
Arief ingin membangun Desa Sahara secara diam-diam, tetapi kesalahan sistem selalu membuatnya jengkel.
Pemberitahuan sistem : Pemain Blue berhasil menyelesaikan misi tersembunyi, sekarang dia akan menjadi pemilik Desa Sahara.
Setelah pemberian selesai, semua orang langsung mencari pemain Blue. Dalam sekejap informasi Blue telah disebarkan dalam forum diskusi Domain Dewa.
Semua mata sedang tertuju pada Fairy Dance, Arief ingin memanfaatkan situasi untuk merekrut anggota baru.
"Jessica buka pendaftaran anggota baru, pilih 1000 orang terbaik dengan gaji yang rendah. Kita butuh pemain yang loyal!" kata Aldi melalui panggilan vidio.
"Baik, Bos."
Jessica langsung menulis di forum diskusi Domain Dewa bahwa Fairy Dance sedang membuka 1000 anggota baru.
Tidak ada persyaratan khusus mereka perlu loyal dan mau mendapat gaji yang rendah.
Banyak orang membanjiri kolom komentar dengan cacian. Mereka tidak terima dengan gaji yang ditawarkan.
Fairy Dance hanya memberikan 400 kredit perbulan untuk orang yang mau bergabung dengan mereka. Dengan strategi tersebut, Arief akan menemukan pemain yang benar-benar ingin bergabung di Fairy Dance.
Setelah beberapa jam, tidak ada satu orangpun yang mendaftar. Mereka merasa bahwa gaji yang ditawarkan sangat rendah.
Mawar Putih yang menerima informasi tentang pembukaan pendaftaran anggota Fairy Dance tersenyum.
"Sungguh pria yang menarik. Dia memanfaatkan kelahan manusia untuk mencari bibit unggul!" kata Mawar Putih.
"Apa maksudmu, Nek?" tanya Salju yang berdiri disebelahnya
"Fairy Dance tidak mempunyai banyak uang. Blue sedang mencari peruntungan dengan merekrut para pemain kaya."
Kali ini tebakan Mawar Putih sedikit meleset. Karena tujuan awal Arief adalah mencari para pemain berbakat, sedangkan pemain kaya adalah bonus.
Karena Desa Sahara masih susah untuk di cari, Arief akan membangun sebuah menara yang dapat menyamarkannya.
Pada kehidupan sebelumnya, pemain merah juga melakukan hal yang sama. Untuk menemukan alat penyamaran pemain harus pergi ke Kota Daun Merah
Perjalanan menuju Kota Danau Merah memakan waktu 20 jam menggunakan kuda. Namun Arief memiliki sarana transportasi yang lebih cepat yaitu menggunakan gerbang antar Kota.
Alasan Desa Sahara sangat terkenal karena ia memiliki sebuah gerbang yang dapat menghubungkan Desa dengan Kota disekitarnya.
Arief berjalan menuju Kepala Desa untuk menukarkan Token Kepemilikan Desa. Namun siapa sangka Kepala Desa adalah Julius yang sedang menyamar.
Kemampuan Mata Dewa tidak bisa diremehkan, jadi sangat mudah untuk mengenali seseorang yang sedang menyamar.
Pemberitahuan sistem : Pemain Blue berhasil menjadi pemilik Desa Sahara, semua pemain dilarang masuk ke Desa selama 2 bulan.
Sistem : Selamat pemain Blue telah berhasil. Menjadi pemilik Desa Sahara.
Hadiah :
- Judul Pemilik Desa Sahara
\=> Meningkatkan Reputasi Desa Sahara 20%
- 10 poin status
- 10 poin skill
- 10 poin profesi
Arief hanya bisa tersenyum kecut melihat pemberitahuan sistem. Dia tidak mempunyai kuasa untuk melakukan perbaikan pada kesalahan sistem.
"Pemberitahuan sistem sangat mengganggu!" kata Arief sambil berjalan menuju pusat Desa.
