
Karena Blue berlari cukup cepat, tidak ada pemain yang berhasil melihatnya masuk kedalam ruangan selanjutnya.
Tanpa menggunakan Mata Dewa, pemain akan kesusahan mencari kunci untuk membuka pintu ruangan kedua.
Para pemain yang berhasil masuk kedalam ruangan pertama mulai bergemuruh. Mereka sedang membicarakan pencapaian pria bertopeng biru.
Si Rambut Merah tetap menggunakan mata spesial miliknya untuk mencari jejak Blue. Namun dia kehilangan jejak ya tepat di sebuah dinding.
Sebenarnya itu adalah jalan menuju ruangan kedua, sayangnya pengetahuan Si Rambut Merah masih belum cukup untuk mencari rahasia dibalik pintu rahasia.
"Mengapa dia bisa masuk kedalam dinding?" gumamnya pelan.
Karena dia adalah pemain solo, tidak ada yang memperhatikan pergerakannya.
"Lari!" teriak Si Rambut Merah memperingatkan semua orang. Dia sudah berlari terlebih dahulu sebelum menyelamatkan orang yang tidak dia kenal.
Mata spesial milik Si Rambut Merah adalah mendeteksi orang dari jejak kakinya. Dia langsung berlari setelah melihat jejak kaki Blue menghilang.
Artinya, Dungeon akan di mulai kembali. Para hantu akan mulai menyerang tanpa memberikan pemain kesempatan untuk membalas.
Tepat setelah dia berteriak, salah satu pemain langsung dikirim ke Rumah Kebangkitan. Disusul dengan lainnya, semua pemain panik dan berlari menuju pintu keluar.
Orang pertama yang berhasil keluar gua tidka lain adalah Si Rambut Merah. Dia menghela napas karena monster yang ada di dalam gua tampak lebih kuat daripada sebelumnya.
Sekarang dia mengerti, semakin sering gua diselesaikan. Maka monster didalamnya akan semakin banyak dan kuat.
Karena Si Rambut Merah adalah pemain terkuat di ruangan pertama, makanya para monster bisa membunuh yang lainnya dengan mudah. Setidaknya hantu didalam ruangan berlevel 85, serta memiliki kekuatan yang hampir setara dengannya.
Seorang pria datang menemui Si Rambut Merah dan langsung menyerangnya. Namun kita tahu, pria aneh itu tidak mudah untuk diserang walaupun dengan serangan dadakan.
"Apa yang kamu lakukan?" tanya Si Rambut Merah dengan nada tinggi. Dia tidak merasa berbuat salah dengan para pemain yang ada di dalam gua, tetapi seseorang benar-benar menyerangnya.
"Bodoh, mengapa kamu tidak memperingatkan kami lebih awal!" teriak pria berbadan besar tersebut. Dia kehilangan seluruh anggotanya yang mencoba melindunginya.
Semua orang tahu bahwa mati di luar gua bisa mendapatkan hukuman kematian yang berat. Apalagi sekarang mereka mati di dalam gua, pasti semuanya akan kehilangan setidaknya 3 level.
"Hai, aku menyelamatkan kalian. Mengapa aku jadi yang salah!" teriak Si Rambut Merah yang merasa tindakannya tidak menyalahi aturan.
Pertengkaran mereka hanya sebatas adu argumen, tidak ada kejadian khusus. Akhirnya Si Rambut Merah pergi dari kerumunan dan menuju Kerajaan Banyuwangi.
Didalam gua, Blue melihat sosok hantu setinggi 3 meter. Bentuknya tampak seperti malaikat pencabut nyawa dengan sabit di tangan kanannya.
Dia tidak bergerak karena Blue belum masuk kedalam jangkauan serangnya. "Hantu itu akan bergerak dengan pelan, poin Kelincahan milikku belum cukup untuk menghindari serangannya," gumamnya.
[Poin yang dimiliki :
Poin Status : 238
Poin Skill : 1460
Poin Profesi : 3160]
Jelas poin statusnya sangat banyak, Blue berniat untuk meningkatkan semuanya pada Kelincahan. Namun dia teringat bahwa ruangan ke tiga membutuhkan Pertahanan dan Kekuatan.
