
Karena Blue tidak tahu bahwa Fairy Dance dalam keadaan genting, dia segera menghubungi Jessica.
" Jessica, bagaimana keadaan guild. Sepertinya aku pergi cukup lama."
"Bos?" kata Jessica dengan penuh semangat.
[Markas Besar Fairy Dance]
Dia langsung keluar dari mesin virtual Domain Dewa, dan langsung berlari menuju kamar Arief yang pintunya masih belum diperbaiki.
Yuliana duduk di sampingnya, dia terlihat sangat serius memandang Blue.
Jessica langsung mengatakan, "Ibu. Bos sudah kembali!"
Mesin virtual Domain Dewa terbuka, asap putih mengepul keluar dari dalam. Arief keluar dengan tubuh penuh dengan keringat.
"Apa yang kalian lakukan di kamarku?" tanya Arief. Dia tidak tahu seberapa khawatirnya seluruh anggota Fairy Dance melihat kondisinya.
Hanya ada Jessica dan Yuliana di dalam ruangan. Jadi suaranya bisa terdengar sampai keluar ruangan karena pintunya masih belum di perbaiki.
Aries Hardiman dari kejauhan tersenyum manis. "Sudah dipastikan, dia adalah monster kecil yang diramalkan. Siapapun yang menyentuhnya, akan aku bunuh seluruh keluarganya!" katanya pelan.
Pasalnya dia sangat merindukan temannya yang masih belum diketahui. Kemunculan temannya itu ditandai dengan lahirnya monster kecil.
Ketika monster kecil itu beranjak dewasa, akan muncul pasukan bayangan yang akan melindungi dunia. Namun jika monster kecil mati, maka para pasukan bayangan tidak akan muncul.
Yuliana langsung memeluk Arief dengan erat, tangannya tidak dapat dilepaskan.
"Hai, sejak kapan kamarku tidak mempunyai pintu?" tanya Arief memandang Jessica yang tampak sangat terkejut.
"Iya, kemarin ada sedikit kecelakaan. Jadi pintunya belum diperbaiki," jawab Jessica dengan suara lembut.
Arief mencoba melepaskan pelukan ibunya, tetapi eratnya tangan Yuliana tidak mampu dia lepaskan.
"Biarkan aku memelukmu lebih lama," kata Yuliana seperti bertahan-tahun tidak bertemu dengan anaknya.
"Maaf, Bu. Aku hanya bermain terlalu berlebihan. Sebenarnya aku terkurung di sebuah tempat yang tidak memungkinkan untuk kelar," kata Arief memberikan penjelasan tentang kondisinya.
"Jangan teruskan, diam saja dan biarkan aku memelukmu," kata Yuliana pelan.
Akhirnya Arief hanya bisa terdiam. Dia tindak ingin menolak permintaan Yuliana karena dia adalah satu-satunya keluarga kandungnya.
Setelah beberapa saat, Jessica memberikan laporan tentang penurunan Fairy Dance yang cukup signifikan.
"Aku tidak menyangka kita menurun sebanyak ini. Baiklah, mari rebut kembali semuanya... Tunggu..." kata Arief terbesit pikiran yang cukup menyenangkan.
"Bagaimana jika aku menggunakan identitas baru. Sebarkan berita tentang kembalinya Blue, tetapi aku akan muncul dengan penampilan baru."
Jessica langsung menyebarkan foto kembalinya Blue ke guild. Seketika semua guild yang ingin menyerang Danau Putih berpikir dua kali.
Sayangnya berita itu tidak bisa mempengaruhi Tanduk Iblis yang sudah menyiapkan pasukan untuk pengepungan Danau Putih.
"Bodoh, berita itu hanya digunakan Jessica untuk menakuti para musuhnya. Jangan biarkan pikiran kalian tertipu!" kata salah seorang pemimpin perang dari Tanduk Iblis.
__ADS_1
Seperti yang diketahui publik, semua pemain Tanduk Iblis memiliki paras yang sangat menarik. Namun Domain Dewa bukan ditentukan paras cantik atau menarik, tetapi keterampilan bertarung.
Dua hari, itu adalah waktu yang diberikan Tanduk Iblis untuk mengosongkan Danau Putih. Jika Fairy Dance tidak angkat kaki, maka mereka akan melakukan penyerangan besar-besaran.
Jessica langsung menolak tawarannya. Dia menulis pada laman resmi Fairy Dance tentang keputusannya.
