Domain Dewa : Raja Pedang

Domain Dewa : Raja Pedang
207. Mengejutkan Semua Pihak


__ADS_3

Kelompok Fairy Dance berjalan dengan percaya diri, tidak ada yang berani mengganggu maupun menghalanginya.


Bukan tanpa alasan, pasalnya Fairy Dance telah menguasai Danau Putih yang tidak semua guild bisa melakukannya. Biasanya guild hanya mempunyai 60% atau 70% kepemilikan atas sebuah kota.


Namun kali ini berbeda, Fairy Dance benar-benar menguasai 100% kepemilikan desa di Danau Putih. Besar kemungkinan mereka akan menjadi yang pertama yang mempunyai desa tingkat 4.


Seperti waktu pertama kali memiliki Desa tingkat 3, semua guild bahkan guild super juga mencari informasi tentang Fairy Dance dan cara menjadikan desa tingkat 4.


Banyak guild yang sudah pasrah dengan keadaan, karena lawan mereka adalah Fairy Dance. Namun setelah melihat 12 orang perwakilan Fairy Dance, semua orang menjadi lebih semangat.


Tidak ada yang mengenali mereka kecuali Arief, Ketua Fairy Dance. Menurut peraturan ketua guild tidak diperbolehkan ikut dalam pertandingan. Jadi Fairy Dance akan menggunakan pemain muda mereka untuk mencari pengalaman.


Sebenarnya masih ada Jessica dan Amelia yang masih kurang pengalaman, tetapi kemampuan mereka terlalu kuat jika dibandingkan dengan remaja seumurannya.


Jordan secara resmi memberikan surat supaya Jessica dan Amelia tidak ikut dalam pertandingan. Makanya Arief tidak menempatkan mereka berdua di dalam kelompoknya.


Arief duduk di tempat yang sudah dipersiapkan oleh panitia, mereka duduk berjatuhan dengan guild Shadow. Jelas sekali Jordan ingin menghindari kerusuhan diantara mereka berdua.


Sebelum pertandingan dimulai, Jordan memberikan sambutan yang intinya memberikan motivasi kepada setiap orang yang hadir.


Arief tidak terlalu memperhatikannya, dia hanya duduk santai dan membaca buku tentang perekonomian dunia. Karena menurutnya melihat kondisi ekonomi dunia lebih penting daripada mendengar Jordan.


"Baiklah, kalian akan segera bertanding. Pesanku, Lupakan siapa lawan kalian, lakukan yang terbaik, dan yang paling penting lihat siapa yang bersamamu." Arief memberikan motivasi kepada seluruh anggotanya.


Entah mengapa semua orang dalam kelompok mendengar kata-katanya dengan sangat jelas. Anehnya orang disebelah mereka tidak terlalu mendengarnya.


Nidia mengerutkan keningnya, dia jelas sekali mendengar perkataan Arief. Namun mengapa tidak ada satupun yang menoleh kearahnya.


Semua pandangan kelompoknya langsung mengarah ke Arief yang sedang menutup mulutnya dengan jari telunjuk.


Jelas sekali Arief sengaja melakukannya, tetapi tidak ada yang tahu mengapa hal itu bisa terjadi.


Peraturan pertandingan sangat sederhana, pemain akan masuk kedalam mesin virtual Domain Dewa yang sudah dipersiapkan. Kemudian mereka akan bertarung satu lawan satu.


Setiap kota memiliki peraturan masing-masing. Jordan lebih mementingkan kekuatan seorang individu dibandingkan kelompok. Karena menurutnya seorang yang hebat bisa menyesuaikan diri dengan sangat mudah.


Semua orang akan bertanding di babak pertama, lawannya akan dia oleh sistem. Bahkan tempat pertandingan juga akan ditentukan oleh sistem.


Sepuluh kelompok Fairy Dance membungkukkan sedikit badannya kearah Arief untuk memberikan hormat. Mereka langsung menuju mesin virtual yang sudah disediakan.


Arief mengambil cangkir dan menyeruput teh hijau. Tepat setelah menaruh cangkirnya, semua pemain Fairy Dance keluar dari mesin virtual. Semuanya menang di pertandingan pertama dengan sangat mudah.


Semua orang langsung memutar ulang pertandingan semua anggota Fairy Dance. Siapa yang menyangka semua anggota Fairy Dance adalah pengguna prana yang sangat baik.


Oliver adalah bintang di pertandingan pertama, dia menggunakan Pisau Dapur untuk mengalahkan musuhnya dengan cepat. Dia tampak seperti seorang pembunuh, tetapi mempunyai pertahanan yang cukup kuat.