__ADS_1
Setelah mempertimbangkan situasi, Blue menambahkan 100 poin pada Kelincahan. Sedangkan 138 sisanya dialokasikan secara merata pada Kekuatan dan Pertahanan, sehingga masing-masing mendapatkan 69 poin.
Nama : Blue
Kelas :
Pendekar Pedang (Mistik)
Sword Saint (Mistik)
Ras : Manusia Tingkat Tinggi
Profesi : All Role
Pandai Besi (Mahir)(Pandai Besi yang Terlupakan)
Arsitek (Mahir)
Koki (Pemula)
Level : 69 (70%)
Kekuatan : 934
Pertahanan : 540
Kelincahan : 946
Kepintaran : 350
HP : 12 ribu
MP : 10 ribu
Sebentar lagi poin statusnya menyentuh 1000, ketika seseorang sudah mencapai 1000 poin maka mereka akan mendapatkan sebuah hadiah istimewa.
Tidak ada pengecualian siapa yang tercepat, tetapi orang yang mempunyai 1000 poin akan merasakan kekuatan dalam tubuhnya meningkat. Setelah penelitian lebih lanjut, ternyata efek samping Domain Dewa adalah meningkatkan kemampuan tubuh manusia.
Perusahan Aldi yang membuat intinya juga kebingungan melihat kejadian ini, tetapi mereka masih tetap menjamin bahwa mesin virtual Domain Dewa aman digunakan.
Untuk memastikan berhasil menghindari serangan musuh, Blue mengeluarkan sayap hitam miliknya.
Perlahan tapi pasti, Blue bergerak dengan langkah kaki tenang dan penuh konsentrasi. Menurut buku petunjuk yang dia dapatkan, hantu tersebut akan langsung menyerang setelah musuh memasuki jangkauan serangannya.
Seperti yang ditulis, tepat ketika Blue menginjakkan kakinya di jangkauan serangnya, sebuah sayatan angin langsung mengarah pada Blue. Untungnya refleknya sangat bagus, sehingga Blue bisa menghindar dengan sempurna.
"Kita bertemu lagi Bocah!" kata malaikat kematian.
Blue tampak kebingungan, dia tidak pernah bertemu dengan hantu kematian sebelum masuk kedalam gua misterius.
__ADS_1
"Siapa kau?" tanya Blue yang tidak bisa melihat wajah asli malaikat kematian dengan Mata Dewa miliknya.
Tidak banyak mahluk yang bisa menghalangi penglihatannya, jelas hantu didepannya tidak sederhana. Blue menggenggam kedua pedangnya dengan erat.
"Sepertinya kamu lupa denganku. Baiklah, bagaikan jika bertarung dan cobalah mengingat lagi!" kata hantu kematian sambil mengayunkan senjatanya dengan cepat.
Setelah beberapa kali melepaskan serangan, Blue akhirnya menyadari bahwa lawannya adalah Vampir Hitam yang telah dia kalahkan sebelumnya.
"Setelah mati kamu menjadi seekor hantu gentayangan sungguh nasib yang sangat buruk," kata Blue dengan sedikit nada sindiran.
Sebenarnya tujuannya tidak lain untuk meruntuhkan konsentrasi hantu Vampir Hitam, dengan kecerdasannya dia sangat lihai dalam menggunakan serangan dan menghindari serangan.
"Setelah aku berada di sini ternyata kematian tidaklah buruk. Sekarang impianku menjadi mahluk abadi telah tercapai," kata hantu Vampir Hitam.
Dia mendapatkan kesempatan untuk menyerang, tanpa ragu langsung mengayunkan senjatanya hingga membuat Blue terpental 10 meter.
[Pemain Blue menerima 8 ribu kerusakan]
Karena Dungeon Rahasia kali ini memungkinkan untuk menggunakan ramuan penambah MP dan HP, Blue langsung menggunakannya untuk memulihkan MP dan HPnya, untungnya hantu Vampir Hitam tidak menyerang.
