
Arief langsung memasang Token Kepemilikan ke pusat pertambangan. Sebuah cahaya kuning keluar dari Token Kepemimpinan serta ada tulisan Fairy Dance di atasnya.
Sistem : Semangat pemain Blue menjadi yang pertama mendapatkan Tambang Emas.
Hadiah :
- Judul Pemilik Tambang Emas Pertama
\=> Dapat merekrut 20 penambang setia.
\=> Meningkatkan pendapatan emas +20%
- 20 poin status
- 20 poin skill
- 20 poin profesi
"Bagus, sekarang waktunya mencari para penambang," gumam Arief melihat Token Kepemilikan yang berputar.
Sebelum berangkat, Arief baru menyadari sesuatu, poin skill dan poin profesinya belum pernah dialokasikan.
Sebelum bertindak Arief memikirkan dengan matang.
Poin Reputasi :
- Desa Koral : 1200
- Desa Sunyi : 200
- Kota Danau Putih : 950
- Benua Tengah : 350
- Dunia : 150
Poin Status : 146
Poin Skill : 310
Poin Profesi : 310
Akhirnya dia memutuskan untuk menggunakan 300 poin skill untuk meningkatkan Ekstrim Blade. Dia tidak terlalu suka bermain Arena jadi lebih baik mengalokasikan poinnya pada skill yang berguna untuk penyerangan.
Ekstrim Blade
Kelas : A
Level : 3 (0/400)
Waktu : 8 menit
Menebas semua musuhnya yang berada di radius 12 meter dengan kerusakan 4000% serangan normal.
Sedangkan 300 poin profesinya dialokasikan ke Pandai Besi. Sayangnya dengan 300 poin belum cukup untuk membuatnya menjadi Pandai Besi Ahli.
Pandai Besi
Tingkat : Mahir 3 (400/8000)
Sedangkan 40 poin status, Arief tambahkan pada Kekuatan, 46 Kelincahan, 30 Pertahanan, 30 Daya Tahan.
"Status," ucap Arief ingin melihat statistik karakternya.
Nama : Blue
Kelas : Pendekar Pedang (Mistik)
Ras : Manusia
Profesi : All Role
- Pandai Besi (Mahir)
- Arsitek (Pemula)
Level : 29 (89%)
Kekuatan : 264
__ADS_1
Pertahanan : 117
Kelincahan : 195
Daya Tahan : 49
Kepintaran : 16
HP : 1990
MP : 660
Statistiknya tidak menampilkan tambahan dari judul yang dimiliki. Jadi ketika bertarung Arief memiliki statistik yang jauh lebih tinggi.
Arief menemui semua kelompok yang ada di Rumah Kebangkitan. "Kalian sudah lihat berita terkini?" tanya Arief dengan wajah lesu.
Dia tidak menyangka seorang GM menghadang pemain kecil seperti mereka. Jika guild besar sudah memiliki pemain level 33, Fairy Dance yang terbaik hanya 29.
"Sungguh tindakan keji. Aku kehilangan 5 level," kata Rina memberikan tanggapan.
"Baiklah, sekarang ikuti aku. Aku mempunyai informasi meningkatkan level," kata Arief berjalan menuju sebuah desa kecil bernama Desa Abidzar.
Sepanjang mata memandang tidak ada manusia satupun yang berkeliaran. Hanya ada ras manusia beruang yang ada dalam Desa.
Arief menemui seorang penduduk pribumi yang bernama Benat. "Paman saya ingin membantu mengurangi populasi monster Bison," kata Arief penuh sopan santun.
Kesan pertama yang dilihat Benat sangat baik. Jadi dia langsung menyetujui permintaan Arief.
Misi Berulang (Kalahkan Bison)
Hadiah :
- Ramuan Pengalaman 50%
"Kenapa kita tidak meningkat disini ketika bersama seluruh Anggota Fairy Dance?" tanya Rina sedikit bingung dengan tindakan Arief.
"Alasannya sederhana, Bison disekitar desa tidak mencukupi untuk dilakukan lebih dari 10 orang."
Arief menjelaskan detail rencana yang akan mereka gunakan. Aji adalah orang pertama yang memberikan tanggapan.
"Bukankah kita terlalu boros menghabiskan uang?" tanya Aji.
Fairy Dance telah berhasil mengumpulkan 7 juta koin emas, jadi tidak perlu terlalu berpikir kehabisan koin emas.
Pada waktu ini, koin emas tidka dihargai. Bahkan 1 koin emas hanya dijual seharga 9 kredit. Fairy Dance memiliki tabungan yang cukup untuk memotong semua koin emas.
Karena harga koin emas akan kembali mahal setelah para guild mengetahui kegunaan sesungguhnya.
Harga paling rendah akan tercipta ketika ditemukannya Tambang Emas. Makanya Arief harus sesegera mungkin mendapatkan uang.
Nama : Bison
Level : 35
HP : 40 ribu
Arief menyerang pertama kali dengan pedang kanannya. Disusul oleh kombinasi serangan yang sangat apik dari timnya membuat Bison tidak dapat berbuat apapun.
HPnya tidka terlalu tinggi jadi kelompok dapat membunuhnya dalam 1 menit. Terdapat 50 Bison yang ada di sekitar Desa, jadi Mereka harus menunggu 10 menit untuk monster selanjutnya bangkit kembali.
Memanfaatkan waktu, Arief mengambil hadiah dari Benat. Semua orang meminum Ramuan Pengalaman.
Karena efektifitasnya hanya 10 menit, jadi setiap 10 menit mereka kan berhenti sejenak untuk menggunakan ramuan.
Trik ini hanya bisa dilakukan oleh 10 pemain dalam kelompok, karena waktu dan penukaran ramuan sudah ditakar dengan pas.
