Domain Dewa : Raja Pedang

Domain Dewa : Raja Pedang
Penonton


__ADS_3

Ketua kelompok keluar dari barisan, ia memandang Blue dengan tatapan curiga.


"Siapa yang menyuruhmu?"


"Aku bukan orang suruhan."


"Tidak mungkin pemain kuat sepertimu berkeliaran sendirian. Mataku sangat spesial, setidaknya aku bisa melihat pemain di bawah level 170." Ketua kelompok terlihat curiga.


"Aku hanya pemain biasa, kemampuanku adalah menyembunyikan identitas." Blue mencoba membuat alasan yang masuk akal.


"Baiklah, apa tujuanmu mendatangi kami?"


"Tentu saja untuk bergabung dengan kalian. Aku tahu beberapa informasi dari raid sebelumnya, jadi mungkin akan bermanfaat untuk tim." Blue mencoba menarik minat semua anggota.


Mereka bukan bagian dari guild manapun, tetapi melihat dari levelnya, mereka adalah kelompok yang sangat kuat.


Semua pemain di dalam kelompok memiliki level lebih dari 110, padahal rata-rata pemain di dalam Kerajaan Nuuk hanya level 90an.


Pemimpin kelompok tampak mengirim pesan pada seluruh anggota. Mereka sedang melakukan diskusi dengan menggunakan pesan sistem.


Blue tidak keberatan, ia akan sabar menunggu karena tujuannya lebih besar dari membunuh Yeti. Sebelum mendengar keputusan mereka, Blue merasakan ada kelompok menyerang. Seketika Ia menghilang dan bersembunyi.


"Mengapa si kembar itu terus mendapat masalah." Blue melihat musuh yang mengejarnya lagi-lagi pasukan guild Wind Star. Bedanya sekarang Lorenzo ada dibelakang bukan sebagai pemimpin.


Karena ingin membuktikan diri, Blue muncul di depan pasukan Wind Star. "Kalian selalu mendapat masalah ya..."


Gerrad dan Gerrel langsung bersembunyi di belakang tubuh Blue yang tampak sedikit lebih tinggi darinya.


"Oh, jadi kau yang memprovokasi Wind Star!" kata pemimpin kelompok musuh dengan nada tinggi.


Tentu saja Blue bisa melihat semua level mereka, ditambah lagi ia sangat tenang. "Kalau aku bilang bukan pasti kalian tidak percaya. Jangan banyak bicara, majulah!"


Lorenzo dengan cepat menerjang lawannya, ia sudah mendapatkan peningkatan cukup banyak. Sayangnya Blue sedang tidak ingin bermain, ia menghindar dan mengayunkan pedangnya ke arah perut. Dengan sedikit kontrol kekuatan, Blue menghasilkan kerusakan yang cukup masuk akal.


[Blue memberikan kerusakan - 7 ribu serangan kritis.] (2x)


Bukan hanya kelompok musuh yang terkejut, Blue juga terkejut karena efek dari Dual Secret Sword terpicu.


Lorenzo yang mundur beberapa langkah mencoba menggunakan ramuan penambah HP dan MP. Namun Blue sudah ada di depannya dan mengayunkan pedangnya ke leher. Seketika Lorenzo di kirim ke Rumah Kebangkitan.


Pemimpin musuh tercengang melihat Lorenzo bisa dikalahkan dengan mudah. Ia sudah tidak sabar dan mencoba mengeroyok lawannya.


Bukannya takut, Blue malah maju menghadapi semua orang. Benturan besi terdengar dimana-mana, Gerrad dan Gerrel mencoba membantu dengan tombaknya.

__ADS_1


Tiga lawan 20 orang, anehnya 3 orang yang berhasil membunuh semuanya dengan mudah tanpa kehilangan HP sedikitpun. Gerrad dan Gerrel entah mengapa merasa pedang Blue selalu melindunginya.


"Jangan bilang kali ini karena Batu Mana lagi?" tanya Blue sambil memasukkan senjatanya di punggung.


"Hehe, kamu menebaknya dengan benar. Batu Mana kemarin belum laku karena super guild menganggap ini adalah benda curian." Gerrad mengeluarkan Batu Mana dengan polosnya.


"Baiklah, aku beli saja. Meskipun tidak berguna untuk organisasi setidaknya aku mempunyai Batu Mana putih." Blue mengirimkan 10 ribu koin emas dengan santainya.


Pemimpin kelompok yang melihat transaksi begitu mudah dan santai langsung mendatangi ke tiga orang tersebut.


"Baiklah, aku setuju kamu bergabung dengan kami."


"Ah, terima kasih. Itu akan mempercepat perjalanan menuju ujung utara benua utara." Blue menyelipkan maksudnya supaya Gerrad dan Gerrel tertarik.


Sesuai dengan rencananya, Gerrad dan Gerrel mengikutinya. "Biarkan aku dan adikku bergabung," kata Gerrad dengan penuh semangat.


"Iya, baiklah. Mari mengalahkan Yeti Raksasa!"


Kelompok mereka menuju raid Yeti Raksasa. Gerrad mengirim pesan pada Blue, "Aku yakin kamu lebih kuat dari mereka, terus mengapa bergabung dengan kelompok ini?"


