
Blue tidak ingin memikirkannya lagi, dia berdiri dan kembali. Raul dan Ela di keluarkan, sedangkan Yami dan lainnya sudah kembali setelah Hydra lari.
Seperti biasa, Bee tidak ingin ketinggalan kereta. Dia duduk di atas kepala Blue sambil menunjuk tempat tujuannya. "Ayo, kejar ulat kecil itu!" teriaknya penuh semangat.
Blue, Ela dan Raul memandangnya dengan wajah datar. "Apa kamu, Bodoh!" kata ketiganya bersamaan.
Mereka berhasil lolos dari ancaman Hydra karena Buku Neraka, sekarang Bee ingin menakutinya lagi dengan Buku Neraka.
Mana mungkin Raphael tidak akan curiga ketika Blue selalu muncul di setiap Buku Neraka terlihat.
"Hem," kata Bee sambil membuang wajahnya. Dia sebenarnya sudah tahu, tetapi hanya berpura-pura bodoh layaknya Blue membodohi Raphael.
Sekarang tidak hanya Raphael yang menjadi musuhnya, tetapi salah satu penguasa lautan Hydra juga menjadi musuhnya. Blue tidak bisa bertindak gegabah lagi, dia harus menimbang konsekuensi dan manfaat yang diperoleh.
Setelah sampai di Kerajaan Banyuwangi, dia langsung mendatangi Petra yang sedang mempersiapkan beberapa senjata sihir untuk menghadang pasukan mantan rekannya.
"Bagaimana perkembangan pertahanan Kerajaan Banyuwangi?" tanya Blue yang baru sampai di ruangan.
Petra melepas kacamatanya dan berdiri dari kursi kerjanya. "Semua berjalan dengan baik, pasukan Senjata Sihir sungguh mengesankan. Bagaimana Fairy Dance bisa membuatnya sebanyak ini?" tanyanya dengan wajah serius.
"Sebaiknya kamu jangan terlalu banyak tahu, hal itu akan membahayakan. Musuh Fairy Dance tidak hanya satu super guild, tetapi puluhan. Sekarang mereka belum muncul tapi sebentar lagi akan terlihat."
Blue menjelaskan situasi yang sedang dialami Fairy Dance. Dengan bekerja sama dengan Singa Langit, sudah dipastikan mereka akan melawan para super guild.
Tidak lupa Blue mengatakan tujuan sebenarnya pada Petra, dia ingin semua anggota Fairy Dance merasakan bertarung dengan lawan yang kuat.
Petra terdiam tanpa kata, dia tidak pernah menyangka Blue sangat ambisius. Tidak hanya melawan beberapa guild peringkat rendah, Fairy Dance berencana akan bertarung melawan super guild.
Bukannya dia takut, tetapi rasa kagum mulai muncul di hatinya. Pasalnya Blue adalah orang yang sangat pintar dan mempunyai kemampuan yang dapat diandalkan.
Semua anggota Fairy Dance tidak ada satupun yang menjadi beban, kecuali beberapa anggota biasa atau para pengintai.
Anggota yang setia selalu mendapatkan perlakuan yang baik. Leon adalah orang yang selalu mengapresiasi mereka yang tulus pada Fairy Dance.
Blue memberikan misi tersembunyi yang dapat melihat identitas musuh, bahkan kemampuan mata tersebut setara dengan milik Jessica. Sehingga Leon dapat melihat beberapa pemain berbakat dan pemain biasa saja.
Namun satu hal yang selalu Blue tekanan, kesetiaan lebih baik daripada kemampuan. Sejatinya kemampuan bisa diasah, tetapi kesetiaan sulit untuk didapat.
"Petra, dia adalah Qin Huang. Jika dia menemui kamu, berikan kotak ini padanya," kata Blue sambil memberikan sebuah kotak kecil berwarna kuning keemasan sambil menunjukkan foto di layar.
"Benda apa yang kamu berikan, Bos?" tanya Petra penasaran.
"Sebuah barang yang bisa membuatmu menjuarai Arena di seluruh Domain Dewa," kata Blue.
Petra berpikir benda apa yang bisa membuat seseorang menjadi pemenang di Arena Domain Dewa. Walaupun tidak terlalu populer, Arena masih menjadi tempat tujuan untuk para petarung di dunia.
Setiap kota dan kerajaan mempunyai bangunan arena mereka sendiri. Sebenarnya tanpa benda tersebut, Qin Huang bisa memenangkan arena dengan mudah.
Karena manfaat arena masih belum di ketahui banyak orang. Bahkan Super Guild tidak mengetahuinya setelah melakukan penelitian.