"Fairy Dance akan berperang dengan Tanduk Iblis, siapapun yang ingin pergi dipersilahkan!" katanya di laman resmi guild.
Semua orang melihatnya, Tanduk Iblis tidak menunggu lama. Mereka langsung melancarkan serangan gelombang pertama.
Seperti seekor tikus yang terjebak pada lubang yang sama, mereka menginjak ranjau waktu yang sudah dipersiapkan Reaper.
Bahkan tanpa kedatangan Blue, Zaha sudah menyusun semua pertahanan di wilayah Danau Putih. Dengan kekuatan Tanduk Iblis sekarang, mustahil bisa mengambil kekuasaan Fairy Dance.
Namun Zaha juga berpikir bahwa Tanduk Iblis mempunyai rencana kedua. Makanya dia menyiapkan senjata pamungkas yang bisa melenyapkan banyak orang sekaligus.
Ledakan ranjau tidak terlalu berpengaruh banyak pada pasukan yang dibawa Tanduk Iblis. Setidaknya ranjau bisa mengurangi 10 ribu pemain.
10 Robot Penembak muncul di dinding pertahanan pertama Danau Putih.
"Mari sedikit mendengar teriakan para pria cantik ini!" kata Zaha sambil menekan tombol di depannya.
Para robot langsung menembakkan peluru energi dengan kecepatan tinggi. Bahkan para Guardian yang berada di depan pasukan langsung berubah transparan.
"Senjata apa itu?" teriak pemimpin pasukan Tanduk Iblis.
"Aku tidak tahu, tetapi aku yakin mereka menciptakan senjata baru."
Sebelum memikirkan cara terbaik untuk mengatasi senjata tersebut, seorang pemain dengan pakaian hitam dengan aksen hitam muncul di atas langit tanpa menggunakan sayap.
Ada 24 keterampilan baru yang tidak terdaftar pada kolom skillnya. Semua itu dia dapatkan dari Celah Dimensi.
Sayangnya ketika dia berharap bisa mendapatkan keterampilan serangan pasti, sistem mengambilnya. Sehingga Blue tidak bisa menggunakan keterampilan serangan pasti.
"Mari berikan sedikit sentuhan manis," katanya sambil menciptakan sebuah bola api di tangannya. Dia melemparnya pelan ke arah pasukan musuh.
"Bola apa itu, terlihat sangat lemah." Salah seroang pemain memberikan tanggapannya. Karena dia adalah seorang penyihir, dia menyerangnya dengan sihirnya.
Namun siapa yang menyangka tindakannya benar-benar bodoh. Setelah dia menyerangnya, ledakan dari Bola Api lebih menyebar dan merusak dari pada ketika menyentuh tanah.
Ledakan super besar tercipta, lebih dari 50 ribu orang menghilang dari pandangan semua orang. Dunia terkejut melihat ledakan yang terjadi.
"Apa yang baru saja aku lihat?" tanya salah satu pemimpin pasukan Tanduk Iblis.
"Aneh siapa pria yang terbang di atas. Bukankah seharusnya pemain tidak bisa terbang?"
"Ketua Fairy Dance, Blue bisa terbang. Namun dia menggunakan bantuan sayap untuk terbang, anehnya pria itu tidak menggunakan apapun."
Semua petinggi Tanduk Iblis yang berada di medan perang kebingungan. Mereka masih mencari solusi untuk mengatasi masalah yang terjadi.
Blue tidak ingin membiarkan momentumnya hilang, dia langsung melempar 2 Bola Api di tangan kanan dan kirinya.
Semua orang di pasukan Tanduk Iblis kalang kabut, mereka berlari menyelamatkan diri masing-masing. Tidak ada satupun orang yang berani menghadapi ledakan bola api.
__ADS_1
Sayangnya ekspetasi mereka terlalu tinggi, ledakan dari Bola Api tidak sebesar sebelumnya. Namun masih memberikan pukulan cukup telak pada pasukan musuh.
Hanya satu orang bisa menghilangkan lebih dari 50 ribu. Sungguh penampilan yang sangat mengesankan.
Blue turun dari langit, dia mengambil pedang berwana hitam dengan aksen merah. Terlihat sangat besar untuk ukuran Blue, tetapi tampak sangat mengerikan di hadapan para musuhnya.
"Aku adalah wakil dari Fairy Dance, Red Devil. Karena bos masih melakukan perjalanan, aku akan menjadi penjaga guild. Jika kalian ingin mengambil Danau Putih, maka aku akan turun tangan!" kata Blue.
