Domain Dewa : Raja Pedang

Domain Dewa : Raja Pedang
169. Bangunan Bersejarah


__ADS_3

Penguasa Desa Singosari adalah Darah Merah, sekali lagi Fairy Dance akan merebut desa mereka. Kali ini Blue akan ikut perang menggunakan Topeng Setan.


Tidak ada yang tahu siapa sebenarnya Topeng Setan kecuali 10 orang kepercayaannya. Bahkan Nidia dan teman-temannya tidak tahu akan hal itu.


"Chris, seberapa yakin kamu bisa merebut Desa Singosari?" tanya Blue yang menunggangi Raul yang setinggi 2 meter.


Tidak mau kalah dengan Blue, Raul juga menggunakan beberapa peralatan perang dan topeng khusus yang dibeli dari Desa Monster.


Seekor Serigala menggunakan armor besi dan topeng aneh. Mungkin banyak orang akan menertawakannya, tetapi setelah melihat matanya mereka akan ketakutan. Bahkan pasukan Fairy Dance yang menyerang Desa Singosari tidak berani memandangnya.


Chris terdiam sebentar, dia belum menemukan jawaban yang paling memuaskan. Sebelum menjawab, Citra menyahut, "Kami tidak bisa memprediksinya. Namun satu hal yang pasti, kami tidak akan mengecewakanmu!"


Blue tersenyum tipis mendengarnya. "Baiklah, aku akan mencari keberuntungan di sekitar. Jika membutuhkan kekuatanku, jangan lupa hubungi aku."


Tidak menunggu jawaban, Raul langsung berlari dengan sangat cepat. Bahkan pemain biasa tidak akan bisa mengejarnya.


Tujuannya tidak lain adalah menara batu yang terletak ditengah hutan. Rumor mengatakan bahwa ada sebuah bangunan misterius dibawahnya.


Secara langsung Blue tidak pernah melihatnya, tetapi dia memiliki beberapa informasi untuk meningkatkan keberhasilannya. Jika berhasil menyelesaikan misi, maka hadiah yang melimpah adalah menantinya.


Informasi yang dia dapatkan adalah sebuah jalan menuju bawah tanah ketika empat menara diberikan Batu Energi tingkat menengah.


Setelah beberapa menit akhirnya Blue sampai di tempat yang di tuju. "Seperti yang di tulis dalam artikel, sekarang tinggal memberikan Batu Energi di setiap menara."


4 Batu Energi tingkat menengah langsung dikeluarkan tanpa ragu. Blue menempatkannya di empat menara hingga sebuah cahaya putih menyilaukan keluar dari setiap menara.


Sebuah jalan masuk muncul di depan Blue, sesuai ingatannya sebuah jalan menuju bahwa tanah akan muncul setelah menaruh Batu Energi tingkat menengah.


Blue melangkah perlahan masuk kedalam pintu bawah tanah. Tepat setelah satu kakinya masuk, sebuah manusia raksasa mengayunkan gada miliknya.


Untungnya Kelincahan Blue sangat tinggi, dia berhasil menghindari serangan dengan sangat sempurna. Artikel yang dia baca tidak menyebutkan adanya manusia raksasa.


Ada dua manusia raksasa yang menghadang Blue, mereka berdua menggunakan sebuah gada sebagai senjatanya.


"Manusia, kamu melakukan pelanggaran!" kata salah satu raksasa yang mempunyai wajah merah.


Raksasa berwajah putih berjalan dari tempat duduknya. "Sudahlah, mungkin ada adalah orang yang dimaksud Raja Kartanegara," katanya.


[Misi tersembunyi :


Selesaikan Candi Singosari


Hadiah :


- Kalung Kartanegara


- Candi Singosari]


Candi adalah sebuah bangunan yang sangat misterius, tidak diketahui apa kegunaan pastinya. Namun seiring berjalannya waktu, keturunan para penduduk pribumi akan semakin berbakat.


Candi baru ditemukan setelah Domain Dewa berjalan selama 15 tahun. Namun sekarang Blue berhasil mendapatkan kesempatan untuk memiliki Candi Singosari.


Blue tidak tahu apa yang harus dia lakukan, pasalnya sebuah bangunan misterius yang disebut candi itu tidak ada yang mengetahui struktur bangunannya.


Dia coba mengitari bangunan sambil memegang dagunya. "Tidak ada yang aneh dari bangunan ini, tetapi kenapa mereka menyebutkan bahwa Candi Singosari belum selesai?" kata Blue dalam hati.


Entah apa yang dia pikirkan, Blue melangkah maju dan menyentuh patung kepala di atas pintu. Seketika empat patung aneh muncul di setiap sudut candi.