Blue menjawab pesan, "Domain Dewa bukan untuk pemain solo, aku sudah mencobanya dan gagal. Lebih baik bergabung dengan kelompok yang mempunyai visi dan misi yang sama."


Gerrad dan Gerrel setuju. Tujuan Blue sudah selesai, dengan sedikit bumbu penyegar, mereka akan segera bergabung dengan Fairy Dance.


Kelompok sudah sampai di raid Yeti Raksasa, tempat ini cukup ramai karena banyak pemain kuat sedang berkumpul dan mencari kesempatan.


"Kita tidak bisa mengganggu pertarungan mereka. Lebih baik menunggu untuk sementara," jawab ketua pemimpin pelan.


"Bro, siapa namamu?" tanya seorang pria dalam kelompok. Mereka belum berkenalan secara lisan, makanya ingin menunjukkan keakraban.


"Aku Topeng Setan, kamu?"


"Panggil saja aku Kusno. Aku seorang guardian, jadi jangan sungkan untuk berlindung dibelakang punggungku, haha."


"Sebuah perkataan yang berani, bagaiman jika bertaruh. Siapa yang berlindung di punggungku harus mengabulkan satu permintaanku?"


Kusno sebagai seorang Guardian sangat setuju, anggota kelompok lainnya juga ingin bergabung dengan taruhan.


"Tapi jika kau yang berlindung di punggungku, kau harus memberiku 1000 koin emas."


"Setuju!" jawab Blue dengan cepat.


Semua orang bertaruh kecuali Gerrad dan Gerrel yang sudah tahu seberapa hebat Blue. Jadi mereka tidak akan melakukan taruhan, tetapi Kusno membujuk mereka berdua untuk ikut taruhan dengan imbalan setimpal.

__ADS_1


Gerrad dan Gerrel akhirnya ikut taruhan. Bukannya merasa marah, Blue malah tampak senang karena jaringnya sudah siap untuk diangkat.


Setelah menunggu beberapa saat, Kelompok Blue mendapat kesempatan untuk melakukan raid. HP Yeti kembali penuh karena kelompok sebelumnya gagal.


Ketua kelompok langsung menyuruh Kusno dan dua guardian lainnya untuk memprovokasi bos secara bergantian. Blue akan tetap diam untuk sementara, ia tidak ingin mengabaikan perintah ketua kelompok untuk memberikan contoh pada Gerrad dan Gerrel.


"Tim penyembuh jangan biarkan HP mereka turun sampai merah!" teriak ketua kelompok.


Blue masih diam dan tidak mengeluarkan senjatanya, Gerrad dan Gerrel sudah bersiap dengan tombak kayunya.


Kelompok di depan tidak menggunakan kekuatan Blue sama sekali. Akhirnya dia duduk sambil mengambil kaki kepiting goreng.


"Apa yang kamu lakukan?" tanya Gerrel yang kebingungan.


"Mereka tidak akan menggunakan kita. Lebih baik kalian duduk dan makan beberapa masakan ini." Blue menyodorkan kaki kepiting goreng.


Stamina dan kekuatan mereka menambah sebanyak 5 poin secara permanen. Namun suapan berikutnya tidak akan menambah status lagi.


Meskipun begitu, rasa kaki kepiting goreng sangat gurih dan renyah. Tentu saja Bee tidak terima dan langsung keluar daei ruang penyimpanan.


"Bodoh, jangan ambil makanan pangeran ini!" ucap Bee sambil menjitak Blue yang memberikan makannya.


"Tenang saja, Anthony sudah membudidayakan kepiting bergizi tinggi. Jadi aku bantu menghabiskan makananmu di gudang."


"Wah, benarkah?"


"Mengapa aku harus bohong."


Bee langsung duduk di kepala Blue. Mereka berdua menonton pertunjukan yang sangat menarik karena Yeti sudah mulai memperkuat dirinya.


Gerrad dan Gerrel juga melakukan hal yang sama, 3 pemain sedang menonton raid seseorang dari jarak dekat. Berita di forum domain dewa meledak, mereka mencemooh Blue dan kedua temannya.


Forum domain dewa di benua utara dan benua tengah tempat asal Blue beda server. Jadi tidak akan ada yang mengenalnya karena Topeng Setan sudah dijual dimana-mana.


Bahkan beberapa pemain dari benua lain sudah menggunakan topeng untuk menyamarkan identitasnya.


Kelompok Kusno tidak bisa mengurangi HP Yeti sampai 60%. Jadi ketua kelompok mengeram dan berteriak, "Bantu kami!"


Blue berdiri serta langsung menyimpan wadah makannya. Bee masuk ke ruang penyimpanan untuk melihat dari dalam. Gerrad dan Gerrel mendapatkan status tambahan yang cukup banyak karena memakan beberapa hidangan.


Dual Secret Sword di tarik dari punggungnya. "Ayo, lakukan!"


Blue menghilang dan sampai di depan dada Yeti Raksasa. "Gelombang Kejut!" keterampilan pamungkas digunakan untuk membuka serangan.

__ADS_1


[Blue memberikan kerusakan - 10 ribu, serangan kritis.] (20x)


Semua orang yang melihatnya tercengang karena kerusakan itu terlalu besar.


__ADS_2