Setelah 4 jam menggiling monster Bison, pemberitahuan sistem membuat Arief terkejut.
Pemberitahuan sistem : Semua pemain mohon untum keluar setelah 30 menit, karena akan ada pembaruan ketiga permainan Domain Dewa.
"Perusahaan Aldi bergerak cepat," kata Arief melihat pemberitahuan sistem dengan senyum tipis.
Sebelum pembaruan ketiga, Arief menukar semua pencapaiannya ke Benat. Menurut ingatannya semua misi akan dirombak total setelah perubahan ketiga.
"Sepertinya rencana untuk melewati level 30 sebelum pembaruan ketiga harus dihapuskan."
Arief segera keluar dari Domain Dewa untuk melihat situasi terkini lapak pendaftaran Fairy Dance.
"Jessica bagaimana perkembangannya?" tanya Arief.
__ADS_1
"Ada 25 orang yang berminat, tetapi 21 diantaranya mengundurkan diri karena Shadow memberikan penawaran yang lebih tinggi."
Jessica memberikan informasi tentang dua pendaftar yang tidak berubah pikiran setelah penawaran Shadow.
"Sepertinya Shadow sudah mulai bergerak ..." kata Arief menghentikan perkataannya setelah melihat 4 nama yang sangat familiar.
Pendaftar :
Abimanyu
Rangga
Bima
Reza
Keempat orang tersebut adalah jendral yang akan menjadi pilar Shadow dimasa depan. Arief sangat mengenal mereka bertempat.
Bisa dibilang keempat orang tersebut sangat kompak, mereka adalah tetangga yang selalu bermain bersama.
Jadi kombinasi serangan mereka sangat indah, bahkan Arief tidak bisa mengimbanginya ketika menjabat sebagai ketua guild.
Tanpa sadar Arief tersenyum tipis karena melihat bakat berharga mendaftar ke Fairy Dance. Untuk membuat mereka merasa nyaman, Arief memberikan penawaran khusus.
"Jessica, panggil mereka bertempat aku ingin memberikan kontrak secara pribadi."
Arief menunggu di sebuah restoran, dia memesan beberapa makanan untuk menyambut kedatangan mereka bertempat.
"Salam, Bos," kata Abimanyu yang tampak sangat tinggi. Dia adalah Pemain Depan yang dapat menopang seluruh guild Shadow di masa lalu.
"Jangan terlalu formal, aku tidak lebih tua dari kalian. Duduklah, aku mempunyai penawaran untuk kalian," kata Arief mempersilahkan duduk.
Arief menawarkan kontrak seumur hidup, dia ingin menarik keempat orang ke dalam Fairy Dance selamanya.
Walaupun ada kondisi khusus untuk pembatalan kontrak, setidaknya keempat orang berbakat itu tidak akan mudah mengkhianati rekannya.
"Kenapa anda melakukan ini kepada kami?" tanya Reza yang menggunakan kacamata. Dia adalah penyihir angin yang sangat kuat.
Bisa dibilang mereka adalah kelompok Jenius yang telah dimiliki Shadow.
"Jawabanku sama seperti kalian, yang memilih Fairy Dance yang memiliki tawaran lebih rendah dari guild Shadow," jawab Arief dengan senyum manis di wajahnya.
Reza membalas senyum Arief. "Tidak salah kami memilih Fairy Dance, baiklah aku akan menandatangani kontrak," katanya.
Semua orang mengikuti kata Reza, karena dia selalu memilih jalan terbaik untuk kelompok kecilnya.
Arief langsung memesan 4 mesin virtual untuk di pasang di sebuah rumah kontrakan. Arief menyewanya untuk sementara.
Dia menyiapkan 12 kamar untuk pelatihan anggota Fairy Dance, setiap kamar bisa di tinggal 4 orang. Sayangnya hanya ada 4 orang yang mendaftar.
Keempat orang yang mendaftar masih berumur 18 tahun, jadi Arief bisa membimbing mereka menjadi pemain terbaik.
Pembaruan ketiga membutuhkan waktu 2 hari sebelum bisa digunakan. Arief menawarkan undangan kepada beberapa pemain terkenal dimasa depan.
Namun hasilnya nihil, tidak ada satu orangpun yang mau menerima tawarannya. Sebagian karena mereka adalah orang kaya, jadi gajinya terlalu rendah.
"Sangat disayangkan aku menyewa tempat terlalu besar." Arief melihat gedung 5 lantai yang dia sewa selama satu bulan.
"Kamu terlalu optimis melihat peluang," kata Leon yang berdiri di sampingnya.
"Tidak juga, nilai keempat orang itu jauh lebih tinggi dari gedung ini."
"Aku tahu pandanganmu terhadap bakat tidak pernah salah. Namun jangan terlalu memanjakan mereka," kata Leon memberikan saran.
Tidak berasa keempat orang yang mereka bicarakan telah mendengar percakapan dari kamar mandi kios pendaftaran.
Mereka adalah anak dari keluarga kurang mampu, ketika mendengar bahwa Arief sangat menghargainya tekadnya menjadi lebih kuat.
Arief dan Leon tidak menyadari keberadaan mereka, jadi dia hanya berbicara apa adanya.
Jessica yang melihat Arief dan Leon tersenyum dari kejauhan. "Bos selalu bisa memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan."
Dia mengira bahwa Arief dan Leon melakukan itu dengan sengaja supaya membakar semangat Abimanyu dan kawan-kawan.
Selama 2 hari mereka membuka pendaftaran, tidak ada satupun orang yang melirik Fairy Dance. Banyak dari penduduk kotanya memilih Shadow sebagai tempat kariernya.
__ADS_1