
Arief yang melihatnya dengan sigap langsung melompat kebelakang dan bersiap untuk bertarung. Dia tidak pernah menyangka ada seseorang yang berhasil menerobos Pertahanan pasukan Harimau Putih.
"Siapa kau?" tanya Arief dengan nada tinggi.
Orang yang tampak nyata sebenarnya hanyalah bayangan yang muncul di kepala Arief. Setelah beberapa saat, pria berbaju koko dan sarung menghilang.
Arief yang merasa sangat aneh mengerutkan keningnya. "Batu berwarna hijau?" katanya pelan.
Setelah memikirkan banyak hal, Arief memikirkan batu giok yang ada di pasar. Namun apa yang dimaksud orang itu masih sangat misterius.
Arief bangun berjalan menuju mesin virtual Domain Dewa. Namun setelah langkahnya kedua, dia tersandung sebuah batu yang cukup besar.
"Batu Hijau?" kata Arief kebingungan. Kemudian dia memindahkan batunya ke meja sebelah mesin virtual.
[Permainan Dimulai]
Udara di Domain Dewa mulai terasa sangat nyata, Blue berjalan menuju Rumah Petualang Sahara untuk menemui Amelia.
"Amelia, bagaiman perkembangan para pasukan khusus?" tanya Blue.
Amelia membalikkan badan dan melihat Blue. "Semua berjalan dengan lancar, semua pemain baru berhasil berkembang dengan cepat. Semua berkat trik yang kamu berikan."
"Jangan memandangku terlalu tinggi, masih banyak orang yang lebih berpengetahuan lebih dari aku."
Pemberitahuan sistem terdengar seperti suara wanita. Sekali lagi Domain Dewa mengalami perubahan rahasia.
[Selamat Desa Sahara berhasil menjadi tingkat 2. Sekarang desa bisa menampung 100 ribu orang.]
Zaha yang melihat perkembangan Domain Dewa sedikit tersenyum. "Uang yang aku berikan ternyata dimanfaatkan dengan baik."
Ternyata cepatnya perubahan Domain Dewa dikarenakan investasi besar keluarga Zaha ke Perusahan Aldi. Tidak ada yang mengetahui hal tersebut, tetapi Zaha suka melakukannya.
Blue yang melihatnya sedikit mengerutkan kening, bukan karena Desa Sahara yang meningkat. Namun karena perubahan sistem bersuara wanita tidak seharusnya dirilis sekarang.
Masa depan sudah sepenuhnya berubah, Blue tidak bisa mengandalkan ingatannya lagi. Sekarang dia harus berpikir tentang cara terbaik untuk mencari jalan keluar.
"Amelia, aku serahkan semua pasukan disini padamu. Akan aku carikan Inti Dungeon sebanyak mungkin."
Blue mencari Inti Dungeon di Pasar Online, untungnya dia mendapatkan beberapa yang cukup baik.
- Inti Dungeon Katak Hijau Level 10
- Inti Dungeon Semut Hitam Level 20
- Inti Dungeon Kelinci Mata Biru Level 30
- Inti Dungeon Kijang Level 40
Keempatnya langsung diberikan kepada Amelia. "Aku tidak pernah menyangka banyak orang yang menjual inti Dungeon."
__ADS_1
Tidak lupa, Blue memberikannya pada Jessica dan Rori. Sedangkan untuk Desa lainnya belum ada Inti Dungeon yang dijual.
Pada penggerebekan Dungeon Lebah Merah dan Biru, Blue telah menghabiskan 500 ribu koin emas. Jumlah yang sangat mengerikan.
Namun itu salah harga yang harus dibayar untuk meningkat lebih cepat. Jika berburu secara normal, Blue tidak akan mencapai level 60 dalam 7 hari dunia nyata.
7 hari dunia nyata sama dengan 21 hari di Domain Dewa. Blue selalu menggunakan ketrampilannya untuk melakukan penggilingan secara efektif.
Artinya dalam penggerebekan tidak hanya uang dan waktu yang dibutuhkan. Ada juga keterampilan khusus untuk membuat penggilingan menjadi efektif.
Arief tidak bisa membocorkan cara tersebut kepada orang lain. Jadi dia akan menggunakannya sendiri. Bukan karena tidak percaya, tetapi untuk menjaga informasi.
Berita besar sekali lagi terdengar, Pasukan Sura membuat sebuah guild di Domain Dewa. Mereka menyebut dirinya sebagai Hiu Gila.
Sekali buka, guild Hiu Gila telah memiliki 150 ribu orang. Walaupun masih level kecil, semuanya sudah terlatih di dunia nyata.
Pak Tua yang baru membuat karakter di Domain Dewa mendatangi Blue yang sedang melihat latihan pasukan Garuda di Desa Sahara.
