
Blue menggunakan jubah yang diberikan sistem padanya.
[Jubah Raja Perang]
Tampilannya yang megah ditambah dengan sayap berwarna hitam membuat Blue tampak sangat berwibawa.
Sekarang hanya butuh Mahkota Raja untuk menyempurnakan penampilannya sebagai raja yang sebenarnya. Sayangnya untuk menemukan sebuah Mahkota, Blue harus menunggu sampai levelnya di atas 250.
Karena Blue tidak ingin menggunakan pedang biasanya, dia mengeluarkan Thunder Sword untuk menyempurnakan penampilannya.
Pedang Ganda - Thunder Sword
Tingkat : Epik
Level : 70 – 100
Kerusakan : 200 – 350
Kelincahan : 320 – 490
Pedang yang pernah dipakai pendekar pedang Epik, sayangnya dia kalah oleh belalang sembah.
Tidak seperti orang biasa, Blue terbang menuju medan perang. Pasukan Pentagon sudah kewalahan karena kehabisan ramuan penyembuh.
Tanpa menunggu lama, Blue langsung melepaskan Gelombang Kejut untuk memberikan pukulan Barat pada musuh. Siapa yang menyangka serangannya bisa menumbangkan banyak pemain dari Pentagon.
Karena tidak ingin memberikan kesempatan untuk musuhnya, dia terus menggunakan bom peledak. Sayap hitam membantunya terbang, sehingga banyak pemain kesusahan untuk menyerang.
Hanya pemain dengan serangan jarak jauh yang bisa menyerangnya. Namun banyak pemain jarak jauh lebih mementingkan Kekuatan atau Kepintaran, sehingga kecepatan serangnya sangat lambat.
Blue adalah salah satu pemain dengan Kelincahan terbaik di Domain Dewa tidak akan bisa di serang dengan kecepatan itu.
"Regina, kamu terlihat seperti tikus yang sedang terkena perangkap," kata Blue memberikan provokasi. Dia sebenarnya tidak ingin melakukannya, tetapi suasana perang terlalu dingin.
Sehingga Blue membumbuinya dengan beberapa kalimat hinaan. Mungkin banyak orang akan mengutuk Blue, tetapi itulah yang harus dilakukan untuk menurunkan konsentrasi lawan.
Ketika seseorang sedang marah, banyak pemain akan mulai menyerang tanpa memperhitungkan kemampuannya sendiri. Itulah yang sedang diincar Blue, dia tidak ingin ada satupun anggota Pentagon keluar dari medan pedang.
Tidak butuh lama untuk pasukan Rose Merry untuk membekuk anggota Pentagon. Perkembangan cabang guild Fairy Dance benar-benar sangat mencengangkan.
Regina tersungkur di tanah. Dia tidak bisa menggerakkan kakinya karena sudah kelelahan.
"Mengapa mesin virtual tidak menarik kita keluar?" tanya Regina pelan.
Karena pasukan Pentagon sudah menyerahkan diri, mereka membuang senjatanya. Blue segera turun dari langit dan menyapa Regina, "Sepertinya aku yang menang."
Regina menatap tajam kearah Blue yang mengejeknya sepanjang peperangan. "Ya, aku memang kalah. Namun ini adalah kesalahanmu karena mengalahkan kami!" katanya.
Blue tersenyum manis, dia sudah tahu akan ada pasukan misterius yang akan menyerang. Oleh karena itu, Fairy Dance sudah menyiapkan beberapa langkah pencegahan.
"Sebenarnya aku tidak ingin seperti ini terus, Pentagon dan Fairy Dance bisa saja menjadi rekan yang sangat solid. Mengapa kalian memusuhi kami?" tanya Blue.
Regina tersenyum jahat, dia merasa mempunyai kendali penuh terhadap Blue. "Awalnya aku juga tidak ingin, tetapi setelah melihat perkembangan kalian aku berubah pikiran," jawabnya.
Sebuah pesan masuk mengatakan bahwa Amelia dan pasukannya sudah siap untuk mengepung markas Pentagon. Jessica sudah memblokir Rumah Kebangkitan di Kerajaan Kediri.
__ADS_1
"Intinya kalian takut suatu saat kami akan mengkhianati perjanjian. Sangat disayangkan, kesempatan emas telah kalian buang."
Blue mengayunkan pedangnya dan segera mengakhiri Regina. Ini adalah pertama kalinya Regina mati di Domain Dewa.
Forum diskusi Domain Dewa pecah, mereka semua membahas tentang kekalahan Regina. Namun siapa yang menyangka ternyata banyak orang yang mengatakan bahwa Fairy Dance terlalu pengecut.
