
Melihat perilaku yang tidak biasa, Blue langsung mengeluarkan 20 Meriam Sihir Otomatis. Blue, Raul, dan Yami maju untuk melindungi senjata sihir.
"Jangan biarkan Thunderbird menghancurkan Meriam!" teriak Blue memberikan instruksi.
"Manusia bodoh, kamu pikir dapat menghentikan hanya dengan kalian bertiga!" kata Thunderbird dengan nada tinggi.
Kepakan sayapnya menghempaskan udara yang dapat memberikan kerusakan kepada semua orang.
[Blue menerima kerusakan - 3000]
Dengan ayunan pedangnya, dia memblokir sebagian serangan petir. Blue langsung melompat kebelakang untuk memberikan jarak.
Bee masih kebingungan, dia tidak menerima sedikitpun kerusakan. "Hai, apa yang kamu lakukan. Lihatlah serangan burung lemah itu," katanya.
Dengan tubuh gemuknya, Bee terbang santai menghampiri Blue dan teman-temannya yang kesusahan.
Ela dan Rafaela berusaha keras membantu kelompok. Raul dan Yami mencoba menghindari serangan Thunderbird.
Blue tersenyum tipis melihat ribuan serangan muncul sekali lagi. "Mari kita coba!" katanya sambil melepaskan prana khusus.
Persepsi lingkungan sekitar meningkat pesat, Semua serangan tampak bergerak perlahan. Blue bisa menghindari serangan dengan kecepatannya ditambah Black Wing.
Walaupun serangan tampak lambat, tubuhnya juga bergerak lambat. Dia harus meningkatkan kelincahannya untuk mengimbangi kekuatan terbarunya.
"Menarik Manusia, kamu berhasil membuatku terkesan. Mari mulai babak kedua." Thunderbird terbang serta mengepakkan sayapnya.
Jutaan petir kecil menyerang kearah Blue dan teman-temannya. Dengan berat hati, Blue mengeluarkan Tank Penggerebekan.
Walaupun berhasil memblokir semua serangan, Tank Penggerebekan langsung hancur berkeping-keping. Perlu diketahui Tank Penggerebekan membutuhkan banyak usaha untuk menciptakannya.
"Raul, perpendek jarak. Bee bukakan jalan untuk kita semua!" kata Blue memberikan perintah.
Bee dengan percaya diri berjalan di depan layaknya seorang Jendral Perang. Petir menyamar tubuhnya, tetapi tidak memberikan kerusakan sedikitpun. Bisa dibilang dia menjadi tank hidup kelompok.
Setelah cukup dekat, Blue melompat dan menggunakan Gelombang Kejut. Raul dan Yami melakukan hal yang sama. Rafaela memberikan keterampilan pendukung untuk memperkuat kelompoknya.
Ela menggunakan kemampuan anehnya untuk membuat pelindung berwarna putih di HP kelompok. Blue tidak tahu keterampilan aneh apa yang dimiliki Ela, pasalnya Mata Dewa tidak bisa mendeteksi keterampilan tersebut.
[Blue memberikan kerusakan - 2000](20)
Tidak berhenti sampai disitu, dia menggunakan Ekstrim Blade dan semua keterampilan. Lambat lain Thunderbird mulai kewalahan menghadapi para semut yang tidak bisa dikalahkan.
Perlu diketahui Thunderbird memiliki panjang 10 meter jika membentangkan sayapnya. Jadi sudah wajar dia menganggap Blue dan teman-temannya seperti seekor semut.
Bunyi Pesan terdengar merdu di telinga Blue, pesan itu tidak lain dari Zaha yang berhasil menciptakan Penyapu Udara. Tanpa pikir panjang, Blue menyuruh Zaha untuk memberikannya melalui pasar Online.
"Berikan aku waktu 1 menit!" kata Blue berlari mundur. Dia ingin menyelesaikan transaksi dengan Zaha untuk membawa Penyapu Udara.
Proses tidak lebih dari 3 detik, tetapi dia meminta waktu 1 menit untuk membangunnya sekalian. Artinya 1 menit adalah estimasi total waktu yang dibutuhkan untuk membangun Penyapu Udara.
Raul menyerang dengan kemampuan terbarunya Sambaran Petir. Petir saling bertabrakan Raul sedikit lebih rendah karena statusnya masih kecil.
Yami dengan satu pedangnya yang berwarna hitam membelah setiap petir hingga tidak memberikan kerusakan.
Ela mengamati cara bertarung semua orang. "Jangan fokus petir. Sebagian besar hanyalah ilusi untuk membingungkan kita," katanya dengan suara lembut.
Raul mencoba membiarkan salah satu serangan mengenai tubuhnya, ternyata yang dikatakan Ela adalah kebenaran. Untuk mengatasinya, dia melepaskan gumpalan petir disekitar tubuhnya. Sehingga bisa mendeteksi serangan dengan cepat.