"Nama yang kamu gunakan sangat mencolok," kata Blue sambil tersenyum tipis.
Nama : Pak Tua Kuat
Level : 21
Kelas : Pedang Pendek
"Bukankah kenyataannya seperti itu. Coba lihatlah aku yang kekar dan tinggi ini!" kata Pak Tua dengan percaya diri.
Blue memberikan saran, sayangnya Pak Tua hanya tertawa tanpa mendengarkan sarannya. Untuk merubah karakter dalam Domain Dewa tidaklah murah, pemain harus menemukan sebuah barang khusus.
Tidak ada monster yang menjatuhkan berang tersebut. Hanya pedagang penduduk pribumi yang menjualnya, setidaknya barang tersebut seharga 500 koin emas.
Permasalahan sebenarnya terletak pada pedagang yang menjual. Tidak semua pedagang pribumi menjual barang tersebut, butuh banyak usaha untuk menemukannya.
"Sudahlah, lupakan aku. Sekarang waktunya para generasi muda memimpin. Aku sudah terlalu tua, tidak perlu untukku bertambah kuat. Harapanku semua generasi dibawah bisa lebih kuat daripada orang tua ini."
Ekspresi Pak Tua berubah serius. Dia mengatakannya dengan hati, entah kenapa Blue merasakan bahwa nyawa Pak Tua tidak akan bertahan lama.
Blue menuju Desa Koral untuk menemui Jessica. Banyak antrian pemain yang sedang menunggu giliran masuk. Desa tingkat 3 sangat menggiurkan, banyak keuntungan yang bisa di dapatkan.
Di tambah Dungeon Buatan yang lengkap. Jadi pemain yang ingin melakukan penggilingan monster bisa langsung ke Desa Koral.
Sedangkan untuk mencari beberapa barang berharga, mereka akan mengalahkan bos lapangan atau raid.
Penghasilan Desa Koral mencapai 7000 sehari. Jumlah itu sangat besar untuk guild sekecil Fairy Dance. Oleh sebab itu, Blue merencanakan untuk segera memperluas kekuasaan.
"Jessica, lakukan perekrutan terus menerus. Sekarang kita akan memperlebar kekuasaan!"kata Blue memandang Jessica yang tersenyum manis.
Jessica langsung merilis berita perekrutan besar-besaran di laman resmi Fairy Dance. Hanya butuh satu jam sebelum Desa Koral penuh dengan antrian.
__ADS_1
Tidak ada syarat khusus mereka hanya perlu melewati Menara Monster tingkat 4 atau lebih tinggi. Akan banyak penyusup di Fairy Dance, itu akan menjadi tugas para administrator yang ditunjuk.
¬ Desa Koral (Tingkat 3)
Administrator : Jessica
Penghasilan kemarin : 7300 koin emas
¬ Desa Sahara (Tingkat 1)
Administrator : Amelia
Penghasil kemarin : 0 koin emas
¬ Desa Abidzar (Tingkat 2)
Administrator : Dona
Penghasilan kemarin : 1100 koin emas
¬ Desa Tanjung (Tingkat 1)
Administrator : Rori
Penghasil kemarin : -500 koin emas
¬ Desa Maura (Tingkat 1)
Administrator : Saiful
Penghasilan : 500 koin emas
¬ Desa Kebon Hijau (Tingkat 1)
Administrator : Arman
Penghasilan : 1000 koin emas (140 koin emas)
Desa Tanjung mengalami kerugian kemarin, jadi Fairy Dance harus memberikan dana lebih. Hal itu dikarenakan banyaknya pertempuran di Kerajaan Kediri.
Rori juga mengurus dua desa pemberian Thunder Strom. Jadi dengan segala keahliannya, Rori akan memanfaatkan situasi sebaik mungkin.
Desa Kebon Hijau hanya menghasilkan 140 koin emas. Namun Fairy Dance tidak ikut campur dalam manajemen, Arman dan rekan-rekannya yang bertanggung jawab.
Perkembangan Fairy Dance sangat cepat, banyak pemain menganggapnya sebagai sebuah guild yang sangat misterius.
Desa Abidzar telah berhasil berhasil menjadi tingkat 2, artinya Dona harus meningkatkan keamanan Tambang Emas dan Gua Batu Identifikasi. Jika sampai bocor ke publik, maka perang besar akan terjadi.
Hanya dengan 1 jam, Fairy Dance berhasil merekrut 200 pemain berkualitas. Mereka semua akan menjadi prajurit Fairy Dance.
__ADS_1
Namun mereka harus menghadapi berbagai percobaan sebelum mendapat pengakuan para Administrator.