Pergerakan kaki Oliver juga sangat cepat, dipadukan dengan penggunaan prana yang efisien, membuatnya bisa menyerang dengan cepat dan menyerang dengan tepat.

__ADS_1


Pada babak pertama semua anggota Fairy Dance berhasil lolos dengan mudah, mereka semua kembali duduk di depan Arief yang masih memegang cangkir teh.


"Kerja bagus, tetapi jangan bangga diri. Ini hanya bertanding pertama, perlu kalian ingat, ada 521 orang yang berpartisipasi." Arief tersenyum melihat semua orang berhasil lolos.


Setidaknya mereka harus menyingkirkan 256 atau 8 pertandingan lagi untuk menjadi pemenang. Walaupun akan sedikit susah, tetapi Arief akan selalu memberikan instruksi pada semua pemainnya.


Pertandingan selanjutnya dilaksanakan lebih cepat dari jadwal. Hal itu dikarenakan ada beberapa maslaah di ibu kota Bandar, makanya Jordan langsung meninggalkan tempat setelah mendapat berita.


Sebelum pertandingan kedua dimulai, Arief mengerutkan keningnya. Dia merasa ada beberapa penyusup di arena pertandingan, makanya dia ingin memberikan beberapa instruksi tambahan.


"Jangan terlalu mencolok, sedikitlah mengelak. Aku merasakan penyusup sedang mengincar kita!" kata Arief tegas. Seperti biasa tidak ada orang yang mendengar kecuali kelompoknya.


Semua orang menganggukkan kepalanya bersamaan, termasuk Nidia yang duduk disebelah Arief yang tampak serius.


Sebagai seorang anak kecil berumur 18 tahun, Nidia kurang mengerti apa yang dimaksud Arief.


Walaupun cantik, Nidia adalah wanita yang kurang cerdas. Dia hanya mengandalkan perasaannya untuk menyelesaikan masalah, itulah mengapa Nidia bisa kehilangan semua yang telah dia bangun.


Arief mengetahui hal tersebut, makanya dia tidak ingin terlalu menaruh harapan pada Nidia. Namun sialnya Arief telah membuat Nidia memperhatikannya lebih dari sekedar bos biasa.


Tidak hanya Jessica yang mendorongnya untuk terus dekat dengan Arief, tetapi juga perasaannya sangat aneh ketika berdekatan dengannya. Sebagai seorang gadis kecil, jelas saja Nidia tidak mengetahui hal tersebut.


Walaupun mempunyai kehidupan yang nyaman, Nidia tidak pernah merasakan perasaan sayang pada lawan jenis. Dia hidup bersama ibunya karena ayahnya sudah meninggal beberapa tahun yang lalu.


Pertandingan dimulai, Fairy Dance kewalahan menghadapi semua musuhnya. Namun pada akhirnya tetap keluar sebagai pemenang, Arief memprediksi setidaknya semua doang akan masuk kedalam 64 besar.


Setelah itu, mereka hanya bisa serius untuk melawan perwakilan guild musuh. Bukan karena kekuatan mereka lemah, tetapi karena pengalaman bertarung yang masih sangat rendah.


Tidak terasa 128 besar sudah diputuskan, kali ini prediksi Arif sedikit melet. Hanya ada 8 orang yang lolos ke pertandingan selanjutnya.


Pemain yang gugur tidak lain adalah Reza dan Adam. Mereka mendapatkan musuh yang sangat kuat, bahkan prana yang dipancarkan dapat menekan Adam yang bertumbuh besar.


Sedangkan Reza tidak terlalu mementingkan perang yang merepotkan, dia hanya terlalu malas untuk melakukan pekerjaan dengan penuh semangat.


Akhirnya tanpa disengaja, Reza telah kehilangan semua pertandingan tanpa menggunakan kekuatan aslinya. Sebenarnya Reza bisa menang tetapi dia memilih untuk kalah, tidak ada yang tahu isi kepalanya.


Arief mengetahui hal itu karena dia juga berpikir sama. Menggunakan kemampuan asli di pertandingan pengisian bukanlah gaya seorang pemain pemikir.


Reza dan Arief sama-sama berpikir mereka akan lolos jika Oliver menggunakan kemampuan terbaiknya. Namun semua tergantung pertandingan tim di final.


Waktu bergulir dengan cepat, akhirnya tinggal 4 peserta yang masih ada. Yang paling mengejutkan disini Fairy Dance berhasil mengambil 4 tempat, sedangkan Shadow hanya satu.


Sangat jelas Fairy Dance mempunyai kekuatan yang jauh lebih hebat dari yang lainnya. Sekarang semua orang tahu, pemain muda Fairy Dance juga sangat kuat.


