Domain Dewa : Raja Pedang

Domain Dewa : Raja Pedang
151. Pasukan Ular Hijau


__ADS_3

Pertandingan kedua akan segera dimulai, seperti biasa Blue mengumpulkan anggota Fairy Dance untuk melakukan persiapan.


Leon, Diana, Adam, Bima, dan Rangga akan mewakili Fairy Dance. Mereka adalah lima orang yang mempunyai reflek terbaik di Fairy Dance.


Alasan Blue memilih mereka karena beberapa petarung Pasukan Ular Hijau adalah tipe Kelincahan. Dengan reflek yang cepat dan tepat memungkinkan pemain untuk menang.


"Aku tidak mengharapkan kemenangan dari kalian. Mereka adalah pasukan khusus yang sudah sering bertarung. Aku hanya ingin kalian belajar dan memperhatikan setiap gerakannya," kata Blue pelan.


Dia juga mengatakan untuk tidak takut kehilangan Desa Koral. Bukannya Blue tidak peduli, dia sudah mempunyai kepastian bisa menang di pertarungan kelompok.


Bukannya sombong, Blue sudah sering menghadapi pasukan Ular Hijau. Dia juga mengenal semua pemain yang membantu Beruang Hitam.


Ketika menjabat sebagai pemimpin Shadow, Blue sering menghadapi Pasukan Ular Hijau. Mereka sering bentrok karena perebutan wilayah.


Ular Hijau adalah pasukan yang berfokus menyewakan jasa, sama seperti organisasi pembunuh di dunia nyata. Mereka menerima segala permintaan untuk berurusan dengan guild lain.


Walaupun hanya berjumlah ratusan orang, Pasukan Ular Hijau sangat kuat. Bisa dilihat dari level mereka yang mencapai 64 saat ini.


Sayangnya Blue tidak berencana merekrut mereka masuk kedalam Fairy Dance. Mereka adalah pasukan yang bisa memakan tuannya sendiri, pada kehidupan sebelumnya sudah terbukti.


Pertarungan pertama akan dilaksanakan 5 menit lagi, Blue memberikan susunan pemain yang akan bertanding.


Fairy Dance



Leon


Diana


Adam


Bima


Rangga



Galaxy Star



Dimas


Ratna


Rendra


Torik


Akbar



Kelimanya adalah pemain bertipe Kelincahan. Adam dan Diana akan kesusahan menghadapi lawannya, mereka adalah tipe pemain yang menunggu diserang.


Jika musuhnya terus bergerak dengan cepat, Diana dan Adam tidak akan memiliki kesempatan menang. Blue sudah memikirkan hal tersebut, makanya dia memberikan trik untuk menghadapi pemain bertipe kelincahan.


[Pertandingan pertama : Leon vs Dimas]


Leon maju ke area dengan tenang dan menarik napas pelan. Ekspresinya tampak serius, dia mencabut pedangnya pelan.


Diman tanpa memberikan salam langsung menerjang Leon dengan pedang pendeknya. Kecepatan yang tinggi membuat lawannya terkejut, itulah yang dia pikirkan.

__ADS_1


Sayangnya Leon sudah siap dengan serangan kejutan musuh. Dengan sigap dia menangkis menggunakan pedang satu sisinya. Untuk memaksimalkan serangannya, Leon menggunakan tangan kiri untuk membuat jarak.


Pedangnya cukup panjang, jadi tidak bisa bermain dengan jarak dekat. Sehingga memerlukan jarak untuk melancarkan serangan.


Ayunan lengan Leon memberikan sedikit kerusakan pada Dimas.


[Leon memberikan kerusakan - 300, serangan kritikal]


Diman yang menerima kerusakan langsung mundur untuk memberikan jarak. Dengan kecepatannya dia sangat yakin bisa mengalahkan Leon dengan pedang satu sisinya.


Leon melangkah maju, Dimas segera menghilang dari pandangan semua orang. Keterampilan ini hanya dimiliki oleh seroang pemain berkelas pembunuh.


Senyum tipis muncul di sudut bibirnya, Leon mengayunkan pedangnya horizontal. Hal itu dilakukan supaya serangannya dapat mengenai bagian depan tubuhnya.


Suara pedang sangat cepat, Dimas tanpa sadar menabrak ayunan pedang tersebut.


Pemberitahuan sistem menyebutkan Dimas terkena kerusakan 500 poin. Semua orang langsung terkejut, Dimas adalah pemain yang mempunyai ketrampilan menyembunyikan diri.


Namun Leon berhasil menebak arah serangnya dengan sekali lihat. Tidak ada yang tahu bagaimana Leon bisa menebaknya, tetapi kuncinya ada pada instruksi Blue.