Yami tidak bisa melakukan hal tersebut, dia hanya bisa menebas setiap petir yang menghantamnya. Seperti biasa Bee hanya terbang santai tanpa menerima kerusakan.
Ela dan Rafaela dianggap sangat mengganggu oleh Thunderbird, sehingga menyerangnya dengan kepakan sayapnya.
Tepat ketika tidak ada yang bisa menolong mereka berdua. Hembusan angin menghilangkan serangan Thunderbird.
Penyapu Udara sudah selesai dibuat, Blue langsung menggunakannya. Dia mengarahkan Thunderbird ke dinding gua, sehingga bisa menekan Thunderbird.
Penyapu Udara memiliki roda kecil dibawahnya sehingga bisa di geser sesuka hati.
__ADS_1
"Manusia, kau memang mengesankan. Sayangnya senjata milikmu tidak akan bisa membunuh." Thunderbird mulai terdesak, dia menempel di dinding gua.
"Kamu terlalu meremehkan manusia," kata Blue mengeluarkan 2 Penyapu Udara lainnya. Sehingga Thunderbird tidak bisa bergerak sedikitpun.
"Sialan, kamu benar-benar membuatku marah!" teriak Thunderbird mulai mengepakkan sayapnya dengan kuat. Dia mencoba keluar dari dorongan Penyapu Udara.
Blue tersenyum lebar, dia segera mengeluarkan 20 Meriam Sihir Otomatis. "Tembak!"
Dua puluh bola besi dilapisi sihir menyerang Thunderbird yang fokus melepaskan diri. Dorongan udara dari Penyapu Udara membuat kecepatan serangan semakin cepat.
Senyum Blue semakin jahat melihat Thunderbird terlihat kesakitan. Dia merasa senang ketika mengalahkan monster sombong. "Jangan pernah meremehkan manusia lagi, Burung Kecil!" katanya mengejek.
Sangat jarang Blue mengejek monster yang menyebalkan. Tanpa alasan yang jelas sekarang dia menjadi orang yang cukup kejam.
Berbeda dengan kehidupan sebelumnya yang memimpin pasukan dengan kekuatannya sendiri tanpa percaya dengan orang lain.
Pergerakan Thunderbird terganggu karena tembakan Meriam Sihir Otomatis. HP monster turun dengan cepat hingga berwarna merah.
Ketika Thunderbird ingin merubah wujudnya menjadi bentuk ketiga, Blue sudah menyiapkan 50 Meriam Sihir Otomatis dan 10 Menara Petir. Awalnya dia yakin dengan kekuatan murni teman-temannya, tetapi Thunderbird berubah menjadi monster yang mempunyai kecerdasan.
Hanya butuh beberapa menit sebelum HP monster berkedip yang menandakan HPnya dibawah 5%. Blue berlari menerjang Thunderbird dengan seluruh keterampilannya.
[Keseimbangan ... Peningkat Raga ... Ledakan Cahaya]
Cahaya putih muncul di tubuh Blue kemudian meledak hingga menyerang semua yang ada disekitarnya. Dia sudah memperhitungkan jaraknya supaya semua senjata tidak terkena kerusakan.
Tidak lupa Rafaela memberikan keterampilan pendukung untuk meningkatkan kerusakan.
[Blue memberikan kerusakan - 210 ribu]
Karena banyaknya serangan sebelum ledakan mengenai monster Thunderbird, serangan Blue mengakhiri pertarungan.
"Manusia, aku mengaku kalah. Namun jangan anggap ini akhir dari pertarungan kita!" kata Thunderbird.
[Blue berhasil mengalahkan Thunderbird (Jiwa Dewa Petir, Thor)]
- Judul Pembunuh Jiwa Dewa
\=> Meningkatkan semua status 20%
\=> Meningkatkan Keberuntungan 100 poin
\=> Meningkatkan Pengalaman yang di dapat 50%
\=> Meningkatkan Reputasi Dunia 200 poin
\=> Mengurangi semua kerusakan elemen petir 20%
- Patuh Thunderbird (Epik)
- Desain Tesla Tersembunyi (Epik)(Pertahanan Desa)
- Pengalaman 100 ribu (150%)]
"Pemburuan kali ini berakhir dengan memuaskan. Ayo segera kembali," kata Blue menunggangi Raul. Yami dan Rafaela kembali ke Desa Koral menggunakan sebuah gulungan khusus. Bee dan Ela bisa terbang mengikuti Blue dengan sendirinya.
Zaha yang menerima Desain Tesla Tersembunyi tersenyum lebar. Matanya memancarkan sebuah niat jahat yang sangat pekat, dia mengambil buku catatannya dan mulai menulis sesuatu.
Setelah semua selesai dikerjakan, Zaha memberikan catatannya kepada Amelia yang menjabat sebagai administrator.