__ADS_1
Manfaat Arena tidak dapat dirasakan manusia secara langsung karena pengalaman bertarung akan menjadi pembeda di pembaruan kelima.
Padahal ini masih belum pembaruan keempat, tetapi Blue sudah mempunyai banyak rencana untuk mengembangkan Fairy Dance. Tidak ada yang tahu seberapa ambisius Blue dalam menaklukkan Domain Dewa.
Dia percaya permainan misterius ini mempunyai maksud tersembunyi yang tidak diketahui oleh semua orang. Bahkan Perusahaan Aldi tidak mengetahui tujuan dari pembuatan Domain Dewa.
Petra menerima kotak kuning keemasan dengan dua tangannya. Hatinya berontak ingin mengambil untuk dirinya sendiri, untungnya pikirannya masih jernih.
Bergabung dan berkembang di Fairy Dance lebih baik daripada menjadi kuat di Arena. Mungkin bagus jika menjadi terkenal, tetapi memiliki rekan yang dapat diandalkan dan dipercaya sangatlah berarti.
Dia tidak ingin kehilangan rekan seperti Fairy Dance hanya karena satu kotak saja.
Blue melihat kedua matanya sudah dapat menyimpulkan bahwa Petra adalah orang yang dapat dipercaya. Sebenarnya dia hanya menguji kesetiaannya.
Dalam kotak berwarna kuning keemasan hanya berisi dua tulisan yang hanya berguna untuk pemanah. Blue ingin segera menunjukkan kemampuan yang dimiliki Qin Huang masa depan.
Sekarang dia tidak mempunyai waktu untuk membiarkan semua orang berlatih dengan sendiri. Blue akan mendorong semua orang untuk berkembang lebih cepat.
Ini harus dilakukan supaya Fairy Dance tidak runtuh ketika menghadapi para super guild. Walaupun sekarang mereka belum bisa menghadapi Guild Peringkat 1 atau 2, Blue optimis setidaknya tahun depan mereka akan bersaing memperebutkan guild peringkat 1.
Pasalnya hanya beberapa guild saja yang bisa menjadi guild Peringkat 1. Dominasi Dunia yang merupakan salah satu musuhnya sudah berhasil menjadi Guild Peringkat 1 sejak peluncuran permainan.
Modal triliunan kredit digelontorkan bos Dominasi Dunia untuk merekrut pemain berbakat. Tidak lupa mereka juga mengundang para pasukan khusus untuk bergabung.
Jika Dominasi Dunia berkomitmen menghancurkan Fairy Dance, mereka hanya perlu waktu selama 2 hari saja. Seperti itulah mengerikan ya Dominasi Dunia.
Bisa dibayangkan bagaimana kuatnya Super Guild yang akan menjadi musuh Fairy Dance. Untungnya Singa Langit mau bekerja sama, sehingga bebannya akan sedikit berkurang.
Salju dan pengacaranya sedang berjuang untuk mengeluarkan Mawar Putih dari penjara. Dengan banyaknya jaringan yang dibangun Jessica, Salju dapat dengan mudah mencari bukti.
Sehingga besar kemungkinan Mawar Putih akan segera keluar penjara dan kembali bermain Domain Dewa. Sejarah sudah sepenuhnya berganti, Blue tidak mempunyai gambaran masa depan.
Namun dia memiliki banyak informasi di dalam ingatannya. Dengan memanfaatkannya, Blue berharap membawa semua orang menemukan keinginan terpendamnya.
Setelah berbincang cukup panjang dengan Petra, Blue keluar dari Kerajaan Banyuwangi untuk menemui pasukan Amelia yang sedang beristirahat.
Ketika berada di dalam hutan, Blue merasakan ada mata yang sedang menatapnya. Namun dia tidak mau menggunakan prana untuk mengetahui tempatnya.
Pertarungan menggunakan prana belum saatnya populer, setidaknya Fairy Dance harus memiliki banyak pemain yang bisa menggunakan prana.
Sehingga dia akan terus menunda perkembangan dunia untuk mengedepankan semua orang disekitarnya. Mungkin tampak sangat egois, terapi itulah Blue.
Domain Dewa sudah menjadi bagian dari hidupnya, jadi mau itu licik, pengecut, bejat, Blue akan tetap menggunakan cara untuk menang.
Dengan kecepatan tinggi mereka menyerang Blue yang sedang menunggangi Raul yang berlari perlahan.
Ayunan pedang pendek dari musuh tidak berhasil mengenai Blue yang dapat menghindar dengan gerakan minim. Melihat serangnya gagal, ia langsung melompat dan menghilang sekali lagi.
Kelas pembunuh, musuhnya mempunyai kelas yang sangat umum. Artinya para pengintai tidak terlalu kuat.
