Domain Dewa : Raja Pedang

Domain Dewa : Raja Pedang
Duel


__ADS_3

Kakek tua itu adalah salah satu tetua dari 1000 Surga. Meskipun statusnya di game cukup rendah, pengalamannya dalam beladiri sangat banyak. Karena sekarang Domain Dewa seperti dunia nyata, status tidaklah terlalu penting.


Kakek tua itu penarik tombaknya, ia adalah pengguna tombak yang paling disegani. Rumor mengatakan dia adalah pengguna tombak terbaik di dunia, sayangnya rumor itu hanyalah kiasan orang yang tidak tahu luasnya dunia.


Blue menghentikan serangan, ia menyuruh Yami dan semua rekannya mengabaikan pria tua yang mendekatinya dengan tombak.


Rambut pria tua berkibar, ia menatap Blue dengan rasa penasaran. Blue memberikan salam beladiri pada lawannya.


"Blue, anggota Fairy Dance."


Pria tua membalas salam beladiri dan berkata, "Julian Albert, 1000 surga."


"Aku tidak menyangka pria tua yang dirumorkan menjadi pengguna tombak terbaik di dunia datang menemuiku yang kosong ini."


Blue mencoba membuka pembicaraan, meskipun ia yakin 100% bisa menang dengan mudah, tidak ada salahnya membuat koneksi dengan lawan. Banyak kasus yang mengatakan bahwa musuhmu hari ini bisa menjadi rekanmu di esok hari.


"Haha, ternyata rumor itu benar. Semakin lama aku berada di depanmu pasti pikiranku akan melayang karena mulut berbisamu."


"Anda terlalu memuji, Ketua Julian. Anak muda ini butuh bimbingan orang tua seperti anda." Blue tersenyum dan menarik salah satu pedang dengan tangan kananya.


"Wow, sepertinya anda terlalu meremehkanku ketua Blue." Julian Albert memasang kuda-kuda untuk menggunakan ketrampilan buatan.


Blue yang mengetahui informasi itu tampak tenang, ia melangkah dengan pelan dan tatapannya tidak pernah lepas dari musuhnya. Ujung pedang yang menghadap tanah dan postur tubuh yang tegap membuat Blue tampak seperti seorang petarung.


Tombak yang awalnya diam mulai membuat gerakan, ujung tombak yang lancip mengeluarkan sebuah petir dan langsung melesat ke arah musuhnya.


Disisi lain Blue masih tenang, ia bisa melihat dengan jelas arah ujung tombak musuhnya. Tepat setelah ujung tombak mengarah padanya, Blue tampak panik dan mulai menghindarinya.


Pergerakan Blue penuh dengan celah, Julian Albert manfaatkan pergerakan Blue tang penuh celah. Matanya menyempit dan segera menyerang dada sebelah kanan lawannya.


Sayangnya Blue berhasil menghindar dan mengibaskan pedang di tangan kirinya. Julian merespon dan segera berubah menjadi posisi bertahan.


Benturan gagang tombak dan pedang terdengar keras, keduanya terbuat dari besi jadi tidak ada yang terpotong.


[Blue berhasil memberikan kerusakan -400, serangan kritis.]


[Blue memberikan kerusakan - 4000, serangan pasti.]

__ADS_1


Julian mundur tiga langkah untuk menyetabilkan pijakannya. "Sial, sejak kapan ia menarik pedang lainnya?"


Blue sengaja membuat pergerakan ceroboh karena lawannya hanya memiliki satu senjata, sedangkan ia memiliki 2 pedang yang siap menebas lawannya.


Senyum muncul di bibir Blue yang masih berjalan pelan. Julian yang merasakan perbedaan kekuatan langsung menggunakan sikap bertahan.


Tidak banyak yang mengetahui kerusakan pasti yang diberikan Blue karena tertutup oleh kerusakan berwarna merah. Namun Rayman melihatnya dengan teliti dan menemukan kunci dari mengalahkan bos penjaga portal antar benua.


"Segera kumpulkan semua misi terkait serangan pasti!" teriaknya dengan suara semangat.


Ruslan yang melihat Rayman berdiri langsung bertanya, "Apa ada informasi penting dari misi kerusakan pasti? Bukankah itu hanya angka kecil?"


"Tidakkah anda melihat pria muda itu membuat kerusakan lebih dari 1000?" tanya Rayman menunjuk layar siaran langsung.


"Aku tidak melihatnya."


Rayman memutar ulang tebasan Blue, ia mengehentikan pengurangan HP Julian tepat ketika pedang Blue mendarat. "Ini bukan kerusakan 400, lebih tepatnya lebih dari 1000."


HP Julian bergerak tidak normal, artinya kerusakan yang dihasilkan lawannya tidak 400 poin. Rayman menyadari itu dan menyuruh semua orang mencari informasi tentang kerusakan pasti.