Karena menggunakan masker berwarna coklat susu, penampilannya tidak dapat dikenali. Anehnya rambutnya juga berwarna merah. Berbeda dengan penampilan Blue yang mempunyai rambut hitam.
Seorang perwakilan dari Tanduk Iblis keluar dari barisan, dia adalah pemimpin dari Pasukan penyerang.
"Kamu pikir kami Tanduk Iblis takut dengan kamu yang sok kuat?" katanya dengan nada provokasi.
Blue mengangkat sudut bibirnya dan berkata, "Artinya kalian tidak ingin mundur. Baiklah, kami akan melakukan tidak akan pernah berdamai dengan Tanduk Iblis."
Percakapan mereka direkam, kemudian disebarkan melalui laman resmi Fairy Dance. Sekarang publik mengetahui bahwa bukan Fairy Dance yang melakukan kesalahan, tetapi Tanduk Iblis menginginkan kekuasaan.
Karena para anggota Tanduk Iblis sangat tampan, banyak kaum wanita tetap membelanya. Hingga membuat laman resmi Fairy Dance mengalami masalah jaringan.
Sayangnya Ayunda ada dibelakang semua sistem milik Fairy Dance, dia bisa memperbaiki sistem dengan sangat cepat.
Blue mengayunkan pedang besarnya, api menyelimuti pedang besarnya. Sebuah sayatan berwana merah menghantam perwakilan Tanduk Iblis dan seluruh pasukan dibelakangnya.
Karena merasa dirinya sangat kuat, perwakilan Tanduk Iblis mengeluarkan tameng dan menggunakan skillnya.
Sayatan api Blue mengenai tamengnya, seketika perwakilan Tanduk Iblis menghilang dan dikirim ke Rumah Kebangkitan.
Tidak ada yang bisa melihat total kerusakan yang diberikan Blue. Namun mereka melihat ada angka 1 dengan jumlah yang sangat banyak.
Blue menancapkan pedang di depannya. "Jika kalian masih ingin melanjutkan, majulah!" katanya dengan nada menantang.
Robot Penembak sudah siap menghancurkan semua musuhnya. Para pasukan Tanduk Iblis tidak tahu bahwa pasukan Fairy Dance sudah bersiap menempatkan Mortir Manual.
Setidaknya ada 1000 Mortir Manual yang sudah bersiap untuk menembak. Meriam Sihir Otomatis juga sudah siap digunakan, tetapi Blue masih memberikan pilihan pada pasukan Tanduk Iblis.
Bukan karena ingin melepaskan mereka, tetapi malah sebaliknya. Jika mundur, maka Fairy Dance akan memberikan persyaratan yang sangat berat.
Namun jika mereka melawan, artinya Blue akan melancarkan serangan ke markas Tanduk Iblis. Tidak main-main, mungkin Blue akan membawa Venom dalam penyerangan kali ini.
Karena Raja Iblis Venom sangat menginginkan kekuatan, Blue akan mencoba berteman dengannya. Mungkin saja akan menjadi rekan yang saling menguntungkan.
"Wakil Red Devil, aku bukan orang yang pengecut. Namun Tanduk Iblis bukan milikku, jadi jangan berharap aku bisa memutuskan perang ini. Lebih baik kamu membunuh!" kata salah satu pemain.
Blue mengangkat sudut bibirnya. "Sangat mengesankan, kalian benar-benar tidak mau mundur atau mengakui kesalahan. Baiklah, mari lakukan perang selanjutnya."
Padahal perwakilan Tanduk Iblis tidak mengatakan sesuatu yang menantang Fairy Dance, tetapi Blue menggiring opininya supaya Tanduk Iblis tidak menyerah.
1000 Meriam Otomatis muncul di atas tembok pelindung Danau Putih. Kemudian ratusan bola energi muncul dari belakang tembok pelindung, itu adalah tembakan dari Mortir Manual.
Blue memegang pedang yang ditancapkan pada tanah dengan kedua tangannya. Jubahnya yang berwarna hitam dengan aksen merah berkibar.
Rambutnya yang berwarna merah berkibar. "Mata akan dibayar dengan mata, kalian telah mengganggu Fairy Dance. Aku Red Devil tidak akan membiarkan kalian lepas."
__ADS_1
"Mungkin Blue selalu berpikir dan menggunakan segala cara untuk menang. Aku berbeda, jika kalian menyerang, jangan berharap aku tidak akan melawan. Tanduk Iblis, tunggu kedatangan kami!"