
Mawar Putih tersenyum mendengar pertanyaan Arief yang cukup mengejutkan. Biasanya orang yang menerima kesempatan bergabung dengan guild besar akan langsung menyetujuinya.
Namun Arief masih menanyakan ulang, dia yakin bahwa lawan bicaranya sedang merencanakan sesuatu untuk mengambil keuntungan.
"Tentu, jadi apa upah yang harus aku bayar untuk meminta bantuan dari Fairy Dance?" tanya balik Mawar Putih.
Arief membalas senyum Mawar Putih karena lawan bicaranya sudah mengerti maksudnya.
"Berbicara dengan orang cerdas sangat menghemat waktu. Fairy Dance menginginkan bekas Raid Kelelawar Darah," kata Arief tegas.
Biasanya Raid tersembunyi akan ditutup setelah 3 hari. Jadi masih ada waktu bagi pemain untuk mengeksplorasi lebih dalam.
Berbeda dengan Raid tersembunyi di bawah Rumah Petualang Danau Putih, yang langsung hancur setelah diselesaikan.
Kali ini Raid Kelelawar Darah memiliki kotak rahasia yang telah merubah sebuah guild kecil menjadi terkenal.
Di dalam kotak terdapat sebuah inti Dungeon Kelelawar Darah, jika Fairy Dance mempunyai Dungeon pribadi peningkatan level para pemain pribumi akan semakin cepat.
Perbedaan Dungeon biasa dan Dungeon yang di tanam pemain ada pada level monster. Jika Dungeon biasa sudah memiliki level tetap, Dungeon pemain dapat menyesuaikan level penantangnya.
Pengalaman yang didapat juga akan menyesuaikan level penantangnya.
Walaupun menurut Arief sangat tidak efektif menaikkan level dalam dungeon buatan pemain, tetapi untuk petualang pribumi yang memiliki potensi biasa sangat bermanfaat.
"Baiklah, kami akan memikirkan keinginan anda. Kunjungi kami di Sawah Hijau untuk kesepakatan selanjutnya," kata Mawar Putih sambil tersenyum.
Dia tidak bisa gegabah dalam mengambil keputusan. Mawar Putih belum mengetahui harta apa yang ditinggalkan dalan Raid Tersembunyi.
"Tentu, aku akan mengunjungi Galaxy Star besok lusa," jawab Arief dengan senyum manis.
Akhirnya tamu dari Galaxy Star pergi dengan tangan kosong. Mereka berharap kunjungannya langsung mendapat persetujuan Fairy Dance, tetapi siapa sangka informasi yang ditunjukkan Arief membuat Mawar Putih harus mundur.
Dalam perjalanan Mawar Putih langsung memberikan perintah untuk mencari tahu tentang bekas Raid yang sudah diselesaikan.
Tim pencari informasi langsung mencari segala kemungkinan yang ada dalam Domain Dewa.
Arief yang melihat rombongan Galaxy Star dari jendela restoran Desa Koral mengerutkan kening.
"Sepertinya aku salah langkah. Nenek tua itu jauh lebih bijaksana dari yang aku bayangkan." Arief menyeruput teh hijau yang ada di cangkirnya.
"Mengapa begitu, Bos?" tanya Jessica penasaran.
"Aku tidak menyangka Galaxy Star tidak mencari informasi yang detail. Seharusnya dengan memanfaatkan forum, bekas Raid tersembunyi sudah diketahui banyak orang."
Mawar Putih sebenarnya sudah tahu bahwa Raid tersembunyi akan hilang setelah 3 hari penyelesaian.
Informasi yang diberikan jaringan guild besar mengatakan Raid tersembunyi yang sudah selesai tidak akan memberikan keuntungan apapun.
Namun permintaan Arief membuat Mawar Putih harus berpikir ulang, dia mengetahui bahwa Arief bukan orang yang bodoh yang tidak menginginkan keuntungan besar.
Hari berlalu dengan cepat, Arief dan kelompoknya pergi ke Sawah Hijau untuk mengunjungi Galaxy Star.
