Domain Dewa : Raja Pedang

Domain Dewa : Raja Pedang
Kerja Sama


__ADS_3

Venom yang sudah kembali ke tempat pelatihan membuat istana Fairy Dance tampak mencekam. Dagon juga di lempar ke Dunia Buatan untuk meningkatkan kekuatannya, ini adalah masalah serius.


Mengandalkan Serly bukanlah ide yang bagus, walaupun ia sangat kuat tapi kemampuan aslinya adalah meramu. Jadi pertarungan langsung bukan pilihan terbaik.


"Serly, aku akan memberikan resep yang mungkin bisa membunuh manusia dan para pahlawan. Sebaiknya jangan pernah memberitahu siapapun, meskipun di ujung hidupmu." Blue memberikan resep dari 35 tahunnya bermain Domain Dewa.


Walaupun bahannya tidak sulit di dapat, membutuhkan seorang Peramu hebat untuk membuatnya. Dalam sejarah manusia hanya beberapa pemain yang bisa meramunya, tetapi resep ini masih di tangan Blue. Jadi tidak ada yang tahu seberapa mengerikannya resep ini.


[Kutukan Kematian]


Sebuah resep dari alam bawah (Bukan Neraka Sebenarnya).


...


Membuat semua mahluk di sekitar ledakan akan terkena kutukan. Semua status akan dikurangi 10 secara permanen setiap detiknya.


"Bos, kamu benar-benar gila ingin menggunakan ramuan ini. Apa kita benar-benar tidak punya harapan?"


"Ini untuk berjaga-jaga saja. Aku akan mencari cara terbaik supaya tidak menggunakannya."


Ramuan ini pedang bermata dua, tidak hanya musuh yang akan terkena efek buruk tapi rekan juga akan terkena.


Serly menganggukkan kepala, dia sudah mempunyai semua bahan yang dibutuhkan. Namun tubuhnya sedikit merinding ketika membuatnya.


Ledakan ramuan itu sekitar 100 meter, artinya membutuhkan 4 detik untuk keluar dari asap. Belum lagi kalau ada ramuan lainnya yang meledak di sampingnya.


4 detik sama dengan 40 poin status, untuk pemain itu benar-benar gila. Sedangkan untuk pahlawan itu mungkin bisa diabaikan, tetapi kehilangan 10 poin bukan jumlah yang sedikit.


Pertarungan Lamia dengan Nakamura berlanjut, tidak ada yang mau kalah. Kemampuan Lamia dalam meminimalkan serangan patut dipuji. Walaupun kekuatannya jauh di bandingkan dengan Nakamura, ia bisa menahannya cukup lama.


"Pahlawan sialan. Anak-anakku keluarlah!" teriaknya dengan suara keras. Pasukan Ular raksasa keluar dari udara kosong.


Semua pasukan Kota Tokyo langsung di makan habis dalam beberapa menit saja. Hanya meninggalkan beberapa petarung hebat, termasuk para jendral.


Blue memberanikan diri untuk datang karena ingin mencari kesempatan, tetapi siapa sangka ternyata Lamia sangat kuat. Ular besar muncul di sebelahnya, ia langsung menggunakan Gate untuk berpindah tempat.


"Sepertinya para pasukan Kota Tokyo sedang sekarat, bagaimana jika menggiling beberapa nyawa." Blue tersenyum jahat dan memakai Topeng Setan, tidak lupa ia menarik dua pedang di punggungnya.


Dalam sekejap dia menghilang dan membunuh para pasukan yang sekarat. Beberapa pasukan yang beristirahat di kamp dibantai.


Poin pengalaman bertambah terus menerus, siapa yang menyangka ternyata membunuh npc pasukan khusus akan memberikan poin pengalaman yang begitu melimpah.


Tidak hanya membunuh para pasukan sekarat, Blue mengambil hit terakhir dari pasukan ular raksasa. Karena tubuhnya kecil, Blue bisa menyelinap dengan mudah dan melancarkan serangan.


Ini adalah taman bermain untuknya, poin pengalaman yang melimpah membuat ia semakin tersenyum.


Pertarungan mulai menunjukkan hasilnya, Lamia terluka parah. Sebaliknya Nakamura masih terlihat baik karena di bantu oleh 5 jendral di belakangnya.


"Aku Blue salah pelayan Venom. Apa kamu berniat bekerja sama?" tanya Blue melalui telepati. Ia mendapatkan kemampuan ini dari Celah Dimensi.


"Bagaimana manusia bisa menggunakan telepati!"


"Bukan itu masalahnya sekarang. Nyawamu sedang ada di ujung jurang, kerja sama ini akan menguntungkan kita berdua."


"Sebutkan!"

__ADS_1


"Berpura-pura saja kalah, aku sudah menyiapkan beberapa jebakan yang akan menghentikan sementara pergerakan 6 orang itu. Saat itu tumbangkan dua penyihir di belakang, Nakamura terus sembuh karena dua orang itu."


Sebenarnya Blue juga tidak mau membantu Lamia, tetapi jika pasukan Nakamura keluar tanpa terluka. Jelas istana Fairy Dance akan hancur.


Sesuai dengan rencana, Lamia mundur sampai ke tempat tertentu. Dia terkena serangan dan jatuh ke tanah, sebuah formasi aneh mengekang semua orang yang terbang di atas langit.