Blue mengetahui empat patung tersebut merupakan status rahasia yang disembunyikan Domain Dewa. Stamina, Konsentrasi, Keberuntungan, Wibawa itulah yang tertulis dalam kepala patung.


Tidak tahu apa yang membuatnya bergerak menuju keberuntungan, Blue langsung menyentuh kepala patung yang bertuliskan Keberuntungan.


"Bagaimana bisa aku bergerak sendiri, ini pasti kesalahan sistem!" kata Blue dalam hati.


Sebuah simbol aneh langsung masuk kedalam tubuhnya. Cahaya berwarna kuning emas muncul dari tubuhnya hingga dia pingsan, suara misterius mulai terdengar.


"Nak, bangunlah. Aku sudah menantikan kehadiranmu."

__ADS_1


Blue mulai membuka matanya perlahan. Tanpa sadar dia menggosok matanya seperti seorang anak yang baru bangun tidur.


Dia melihat seorang kakek tua dengan rambut dan janggut putih. "Siapa anda?" tanya Blue dengan nada sopan.


Kakek tua itu tersenyum manis. "Banyak orang memanggilku Raja Kartanegara, jangan terlalu formal sebut saja aku kakek tua," katanya.


Mereka berdua mengobrol dengan santai, tidak lupa Raja Kartanegara memberikan beberapa bocoran tentang misi tersembunyi yang sedang berlangsung.


Ternyata Candi Singosari adalah hadiah yang ingin diberikan pada Raja Kartanegara dari musuh. Sayangnya pembangunannya belum selesai karena musuhnya mati sebelum berhasil menyelesaikan Candi.


Oleh karena itu jiwa Raja Kartanegara belum bisa tenang dan berdiam diri didalam candi. Blue dipilih untuk membangun candi tersebut.


Raja Kartanegara tidak mengetahui cara memperbaikinya, tetapi dia hanya tahu bahwa kuncinya adalah energi misterius.


Setelah mendengar energi misterius, Blue langsung berpikir tentang prana.


"Kakek, bukankah dia musuh. Mengapa kamu sangat menghargai pemberiannya?" tanya Blue yang sedikit kebingungan.


Raja Kartanegara menggelengkan kepalanya sambil tersenyum. "Kamu masih terlalu naif, musuh yang aku maksud adalah orang yang kuat dan cerdas. Sudah sewajarnya aku bangga bisa bertarung dengannya."


Perbedaan pendapat antara Raja Kartanegara dan Blue membuat perdebatan yang sangat panjang.


Blue adalah orang yang tidak mau kalah, dia hanya ingin terus menang tanpa mau kehilangan. Berbeda dengan Raja Kartanegara yang merasa bahwa dirinya tidaklah cerdas maupun kuat, tetapi bisa memenangkan setiap perang.


Ada sebuah kesenangan tersendiri ketika menang, dan ada pula kepedihan ketika kalah. Itulah yang seharusnya manusia biasa rasakan.


Setelah berdebat dengan Raja Kartanegara, Blue menemukan sesuatu. Kesempurnaan bukanlah kunci kesuksesan.


"Sudah waktunya kamu kembali. Sebelum pergi, aku ingin memberikan cincin ini padamu." Raja Kartanegara melepas cincin di tangan kanannya.


[Cincin Wibawa : Raja Kartanegara]


Barang yang tidak bisa jatuh dan akan memberikan wibawa kepada pemain yang memakainya. Raja Kartanegara adalah seorang pemimpin yang sangat berkarisma, para penduduk akan menghormatimu jika kamu bersikap sopan.


Bonus Status :


- Keberuntungan +100


- Semua skill meningkat 1 level


Persyaratan :


- Khusus Pemain Blue


- Tidak bisa dilepas (Dijual, dijatuhkan, ditingkatkan, dan dihancurkan)


Setelah melihat cincin Raja Kartanegara, Blue akhirnya mengerti kenapa pemain terbaik dunia menjadi pria yang sangat dihormati, ternyata itu karena cincin Raja Kartanegara.


Siapa yang tidak menginginkan Cincin Kartanegara, status Wibawa saja bisa sampai 1 juta, ditambah lagi adanya kemampuan meningkatkan 1 level skill.


Jika sebuah skill mencapai 9, maka dengan Cincin Kartanegara bisa mencapai level 10. Betapa gilanya cincin pemberian Raja Kartanegara.


"Terima kasih, Kakek," kata Blue sambil tersenyum manis.


Wujud Raja Kartanegara mulai memudar, dia tersenyum manis kepada Blue yang tampak sangat menjanjikan.


Kesadaran Blue mulai kembali, dia sedang memegang kepala patung aneh yang bertuliskan keberuntungan.