"Mengerikan! Fairy Dance berhasil mengambil 3 tempat untuk pertandingan semi final. Baiklah tanpa menunggu lama, ayo mulai!" teriak pembawa acara dengan penuh semangat.


Tiga orang yang berhasil lolos adalah Oliver, Leon, dan Bondan. Mereka memiliki kelas yang berbeda-beda.

__ADS_1


Pertandingan pertama akan mempertemukan Oliver dengan salah satu perwakilan Shadow. Arief mengetahui bahwa perwakilan Shadow adalah seorang dari pasukan khusus.


Sejak awal pertandingan dia belum menggunakan kemampuan aslinya, Oliver akan melawan musuh yang sangat kuat. Namun siapa yang tahu hasilnya sebelum pertandingan dimulai.


Oliver berdiri di ujung arena pertandingan sambil menggenggam pisau di tangan kanan dan sudip atau sering dikenal dengan spatula.


Penampilannya sangat aneh, dia menggunakan baju berwarna putih khas seorang Koki. Baju itu secara pribadi di rancang Jessica yang mempunyai profesi penjahit.


Musuhnya mengerutkan kening melihat Oliver yang tampak sangat percaya diri. Dia sudah menunjukkan sedikit kekuatannya di pertandingan sebelumnya.


Namun siapa yang menyangka Fairy Dance malah semakin semangat melawan orang yang kuat.


Kejadian ini berada di dalam Domain Dewa server khusus pertandingan, jadi tidak akan ada luka fisik yang akan di derita pemain.


Status pemain juga akan menyesuaikan data di Domain Dewa, jadi Oliver mempunyai status yang sangat tinggi di bidang Kelincahan.


Sedangkan musuhnya adalah Moreno, salah satu jendral perang pasukan khusus di kerajaan tetangga. Arief tidak mengetahui informasinya secara mendetail, tetapi dia tahu bahwa Moreno adalah orang penting di pasukannya.


Dia terlihat sangat percaya diri menghadapi 3 pemain Fairy Dance, jelas saja kemampuannya tidak dapat diremehkan. Walaupun Oliver kalah, Arief akan memberikan beberapa instruksi pada 2 yang lainnya.


Tiket kemenangan bisa saja menjadi milik mereka jika berhasil memenangkan pertandingan satu lawan satu.


Setelah pemenang ditentukan, Shadow dan Fairy Dance akan melakukan pertandingan kelompok. Ribuan orang memandang di dalam ruangan khusus, mereka sangat menantikan penampilan orang aneh seperti Oliver.


"Nak, kamu berhasil sampai disini dengan sangat baik. Bagaimana jika menyerah sejak dini supaya mental milikmu tidak hancur?" tanya Moreno dengan santai.


Dia belum mengeluarkan senjatanya karena merasa Oliver bukan lawan yang patut diperhatikan. Jadi dengan tangan kosong Moreno akan mengalahkan Oliver.


"Terima kasih, Paman. Namun ini adalah pertandingan, sebaiknya kamu menggunakan kemampuan terbaikmu atau kamu akan menyesalnya seumur hidup." Oliver jelas sangat santai. Namun tidak ada yang menyadari dia menggenggam erat pisau dan sudip miliknya.


"Haha, kamu bercanda..."


Sebelum menyelesaikan perkataannya, Oliver menggunakan kemampuan terbaik yang bisa di tampilkan Pisau Dapur pemberian Arief.


[Pemain Oliver memberikan 8000 kerusakan pada Moreno]


Seketika semua orang diam, mereka tidak akan pernah menyangka seorang Moreno akan kehilangan setengah HPnya hanya dalam beberapa detik.


Melihat kerusakan yang sangat besar, Moreno langsung mencabut pedangnya. Namun sudah terlambat, Oliver berada di depannya menggunakan kemampuan lainnya.


Oliver berhasil mendatarkan kerusakan tambahan sebesar 6000 HP. Tidak memberikan musuhnya menyerang, dia mengayunkan sudip untuk memberikan kerusakan.


Sayangnya serangan sudip miliknya berhasil di tangkis Moreno yang masih tampak tenang.


Semua orang berteriak karena merasakan kegembiraan melihat keduanya bertarung. Arief mengerutkan kening ketika melihat HP Moreno sudah mulai memerah.


"Berserker, sungguh kelas yang sangat merepotkan," gumamnya pelan.

__ADS_1


Perlu diketahui, Berserker adalah sebuah kelas yang bisa menggunakan senjata apapun. Semakin rendah HP miliknya, kerusakan dan pertahanannya akan semakin tinggi. Tidak sampai disitu, semua statusnya akan terus meningkat seiring HPnya menurun.


Musuh musuh yang sangat sulit bagi Oliver yang cenderung menggunakan Kelincahannya.


__ADS_2