Domain Dewa : Raja Pedang

Domain Dewa : Raja Pedang
Krisis Terpecahkan


__ADS_3

"Baiklah, segera bentuk tim yang setia kepada Rumah Perlindungan Fairy. Aku ingin membawa mereka menuju Dungeon untuk mendapatkan uang!" kata Arief memberikan instruksi.


Arief ingin meningkatkan level dan pendapatan para petualang Rumah Perlindungan Fairy. Hal itu dilakukan untuk menarik beberapa petualang yang bimbang menentukan pilihan.


Mungkin 100 ribu kredit tidak banyak bagi beberapa pemain kaya, tetapi sangat berarti untuk pemain yang menggantungkan hidupnya dari Domain Dewa.


Memanfaatkan situasi tersebut, Arief ingin menjaring beberapa pemain yang memiliki keadaan ekonomi yang kurang menguntungkan. Dia ingin merekrut pemain dari keadaan bawah, supaya dapat menumbuhkan rasa hutang budi kepada guild Fairy Dance.


Mungkin terlihat jahat, tetapi hal tersebut sudah lumrah dilakukan oleh para guild besar . Para pemain yang memiliki keadaan ekonomi yang kurang juga tidak dirugikan.


Namun tidak semua orang memiliki sifat tersebut, beberapa dari mereka melupakan orang yang telah mengeluarkannya dari zona kemiskinan. Arief memaklumi hal tersebut, karena setiap manusia mempunyai cita-citanya sendiri.


200 anggota Rumah Perlindungan Fairy menerima tawaran Arief. 70% diantaranya adalah seorang pengkhianat atau mata-mata yang dikirim pasukan lain.


Arief dapat mengetahuinya karena pengalaman yang dia miliki. Sehingga dapat membedakan mana orang yang benar-benar ingin bergabung dan yang tidak.


Untuk menyiasati hal tersebut, Arief menginginkan mereka membunuh dirinya sebanyak 10 kali di monster tingkat 50.


50% orang langsung mengundurkan diri karena tidak ingin menjalankan misi Arief.


"Bos, kenapa kita harus buruh diri?" tanya seorang pria.


Arief tersenyum manis kepada orang tersebut. Dia mengenalnya ketika masih belum menjadi pemimpin Shadow. Namanya adalah Burhan, sang pengguna Pedang Sihir yang bernama Flame Sword.


Setiap kali mengayunkan pedang, pedangnya akan mengeluarkan api yang dapat memberikan kerusakan terus menerus.


Dia mendapatkan pedang tersebut secara kebetulan waktu menjalankan perubahan kelas pertamanya. Awalnya dia tidak menggunakannya karena menurutnya meningkatkan Pedang sangat tidak efektif.


Untungnya ada sebuah guild yang menawarkan gaji besar untuk membantunya mengembangkan pedang Sihir. Hingga akhirnya dia menjadi salah satu pilar dari guild tersebut.


Sayangnya guild itu hanyalah peringkat 3, dengan banyaknya musuh yang menginginkan Flame Sword. Membuat guild hancur dan Burhan terpaksa memberikan pedangnya kepada guild peringkat 1.


Dia memberikan kompensasi kepada seluruh anggota guild karena membuat mereka kehilangan banyak harta.


Setelah kehilangan Flame Sword, Burhan tidak pernah kelihatan di Domain Dewa. Banyak rumor mengatakan bahwa dia berjualan ikan lele di pasar.


"Tidak ada yang spesial. Aku hanya ingin kalian memiliki level yang lebih kecil dariku." Arief mengatakannya dengan santai, dia tidak memperhatikan petualang yang ada di depannya.


Setelah perkataannya, banyak petualang yang mengundurkan diri, bahkan beberapa petualang setia Rumah Perlindungan Fairy mengundurkan diri.


Menyisakan 20 orang mereka hanyalah pemain biasa yang tidak terlalu terkenal dimasa depan, kecuali Burhan.


"Kalian sudah bunuh diri sebanyak 5 kali. Jika melanjutkan akan ada hukuman selama tiga hari. Jadi apa yang kalian harapkan?" tanya Arief sambil tersenyum.


Semua orang memandang Arief dengan penuh rasa syukur, mereka adalah orang dari kalangan bawah yang berjanji untuk setia kepada penolongnya termasuk Burhan.


"Bos, aku tidak tahu apa tujuanmu menurunkan level kita. Namun aku yakin bahwa kamu memiliki tujuan yang mulia." Burhan memberikan tanggapannya.


