
Tiket menuju Benua Utara sudah di kantong, Rayman percaya Singa Langit akan memimpin perubahan berikutnya.
"Jangan terlalu senang, sudah ada organisasi yang mengetahuinya. Mereka mengabaikan gerbang utara karena tidak terlalu menguntungkan." Arief mencoba meluruskan pikiran sekutunya.
"Bukankah di sana banyak Batu Mana?"
"Huh, apa anda lupa keberadaan Batu Mana di Benua Tengah?" tanya Arief terlihat lesu.
"Mungkinkah beberapa super guild sudah mengetahui cara mengirim barang dari Benua Utara?"
"Iya, mereka menggunakan cara yang sama. Namun biasanya ada beberapa kecelakaan yang terjadi, makanya di Benua Tengah Batu Mana seharga 30 ribu koin emas."
"Apa anda tahu guild mana mereka?"
"Siapa bilang mereka guild, aku cuma mengatakan beberapa orang."
Blue tidak berbohong, beberapa pemain sudah tahu rahasianya. Mereka menggunakan pahlawan untuk mencegah bos dunia di benua utara dan lari menuju gerbang. Dengan secepat kilat pemain itu akan mengirim semua barangnya pada orang lain.
Meskipun pengirim yang mati kehilangan 10 level, ia berhasil mengirim ratusan atau bahkan ribuan batu mana. Sayangnya cara ini akan dihapuskan pada pembaruan berikutnya.
Pengirim barang tidak bisa dilakukan jarak jauh, mereka harus bertatap muka supaya profesi pedagang mulai bersinar.
"Jadi pada pembaruan berikutnya kita tidak bisa menyebrang tanpa persiapan."
"Seperti itulah." Arief sudah lelah menjelaskan detailnya, ia sudah menepati janji untuk memberikan informasi.
Setelah pertemuan selesai, laman resmi Singa Langit menyatakan beraliansi dengan Fairy Dance. Mereka akan membagi Dungeon, Raid, Bos Dunia, dan wilayahnya.
Ini akan menjadi sejarah dunia karena sebuah guild kelas 2 berhasil bergandeng tangan dengan super guild. Semua reporter langsung mencari guild master Fairy Dance untuk mengkonfirmasinya. Leon sebagai guild master bergerak cepat, ia segera meredam rasa penasaran publik.
Arief kembali ke Domain Dewa, ia melihat semua kelompoknya bingung melihat kanan dan kiri. "Apa yang kalian lakukan?" tanyanya.
Gerrad menjawab, "Kemana para penduduk desa. Bukannya kemarin sangat ramai?"
"Mereka sudah pergi, sungguh disayangkan aku kurang kompeten menjadi kepala desa yang baru." Blue mencoba memutar balikkan fakta karena ada Yong Boy.
"Maksudmu desa ini sekarang milikmu, Bos?" tanya Yong Boy.
"Iya, semalam aku berhasil mendapatkannya. Sekarang desa ini ada di bawah kekuasaan Fairy Dance."
Setelah berbincang ringan, Blue mengajak semua orang untuk berkenalan dengan kepala desa yang lama. Seusai dugaannya, semua orang mendapatkan misi masing-masing.
__ADS_1
Gerrad dan Gerrel akan memfokuskan diri untuk mencari kelas ke tiga, sedangkan Yong Boy akan menyelesaikan misi desa.
Sesuai dugaan Blue, Yong Boy langsung keluar dari permainan dan menjual informasi Fairy Dance tentang desa groza. "Huh, aku harus hati-hati," ucap Blue.
Meskipun sudah tahu Yong Boy adalah penjual informasi, Blue tidak bisa membuangnya sekarang. Kehadiran Yong Boy dapat meningkatkan motivasi kelompok.
Karena kelompok 20 orang akan menyelesaikan misi dari kepala desa lama, Blue berjalan ke utara tanpa mengajak siapapun.
Merasa pergerakannya terlalu lambat, Blue memanggil Raul dan gate terus digunakan untuk membantu perjalanan.
Sepanjang perjalanan ia tidak menjumpai monster satupun. "Mengapa tidak ada monster sama sekali?"
"Mungkin mereka takut, Tuan." Raul menjawab pertanyaan Blue dengan suara berat.
"Masuk akal, ayo terus berlari!" teriak Blue menunjuk utara.
Para pemain di kerajaan Nuuk terkejut dengan apa yang terjadi dengan peta mereka.
"Ada orang gila yang bisa melesat begitu cepat!"
"Mungkin kecepatannya 100 kilometer perjam."
"Tidak! lihat ia juga bisa berpindah tempat dengan cepat. Beruntungnya ada orang yang berani membuka peta!"
Tepat saat kekhawatiran mereka timbul, seorang pedagang menjual ramuan penambah HP dan MP dengan harga yang sangat mahal di pusat kerajaan.
