
Setelah Regina menyetujuinya, Blue tidak bisa menyembunyikan senyumnya. "Baiklah, kunci untuk mengalahkan bos raid bukan gelombang ketiga atau ketika bos marah," kata Blue sambil memberikan sebuah catatan.
"Bagaimana kita menghindari serangan gelombang kedua?" tanya Regina setelah membaca catatan.
"Ada dua cara untuk menghindarinya. Yang pertama adalah menggunakan cara sama sepertiku, pakai bom asap. Sedangkan yang lainnya harus mengorbankan 30 pemain depan," kata Blue memberikan catatan lain.
Selama Regina tidak bertanya, Blue tidak akan memberikan informasi mendetail tentang Raid Iron Giant.
Setelah beberapa saat berlalu, Blue hanya bisa tersenyum kecut. Awalnya dia ingin menyimpan informasi supaya Regina tidak mengetahui detailnya, tetapi siapa sangka wanita di depan menguras semua catatannya.
"Baiklah, yang terakhir. Apa yang kamu incar dari penaklukan Raid Iron Giant?" tanya Regina menatap tajam kearah lawan bicaranya.
Blue tersenyum manis, kemudian menggelengkan kepala pelan. "Sebenarnya ini adalah rahasia Fairy Dance, tetapi aku akan menunjukkan padamu."
Blue mengeluarkan sebuah desain tembok pelindung besi. Walaupun Blue tidak menunjukkan pabrik besi, setidaknya dia tidak berbohong dalam negosiasi kali ini.
Regina terkejut melihat tembok besi, dia telah mengkonfirmasi bahwa barang langka mempunyai kemungkinan jauh 1%. Artinya Blue dan Fairy Dance sangatlah beruntung.
"Baiklah, aku ingin menawarkan beberapa uang untuk tembok pelindung besi. Berapa yang harus aku bayar?" tanya Regina mencoba membeli desain.
"Sayangnya aku tidak bisa menjualnya, Desa Koral sangat membutuhkan desain ini. Namun jika kamu mau, aku akan membantu mencarikannya," jawab Blue santai.
Percakapan keduanya berjalan lebih lama dari perkiraan. Regina sampai lupa harus memimpin pasukannya menuju Raid Iron Giant.
Akhirnya mereka berpisah setelah menandatangani kontrak dan penyerahan Token Kepemilikan Desa Kemasan.
"Sekarang kalian pulanglah dulu, aku harus menyelesaikan beberapa urusan terlebih dahulu." Blue menunjukkan Token Kepemilikan Desa Kemasan.
Jessica dan Amelia bukan orang bodoh, mereka segera mengerti apa yang dimaksud bosnya. Jadi keduanya segera kembali untuk melanjutkan pengurusan Desa.
Sebelum pergi, Blue memberikan Desain Pabrik Besi kepada Amelia. Dia ingin pabrik dibangun di dalam Desa Sahara karena akan sangat mencolok jika dibangun di Desa lainnya.
"Aku harus segera membuka portal di Desa Kemasan," kata Blue dalam hati. Dia menginginkan desa karena portal antar kota yang sangat jarang.
Setahunya hanya ada 7 di Benua Tengah, tetapi sekarang Fairy Dance berkesempatan mendapatkan 2 diantaranya.
Seperti yang dirumorkan, suasana Desa Kemasan sangat sunyi. Tidak hanya monster tidak ada, bahkan penduduk pribumi juga mengungsi ke desa lainnya.
Blue merasakan ada 2 pengintai yang sedang mengikutinya, akhirnya dengan keterampilannya dia menguak para pengintai dengan sendirinya.
"Siapa kalian?" tanya Blue tegas.
"Tidak perlu tahu siapa kami, tapi hari ini adalah akhir hidupmu!" kata salah satu orang.
Tanpa berpikir panjang keduanya menyerang secara bersamaan, tetapi Blue bukanlah orang biasa. Dengan sedikit gerakan dan ayunan pedang, dia berhasil menumbangkan keduanya dengan cepat.
"Pentagon benar-benar rekan yang harus dicurigai," kata Blue pelan. Dia menyadari bahwa para pengintai dari guild Pentagon.
Sebenarnya Blue sudah merasa banyak pengintai yang mengikutinya, tetapi dia biarkan. Namun sekarang keadaannya berbeda, dia harus menyelesaikan misi.
Dengan persepsinya merasakan sekitar, Blue membantai seluruh pengintai yang mengikutinya. Dia tidak ingin mengambil resiko karena membiarkan para pengintai melihat misi yang diberikan sebuah patung.
Blue berdiri di depan patung berbentuk manusia kelelawar. Menurut sejarah, monster itu bernama Vampir. Blue hanya berharap lawannya bukan Vampir tingkat Cerdas tempo hari.