"Apa kamu gila, membuat senjata sihir sebesar ini?" tanya Amelia sambil tersenyum kecut. Dia melihat catatan menunjukkan sebuah Tesla Tersembunyi seharga 50 ribu koin emas, itupun belum tentu berhasil.
"Hehe, jika Fairy Dance kekurangan aku akan membiayainya sendiri," kata Zaha dengan penuh percaya diri.
Amelia ekspresinya berubah menjadi serius. "Kamu terlalu meremehkan Fairy Dance, percayalah selama Blue memberikan izin pasti kita akan memberikan biayanya."
Zaha tertawa kecil, dia seperti seorang anak kecil manja yang sangat suka bermain dengan uang. Blue hanya bisa tersenyum kecut melihat laporan Amelia, dia harus menyetujuinya supaya Zaha tetap berada di Fairy Dance.
__ADS_1
Blue tidak tahu bahwa Zaha sudah sangat setia dengan Fairy Dance, bahkan jika dunia diberikan padanya, dia tidak akan meninggalkan Fairy Dance.
"Jessica, bagaimana keadaan Desa Koral?" tanya Blue melalui panggilan suara.
"Banyak penyusup dan beberapa pembuat onar. Mereka masih bisa diatasi dengan mudah. Namun ada pasukan berjumlah 10 ribu di bukit, mereka sedang membuat sebuah senjata sihir aneh."
Blue mengetahui bahwa Shadow tidak bermain-main. Mereka akan melakukan serangan penuh untuk meruntuhkan Fairy Dance.
Sekarang Fairy Dance tidak bisa bersantai, Zaha akan melakukan yang terbaik untuk membuat 10 Tesla Tersembunyi. Semua Desa sudah memiliki Menara Sihir, jadi Tesla Tersembunyi akan menjadi senjata terakhir.
Senjata tersebut bisa memancarkan petir hampir sama seperti Menara Petir. Namun perbedaannya Tesla bisa menyambar banyak petir untuk menyerang banyak musuh.
Menara Petir hanya berfokus menyerang satu pemain, tetapi setelah pemain tersebut mati, ia langsung menyerang pemain terdekat.
Untuk memastikan kemenangan, Blue mencoba memberikan Paruh Petir kepada Leon. Dia ingin Leon mempunyai senjata tingkat Epik.
Sedangkan Blue akan meningkatkan Dual Secret Sword. Dengan beberapa uang dia membeli bahan untuk meningkatkan senjata.
Dengan keberuntungannya yang super tinggi, Blue berhasil meningkatkan dua kali berturut-turut.
Dual Secret Sword
Tingkat : Tinggi (Menyesuaikan Evolusi)
Level : 60 (Sesuai Level Karakter)
Kekuatan : 180
Kelincahan : 180
- Setiap kenaikan level akan menambahkan 2 poin tambahan.
- Meningkatkan kemungkinan serangan kritikal 35%.
- Meningkatkan kerusakan serangan kritikal 65%.
- 35% kemungkinan mengeluarkan serangan ganda.
Syarat Evolusi :
- Kumpulkan 100 senjata tingkat Langka dengan level yang sama.
- 100 batu energi tingkat tinggi.
Tidak dapat ditransaksikan.
Tidak dapat jatuh.
Hanya bisa untuk pemain Blue.
"Mari membuat Batu Energi tingkat menengah sebanyak mungkin!" gumam Blue segera bersemangat.
Mungkin masih ada kesalahan pada sistem, dia tidak pernah mengalami kegagalan sedikitpun. Pasukan Shadow sudah berkumpul di bukit sebanyak 20 ribu pemain.
Semua orang sedang menunggu untuk menyerang Desa Koral. Tanpa sebab yang jelas, mereka juga menyerang 10 desa lainnya di waktu yang sama.
Surya menggunakan banyak uang untuk membiayai perang kali ini. Dia akan memimpin pasukan Shadow untuk meraih kemenangan.
Blue keluar dari bengkelnya dengan senyum manis yang tidak pernah terlihat. Jessica yang melihatnya langsung mengetahui bahwa Blue mendapat jekpot dari bengkel.
Sebenarnya Blue telah berhasil meningkat menjadi Ahli. Walaupun tidak menjadi pemain pertama yang menjadi Pandai Besi Ahli, dia memikirkan banyak rencana.
"Argya, dimana kamu sekarang?" tanya Blue yang baru sampai di restoran Desa Koral.
"Aku sedang mencari beberapa daging untuk membuat masakan baru. Aku mendengar rumor adanya Beruang Madu yang mempunyai Daging yang sangat enak," kata Argya dengan penuh semangat.
Blue langsung berlari menuju tempat monster. Dia tahu bahwa Beruang Madu bukan monster yang seharusnya muncul di level sekarang.
__ADS_1