Dia melihat seorang penjaga dengan baju berwarna ungu gelap. Arief bertanya, "Tuan, apa aku bisa menggunakan fasilitas gerbang antar kota?"
"Tentu, Kepala Desa. Kota mana yang ingin anda kunjungi?" tanya pria berpakaian ungu.
"Desa Daun Merah."
__ADS_1
Setelah Arief berjalan menuju tenan gerbang antar kota, sebuah cahaya keluar dari bawah. Pandangan Arief langsung kabur dan seketika dia berada di pusat kota Daun Merah.
Para pemain menganggapnya baru masuk permainan jadi tidak ada yang memperhatikannya.
Tanpa menunggu lama, Arief langsung menuju bagian selatan Desa Daun Merah. Dia ingin menemui penduduk pribumi yang bernama Makarov.
"Paman, aku ingin menjadi bayangan," kata Arief memberikan kode misi tersembunyi.
"Bagus, Nak. Sudah lama aku tidak melihat pria muda yang sangat bersemangat."
Misi Tersembunyi : Selamatkan Desa Sunyi
Hadiah : -
Arief tersenyum tipis, dia memberikan hormat kepada Makarov kemudian langsung menuju Desa Sunyi.
Karena mempunyai ingatan masa lalu, Arief dapat dengan mudah menemukan Desa Sunyi. Jika pemain biasa menemukan misi tersembunyi ini, mereka akan kesulitan menemukan Desa Sunyi karena terhalang oleh alat penyamaran.
Setelah dua jam menunggangi kuda, Arief menemukan sebuah pepohonan yang lebat di sebuah hutan.
Arief berjalan menuju celahnya untuk masuk kedalam Desa Sunyi.
Sistem : Selamat pemain Blue menjadi yang pertama menemukan Desa Sunyi.
Hadiah :
- Reputasi Desa Sunyi + 200
- 10 poin status
- 10 poin skill
- 10 poin profesi
Arief menemui Donal untuk membantu penyelesaian masalah Desa Sunyi.
Nama : Donal
Jabatan : Kepala Desa
Kondisi : Putus asa
Level : 40
HP : 100/20 ribu
"Petualang muda, akhirnya ada yang datang. Tolong kalahkan para monster yang menyerang Desa Sunyi setiap malam!" kata Donal penuh dengan harapan. Dia dan prajuritnya telah mengerahkan semua kemampuannya. Namun hasilnya tetap tidak memuaskan.
Sub Misi Tersembunyi : Kalahkan Monster Serigala Malam.
Hadiah :
- Batu Penyembunyian
Kegagalan dapat membuat Desa Sunyi hancur.
"Baiklah Paman, tolong kumpulkan semua prajurit yang tersisa. Aku akan melatih mereka dalam waktu singkat," kata Arief memberikan sebuah saran.
Arief sudah menyiapkan makanan yang telah dibuat Argya. Jadi setiap kali penduduk pribumi memakannya, stamina mereka akan kembali pulih.
Dia juga menyiapkan beberapa ramuan khusus untuk menyembuhkan para pendukung pribumi yang cacat, tetapi masih semangat berperang.
Lebih dari 3000 prajurit telah berdiri di depan Arief, dia tidak pernah menyangka sebanyak itu. Padahal menurut informasi di forum hanya ada beberapa ratus penduduk pribumi.
Untungnya Arief menyiapkan makanan yang cukup untuk 2000 penduduk pribumi. Sedangkan sisanya Arief akan membelinya di Desa Daun Merah.
Cara terbaik untuk bertransaksi antar anggota guild adalah menggunakan Pasar Online. Argya akan menjual makanan bernutrisi dengan harga 1 tembaga khusus kepada Arief.
"Terima kasih, Argya. Aku sedang dalam penyelesaian misi. Bantu Jessica mengatur Fairy Dance."
__ADS_1
Arief mempercayakan Jessica kepada Argya, karena pada masa depan Argya adalah seorang pengusaha hebat.
