperti seekor harimau kelaparan.


Setidaknya ada satu juta pemain yang akan menyerang Desa Almira. Banyak pemain pemula melihat perang antara Fairy Dance dan Shadow.


Blue terbang layaknya elang yang sedang membidik mangsanya. Dia tidak lagi menyembunyikan sayap hitam di punggungnya. Sekarang bukan waktunya untuk menyimpan banyak rahasia.


"Lihat, ada pemain di aya langit!" teriak salah satu pemain yang menonton perang.


"Itu Blue, ketua Fairy Dance yang dirumorkan kalah beberapa saat yang lalu."


"Ini gila, setelah menyerah mereka melakukan serangan dadakan. Pasti Shadow tidak akan mengira hal tersebut."


Banyak pendapat yang dilayangkan oleh para pemain yang menonton perang. Mereka tidak mau terlibat dengan guild Fairy Dance ataupun Shadow.


Desa peninggalan Galaxy Star akan menjadi perebutan guild. Namun mereka semua tidak akan bergerak selama Fairy Dance atau Shadow menginginkan desanya.


"Ketemu," kata Blue melihat Boa yang tersenyum kearahnya.


"Beberapa jam yang lalu kita bertemu, tetapi aku memberikan kesempatan untukmu. Sepertinya hari ini akan menjadi akhir Fairy Dance," kata Boa sambil mencabut pedangnya.


Blue menggelengkan kepala. "Kamu salah, Shadow akan kalah dalam perang kali ini. Orang sehebat kamu seharusnya tidak mengikuti Juna, pasti ada sesuatu dibelakang," katanya memancing masalah.


Keduanya orang cerdas, mereka bisa mengerti satu sama lain hanya dengan pembicaraan singkat.


"Seperti yang diharapkan dari Blue. Informasi yang kamu miliki sangat luas untuk anak berusia 16 tahun. Biarkan aku memperkenalkan diri untuk kedua kalian, Boa pemimpin pasukan Raja Pedang."


Blue terkejut mendengar nama Raja Pedang. Seharusnya mereka semua adalah pasukan yang dihancurkan Perusahan Aldi dua tahun lagi.


Anehnya sekarang mereka berada di bawah perlindungan Juna. Akan sangat aneh jika mereka tidak takut dengan perusahaan Aldi. Pasti ada sesuatu yang lebih rumit.


"Aku sangat tersanjung mendengar nama terhormat anda, tapi jangan berharap Fairy Dance akan takut."


"Itulah yang aku harapkan. Jika kamu bisa mengalahkan aku, akan aku kabulkan tiga permintaanmu," kata Boa penuh percaya diri.


Seperti sebelumnya, kebiasaan Boa tidak pernah berubah sejak berada di Shadow. Dia akan memberikan tiga permintaan kepada pemain yang berhasil mengalahkannya.


Rencana Blue akhirnya berhasil, dia sudah menghafal semua kebiasaan Boa. Jadi kemungkinan menangnya akan sangat tinggi.


Entah kenapa Blue merasa bahwa prana miliknya memiliki sesuatu yang spesial. Buktinya dia bisa menggunakan teknik jari dewa padahal tidak pernah mempelajarinya.


Sekarang dia hanya berharap untuk mendapatkan keterampilan lainnya. Jika tidak maka pertarungan melawan Boa akan sangat merepotkan.

__ADS_1


"Ayo segera mulai, pasukan Shadow mulai berdatangan. Mereka akan sangat mengganggu," kata Boa penuh percaya diri.


Blue menjawab dengan senyuman, dia langsung menusuk menggunakan pedang di tangan kanannya.


Boa dengan mudah menghindari serangannya, tepat setelah menghindar Blue berhasil menggerakkan lengan kirinya untuk merubah arah serangan.


[Blue memberikan kerusakan - 300, serangan kritikal]


"Menarik, kamu berhasil mendaratkan serangan padaku." Boa berlari menuju Blue dengan langkah kali yang tampak pelan.


Sekali lagi Blue tersenyum, dia sudah mengetahui serangan tersebut. Sudah puluhan kali Boa menunjukkan di depan matanya.


Dengan memanfaatkan celah sempit di antara tangan kiri dan pinggulnya, Blue berhasil menghindari semua serangan Boa.


[Keterampilan Buatan : 8 Tusukan Pedang!]


Blue tidak bisa menyembunyikan ekspresi terkejutnya. Pasalnya Keterampilan Buatan sangat sulit untuk didapatkan.


Dalam sekali waktu, Boa menusuk 8 kali. Blue yang melihatnya seperti 8 pedang menusuk kearahnya secara bersamaan.


Tanpa sadar Blue merubah matanya menjadi merah, kemampuan tersembunyi miliknya bangkit lagi. Setelah menggunakan kekuatan matanya, Blue bisa melihat pola serangan.


Dengan kecepatannya sekarang tidak mungkin menghindari semua serangan. Sehingga dia memilih untuk terkena dua serangan.


[Blue menerima kerusakan -300] (2)


"Sungguh menarik bocah, kamu berhasil membuatku terkesan. Kali ini aku akan serius!"kata Boa sambil tersenyum lebar.


Blue mengetahui hal ini akan terjadi, dia belum pernah mengalahkan Boa. Namun dengan kekuatan mata miliknya, seharusnya bisa menandingi kecepatan Boa.


[Langkah Cahaya]


Dengan keterampilan bawaan Domain Dewa, Blue berhasil menghindari semua serangan. Namun dia tidak memiliki kesempatan untuk menyerang.


Setidaknya serangan Boa berlangsung selama 2 menit lamanya. Blue hanya bisa menghindar tanpa mendaratkan serangan sedikitpun.


Sebuah panah muncul dari belakang Blue, tujuannya tidak lain adalah Boa yang sedang berfokus menyerang tanpa memperdulikan pertahannya.


[Qin Huang memberikan kerusakan -200, serangan kritikal]


"Bagaimana jika aku bergabung, Bos," kata Qin Huang penuh percaya diri. Dia melepaskan prana dari tubuhnya.


Sebuah sayatan pisau berwarna hitam muncul menyerang punggung Boa. Pelaku utamanya adalah Reaper yang berhasil menggunakan prana dengan sangat baik.


Dia juga mempelajari teknik menyembunyikan keberadaan dari Blue. Sehingga kemampuan bersembunyi miliknya sangat baik.


"Perjanjian tidak mengatakan aku harus sendiri, Kan?" tanya Blue sambil tersenyum manis.


Boa menggelengkan kepala. "Kamu memang hebat, sayangnya banyak orang yang kamu percaya."


HP Boa tinggal 40%, dia tidak mempunyai status yang tinggi. Mengandalkan keterampilannya, Boa berhasil mencapai prestasi ini.


Sebenarnya Blue ingin melakukan duel mati-matian. Namun dia sadar akan posisinya sekarang, seorang ketua guild tidak boleh mati duluan.


"Mungkin bukan hari ini, aku akan menunjukan padamu kekuatan Fairy Dance sebenarnya!" kata Blue sambil tersenyum manis.


Blue, Qin Huang, dan Reaper berhasil menumbangkan Boa dengan serangan kombinasi.

__ADS_1


__ADS_2