__ADS_1
Kelompok tersebut terdiri dari 5 orang pilihan yaitu Arief, Leon, Qin Huang, Reaper, dan Saputra. Mereka tidak menggunakan pemain depan ataupun pemain pendukung.
Mawar Putih yang sudah menunggu kedatangan Arief tersenyum ketika melihatnya datang ke ruangan.
"Langsung saja ke intinya, aku setuju dengan permintaanmu. Namun Galaxy Star ingin mengambil semua barang jarahan kalian di Raid tersembunyi," kata Mawar Putih sambil menyodorkan kontrak kerja sama.
Arief tersenyum dan membaca dengan teliti kontrak yang diajukan. Setelah merasa yakin bahwa kontrak tidak memiliki kesalahan, dia segera menandatanganinya.
"Baiklah, istirahatlah di rumah penginapan pusat kota. Kami sudah menyiapkan khusus untuk Fairy Dance," kata Mawar Putih dengan senyum aneh.
Arief segera menyadari bahwa kamar istirahat mereka sudah dipasang alat penyadap untuk menggali informasi bekas Raid tersembunyi.
Dia langsung mengirim pesan kepada lima orang di sampingnya untuk tidak membahas raid tersembunyi.
Hari penggerebekan Raid Tersembunyi Kelelawar Darah akhirnya sudah tiba. Mawar Putih yang tidak mendapatkan informasi dari anggota Fairy Dance sedikit kesal.
Penyerangan akan dilakukan oleh 3 guild dan 2 kelompok petualang bebas.
Guild yang bergabung dengan penggerebekan adalah Galaxy Star, Blade Armor, dan Fairy Dance. Sedangkan kelompok petualang bebas adalah Teh Party dan Teh Lemon.
Penggerebekan akan di pimpin oleh Salju. Sedangkan pemain lainnya akan membantu dengan kemampuan bertarungnya.
Arief tidak menggunakan senjata dan set perlengkapan terbaiknya. Bukan karena takut kegagalan, tetapi untuk menyembunyikan kerusakan per detiknya yang tidak wajar.
Begitupula pemain Fairy Dance lainnya, mereka menggunakan perlengkapan lapis kedua untuk penggerebekan Raid Kelelawar Darah.
Melihat perlengkapan yang dipakai Fairy Dance, salah seorang anggota Blade Armor mencibir, "Guild udik mengapa ada disini?"
Semua orang langsung memandangnya, karena semua orang sudah mengetahui seberapa kuat Blue dan pasukan Fairy Dance.
Setelah gerbang Raid tersembunyi dibuka, suara ruangan monster membuat semua orang terkena efek lumpuh.
Namun semua anggota Fairy Dance tidak menerima efek tersebut, mereka telah mengetahui cara melepaskan diri dari efek lumpuh. Namun teknik ini tidak bisa dilakukan pada ruangan bos.
Mereka semua harus menunggu semua orang berhasil menyembuhkan efek lumpuh, jadi Fairy Dance hanya berdiam diri karena tidak membawa pemain pendukung.
"Semua lakukan sesuai rencana. Jangan menciptakan situasi diluar kendali!" teriak Salju memberikan instruksi.
Penyerangan monster kelelawar Darah tidak sulit karena menggunakan pasukan utama setiap guild dan kelompok petualang bebas.
Namun mereka mengalami kesulitan ketika berhadapan dengan penjaga gerbang bos Raid.
Nama : Kelelawar Darah (Tinggi)
Level : 50
Kondisi : Tenang
HP : 150 ribu
Jika ada 1 Kelelawar Darah, kelompok penyerangan akan mudah mengalahkannya. Namun ada 3 yang langsung mengepung kelompok.
__ADS_1
Arief dan pasukan Fairy Dance tidak panik sedikitpun. Mereka percaya rencana Arief sangat matang dan sempurna.
"Semua mundur, pulihkan HP dan MP. Kita tidak bisa bertarung dengan jangka waktu yang lama!" teriak Salju memberikan perintah mundur.