Mereka menggunakan senjata yang terlalu kuat, hingga membuat pasukan Pentagon tidak mempunyai kesempatan membalas. Ditambah lagi mereka menyergap pasukan yang sudah kehabisan persediaan.
Sungguh tindakan pengecut, tetapi tidak sedikit yang memuji kemampuan Blue dan pasukan Fairy Dance untuk memanfaatkan medan perang.
Kematian Regina menandakan bahwa seluruh pasukan Pentagon harus dieksekusi. Tanpa menunggu lama semua pasukan di kirim ke Rumah Kebangkitan.
"Aku akan membalas penghinaan ini, Blue!" kata Regina sambil menggenggam erat pedang yang muncul disebelahnya.
Pedang itu adalah senjata sihir yang sudah dikontrak, jadi tidak akan bisa jatuh. Itulah yang membuat Regina sangat kuat.
Sayangnya tekadnya tidak menolongnya, Jessica tidak memberi ampun. Dia langsung menggunakan X-Bow untuk membunuh Regina yang baru bangkit.
HP penuhnya langsung hilang dan dibangkitkan lagi di dalam Rumah Kebangkitan. "Mereka benar-benar gila!" teriak Regina melihat levelnya sudah hilang 4 tingkat.
Regina dan seluruh pasukan Pentagon memilih untuk diam didalam Rumah Kebangkitan. Mereka ingin menunggu bantuan datang dan melarikan diri dengan selamat.
Namun sebuah benda aneh muncul di depan pintu Rumah Kebangkitan. Itu adalah benda yang diciptakan Zaha dan Blue, inilah yang membuat Fairy Dance percaya diri bisa mengalahkan Pentagon.
Sebuah kubus terbuka, kemudian ada sebuah pohon kecil yang keluar di tengahnya. Asap keluar dari Pohon kecil tersebut dan masuk kedalam Rumah Kebangkitan.
Setelah beberapa saat masuk kedalam Rumah Kebangkitan, tanpa peringatan salah satu pasukan Pentagon keluar tanpa sadar. Seperti biasa X-Bow langsung mengirimnya kembali.
"Apa yang terjadi?" tanya Regina kebingungan.
Semua orang langsung menutup mulut dan hidungnya, sayangnya itu tidak terlalu berpengaruh. Beberapa pemain tanpa sadar berjalan keluar Rumah Kebangkitan, X-Bow langsung mengajarnya.
Tidak butuh dua detik untuk menghilangkan beberapa orang. Itulah kehebatan X-Bow yang sudah disempurnakan.
Amelia sudah bersiap untuk merebut markas Pentagon, dia berdiri di depan pasukan dengan gagah berani. "Serang!" katanya lantang.
Semua pasukan langsung berlari menggunakan hewan tunggangan masing-masing. Mereka semua mengangkat senjatanya dan menerjang Pentagon dengan seluruh kemampuannya.
Siapa yang menyangka ada sebuah senjata sihir yang sangat kuat hingga membuat ratusan orang menghilang dalam sekejap.
Karena rumah kebangkitan dipenuhi oleh anggota Pentagon, para pasukan Fairy Dance langsung menggunakan masker dan membunuh para pemain yang di dalamnya.
Ini adalah perang yang sangat mengerikan, Regina sudah kehilangan 8 levelnya. Beberapa pemain sudah kehilangan 12 level atau lebih.
Berbanding terbalik degan Fairy Dance yang masih mengalami sedikit korban. Namun Blue sangat menyayangkan banyak penduduk pribumi yang harus gugur.
10 orang misterius muncul dari dalam markas Pentagon, mereka menggunakan satu pedang dan memakai topeng.
Tanpa memberikan isyarat, sepuluh orang tersebut langsung menerjang musuhnya. Mereka mengayunkan pedang dengan sangat cepat, tidak satupun orang amatir.
Bisa dibilang mereka adalah pelindung yang dimaksud Regina. Blue melihatnya harus segera memberikan perintah. Memanfaatkan situasi, dia memilih untuk menghadapi 10 orang tersebut.
Dengan kecepatan tinggi, Blue mendarat di dekat salah satu pemain dengan kekuatan paling besar. Dia bisa menentukan kekuatan seseorang dari kemampuan prana dan statistik yang ditunjukkan Mata Dewa.
"Siapa kalian?" tanya Blue. Dia berencana untuk menggali informasi terkait orang misterius kuat yang membela Pentagon.
__ADS_1
Tanpa menjawab pertanyaannya, musuh langsung menerjang dan mengayunkan pedang. Blue mengetahui bahwa orang ini lebih baik mati daripada membocorkan misi.
"Tujuh Mawar?" kata Blue memastikan bahwa orang-orang misterius ini dari guild bayaran.
Lawannya langsung melebarkan mata, itu menandakan bahwa tebakan Blue benar. Pasalnya hanya segelintir orang yang mengetahui Tujuh Mawar, tetapi Blue bisa mengetahuinya.
