
Gelombang eman akan di buka setelah 1 hari. Para pemain dan petualang dapat beristirahat dengan santai.
Acara penyerangan monster, Fairy Dance telah berhasil menghasilkan 50 koin emas dengan 5 gelombang.
Karena memicu acara khusus gelombang keenam Desa Koral akan ada 3200 monster. Namun mereka tidak akan menyerang desa sampai batas waktu acara berakhir.
Bisa dibilang gelombang enam dan seterusnya adalah bonus yang didapatkan pemain setelah berhasil menyelesaikan acara penyerangan monster.
Akan ada banyak keuntungan dari membunuh monster gelombang enam. Pemain bisa mendapatkan uang lebih banyak.
Karena Fairy Dance memiliki beberapa anggota yang kekurangan uang, pasti mereka akan berburu sebanyak mungkin monster di lapangan.
Disisi lain tindakan tersebut juga akan menguntungkan guild, karena dapat meningkatkan peringkat guild Fairy Dance.
Setelah gelombang keenam terbuka, Arief sangat terkejut melihat 6400 monster yang harus mereka kalahkan.
Hal tersebut mustahil bagi 10 pemain dan 200 petualang. Akhirnya guild hanya bermain sebaik mungkin untuk mencari uang dan barang berharga.
Setelah acara penyerangan monster selesai, Fairy Dance berhasil mendapatkan 120 koin emas dan jutaan bahan baku berharga.
Pengumuman Sistem : Selamat kepada seluruh pemain telah menyelesaikan acara pengepungan monster.
Juara 1 : Six Path
Juara 2 : Maha Raja
Juara 3 : Gerbang Dunia
...
Juara 97 : Fairy Dance
Arief tersenyum melihat guild kecilnya berhasil menempati peringkat 97 dengan 10 anggota saja.
Sistem : Selamat seluruh anggota Fairy Dance telah menempati peringkat 97.
Hadiah :
- Kostum Acara Penyerangan Monster
- Cetak Biru Menara Pemantau (Kayu)
- Cetak Biru Gerbang (Kayu)
- Cetak Biru Dinding Raksasa (Kayu)
Kostum Acara Penyerangan Monster mempunyai nomor 97 di dadanya, sedangkan punggungnya mempunyai gambar monster.
Harga koin emas turun sampai menjadi 10 kredit setiap koin. Harga tersebut jauh lebih rendah dari kehidupan sebelumnya.
Arief yang mengetahui masa depan langsung membeli sebanyak-banyaknya koin emas ketika harga sedang murah.
Uang yang tersisa dari kontrak dengan Galaxy Star, 15 juta Kredit. Arief memborong semua koin emas yang dijual di harga 10-30 kredit.
Beberapa pemain mencoba keberuntungan menjual dengan harga cukup tinggi. Namun Arief tidak terlalu memperdulikannya.
__ADS_1
Karena koin emas akan berada di harga rendah sampai perubahan ketiga pertengahan. Ketika semua pemain mengetahui betapa pentingnya sebuah kota.
Beberapa orang cerdas sudah mengetahui pentingnya kota, tetapi mereka tidka tahu bahwa membangun desa menjadi kota membutuhkan koin emas yang tidak sedikit.
Bahkan 1 miliar koin emas tidak akan cukup untuk membangun desa menjadi kota. Karena hal tersebut Shadow membutuhkan waktu 3 tahun untuk memiliki sebuah kota.
Arief keluar Domain Dewa untuk membantu ibunya mempersiapkan kedai teh miliknya. Sekarang kedai tehnya tidak tampak suram, melainkan sangat elegan dan harum.
"Bu, apa mungkin ibu berminat untuk menyewa seorang karyawan?" tanya Arief melihat Yuliana yang terlihat kelelahan.
Wajahnya tampak pucat karena penyakit asmanya. Namun Yuliana bukan orang yang mudah mengeluh, dia seorang wanita pejuang.
"Aku masih kuat menjalankan toko, Nak," kata Yuliana lirih.
"Jangan memaksakan diri, aku akan mencari karyawan kedai teh, Bu." Yuliana terlihat memegang dadanya.
Arief mengerutkan kening, seharusnya penyakit asma ibunya tidak kambuh saat ini. Tanpa sadar, Arief meneteskan air mata. Dia sadar bahwa ibunya telah menahan sakitnya cukup lama.
Arief membantu ibunya ke kamar tidur. Kedai tehnya ditutup karena Yuliana sedang sakit.
Seorang pria tua mendatangi kedai teh. "Arief, apa kedai tutup?" katanya sambil tersenyum.
"Iya, Kek. Ibu sedang sakit," jawab Arief sedikit panik. Dia langsung berlari menuju stasiun kereta untuk mencarikan dokter.
Di tengah jalan, Arief melihat antrian stasiun kereta terlalu panjang. Karena waktu pekerja kantoran berangkat.
Setelah berpikir cukup matang, akhirnya Arief pergi ke apotek untuk membeli obat dan alat yang dibutuhkan.
Dia berlari kembali ke rumah untuk melihat keadaan ibunya. Melihat keadaannya yang sangat memprihatinkan, Arief mencoba memeriksanya dengan teknik tradisional.
Suara klakson mobil terdengar, dia adalah pelanggan setia kedai teh Yuliana. "Arief, aku membawakan dokter," katanya.
Dokter segera memeriksa Yuliana, tetapi dia sangat terkejut melihat kondisi tubuhnya yang sudah stabil.
"Semua baik-baik saja, sebaiknya ibu Yuliana memperbanyak istirahat," kata Dokter melihat Yuliana dengan senyum khas.
Sebelum mengantar dokter kembali, Arief mengucapkan terima kasih kepada kakek yang membantunya membawa dokter pribadi.