"Kuncinya adalah sempurna atau tidak. Baiklah ayo bergerak," gumam Blue sambil menggunakan Mata Dewa untuk melihat sesuatu yang mencurigakan.


Sesuai dugaannya ada sebuah benda tersembunyi di bawah tanah. Tanpa pikir panjang, Blue langsung menggalinya menggunakan pedang dan prana miliknya.


Melihat Blue yang menggali tanah, dua penjaga Candi memiringkan kepalanya kebingungan. Sedang apa bocah gila itu, begitulah kira-kita yang mereka pikirkan.


Tanpa sebab yang jelas kedua penjaga candi mulai membantu menggali karena merasa kasian Blue menggali tanah yang sangat keras. Mereka tidak tahu bahwa Blue sedang melatih kemampuan prana miliknya.


Pemain biasa tidak bisa menggali tanah karena kekerasannya hampir menyerupai batu. Blue harus bekerja keras untuk menghancurkan tanah menggunakan pedang dan prana miliknya.

__ADS_1


Kedua penjaga tidak menggunakan prana, mereka hanya menggunakan kekuatan fisik. Akhirnya tidak ada satupun yang berhasil menggores tanah di bawah.


Setidaknya butuh 3 jam untuk mendapatkan benda yang diinginkan. Ada sebuah batu bata yang terbuat dari tanah liat, Blue mengambilnya dan menaruhnya di Candi Singosari.


Seketika cahaya berwarna kuning emas terpancar dari Candi Singosari. Berbeda dari sebelumnya yang membuat Blue kehilangan kesadaran, sekarang dia mendapatkan sebuah pemberitahuan sistem.


[Selamat pemain Blue berhasil memperbaiki Candi Singosari - Misi Selesai]


Hadiah :


- Kalung Kartanegara


- Candi Singosari


[Kalung Kartanegara]


Kalung yang digunakan Raja Kartanegara untuk memimpin kerajaannya puluhan tahun. Dia mendapatkan kalung itu dari Leluhur Kartanegara yang sangat kuat.


Bonus Status :


- Semua Status +100


- Wibawa +100


- Keberuntungan +20


- Stamina +10


- Konsentrasi +5


- Memberikan 50% tambahan kerusakan pasti setiap 5 kali serangan.


Persyaratan :


- Tidak bisa dilepas (Dijual, dihancurkan, dijatuhkan, dan ditingkatkan)


[Candi Singosari]


Tempat yang dapat meningkatkan potensi penduduk pribumi.


Bonus Status : Dikunci (Terbuka setelah di dibangun)


Pada kehidupan sebelumnya Blue tidak pernah melihat Kalung Kartanegara dan Candi Singosari. Artinya hanya dirinya yang bisa menemukan kedua benda misterius tersebut.


Karena pemain hanya bisa memakai satu kalung, Blue harus berpikir dua kali sebelum memakainya. Hal itu karena Kalung Keberuntungan sangatlah penting untuk meningkatkan keberuntungannya.


Sedangkan Cincin tanpa pikir panjang Blue akan memakainya, karena bonus statusnya terlalu gila.


"Apa yang harus aku lakukan?" gumam Blue kebingungan. Dia tidak bisa memutuskan sekarang, tetapi tidak boleh ada waktu yang terbuang.


Sebuah pesan masuk, Blue melihatnya dan mendapati bahwa pasukan Fairy Dance yang menyerang Desa Singosari mengalami kekalahan.


Chris dan 500 anggota Fairy Dance telah dikepung, mereka sedang dibuat mainan oleh guild Darah Merah. Semua senjata sihir telah dihancurkan, bahkan beberapa berhasil dicuri oleh lima penguasa.


Blue tidak bisa terlalu lama menunda keberangkatannya. Tanpa menunggu lama dia ingin melepas Kalung Keberuntungan dan menggantinya dengan Kalung Kartanegara.


Sebuah pemberitahuan sistem muncul membuat Blue sedikit terkejut.


[Kalung Kartanegara menemukan serpihan dirinya, Kalung Keberuntungan akan diserap]


Sebuah cahaya muncul dari dadanya, Kalung Kartanegara masuk kedalam tubuhnya. Betapa terkejutnya Blue ketika melihat peningkatan Kalung Kartanegara yang membuatnya tersenyum lebar.


"Ini gila, sudah dipastikan aku adalah pemain dengan status tertinggi di dunia. Tidak mungkin ada orang yang bisa mengungguli aku bahkan jika meningkatkan level setiap hari!" kata Blue penuh dengan semangat.


Bee secara paksa keluar dari ruang penyimpanan, Blue dan Bee juga kebingungan. Mereka saling memiringkan kepala.


"Apa yang terjadi?" kata mereka bersamaan.

__ADS_1


__ADS_2