"Salju, apa kamu yakin harus mundur?" kata seorang pemain dari kelompok petualang bebas Teh Party.
Dia adalah wakil ketua kelompok petualang bebas Teh Party, Horizon.
"Untuk sementara kita mundur, kami tidak memiliki informasi yang pasti tentang penyerangan penjaga gerbang," jawab Salju dengan tenang.
"Aku pikir orang yang di sana memiliki jalan keluarnya," kata Horizon menunjuk Arief yang tampak sangat tenang.
Semua orang langsung menatap Arief dan kelompoknya yang dari awal penggerebekan tidak menunjukkan kontribusi yang mencolok.
Hanya Salju yang dapat melihat kerusakan setiap orang dalam kelompok, 5 anggota Fairy Dance menempati peringkat 3 sampai 7 kerusakan terbesar.
"Blue, apa kamu memiliki ide untuk mengalahkan penjaga gerbang bos?" tanya Salju penasaran.
"Sangat sederhana. Pemain depan tidak diperlukan, mereka hanya menghambat kerusakan yang diberikan pemain tengah dan belakang," jawab Arief tanpa merubah ekspresi.
"Sial, kamu ingin membalas dendam!" kata David dengan nada kasar.
Orang yang mencibir Arief pertama kali adalah pemain depan utama guild Blade Armor, dia merasa tersinggung dengan pernyataan Arief.
"Aku tidak akan tersinggung dengan perkataan rendahan seperti itu. Semua yang aku katakan merupakan kebenaran," kata Arief tanpa merubah ekspresi wajahnya.
Salju dan Horizon berpikir keras tentang kemungkinan yang dikatakan Arief. Namun mereka masih tidak memiliki jawaban yang tepat.
Arief langsung menerjang 3 Kelelawar Darah, pemain Fairy Dance segera mengikutinya dari belakang.
Arief dan Reaper akan secara bergantian menjadi pengalih perhatian monster Kelelawar Darah, Leon dan Qin Huang akan menjadi pemain kunci untuk melakukan serangan fatal.
Sedangkan Saputra akan membantu dengan sihir tanahnya. Dia juga menciptakan golem untuk menutupi kekurangan Arief dan Reaper.
HP monster Kelelawar Darah berkurang dengan cepat. Jika terus berlanjut, 3 monster Kelelawar Darah akan tumbang setelah 15 menit.
Melihat pertunjukan Arief dan kelompoknya, Salju mengerti pernyataannya tentang kelompok penggerebekan tidak membutuhkan pemain depan.
"Semua pemain tenang dan belang segera berikan kerusakan terbaik kalian!" teriak Salju memberikan perintah.
Teknik penyerangan tanpa pemain depan baru diperkenalkan oleh Arief, jadi semua orang sedikit kebingungan dengan kecepatan pergerakan monster.
Semua orang yang ada dalam kelompok penggerebekan Raid adalah orang yang cerdas. Mereka dapat menyesuaikan diri dengan cepat.
Setelah 7 menit berlalu, akhirnya 3 Kelelawar Darah berhasil di kalahkan.
"Baiklah, istirahat sebentar. Kita akan melanjutkan kedalam ruang bos dalam waktu 10 menit," kata Salju dengan tegas.
Arief dan kelompoknya langsung duduk dan memakan sebuah ramuan yang dibuat Argya. Ramuan tersebut dapat memulihkan stamina pemain.
David dengan wajah menyesal menghampiri Arief untuk meminta maaf. Dia adalah orang yang cerdas, melihat ketrampilan Arief membuatnya menyadari sesuatu. Penampilan tidak dapat menunjukkan kemampuan seseorang.
__ADS_1
"Sudahlah lupakan. Kamu pemain depan yang sangat hebat." Arief dengan sangat santai memaafkan perlakuan David.
Arief mengetahui bahwa David akan menjadi pemain depan kelas dunia setelah beberapa tahun berkembang.