Pada masa depan, Tujuh Mawar akan menjadi guild yang sangat ditakuti oleh super guild. Bukan karena mereka sangat kuat, tetapi karena mereka mempunyai tekad yang mengerikan.
Bahkan ada seorang ketua guild super berhasil dibunuh oleh salah satu anggota Tujuh Mawar. Kemampuan mereka menyergap sangat bagus, tetapi siapa yang menyangka bahwa sekarang mereka bertarung secara langsung.
Lawannya menyerang Blue dengan panik, semua anggota Tujuh Mawar langsung menyerangnya karena dianggap sebagai ancaman.
Sayangnya serangan mereka masih terlalu lambat untuk memberikan kerusakan pada Blue. Dengan sedikit gerakan, Blue membalikkan keadaan dan memberikan kerusakan pada semua pemain.
Sepuluh melawan satu, itulah pemandangan yang sedang disaksikan oleh banyak orang. Tentu saja banyak reporter yang akan melakukan suara langsung, komentar mereka dibanjiri oleh kekaguman terhadap Blue.
Padahal awalnya mereka memaki Fairy Dance karena terlalu pengecut. Namun siapa yang menyangka Blue malah ingin melawan 10 pasukan misterius sendirian.
Blue memasukkan pedang di sarungnya. "Mari melihat kalian dari fraksi apa, perkenalkan aku dari Kaku!" katanya memberikan sebuah isyarat.
Gurunya pada kehidupan sebelumnya adalah seorang dari Tujuh Mawar, jadi dia mengetahui beberapa perselisihan didalam guild.
Blue mengetahui bahwa ada 7 fraksi kuat yang menyokong Tujuh Mawar, salah satunya adalah Kaku.
Toma, itulah pemimpin Fraksi Kaku. Kita tahu sendiri Toma adalah guru pedang Blue, tetapi sebenarnya kemampuan Toma adalah pertarungan tangan kosong.
Karena sebagai ketua Fraksi Kaku, Toma tidak diizinkan bertarung dengan tangan kosong. Akhirnya dia memutuskan untuk mengangkat seorang murid, orang yang beruntung tidak lain adalah Blue.
"Siapa kamu sebenarnya?" tanya salah satu perwakilan dari Tujuh Mawar.
"Bukan siapa-siapa, aku hanya pemuda yang kebetulan lewat." Blue mengepalkan tangannya dan bersiap untuk melakukan pertarungan.
Sepuluh orang yang mengepung Blue juga menyimpan pedangnya, mereka mengepalkan tangannya. "Kami dari Fraksi Tinju Naga, jangan menghalangi pekerjaan atau ketua kami akan turun tangan."
"Haha, pria besar itu sungguh mengesankan. Baiklah, tunjukkan batang hidungmu, mari mengadu kekuatan!" teriak Blue dengan suara keras.
Seorang pria berbadan besar dan berotot jatuh dari langit. Tanah di bawah kakinya langsung retak hingga menciptakan debu yang sangat banyak.
"Aku mendengar ada seorang anak kecil menantang," katanya dengan suara berat.
Blue hanya bisa tersenyum kecut, dia tidak pernah menyangka orang besar itu benar-benar datang. Padahal sebenarnya dia hanya membual tentang perkataan sebelumnya.
"Bocah, kamu memiliki pengetahuan yang luas. Lebih baik mengunci mulutmu atau kecelakaan akan menimpamu," kata pria besar yang menjabat sebagai Ketua Fraksi Tinju Naga.
Blue tidak menjawab, itu membuat Ketua Fraksi Tinju Naga merasa direndahkan. Padahal Blue sedang berpikir untuk menjawab dengan perkataan terbaik.
Tinju Ketua Fraksi Tinju Naga langsung melayang tanpa skill tambahan dari sistem. Prana membuat pukulannya menjadi sangat berat, Blue ingin menguji kekuatannya. Dia mencoba untuk mengadu tinjunya.
Kedua tinju berbenturan, tidak butuh waktu lama sebelum Blue terbang beberapa meter kebelakang hingga terguling-guling. Namun setelah jatuh dia langsung bangkit seperti tidak terjadi apapun.
"Seperti yang diharapkan dari Ketua Fraksi Tinju Naga. Sekarang aku bukanlah lawan sepadan, tunggu 3 tahun lagi. Akan aku kembalikan pukulan ini!" kata Blue penuh dengan tekad.
Keduanya saling memandang, tidak ada yang mengeluarkan suara. Semua pasukan juga terdiam ingin mendengar keputusan ketua mereka.
"Mundur!" kata Blue dan Ketua Fraksi Tinju Naga bersamaan.
__ADS_1