Dimas sering berlari ke samping tubuh lawannya untuk mengejek. Hal itu menjadi kebiasaan yang tidak dia sadari, sayangnya Blue sudah mengetahuinya.


Kecepatan reflek Leon berperan sangat penting pada pertandingan kali ini. Dia sudah mengetahui beberapa gerakan andalan dari kelas pembunuh, jadi bisa menebak pergerakan musuh dengan mudah.


Ayunan pedang pendek menebas Leon dari belakang. Dimas sangat percaya diri bisa memberikan kerusakan tinggi, namun kenyataan berbeda dengan harapannya.


Leon berhasil menangkis serangan Dimas dengan cara menempatkan pedangnya di punggung. Kecepatan reflek sangat menentukan keberhasilannya.


Kelincahan Dimas tidak dapat diremehkan, dia setidaknya memiliki 490 poin. Namun Leon merupakan pemain yang sangat tenang.


"Menarik, Bocah. Kamu berhasil memblokir semua serangan dengan baik." Dimas tidak ingin bermain lain, dia merasakan ancaman yang dipancarkan Leon.


Prana di lepaskan untuk memperkuat serangannya, sebagai seorang pasukan khusus, sudah sewajarnya menguasainya.


Leon yang melihatnya tersenyum tipis, dia bisa melihat kekuatan prana. Jadi tangan kanannya menggenggam erat pedangnya. "Mari mulai serius!"


Kedua orang tuanya sudah aman di bawah perlindungan Fairy Dance. Jadi tidak ada lagi kekhawatirannya, melepaskan prana dengan bebas.


Blue tersenyum melihat perkembangan Leon yang sangat pesat, dia tidak pernah menyangka teman masa kecilnya bisa menggunakan prana di umurnya sekarang.


Bisa dibilang bakatnya hampir setara dengan Blue yang bisa menguasai prana di umurnya yang masih 17. Walaupun masih terlalu tipis, setidaknya Leon berhasil mengendalikan Prana.


Dimas terkejut melihat musuhnya bisa menggunakan prana. Namun sebagai prajurit berpengalaman, dia memiliki keunggulan lebih.


Pertarungan jarak dekat terjadi, Leon berada di atas angin karena mempunyai informasi tentang kebiasaan Dimas.


Ayunan pedang Leon mengakhiri pertarungan singkat mereka berdua.


[Leon menang!]


Pasukan Ular Hijau terkejut melihat ketua mereka kalah dalam pertarungan satu lawan satu. Dimas adalah pemain tercepat di Pasukan Ular Hijau.


Sekarang dia telah tumbang di pertandingan pertama. Hal itu membuat semua pasukan Ular Hijau menjadi waspada. Mereka tahu bahwa Dimas belum mengeluarkan kekuatan terbaiknya, tetapi kekalahannya menjadi peringatan keras.


Pertandingan berikutnya antara Ratna dan Diana, kebetulan keduanya adalah seorang perempuan. Jadi bisa bertarung tanpa canggung.


[Pertandingan Kedua : Diana vs Ratna]


Ratna yang sudah melihat kekuatan Leon segera melepaskan prana dan menyerang Diana dengan seluruh kemampuannya.


Diana sudah mengetahui kebiasaan Ratna, tetapi pengetahuan saja tidak cukup untuk memenangkan pertandingan. Dia terus terpojok hingga akhirnya tumbang tanpa perlawanan.


Blue selalu mengingatkan untuk terus belajar ketika melawan pemain hebat. Oleh karena itu, Diana bertekad tidak akan kalah di pertarungan selanjutnya.

__ADS_1


Melihat tekad musuhnya yang semakin berkobar membuat Ratna mengerutkan kening. Dia sudah menghancurkan kepercayaan dirinya, tetapi bukannya hancur malah tambah menguat.


"Apa mereka semua pecinta kekerasan!" kata Ratna dalam hati. Dia tidak mengetahui bahwa Diana adalah pemain yang sangat kuat di dunia nyata.


Setelah pindah ke Markas Fairy Dance, tubuhnya semakin berisi. Dia adalah seorang wanita yang memiliki sedikit kelainan hormon. Sehingga membuat ototnya berkembang layaknya seorang laki-laki.


Saputra adiknya malah sebaliknya, ototnya tidak bisa berkembang layaknya manusia biasa. Namun otaknya jauh lebih hebat dari Diana.


[Pertandingan ketiga : Adam vs Rendra]


Keduanya bertarung dengan seimbang, Rendra langsung menggunakan prana. Berbeda dengan Adam yang belum bisa menggunakan prana.