Seketika super guild yang tidak bisa memindahkan barang antar benua langsung membeli semua ramuan penambah HP dan MP dengan harga tinggi. Awalnya Blue hanya menetapkan harga 1000 koin emas, tetapi super guild menaikkan harganya untuk menentukan pemenang.
Blue tidak memikirkan hal itu, ia akan fokus ke utara untuk menyelesaikan misi perubahan kelas. Sedangkan Kusno dan Yong Boy akan bertanggung jawab menjual semua ramuan penambah HP dan MP.
Dalam sehari mereka meraih keuntungan hingga 70 juta koin emas. Artinya mereka berhasil menjual sekitar 70 ribu ramuan penambah HP dan MP dengan harga tinggi. Padahal di benua tangah ramuan seperti itu hanya 10 perak.
Melihat uang yang dikirim Blue hanya bisa tertawa sepanjang jalan. "Ini namanya untung besar!" teriak Blue yang mengendarai Raul.
Karena ramuan penambah HP dan MP semua anggota super guild menjadi lebih kuat. Mereka memburu monster dengan level yang lebih tinggi.
Disisi lain Rayman secara pribadi memimpin pasukan menyerbu pintu masuk gerbang Benua Utara. Amelia dan 10 orang Fairy Dance bergabung dalam misi.
"Ketua Rayman, ini adalah tempatnya." Amelia menunjuk semua pohon besar tanpa pintu masuk.
Rayman maju ke depan dan menekan beberapa pemicu, seketika 100 orang dipindahkan ke sebuah gua aneh.
__ADS_1
Monster setinggi 15 meter terlihat sedang tidur. Ia sedang melindungi sebuah pintu di belakang punggungnya.
"Sesuai yang dikatakan ketua Blue, kita harus mencapai pintu tersebut."
Ymir yang merasakan kehadiran manusia langsung menggunakan skillnya. Seketika semua orang dikirim ke Rumah Kebangkitan kecuali pemilik kelas Legenda. Hanya Rayman, Amelia dan 10 anggota Fairy Dance yang masih berdiri.
"Sepertinya ketua blue lupa mengatakan serangan dadakan ini." Rayman sedikit geram karena informasinya tidak lengkap.
"Aku pikir tidak!" jawab Amelia sambil menunjuk Ymir yang melotot kearahnya.
[Ymir (Cerdas)
Level : 800.
HP : 105 triliun.]
"Haha, Ketua Blue lupa menyebutkan 5 triliun di belakang." Rayman tidak mempunyai keyakinan untuk menang.
Disisi lain Amelia dan semua kelompok Fairy Dance sangat tenang. "Kita mundur, sepertinya bos sudah memprovokasi monster itu!"
Amelia tahu apa yang harus ia lakukan pada situasi genting. Mengorbankan rekan bukan jalan satu-satunya untuk menuju benua utara.
Berita kekalahan Rayman dikubur dalam-dalam, Singa Langit tidak mau menanggung malu dan memilih untuk meminta Blue membawa beberapa Batu Mana ke Benua Tengah.
Ruang penyimpanan setiap pemain sangat terbatas, tetapi tidak berlaku bagi Blue yang bisa menggunakan energi kehidupan untuk memperbesar penyimpanannya.
"Wow, aku berhasil mengupgrade sampai 100 ribu slot."
Satu slot ruang penyimpanan bisa digunakan untuk menampung 100 barang dengan jenis yang sama.
Sepanjang jalan, Blue sudah membunuh ratusan jenis monster. Jadi ia membutuhkan ruang penyimpanan yang sangat besar.
"Tunggu, mengapa aku mengupgrade ruang penyimpanan? Bukankah aku punya dunia buatan yang bisa menampung barang tanpa batas!"
Blue tampak menyesal menghabiskan 1 miliar energi kehidupan untuk meningkatkan ruang penyimpanan. Namun ia tidak bisa mengulanginya lagi, energi kehidupan sudah digunakan cukup banyak.
Karena penasaran dengan perjalannya, Blue melihat peta. "Ini gila, aku baru menyelesaikan 2% saja?"
Tepat setelahnya mengatakannya, Blue merasakan ada kehadiran seseorang. Sebuah panah langsung mengarah ke matanya.
Dengan gerakan memutar, Blue berhasil menghindari serangan orang tersebut. Seorang pria dengan telinga lancip terlihat.
__ADS_1
"Elf Salju, ini sangat merepotkan." Blue ingin menghindari wilayah mereka, tetapi siapa yang menyangka ternyata wilayahnya masih seluas ini.
Elf Salju adalah sejenis monster yang mempunyai kecerdasan. Mereka sangat membenci manusia, jadi tidak mungkin merekrutnya. Namun sejarah pernah menulis ada seorang pahlawan yang berteman dengan elf salju, walaupun akhirnya berperang dan membunuh satu sama lain.