Domain Dewa : Raja Pedang

Domain Dewa : Raja Pedang
Fairy Dance Menginjak Benua Utara


__ADS_3

Kelompok Kusno saling memandang, kemudian mereka tertawa keras. "Haha, aku Yong Boy tidak takut dengan super guild!" ucap pemimpin kelompok.


Gerrad dan Gerrel juga saling memandang, mereka bertekad untuk melayani Fairy Dance.


"Baiklah, kalian sudah memutuskannya!" kata Blue sambil merentangkan kedua tangannya.


Sebuah cahaya biru muncul dari tanah, semua orang mengoleskan darahnya ke dahi. Sumpah darah telah dilakukan dengan cepat dan sukses.


[Raja Segalanya akan memberikan 20 poin status pada pemain dan penduduk pribumi yang setia padanya, ditambah akan mendapatkan 3 poin tambahan setiap naik level.]


[Skill Pelindung Raja telah ditambahkan pada setiap pengikut.]


[Pelindung Raja]


Memberikan pelindung setara dengan 100% HP pemain. Akan aktif secara otomatis ketika HP pengikut mencapai 1, pendinginan 1 hari.


Blue tersenyum ketika melihat semua kelompok terkejut dengan hadiahnya. "Baiklah, aku akan membantu kalian naik level. Tidak mungkin membawa orang lemah ke ujung utara."


Mereka menuju pemburuan level 150 golem es. Meskipun pertahannya kuat, serangannya cukup lemah.


"Kusno, pimpin para guardian untuk memprovokasi monster sebanyak mungkin!" teriak Blue memberikan perintah.


Tiga guardian langsung berlari ke depan menggunakan keterampilan provokasi. 5 monster berhasil ditarik.


"Penyihir gunakan serangan terbaik kalian!" kata Blue dengan tenang. Bukannya memerintahkan penyembuh untuk mengendalikan HP para tank, Blue malah memperbesar kerusakannya.


Yong Boy dengan pedangnya langsung berlari menuju salah satu golem es. Namun serangannya tidak menghasilkan kerusakan yang memuaskan.


[Yong Boy memberikan kerusakan - 100.]


"Gila, keras sekali!"


Blue muncul didepannya. "Segera mundur, belum saatnya menyerang!"


Melihat ketua kelompok sudah datang, Yong Boy langsung mundur. Kusno dan 2 guardian lainnya menggunakan skill provokasi lagi. 5 golem es menghantam mereka bertiga, kemudian menyemburkan sebuah asap dari tubuhnya.


"Ayo serang!" teriak Blue memberikan instruksi. Ia tidak akan mengganggu penggilingan untuk sementara.


Gerrad dan Gerrel sudah sangat berkembang, mereka menggunakan tombak dengan sangat baik sehingga kerusakannya konsisten.


Para penyembuh bingung harus melakukan apa, mereka tidak mempunyai skill untuk menyerang. Blue mendatangi 3 penyembuh dan memberikan buku skill tingkat rendah.


"Gunakan itu untuk memberi kerusakan. Tenang saja HP mereka tidak akan turun jauh." Blue menyodorkan 3 buku Bola Api level 1.


Karena itu adalah buku dasar untuk seorang penyihir, para penyembuh bisa menggunakannya. Mereka menembakkan bola api kecil dan memberikan kerusakan kecil.


Blue melihat mereka sibuk menggiling golem es, tanpa pikir panjang ia membeli penambahan poin pengalaman menggunakan energi kehidupan.


[Raja Segalanya memberikan tambahan 100% pion pengalaman.]


Semua orang terkejut dan berhenti sementara. "Jangan berhenti, terus serang!" teriak Blue memberikan instruksi.


Sembari memperhatikan kelompok, Blue memanggil Yeti Kecil.


Sebuah mahkluk putih dengan sayap kecil muncul. Blue tidak pernah mengingat pet yang didapatkan adalah seekor burung.

__ADS_1


Bee langsung keluar dari ruang penyimpanan. "Wow, kau berhasil mendapatkan putri salju!"


"Apa yang terjadi, aku tidak pernah mendapatkannya. Pada diskripsi tertulis itu adalah Yeti Kecil."


"Aku juga tidak tahu, walaupun dia tidak sehebat pangeran ini. Kemampuannya sungguh merepotkan." Bee mengerutkan kening, ia seperti melihat musuh bebuyutannya.


Yeti Kecil itu langsung terbang dan mengusapkan bulunya ke pipi Blue.


[Yeti Kecil meminta nama dari pemiliknya.]


"Aku akan memanggilmu Elvy."


[Yeti kecil menyukainya.]


[Elvy


Ras : Putri Salju.


Gelar : Calon Ratu Salju.


Level : 1


Hewan peliharaan yang memungkinkan pemain untuk kebal terhadap Es.


Kemampuan khusus belum terbuka sebelum kesadaran ilahi dibangkitkan.]


"Sebenarnya siapa kamu?" tanya Blue sambil mengelus benda bulat yang bisa terbang.


"Cit, cit, cit."


Elvy yang tidak diterima langsung menyundul kepalanya. Bukannya Blue kesakitan, ia malah merasa nyaman dan menganggap Elvy menyukainya.