Namun sangat aneh Rendra tidak bisa mengalahkan musuhnya dengan mudah. Adam bergerak lambat tetapi sangat efektif, dia adalah seorang petarung yang bisa memanfaatkan kelebihan karakternya.


Dengan perisai di tangan kirinya, Adam berhasil menebak setiap serangan Rendra. Pedang ditangan kanannya belum bisa bergerak menyerang karena musuhnya terlalu cepat.


Batas waktu pertarungan adalah 10 menit, mereka menghabiskan waktu pertandingan. Rendra keluar sebagai pemenang, walaupun tidak bisa menumbangkan musuhnya.


Adam menaruh pedangnya di punggung dan membawa perisainya seperti tidak terjadi apa-apa. Bisa dibilang dia hanya melakukan pemanasan untuk melawan Rendra, sayangnya waktu pertandingan menghalangi pertarungan sesungguhnya.


Perlu di ketahui Adam adalah pria besar dengan tinggi 2 meter. Anehnya dia mempunyai stamina yang jauh lebih besar dari yang lainnya.


Karena Domain Dewa belum menerapkan gravitasi dan berat tubuh, makanya Adam mempunyai stamina yang sangat tinggi. Bahkan Blue harus mengakui kekalahannya dalam stamina.


Namun untuk efektivitas, Blue masih jauh lebih unggul dibandingkan Adam. Jika Adam berhasil menguasai efektivitas, jelas dia akan menjadi pemain yang sangat mengerikan.


[Pertandingan keempat : Bima vs Torik]


Pertandingan kali ini akan menentukan pertandingan selanjutnya. Jika Bima kalah, maka Galaxy Star akan otomatis menang.


Sayangnya Bima adalah seorang Magic Sword yang sama seperti Mahira. Kemampuannya sedikit lebih rendah, tetapi refleknya melebihi Leon.


Dengan wajah datar, Bima masuk kedalam arena. Berbeda dengan yang lainnya, dia menyerang terlebih dahulu dengan satu pedang tanpa perisai.


Ayunan pedangnya sangat gila, dia menyerang terus menerus tanpa memberikan waktu istirahat pada musuhnya. Torik tidak lemah, dia melepaskan prana untuk mengimbangi kecepatan Bima.


Namun kekuatan prana tidak cukup mengimbangi Bima yang menari seperti Pendekar Pedang. Dia adalah murid yang dilatih Blue secara langsung, jadi kemampuan pedangnya tidak lemah.


[Bima menang!]


Bima tidak memasukkan kepadanya, dia berjalan sambil membawa senjatanya. Sebelum keadaan kondusif, Blue selalu melarangnya menyimpan senjata.


[Pertandingan kelima : Rangga vs Akbar]


Pertandingan kali ini tidak seimbang, Rangga mempunyai kelas pemburu. Dia berfokus pada Kelincahan dan Pertahanan.


Kerusakan yang diberikan tidak dapat menumbangkan Akbar. Keterampilan memang cukup baik, sayangnya pertarungan berakhir dengan kemenangan Akbar.


Mereka bertarung hingga batas waktu berakhir, tidak ada yang kalah dalam pertempuran. Namun HP Rangga sedikit lebih rendah daripada lawannya.


Galaxy Star keluar sebagai pemenang dengan skor 3 - 2. Blue tidak mempermasalahkannya, dia sudah sangat senang bisa mendapat 2 kemenangan.


Di tambah lagi semua perwakilan sudah mendapatkan pengalaman pertarungan.


"Baiklah, anggap saja pertandingan kali ini milikmu. Kapan kita mengadakan pertarungan kelompok?" tanya Blue sambil tersenyum tipis.


Tidak ada sedikitpun kekhawatiran di wajah setiap anggota Fairy Dance. Mereka yakin Blue bisa mengambil kemenangan dengan kekuatannya.


Semua orang sudah melihat bagaimana Blue memimpin pasukannya, jadi bisa dipastikan kemenangan berada ditangan Fairy Dance.


"Sombong, kamu terlalu membanggakan dirimu. Ati lakukan pertarungan 5 vs 5. Siapa yang kalah akan menjadi pemenang!" kata Beruang Hitam penuh nada provokasi.


Dia belum tahu bahwa Blue adalah pemain yang berfokus pertarungan dengan banyak orang. Buktinya setiap keterampilannya menyerang multi target.

__ADS_1


Blue masuk ke dalam arena, disusul oleh 3 anggota bertipe pendukung dan 1 kesatria. Dia mereka sangat percaya diri dengan kombinasi serangan kelompoknya.


Blue mencabut pedang dari punggungnya dan berkata, "Mari mulai!"


__ADS_2