"Bos dunia di empat ujung benua selalu meniadakan kerusakan menjadi 1, artinya kerusakan pasti adalah kunci utama untuk mengalahkannya. Inilah alasan mengapa ketua Blue bisa menyebrang benua tanpa harus menghadapi bosnya."


Rayman memang sangat pintar, ia langsung merancang serangan pada bos dunia serta memprediksi berapa kerusakan pasti yang dihasilkan.


"Ini..."


Ketua divisi lain yang terkejut langsung mengirim perintah pada bawahnya. Tidak satupun ketua yang ingin ketinggalan misi kerusakan pasti. Meskipun mereka hanya menemukan misi yang dapat menambahkan 1 kerusakan pasti, itu lebih baik daripada ketua lain yang mendapatkannya.


Meskipun Rayman sangat pintar, ia tidak mempunyai bawahan yang kompeten seperti divisi lainnya. Jadi bersaing dalam jumlah adalah tindakan bodoh, makanya ia mengungkapkan informasi di forum.


Ruslan segera merespon dan menyuruh semua ketua merahasiakan informasi supaya guild lainya tidak mengetahuinya.


Kembali lagi pada pertarungan Blue yang sangat membosankan. Julian hanya bisa menahan setiap serangan lawannya tanpa ada perlawanan. Ia masih menunggu kesempatan untuk memberikan serangan mematikan.


Sayangnya Blue hanya menggunakan 20% kekuatannya, ia hanya terus mengayunkan pedang tanpa ada celah sedikitpun.


"Sial, sampai kapan bocah ini akan terus menyerang!" gumamnya pelan. Julian terus memblokir serangan lawan hingga kakinya terus melangkah kebelakang supaya kerusakan tidak terlalu besar.

__ADS_1


Tangan Julian menjadi gemetar karena terus menerima serangan lawan. Matanya mulai kelelahan karena pergerakan Blue semakin cepat.


Blue mundur empat langkah dan wajahnya tampak kelelahan. Ia menghela napas panjang untuk mengatur stamina.


Julian menemukan kesempatan, ia menusukkan tombaknya. Bibirnya terbuka lebar hingga giginya terlihat jelas. Anehnya serangannya tidak mengenai target karena tangannya gemetar.


Tidak hanya Julian saja yang tercengang, tetapi semua penonton yang melihat siaran langsung tidak bisa menahan dirinya untuk terkejut.


Disisi lain Blue tersenyum tipis, matanya melirik Julian yang tercengang. "Sepertinya anda sudah terlalu tua untuk menggunakan tombak, ketua Julian."


Napasnya yang awalnya kembang kempis berubah stabil seperti tidak terjadi apapun. Sebenarnya Blue sengaja berpura-pura lelah karena ingin menunjukkan dominasinya.


Serangan dua pedangnya tidak sembarangan, ia menitik beratkan serangan pada tangan sebelah kanan. Serangan itu membuat tangan Julian kelelahan di bagian kanan, karena tangan kanan berperan penting untuk mengarahkan ujung tombok, itu membuat serangannya tidak bisa mengenai target.


"Sial, apa yang terjadi?" gumam Julian yang kebingungan. Ia mulai menyadari tangan kanannya gemetar hebat.


"Meskipun status tidak penting untuk pertarungan, itu masih berguna untuk hal seperti ini. Tubuh karakter anda sangat lemah, hingga membuat anak muda ini bisa menang dengan mudah."


"Haha, kamu benar. Aku berharap kita bisa bertanding di dunia nyata."


Blue tersenyum tipis dan mengayunkan pedang kananya tanpa ada perlawanan. Julian Albert yang dirumorkan menjadi pengguna tombak terbaik di dunia kalah.


Beberapa orang yang mengetahui apa yang dilakukan Blue berdiri dan bertepuk tangan. Mereka tahu sesuatu saat akan berhadapan dengan anak muda yang begitu kejam itu.


Blue bergumam pelan, "Jika di dunia nyata aku membunuhmu karena tidak bisa menahan diri."


Meskipun pelan, beberapa pemain cerdas mengetahui apa yang dia maksud. Makanya langsung menyuruh para intelijen menyelidiki markas besar Fairy Dance.


Rayman yang pernah berkunjung ke markas Fairy Dance tidak perlu menyelidiki lebih lanjut. Ia sudah tahu apa yang dikatakan Blue adalah kebenaran.


Perang masih terus berlanjut, kematian Julian membaut pasukan aliansi mengalami mental down. Ini menjadi pukulan berat bagi pasukan aliansi karena Julian adalah salah satu pilarnya.


Andreas memukul mejanya. "Mengapa kakek itu bisa kalah!"


"Blue hanya beruntung, aku anda melihatnya kelelahan setelah menyerang tetua?" tanya wanita cantik di sebelahnya.


"Ayo lanjutkan serangan!" teriak Andreas sudah mendapatkan kepercayaan dirinya.

__ADS_1


__ADS_2