__ADS_1
Blue mencabut kedua pedangnya, tepat setelah berhasil melepaskan senjatanya, sebuah ayunan kapak langsung menghantam pedang Blue. Sehingga dia harus jatuh dari punggung Raul.
Baru kali ini Blue melawan orang yang mempunyai kekuatan yang cukup untuk menjatuhkannya. Tanpa menunggu lama, Blue menggunakan Mata Dewa untuk melihat identitasnya.
"Aku tidak menyangka orang yang mempunyai kekuatan tertinggi di dunia datang padaku," kata Blue tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya.
Kali ini Blue tidak menggunakan topeng apapun, jadi musuh dapat menyerapnya dengan mudah.
"Kamu mengenaliku, sungguh pengetahuan yang luas. Namun terlalu cerdas bisa membunuhmu," kata salah satu orang berpakaian merah.
Dia adalah Carlos, pemain yang selalu menduduki kekuatan tertinggi di Domain Dewa. Bahkan poin Kekuatannya melebihi Blue yang terkenal sangat kuat dan cepat.
Sayangnya semua bonus hadiah telah di ambil Blue, sehingga Carlos tidak akan sekuat sebelumnya. Kekuatan Carlos sekitar 910, sedikit di atas Blue.
Hal yang paling mengejutkan adalah levelnya, Carlos berlevel 79. Artinya sebentar lagi dia akan mendapatkan bonus poin yang cukup besar.
"Baiklah, apa yang kalian inginkan?" tanya Blue melihat dua orang yang berdiri didepannya. Dia juga melirik 3 orang yang sedang bersembunyi untuk mengisyaratkan bahwa Blue sedang waspada.
"Bagus, kamu cukup cerdas. Serahkan Pulau Karang, kami akan membelinya degan 1 triliun kredit. Aku pikir itu harga yang masuk akal," kata Carlos dengan tegas.
Blue tersenyum tipis, kemudian menggelengkan kepala. "Aku tidak berencana menjual Pulau Karang yang aku bangun dengan susah payah," jawabnya pelan.
Blue sudah menghubungi anggota Fairy Dance terdekat. Jadi sekarang tugas Blue adalah mengulur waktu selama mungkin.
"Kamu terlalu sombong, guild peringkat 2 saja berani melawan kami!" teriak Carlos penuh amarah. Dia langsung mengayunkan kembali kapan besarnya.
Namun kali ini Blue berhasil menghindar dengan sayap di punggungnya. "Sebenarnya aku tidak ingin menyinggung kalian berlima, terapi mari bermain sebentar!" katanya dengan nada percaya diri.
Blue menerjang orang yang berada di balik pohon, targetnya adalah penyembuh. Akan sangat merepotkan jika penyembuh dalam kelompok tidak disingkirkan terlebih dahulu.
Tanpa menahan kekuatannya, Blue langsung mengayunkan dua pedangnya bergantian menggunakan keterampilan Slash.
Seketika HP si Penyembuh langsung berwarna merah. Tidak ingin memberikan kesempatan untuk menggunakan keterampilannya, Blue langsung mengayunkan dua pedangnya menggunakan serangan normal.
Hanya dalam 3 detik Si Penyembuh berhasil di kirim ke Rumah Kebangkitan. Padahal Penyembuh itu adalah salah satu yang terbaik di guild Carlos.
Tidak terima dengan tindakan Blue, 3 orang langsung menerjang Blue dengan kekuatan penuh. Namun ada 3 orang langsung menghadangnya, mereka adalah Mahira dan kedua orang tuanya.
Walaupun masih level 40, kemampuan penggunaan pedangnya tidak bisa diremehkan.
Karena sempat berhenti sebentar, Blue mengayunkan kedua pedangnya menggunakan keterampilan Tebasan Bintang.
HP mereka bertiga langsung berwarna kuning. Bima dengan kemampuan Sword Magic menerjang dari belakang.
Tidak ketinggalan Reaper mengayunkan pisau kecilnya untuk mengirim salah satu orang ke Rumah Kebangkitan.
Dalam sekejap dua orang langsung di kirim ke Rumah Kebangkitan. Sungguh penyergapan yang sangat sempurna.
"Carlos, aku tidak ingin perselisihan berlanjut. Mari akhiri sampai disini," kata Blue sambil tersenyum tipis.
__ADS_1
Carlos tidak membalas, dia juga tidak ingin kehilangan level melawan pasukan yang kuat ini. Sekarang dia mengerti mengapa Fairy Dance sangat ditakuti jika bertahan.
Dua orang yang masih hidup langsung melarikan diri tanpa memandang kearah pasukan Fairy Dance.