Kakek tersebut adalah seorang pria kaya di kotanya. Dia memiliki kekayaan puluhan juta Kredit. Umurnya sudah mencapai 72 tahun, tetapi masih segar.
Yuliana sudah dianggap sebagai cucunya sendiri, karena kakek Yuliana adalah teman baiknya. Sehingga dia membantu tanpa berharap mendapatkan imbalan.
Kakek tersebut bernama Oman. Ketika masih miskin, kakek Yuliana yang selalu meminjamkan uang kepadanya.
Dia sangat menyesal melihat teman baiknya terlilit hutang dan berniat membayarnya, tetapi keluarganya menentangnya.
Sekarang kakek Oman hidup sendiri, istrinya sudah meninggal dan semua anaknya terlalu sibuk dengan urusan mereka.
Sehingga dia menjadi pelanggan tetap kedai teh milik Yuliana untuk membantunya dari bayang-bayang.
Arief sudah mengetahui betapa baiknya kakek Oman. Dalam kehidupan sebelumnya, ketika Yuliana meninggal kakek Oman adalah orang yang mengurus semua pemakaman.
Dia juga membiayai kompetisi Shadow untuk mendukung Arief bermain di liga 3. Setelah Shadow menjadi besar, Arief selalu mendatangi Kakek Omah untuk sekedar mengobrol.
Setelah kakek Oman meninggal, Arief di tendang dari guild Shadow. Arief menyimpulkan bahwa dia berada di Shadow karena bantuan dari kakek Oman.
__ADS_1
Arief kembali ke Domain Dewa untuk membangun menara dan dinding desa. Hal ini dilakukan untuk mempersiapkan diri di acara penyerangan monster selanjutnya.
Penyerangan monster akan dilaksanakan dua bulan sekali. Informasi itulah yang membuat harga koin emas turun drastis.
Arief menghentikan penyewaan pengawal rumah petualang, dia akan menyewa kembali ketika acara dimulai.
Suara pesan terdengar. Pesan tersebut mengundang semua pemain Fairy Dance untuk mendatangi guild Galaxy Star di kota Danau Putih.
"Jadi sudah mulai, semoga para pemain pilihanku tidak salah," gumam Arief melihat pesan.
Namun dengan ini, dia juga dapat melihat siapa anggota yang setia dan anggota yang hanya menginginkan uang.
Arief tahu bahwa undangan mereka bertujuan untuk menarik semua anggota Fairy Dance untuk menjatuhkannya.
Hal tersebut sudah biasa di kalangan guild besar. Jadi Arief hanya bisa pasrah ketika melihat pemain terbaiknya akan di tawar dengan harga tinggi.
Maka dari itu, Arief membuat kontrak dengan denda pembatalan kontrak yang sangat tinggi. Hal tersebut di maksudkan untuk para pelanggaran kontrak.
Namun guild besar akan membayar denda jika mereka sangat membutuhkan pemain tersebut. Ketika menjadi ketua Shadow, Arief sudah kehilangan banyak pemain berbakat.
Arief menghubungi semua anggota Fairy Dance. Kemudian menuju tempat pertemuan yang di tentukan.
"Arief, akhirnya kamu datang." Salju menyapanya dengan senyum manis.
"Nona Salju, terima kasih."
Mereka berjalan ke dalam ruangan yang sangat mewah. Untuk menyewa satu ruangan, guild harus menghabiskan 20 koin emas.
Jumlah tersebut tidak dapat ditanggung guild kecil sebelum acara penyerangan monster. Sedangkan untuk memiliki sebuah ruangan di dalam restoran harus membelinya sebelum acara penyerangan monster dimulai.
Mawar Putih yang berada di tengah kursi tersenyum kepada Arief dan teman-temannya.
"Selamat telah menjadi nomor 97," kata Mawar Putih dengan nada santai.
"Terima kasih, nyonya. Semua berkat kelompokku yang sangat solid dan kompeten."
Diskusi dilakukan dengan santai, tetapi para petinggi Galaxy Star mengirim pesan pribadi kepada seluruh pemain Fairy Dance kecuali Arief.
"Blue, apa kamu berniat bergabung dengan Galaxy Star?" tanya Mawar Putih.
"Maaf, Nyonya. Aku mempunyai impian mendirikan sebuah guild yang memiliki kesetiaan tanpa memikirkan uang ..."
"Aku yakin setiap keyakinan akan menghasilkan uang, hal tersebut yang membuatku selalu menolak tawaran guild besar," jawab Arief dengan suara sedang sehingga dapat di dengar setiap anggotanya.
"Baiklah, semoga impianmu menjadi kenyataan." Acara jamuan di teruskan dengan lancar, mereka hanya membahas bisnis yang mungkin di jalan antara Fairy Dance dan Galaxy Star.
Berita tentang pertemuan tersebut menyebar ke seluruh penjuru Danau Putih. Mereka berasumsi bahwa Fairy Dance akan di beli Galaxy Star.
Dalam perjalanan semua anggota Fairy Dance berdiam diri. Tidak ada yang ingin memulai sebuah obrolan.
Kemudian Arief memecah kesunyian. "Aku yakin kalian mendapatkan tawaran yang menggiurkan. Aku tidak sekaya mereka, jadi pilihlah yang terbaik untuk kalian."
Semua orang tidak menjawab, mereka hanya mengangguk menandakan persetujuan.
Arief keluar dari Domain Dewa, dia mencari tempat yang dapat menenangkan hatinya. Dia berjalan ke gunung tempatnya selalu bermain dengan Leon.
__ADS_1
Dia memandang lampu gemerlap kota yang sangat menyenangkan. "Setiap pertemuan pasti ada perpisahan," kata Arief.