Arief tersenyum manis, "Tepat sekali, alasan aku menurunkan level kalian untuk masuk kedalam dungeon rahasia level 40. Pemain di atas 40 tidak memiliki kesempatan."


Dungeon itu ditemukan oleh seorang pemain bebas yang kebetulan lewat. Karena persyaratan level harus dibawah 40, banyak guild besar mengirim pemain level 40 untuk masuk. Namun siapa sangka ternyata Dungeon tersebut hanya bisa dimasuki oleh pemain level 38 atau dibawahnya.


Setelah 35 tahun berlalu, belum ada orang yang berhasil menyelesaikannya. Arief berniat menantang Dungeon Rahasia yang tidak pernah diselesaikan.


Karena Arief merasa bahwa karakternya terlalu kuat atau sering disebut over power, dia mempunyai persentase kemenangan yang cukup tinggi.


Arief memimpin 20 orang yang bersedia mengikutinya sampai akhir, bahkan mereka siap mengorbankan level supaya tidak dikeluarkan dari Rumah Perlindungan Fairy.


"Namamu Burhan, Kan?" tanya Arief.

__ADS_1


Burhan mengangguk dan menjawab, "Benar, Bos!."


"Aku ingin kamu memimpin 19 orang dibelakang. Kalian hanya ditugaskan untuk memancing monster sebanyak mungkin ke titik berkumpul."


Setelah mereka sampai di dalam Dungeon Rahasia. Pemberitahuan sistem membuat semua orang terkejut.


Sistem : Selamat telah menemukan Dungeon Rahasia Sarang Lebah.


Hadiah :


- Judul Penemu Sarang Lebah


\=> Meningkatkan kerusakan kepada monster Lebah sebanyak 20%


\=> Meningkatkan pengalaman membunuh monster lebah sebanyak 50%


- 20 poin status


- 20 poin skill


- 20 poin profesi


Karena Arief memiliki 90 poin status, dia langsung mengalokasikan poinnya pada Kekuatan. Sekarang dia memiliki 396 poin kekuatan.


Jumlah itu setara dengan petarung level 45 yang sangat kuat. Dia berencana mengambil posisi pertama untuk menyentuh 500 poin.


"Jangan lengah, segera pimpin semua anggota mencari musuh. Ingat kalian tidak ditugaskan untuk membunuh monster!" kata Arief tegas melirik Burhan dan teman-temannya.


Arief memberikan titik pertemuan pada peta kelompok, mereka langsung menjalankan tugasnya. Walaupun mereka harus berjalan cukup jauh, hasil yang akan diterima sangat menguntungkan.


Dungeon Rahasia ini sering digunakan untuk meningkatkan level dengan cepat karena banyaknya pengalaman yang didapatkan.


Arief segera membuat sebuah Menara Petir untuk membantu menambahkan kerusakan pada monster Lebah. Dalam sarang Lebah ada 3 jenis monster yang Arief ketahui.


Yang pertama adalah Lebah Biru, mereka tidak terlalu aktif menyerang. Namun kecepatannya di atas 300 poin. Biasanya mereka memiliki level 45 sampai 50.


Kedua adalah Lebah Merah, mereka adalah monster yang sangat aktif menyerang. Kerusakan yang dihasilkan lebah merah juga sangat tinggi. Bahkan bisa membunuh seorang Tanker level 50 dengan beberapa kali serang.


Ketiga adalah monster bos yang mempunyai level 65, walaupun begitu monster tersebut tidak pernah menyerang pemain.


Hanya prajurit lebah di sebelahnya yang menyerang jadi Arief tidak mempunyai informasi tentangnya. Dengan pengalaman bermain Domain Dewa, Arief percaya diri dengan kemampuannya.


Kebetulan komposisi kelompok Burhan sangat baik, jadi Arief memiliki keyakinan yang cukup tinggi.


Setelah Arief berhasil menyelesaikan Menara Petir, semua kelompoknya belum kembali. Dia berusaha menghubungi mereka dengan panggil video.


Burhan langsung menjawab, "Bos, kami kesusahan melarikan diri dari segerombol Lebah Merah."


"Kirimkan titik tempat kalian. Aku akan langsung meluncur!" kata Arief dengan ekspresi serius. Dia tidak menyangka monster yang mereka temui pertama adalah seekor Lebah Merah yang sangat agresif.


Setelah sampai di tempat yang dimaksud, Arief langsung mengayunkan pedangnya untuk memberikan kerusakan.


¬ Pemain Blue memberikan kerusakan - 3200 kerusakan kritikal.