"Tenang saja, Bos. Jessica adalah orang yang sangat cerdas," kata Argya tersenyum.
Setelah menerima makanan tambahan, Arief segera menuju Desa Sunyi untuk memberikan makanan kepada prajurit lainnya.
"Kalian semua sudah sembuh, 2 jam lagi matahari akan terbenam. Persiapkan kondisi terbaik kalian!" kata Arief penuh dengan semangat.
Dalam dua jam, Arief membagi 3000 penduduk pribumi menjadi 60 kelompok. Setiap kelompok mempunyai 1 pemimpin dan 49 anggota.
Setiap pemimpin yang ditunjuk Arief adalah penduduk pribumi pilihan. Mata Dewa sangat membantu dalam penentuan pemimpin kelompok.
"Semua bersiap berperang, atur 3 kelompok ke gerbang pintu depan!" teriak Arief memberikan instruksi perang.
150 prajurit maju ke depan gerbang pintu depan untuk meletakkan tameng mereka di depan pintu.
"Kelompok pemanah, persiapkan diri!" teriak Arief melihat monster yang menuju Desa Sunyi.
Setelah beberapa saat menunggu, beberapa prajurit yang berjaga di gerbang mulai gemetar. Mereka ketakutan melihat monster yang akan menyerang.
Melihat kejadian tersebut, Arief langsung berteriak, "Tenang, percayalah rekan kalian. Demi Desa Sunyi!"
Mendengar perkataan Arief, semua prajurit menggenggam erat tamengnya. Ekspresi mereka memancarkan tekad yang sangat kuat.
"Serang!" teriak Arief memberikan isyarat tangan untuk menyerang gerombolan monster.
Nama : Serigala Malam
Level : 30
Kondisi : Lapar
HP : 50 ribu
300 panah langsung dilepaskan. 500 prajurit menyerang menggunakan tombak, sedangkan sisanya menyerang menggunakan pedang dan senjata lainnya.
Pertarungan berjalan cukup lama. Arief mempunyai Anting Roh Hijau, jadi para prajurit dapat bertahan lebih lama.
"Jangan biarkan masuk!" teriak Arief sambil melesat seperti anak panah yang lepas dari busurnya.
"Ekstrim Blade!" kata Arief menggunakan Skill terbaiknya.
Banyaknya sayatan pedang membuat para monster Serigala Malam kehilangan banyak HP. Sehingga para penduduk pribumi dengan mudah mengalahkannya.
Tidak sampai disitu, Arief menggerakkan kakinya serta mengayunkan pedangnya tanpa henti. Ketika waktu pendinginan Ekstrim Blade selesai, dia menggunakannya lagi.
Pertarungan berlangsung sangat sengit. Akhirnya setelah 3 jam bertarung tanpa henti, kemenangan ada di tangan prajurit Desa Sunyi.
Sistem : Selamat pemain Blue berhasil melindungi Desa Sunyi.
Hadiah :
- Batu Penyembunyian (Epik)
- 20 poin status
- 20 poin skill
- 20 poin profesi
"Terima kasih, Anak Muda. Kamu berhasil menyelamatkan Desa Sunyi. Berikan itu kepada Dermawan Makarov," kata Donal memberikan sebuah Batu Penguatan.
"Sama-sama, Kepala Desa. Semua berkat tekad para prajurit Desa Sunyi yang sangat hebat," kata Arief dengan sopan.
Walaupun begitu, Desa Sunyi telah kehilangan 2000 prajuritnya dalam penyerangan monster. Yang membuat Arief sangat senang adalah ketika dia pergi, semua memperlihatkan ekspresi berterima kasih.
Padahal dia tidak dapat menyelamatkan semuanya. Arief melambaikan tangannya dan berkata, "Selamat tinggal, aku percaya kalian dapat melaluinya!"
Semangat yang di pancarkan Arief membuat para penduduk Desa Sunyi menjadi bersemangat. Ekspresi wajah mereka berubah menjadi penuh rasa syukur.
__ADS_1