"Jadi ini yang kamu inginkan, menjadi penjaga gua misterius yang tidak bisa melihat luasnya dunia," kata Blue sambil berdiri.
"Kamu tidak tahu, Nak. Aku sudah menjalani hidupku cukup lama, jadi wajar jika menginginkan kehidupan yang lebih santai," jawab hantu Vampir Hita.
Blue tersenyum melihat sedikit keraguan yang diperlihatkan hantu Vampir Hitam. "Sebenarnya aku mempunyai cara untuk membangkitkan Vampir Hitam yang aku kenal dulu," katanya memberikan harapan yang belum tentu berhasil.
"Jangan mengarah, Bocah. Aku sudah tahu orang sepertimu tidak akan pernah mengatakan kata-kata jujur."
"Serius, aku mempunyai cara untuk menghidupkan dirimu kembali. Namun syaratnya sangat berat, karena itupun akan membahayakan diriku."
Bee dengan paksa keluar dari penyimpanan. "Bodoh, kamu mencoba masuk ke Neraka dan mencari keributan dengan Raphael lagi?" katanya mencibir.
"Akhirnya kamu keluar. Tidak seperti itu, sebagai Baron Neraka seharusnya aku mempunyai beberapa kekuasaan." Blue dengan percaya diri mengatakan bahwa dia adalah seorang bangsawan Neraka.
Jelas itu membuat Vampir Hitam curiga, seharusnya pemain tidak memiliki Reputasi di Neraka karena wilayah itu sangat misterius. Bahkan Raphael yang pahlawan tidak bisa masuk ke dalam neraka.
Sekarang sudah jelas tujuan Raphael menginginkan Buku Neraka. Dia ingin memilikinya dan masuk kedalam Neraka untuk sesuatu yang belum diketahui.
Bee menggelengkan kepala lebahnya. "Kamu salah, Neraka berbeda dengan Wilayah Tengah ataupun Dunia Dewa, apalagi Nirwana. Menurut pengetahuan, Neraka tidak memandang kamu bangsawan atau bukan jika kuat maka kamu akan ditakuti!" katanya menjelaskan situasi di Neraka.
Sesuai dengan pernyataannya, Hantu Vampir Hitam menganggukkan kepala tanpa sadar.
"Aku tahu itu, tetapi aku mengetahui cara untuk membangkitkan Vampir Hitam dengan caraku sendiri. Namun untuk mensukseskan trik ini, Vampir Hitam harus bersedia menjadi familia milikku," jawab Blue pelan sambil tersenyum.
Sekarang tujuannya sangat jelas, Blue menginginkan Vampir Hitam untum menjadi familia miliknya. Dengan kecerdasan dan pengalaman Vampir Hitam, Blue yakin bisa mendapatkan hasil yang maksimal ketika memasuki Dungeon Rahasia.
Sebenarnya Bee sudah cukup untuk menyelesaikan misi, tetapi Blue berpikir lain. Dia ingin meningkatkan keberhasilan dan merasakan mempunyai hantu yang selalu mengikutinya.
Pada kehidupan sebelumnya dia pernah melihat orang yang berhasil berkembang dengan banyak hantu di sekitarnya. Orang itu berhasil menghancurkan pertahanan musuh dengan memanfaatkan hantu yang tidak mudah dilihat pemain.
Banyak kasus orang telah kehilangan barang dagangan karena orang itu, dia adalah pencuri yang sangat handal menggunakan hantu. Menurut berita profesinya adalah serang pencuri, jadi tindakannya sudah wajah.
"Jadi bagaimana keputusanmu?" tanya Blue menatap Vampir Hitam yang mendengarkan dengan saksama.
__ADS_1
"Kamu ingin menipuku. Lupakan, mari lanjutkan pertarungan!" kata Vampir Hitam sambil menyerang.
"Aku tidak berbohong, semua keputusan ada di tanganmu!" kata Blue sambil menangkis serangan Vampir Hitam.