"Seperti yang kalian lihat, pertahanan lebah sangat rendah. Jangan berpikir untuk bertahan, ayunan senjata kalian sambil mundur!" teriak Arief memberikan instruksi.


Dia ingin seluruh kelompok belajar untuk menghindari serangan. Karena menghindari serangan akan menciptakan celah untuk rekannya menyerang.


Arief dan kelompoknya menghindar dan menyerang, mereka berjalan perlahan menuju Menara Petir yang sudah selesai dibangun.

__ADS_1


Namun siapa sangka sebelum sampai di Menara Petir, mereka di sergap oleh monster Lebah Biru. "Jangan menyerang mereka, selama kita tidak menyerang dia akan tetap diam!."


Seperti perkataan Arief, monster Lebah Biru hanya lewat tanpa memberikan kerusakan sedikitpun. Gerombolan monster Lebah Biru menghentikan sementara Lebah Merah.


Sehingga kelompok Arief mempunyai sedikit waktu untuk melarikan diri. Tepat 10 meter sebelum masuk kedalam jangkauan Menara Petir, monster lebah merah menyerang kelompok Arief dari depan.


"Speed of Light," kata Arief menyebutkan ketrampilannya. Setelah sampai di depan segerombol monster lebah merah, Arief menggunakan Ekstrim Blade untuk menumbangkan semua monster.


Hanya dengan 1 ketrampilan Arief berhasil membunuh 10 monster tingkat 45. Ketrampilan miliknya jelas bukan isapan jebol semata.


"Jangan bengong, segera masuk kedalam Menara Petir!" teriak Arief melihat kelompoknya terdiam.


Burhan dan teman-temannya langsung berlari menuju Menara Petir untuk mencari perlindungan. Serangan petir menghantam Lebah Merah, seketika mereka mati.


Monster lebah merah mempunyai pengalaman yang cukup tinggi. Karena setara dengan monster level 65, jadi mereka yang berlevel 38 akan mendapatkan bonus 270% pengalaman.


Di samping itu mereka akan mendapatkan 600 poin pengalaman hanya dengan membunuh 1 monster.


Sistem : Berhasil mengalahkan lebah merah.


Hadiah :


- 10 koin perak.


- 600 (+1620) poin pengalaman.


Semua orang langsung melihat jumlah koin yang mereka dapatkan kecuali Arief yang tampak tenang dengan jumlah pendapatan mereka.


"Baiklah, kita akan berada di Dungeon Rahasia selama 5 hari karena untuk melawan bos membutuhkan waktu." kata Arief memberikan instruksi.


Semua orang langsung senang dengan perkataan Arief. Mereka hanya perlu membunuh 10 monster untuk mendapatkan 1 koin emas.


Jika pemain lebih banyak, maka penghasilan akan menjadi lebih melimpah. Namun Arief berpikir lain, dia ingin menguasai seluruh Dungeon Rahasia dengan menyelesaikannya.


"Burhan, segera tarik monster. Menara Petir akan secara otomatis menyerang. Aku ingin memeriksa beberapa kejanggalan," kata Arief pelan.


"Baik, Bos!"jawab Burhan dengan tegas.


Sebelum Burhan berjalan, Arief memperingatkan bahwa mereka tidak boleh mati. Jika tidak Dungeon Rahasia akan di tutup sebelum mereka semua keluar. Sehingga pemain lain tidak bisa masuk kedalam Dungeon Rahasia.


Arief juga memberikan ramuan penyembuhan HP dan MP sebanyak 100 ribu. Dia membelinya khusus untuk penyerangan selama 5 hari penuh.


Tidak lupa Arief memberikan sebuah makanan Buatan Argya yang dapat memulihkan stamina dengan cepat.


Walaupun tidak banyak, setidaknya mereka hanya perlu memakannya satu sajian setiap harinya.


Arief berjalan menuju ruangan Bos, dia pernah mendengar bahwa bos tidak akan bergerak selama para prajuritnya dikalahkan semuanya.


Setelah masuk kedalam ruang bos, dia melihat seekor lebah bertinggi 8 meter dengan perut besar. Tanpa menunggu lama Arief langsung menggunakan Mata Dewa.


Ratu Lebah (Rendah)


Level : 65


Kondisi : Sedang Mengandung Putra Raja.


Jika kamu mengganggunya, maka semua prajurit monster akan menyerang. Sebaiknya kamu tidak mengganggunya.


"Sejak kapan sistem sangat peduli kepadaku, bukankah biasanya dia memaksaku menjalankan misi yang sulit?" gumam Arief merasa heran.

__ADS_1


__ADS_2