Jika harus menghadapinya, Blue harus mengeluarkan semua kemampuannya. Bahkan ada resiko status akan banyak berkurang.
"Pertama aku harus menyiapkan beberapa senjata untuk berjaga-jaga," kata Blue dalam hati. Zaha adalah kunci kemenangan untuk penyerangan kali ini.
Blue menginginkan sebuah senjata bernama X-Bow. Untuk membuatnya Zaha membutuhkan 1200 koin emas, belum termasuk kegagalannya.
Tidak semua pembuatan berhasil, Zaha hanya mempunyai kesempatan berhasil 20%. Sehingga untuk membuat satu senjata, Fairy Dance harus mengeluarkan 6000 koin emas.
Untungnya senjata X-Bow bisa digunakan berkali-kali selama ada Batu Energi tingkat menengah atau diatasnya. Untuk penyerangan kali ini, Blue membawa 10 ribu Batu Energi tingkat menengah.
__ADS_1
Senjata X-Bow hanya bisa menyerang satu target, tetapi setiap detik ia bisa melempar 10 panah sihir. Artinya senjata itu bisa membuat 10 kerusakan setiap detik.
Jumlahnya juga tidak sedikit, bisa dibayangkan ketika batu energi tingkat menengah dilempar dengan cepat.
Blue berjalan pelan sambil memegang patung monster vampir. "Aku adalah pemilik Desa Kemasan, biarkan aku menantang dungeon rahasia!" katanya tegas.
Misi Tersembunyi (Dungeon Raja Vampir)
Hadiah :
- Token pembuka Portal Antar Kota
- Dungeon tanpa batas
Sebuah cahaya berwarna hitam muncul membentuk sebuah lorong. Blue tidak menunggu lama, dia berjalan perlahan sambil menarik dua pedang di punggungnya.
"Mari kita mulai, pembantaian tanpa henti!" kata Blue sambil tersenyum lebar. Dia ingat ada 100 orang peringkat atas mencoba menyerang Dungeon Rahasia ini, tetapi berakhir dengan kegagalan.
Blue ingin menyelesaikan sendiri karena ada sebuah benda yang harus diambil sendiri. Jika menyelesaikan Dungeon Rahasia berkelompok, maka benda tersebut tidak akan bisa dibuka.
Dua kelelawar dengan wajah tampak seperti manusia langsung menyerang Blue yang baru masuk.
Nama : Setengah Kelelawar
Level : 55 (sesuai level pemain)
HP : 126.200 (sesuai HP kali 20)
"Sesuai yang diharapkan dari Dungeon Rahasia, mari kita lihat seberapa kuat mereka!" kata Blue semangat.
Tanpa berpikir panjang, Blue berlari menuju monster dengan senyum lebar di wajahnya.
"Ekstrim Blade!" kata Blue menyebutkan nama keterampilannya. Dia ingin memberikan serangan kejutan kepada para monster.
Namun siapa sangka kerusakan yang dihasilkan sangat besar, hal itu karena efek dari Dual Secret Sword terpicu.
"Sejak kapan pertahanan setengah kelelawar sangat rendah. Mungkin karena monster masih berlevel kecil!" kata Blue masih belum kehilangan senyum lebarnya.
Setelah dua Setengah Kelelawar tumbang, empat monster lainnya keluar menyerang Blue.
Tanpa berpikir panjang, Blue menggunakan keterampilan Ledakan Cahaya untuk menyelesaikan keempatnya.
Tubuh Blue tampak memancarkan cahaya terang. Semua cahaya memancar menembus tubuh monster dan memberikan kerusakan besar.
¬ Pemain Blue memberikan kerusakan - 98 ribu kerusakan kritikal.
Ternyata setengah kelelawar tidak mati, Blue berlari dan menggunakan serangan biasa untuk menyelesaikan mereka. Karena Blue adalah Pendekar Pedang Ganda, dia bisa memberikan kerusakan perdetik yang sangat tinggi.
Keempatnya mati bersamaan, Blue ingin melihat berapa monster yang akan keluar. "Ayo, keluarkan semua monster!" katanya tegas.
Sebuah suara terdengar sedang menghela napas. "Aku sudah lama tidak melihatmu bocah, kamu benar-benar datang menyerang rumahku sendirian."
Blue tertawa keras, dia tidak pernah mengira ketakutannya terjadi. "Vampir Hitam, kita tidak mempunyai kebencian. Mengapa kita tidak berdamai dan hidup berdampingan," katanya pelan.
"Bodoh, kamu meremehkan kekuatanku. Kamu pasti mengira dengan kekuatanmu sekarang, bisa membunuhku?" kata Vampir Hitam menampakkan wujudnya.