Merasa perlu meningkatkan level Elvy, Blue mencabut dua pedang di punggungnya. "Mari sedikit bersenang-senang."


"Keseimbangan."


[Keseimbangan.


Kelas : S.


Level : 5 (+3) (0/1600)


Tubuh akan mengeluarkan aura berwarna biru yang dapat meningkatkan kerusakan serangan kritikal +70% selama 30 detik.]


Ia sudah meningkatkan skill dasar sampai ke level 5 ditambah dengan Kalung Kartanegara, Buku Neraka, dan Buku Suci yang Jatuh. Langkah Cahaya digunakan, Blue langsung menebas golem es dengan cepat.


[Blue memberikan kerusakan - 25 ribu, serangan kritis.]


"Ayo mari menambah daya rusaknya. Peningkat Raga!"


[Peningkat Raga


Tingkat : A


Level : 5 (+3) (0/1600)

__ADS_1


Kulit pemain akan berubah kemerahan, kemudian memberikan peningkatan pada semua status sebanyak 15%.]


Pedang Blue menebas dengan cepat, ia belum menggunakan sayap hitam karena itu terlalu over power.


Penggilingan golem es sanga cepat karena kehadiran Blue. Anehnya Elvy tidak bisa naik ke level 50 padahal sudah membunuh ratusan golem es.


"Apa yang terjadi?"


"Putri salju perlu kesadaran ilahi untuk berkembang lebih lanjut. Biarkan dia di dalam ruang penyimpanan, aku akan membantunya," kata Bee menawarkan jasa.


Blue menuruti permintaan Bee, ia memasukkan Elvy yang imut kedalam ruang penyimpanan. Karena merasa puas melakukan penggilingan, ia melihat kebelakang.


Semua orang membuka mulutnya tidak percaya semua golem es di basmi tanpa menyisakan satupun untuk mereka. Meskipun mendapat poin pengalaman, mereka agak kesal karena belum puas membantai golem es.


"Hehe," kata Blue sambil menggaruk punggung kepalanya.


Monster level 150 sudah seperti semut di depan Blue, ia bisa membunuhnya dengan mudah. Jadi tidak ada poin pengalaman yang didapatkan.


"Raul, bantu mereka!"


Blue memanggil Raul untuk membantu menggiling monster golem es. Seekor serigala besar muncul, tubuhnya yang setinggi 3 meter membuatnya menjadi semakin mengerikan.


Raungan serigala membuat semua golem es terprovokasi. Kelompok Yong Boy segera memanfaatkan situasi, mereka memberikan kerusakan sebaik mungkin.


Kecepatan ini sudah cukup untuk membuat para pemain super guild gigit jari. Hanya 7 hari mereka sudah mencapai level 150an.


"Kalian sudah cukup kuat, saatnya berbicara bisnis." Blue mengatakan rencananya tentang penjualan ramuan penambah HP dan MP.


Yong Boy akan bertanggungjawab untuk penjualan, kelompok mereka akan mencari pembeli tetap. Targetnya tidak lain adalah super guild yang paling membutuhkannya.


Gerrad dan Gerrel akan merubah kelasnya, Blue memberikan informasi tentang tempat yang mungkin memberikan kelas Legenda.


"Bos, berapa harga untuk satu ramuan?" tanya Yong Boy.


"Karena emas di benua utara sedikit sulit, jual mereka dengan 1000 koin emas. Jangan pedulikan jumlahnya, organisasi bisa memberi jutaan tiap hari."


"Sebenarnya organisasi apa yang kamu maksud, Bos?"


"Aku tidak bisa mengatakannya, apa kamu pikir Fairy Dance guild kelas dua bisa menyinggung Demon Slayer tanpa organisasi pendukung?"


"Baik, Bos."


Yong Boy akan melakukan tugasnya dengan baik di Domain Dewa. Ia tersenyum manis ketika keluar dari mesin virtual.


"Huh, aku mendapat informasi yang sangat mencengangkan. Mari jual ke Tujuh Mawar," ucapnya sambil memegang ponsel.


Yong Boy adalah salah satu penjual informasi, ia mendapatkan uang yang cukup banyak dari penjualan informasi. Meskipun karakternya di Domain Dewa sudah terikat dengan Fairy Dance, ia tidak akan bisa tertangkap di dunia nyata.


Sayangnya Blue sudah mengetahui itu, makanya dia memberikan informasi yang ambigu untuk membingungkan pembeli informasi.


Berita tentang Topeng Setan di Benua Utara telah sampai ke server Benua Tengah. Forum domain dewa langsung pecah, banyak pemain yang tidak percaya dengan apa yang diberitakan.


Pasalnya untuk memindahkan server, pemain harus mengorbankan 100 juta koin emas. Jika seseorang ingin pindah ke Benua Utara dunia nyata, mereka membutuhkan 100 miliar kredit.


Ruslan tersenyum manis. "Jadi ia sudah menemukannya, Rayman segera beli informasi tentang cara masuk benua utara."

__ADS_1


Rayman mengangguk. "Baik, meskipun sedikit susah itu patut untuk dicoba."


__ADS_2