"Sekarang!" teriak Blue mempertahankan formasi aneh yang dia dapatkan.


Lamia seperti ular yang sudah menunggu mangsanya. Targetnya adalah dua penyihir di belakang, sayangnya ia hanya bisa menebas salah satu karena Nakamura sudah berhasil lolos dari formasi. Untungnya ia berhasil membuat HP penyihir lainnya sekarat.


Lamia berteriak kesal. "Sial!"


Tidak mau rencananya gagal, Blue menggunakan Gate untuk berpindah ke belakang penyihir yang tersisa.


"Ekstrim Blade!"


Tidak sampai disitu, ia menggunakan Slash untuk meningkatkan kerusakan. Seketika penyihir yang tersisa mati di tempat, pemberitahuan sistem terdengar sangat menyenangkan.


[Pemain Blue telah menjadi pemain pertama yang membunuh pahlawan sesungguhnya. Semua status akan ditingkatkan 20 poin, judul Hero Killer telah didapatkan.]


[Hero Killer]


Seorang yang telah membunuh pahlawan sesungguhnya. Akan meningkat sebanyak 20 poin ketika melawan pahlawan.


Kemampuan khusus :



Bisa mengambil satu skill milik pahlawan.



Karena ini adalah pertama kalinya ia membunuh pahlawan, Blue tidak mempunyai kesempatan untuk mencari skill. Pedang jendral Nakamura sudah ada di depan matanya, dapat dipastikan ia akan mati.


[Pemain Blue menerima kerusakan - 50 ribu.]


[Jubah Raja telah melindungi anda dari semua kerusakan.]


Blue menghantam tanah, ia segera bangkit dan berlari keluar dari medan pertempuran. Untungnya Jubah Raja Api menyelamatkannya. Jika tidak, para pahlawan dari Kota Tokyo akan mengetahui identitasnya.


"Hampir saja, aku tidak menyangka Jubah Raja Api benar-benar bisa menghilangkan semua kerusakan." Blue melarikan diri, tidak lupa dia mengirim pesan pada Lamia bahwa misi telah selesai.


Sekarang 4 lawan 1, Lamia tersenyum karena Nakamura sudah kehilangan penyihir yang paling berperan. Dia mengamuk layaknya Raja Iblis yang sebenarnya.


Karena pasukan Kota Tokyo sudah mundur semua, ular Lamia mengepung para pahlawan. Orang yang paling diuntungkan dari ini tidak lain adalah Blue, ia tersenyum lebar melihat banyak orang yang terluka.


"Mari kita berpesta, Bung." Blue memecah tubuhnya menjadi dua. Ia menggunakan identitas Red Devil dan Topeng Setan, keduanya menggunakan pedang dengan sangat cepat.


Topeng Setan mengayunkan pedangnya dengan sangat baik, semua mengenai leher musuhnya dan berakhir poin pengalaman yang melimpah.


Red Devil tidak main belakang seperti Topeng Setan, ia mengayunkan pedang besar dan membakar semua pasukan musuh.


Pertarungan Lamia dan Nakamura masih berlanjut, Blue sudah menyingkirkan semua pasukan yang istirahat. Ia langsung kembali ke istana, betapa terkejutnya dia melihat 1 juta pasukan Kota Tokyo sudah bersiap menyerbu kekuasaan Venom.


"Sial, jadi ini alasan mengapa Venom tidak bisa lolos dari kehidupan sebelumnya. Nakamura benar-benar gila kekuasaan!" gumam Blue dalam hatinya.

__ADS_1


Lebih dari 100 orang setara dengan Raja Iblis tingkat 1, itu akan sangat merepotkan jika menghadapinya sendiri.


Bukanya takut, Blue malah tersenyum lebar. "Mengapa aku menjadi bersemangat?"


"Itu karena kamu gila!" kata Bee yang muncul entah dari mana.


"Aku tidak mengganggu mereka, tetapi mengapa orang tua ingin menghancurkan wilayah ini." Blue mencurahkan isi hatinya.


"Bukankah sudah jelas, ia menginginkan kekuasaan."


"Haha pertanyaan bodoh. Benar juga, kekuasaan dapat membutakan semua orang."


Blue menarik bayangannya, ia sekarang melihat pasukan musuh yang bergerombol.


"Mari gunakan semua poin bonus pada Kekuatan dan Kecepatan." Blue sudah memutuskan untuk berperang dengan sekuat tenaga.


Nama : Blue


Kelas :



Pendekar Pedang (Mistik)


Sword Saint (Mistik)


Survivor Celah Dimensi (~, pemain tidak akan pernah bisa mendapat kelasnya lagi, kecuali tingkat Legenda atau diatasnya)


Ras : Manusia Tingkat Tinggi


Profesi : All Role


- Pandai Besi (Mahir)(Pandai Besi yang Terlupakan)


- Arsitek (Mahir)


- Koki (Mahir)


Level : 151 (95%)


Kekuatan : 3156


Pertahanan : 2151


Kelincahan : 3214


Daya Tahan : 1945


Kepintaran : 1703


HP : 76 ribu


MP : 32 ribu


__ADS_1


"Mari mengamuk, Kawan!" kata Blue mengeluarkan Raul, Drakula, Ela, dan tentunya Bee hadir membawa kotak makannya.


__ADS_2