Vampir Hitam (Cerdas)
Level : 70
HP : 50 juta
"Sepertinya kamu mengalami sedikit musibah terakhir kali. Aku melihat level milikmu turun sampai 70," kata Blue sambil tersenyum lebar.
__ADS_1
"Semua karena kamu yang terlalu lemah, sistem mengekang kekuatanku. Sekarang aku harus melawan mahluk lemah sepertimu," kata Vampir Hitam.
"Haha, mahluk sepertimu juga mempunyai pengetahuan tentang sistem. Sungguh menakjubkan, Bocah!" sahut Bee yang membusungkan badannya.
"Siapa lebah bulat itu?"
"Familia ku, apa perlu aku perkenalan ... Dia adalah Bee si lebah super pintar." Blue menodongkan salah satu pedangnya ke arah Bee.
"Hai bodoh, jangan menghunuskan pedang ke sembarang arah." Bee tampak takut dengan pedang yang dibawa Blue.
Vampir Hitam tidak mau berbicara lagi, dia langsung terbang menuju Blue dan mengayunkan tangannya.
Blue dengan cepat merespon dan menghindar dengan kecepatan. Sayangnya pergerakan kakinya sedikit terhambat, akhirnya Blue menerima kerusakan yang cukup besar.
¬ Pemain Blue menerima kerusakan - 2000.
"Sialan, kamu lebih kuat dari perkiraan. Baiklah, mari mulai babak kedua!" kata Blue tersenyum lebar. Dia langsung melepaskan prana miliknya yang berwarna ungu kehitaman.
Sangat jarang seseorang bisa mengeluarkan energi jiwa, jadi Blue harus menghemat kekuatannya supaya bisa bertarung sampai akhir.
Keduanya saling menghantam, Blue mengayunkan pedangnya dengan sangat cepat. Sedangkan Kelelawar Hitam memukul dengan kekuatan penuhnya.
Setidaknya 30 menit telah berlalu, Blue mulai kehabisan energi jiwa. Dia masih baru menguasainya, jadi sudah wajar kontrolnya kurang sempurna.
Kelelawar Hitam juga tidak jauh berbeda, sistem memaksa dirinya sekuat Blue. Jadi semua statistik dan jumlah energinya sama persis.
"Bocah sialan, kamu tidak semudah yang aku kira," kata Kelelawar Hitam kehabisan napas.
Blue tidak menjawab, dia langsung mengalirkan energinya untuk menyembuhkan fisiknya. Tanpa menunggu lama, dia langsung menerjang musuhnya dengan semua kekuatannya.
Energi jiwa berbeda dengan prana biasa, jadi Blue mempunyai sedikit keunggulan. Sistem tidak bisa meniru energi jiwa dengan mudah, sehingga sistem hanya menebak tanpa kepastian.
Makanya Kelelawar Hitam tidak bisa mengimbangi kecepatan Blue.
"Kamu berhasil membuatku marah, Bocah. Mari mulai babak ketiga!" kata Vampir Hitam tersenyum.
Sayap berwarna merah kehitaman muncul di punggung Vampir Hitam. Matanya memancarkan cahaya berwarna merah terang.
Kecepatannya jauh lebih tinggi dari sebelumnya, Blue tidak bisa merespon dengan baik. Sehingga dia kehilangan 3000 HPnya dalam sekejap.
Blue merasa bahwa kekuatannya tidak cukup menghadapi Vampir Hitam, dia melempar X-Bow untuk menembakkan 10 ribu serangan target tunggal.
Tugas Blue sekarang adalah melindungi senjata sihir supaya tidak terkena kerusakan.
¬ X-Bow memberikan kerusakan - 20 ribu. (10x)
Dalam satu detik, X-Bow memberikan 200 ribu kerusakan.
Vampir Hitam menutupi wajahnya dengan kedua tangannya, dia menggeram marah. "Pengecut, kamu menggunakan senjata sihir!"
Blue tidak memperdulikan perkataannya, dia menyerang musuhnya dengan kedua pedangnya. Vampir Hitam ingin menyerang balik, tetapi X-Bow membatasi pergerakan.
Memanfaatkan celah, Blue menggunakan keterampilan Gelombang Kejut. Vampir Hitam tidak bisa menghindari semua serangannya.
"Sialan!" teriak Vampir Hitam menggeram kesakitan.
Sampai akhirnya Vampir Hitam kehabisan HP. "Bocah, kamu lebih kuat daripada yang aku kira. Semoga kita bertemu lagi," katanya.
Tubuhnya memancarkan cahaya hitam dan meledak diiringi pemberitahuan sistem.
Sistem : Selamat pemain Blue berhasil menyelesaikan Dungeon Rahasia Raja Vampir.
Hadiah :
__ADS_1
- Token pembuka Portal Antar Kota
- Dungeon tanpa batas