Domain Dewa : Raja Pedang

Domain Dewa : Raja Pedang
275. Putri Raja Iblis


__ADS_3

Blue tidak memperdulikannya jawabannya yang membingungkan. Hanya dengan 15 wanita saja kecepatan reproduksi manusia di Dunia Buatan sangat cepat.


"Tobias, betapa jumlah perempuan di Dunia Buatan?" tanya Blue mengalihkan pembicaraan.


"5 ribu orang, 2 ribu menjadi prajurit aktif sedangkan lainnya menjadi pekerja profesi."


"Mengapa kalian bisa sangat cepat berkembang?" tanya Blue mencari tahu.


"Banyak monster muncul dengan sendirinya. Beberapa prajurit membunuhnya, muncul juga sebuah Dungeon aneh yang mengeluarkan monster terus menerus." Jawaban Tobias tampak terlihat kaku.


Namun Blue mencoba untuk memahaminya. Dia belum bisa masuk kedalam Dunia Buatan karena alasan khusus. Sebenarnya bukan karena dia tidak mau, tetapi kondisi tubuh yang tidak memungkinkan.


Setelah masuk Celah Dimensi, Blue sama sekali tidak bisa masuk kedalam Dunia Buatan miliknya. Beberapa kali sudah dia coba, tetapi hasilnya selalu gagal.


Melihat perkembangan Tobias dan seluruh orang didalam, Blue dapat menarik kesimpulan. Mungkin saja waktu di Dunia Buatan jauh lebih cepat, sehingga otak Blue tidak dapat mengikutinya jika dipaksakan mungkin dia akan kehilangan akal atau gila.


"Baiklah, kalian semua lakukan tugas. Aku akan mempersiapkan sesuatu."


Tobias langsung menghilang seperti debu yang tertipu angin. Keterampilannya sebagai seorang Pendekar Pedang kegelapan sangat terlihat.


Blue lupa memasukkan orang lain di Dunia Buatan. Jadi semua orang di sana memiliki kelas pedang kegelapan tanpa target.


Sekarang beberapa orang memiliki kesempatan untuk melakukan tugas, jelas terlihat pada mata semua orang mereka sangat bersemangat.


Blue dan Bee menuju Iblis Kecil yang sedang membereskan mayat para penduduk desa.


"Tuan, ada satu iblis yang masih hidup," katanya menunjuk seorang iblis wanita berumur 5 tahun wajahnya yang sudah dirusak oleh perampok tidak dapat dikenali lagi.


[~


Gelar : Iblis Rendahan (Manipulator Terkunci).


HP : 5 / 700.


MP : 70 / 10.


Nilai Kekuatan : ~.]


"Manipulator?"


Blue kebingungan, selama 35 tahun dia belum pernah melihat gelar yang begitu mendominasi. Manipulator atau bisa diartikan sebagai orang yang selalu memanipulasi keadaan.


Jika seorang raja mempunyai kelas itu, dia akan menguasai dunia karena bisa memanipulasi perasaan seseorang dan membuat mereka semua setia padanya.


Tanpa menunggu lama, Blue mengulurkan tangannya. "Aku Blue, ketua guild Fairy Dance. Siapa namamu?" tanyanya.


Iblis itu tidak menjawab, dia memandang Blue dengan tatapan yang menyedihkan. Kemudian dia membuka mulutnya memperlihatkan lidahnya yang terpotong.


Mata Blue terbuka lebar, matanya penuh amarah. Venom merasakan niat membunuh yang begitu padat, dia langsung berlari menuju arah Blue dan Iblis Kecil.


Sesampainya di sana, dia benar-benar dikecewakan karena Blue hanya sedang mengulurkan tangan pada seorang anak kecil.


"Sialan, dia sekarang mempermainkan emosinya dengan sangat mudah. Soalnya aku tidak bisa mengabaikan niat membunuh itu. Terserahlah, jika bukan karenanya aku tidak akan sekuat ini sekarang."


Venom menghilang dan kembali ke ruang latihannya. Selama Blue berada di wilayah Venom, keamanannya akan terjaga. Bahkan jika Raphael datang, Venom akan memasang badan untuk membuat jalan kabur untuk Blue.


Anehnya Blue tidak menyadari itu karena Venom berakting degan sangat baik.


Ela dikeluarkan, dia langsung menutup hidungnya karena merasakan hawa iblis dimana-mana. "Tuan, apa ini adalah wilayah iblis?"


"Benar, ini adalah wilayah iblis. Apa kamu bisa menyembuhkan lidah iblis kecil ini?" kata Blue sambil menunjuk.

__ADS_1


"Tentu saja, kami peri pohon tidak peduli itu iblis atau dewa. Tugas kami hanya menyembuhkan yang memerlukan bantuan, tetapi bagaimana dengan Rafaela?" tanya Ela yang sudah membangkitkan kecerdasan tingkat dua.


Selangkah lagi dia bisa seperti Bee yang keluar masuk ruang penyimpanan tanpa perlu menunggu panggilan.


"Untuk sementara aku tidak akan mengganggu Rafaela. Setelah aku menemukan benda yang bisa merubah energi dewa menjadi miliknya sendiri, baru aku akan memberi tahunya tentang para iblis."


Jawaban Blue membuat semua orang tenang, karena Rafaela adalah seorang imam di rumah ibadah Penyembah Dewa. Jika ketahuan mempunyai rekan iblis, kekuatannya akan dicabut oleh para dewa.


Itu akan membuat usaha kerasnya hilang sia-sia. Itulah yang dipikirkan Blue. Pahala, jika Blue menginginkan Rafaela berhenti menjadi imam Penyembah Dewa dan berubah menjadi Penyembah Iblis, dia akan melakukannya tanpa protes.


Bee juga berpikiran seperti itu, Rafaela sudah di selamatkan oleh Blue. Jadi sudah sewajarnya dia mengikuti seluruh perintah Blue tanpa terkecuali.


Ela menyentuh kepala anak kecil itu. Dia dalam bentuk peri kecil supaya tidak membuat iblis kecil ketakutan.


Sebuah cahaya hijau menyelimuti iblis kecil, HP dan MP langsung terisi penuh. Namun sangat aneh ketika lidahnya tidak tumbuh seperti semua.


Melihat kejanggalan itu, Ela langsung melaporkan pada tuannya. "Tuan, anak ini tidak kehilangan lidahnya. Mungkin dia menggunakan teknik khusus," katanya menggunakan telepati.


Sekarang Blue menyadari sesuatu. Kemudian mendekati Iblis Kecil dan mengusap lembut rambutnya.


"Jangan takut, aku tidak berniat menyakitimu. Dimana orang tuamu?" tanya Blue melihat anak kecil terlihat sendirian.


Iblis itu berdiri dan berlari menuju sebuah tempat. Blue tidak ingin ketinggalan, dia mengikutinya. Sampai akhirnya mereka sampai di dua gundukan tanah serta ada sebuah Batu diatasnya.


Blue memberikan hormat dengan cara membungkukkan sedikit badannya dan menempelkan kedua telapak tangannya.


"Mereka berdua mati karena melindungi aku. Melihat wajahku di hancurkan, ayah dan ibu melompat menggunakan pisau dapur untuk menerkam iblis. Sayangnya mereka sangat lemah, dan akhirnya berakhir dengan kematian."


Seketika Blue dan Bee melirik sumber suara, ternyata anak iblis. Keduanya tampak sangat bingung, melihat dia bisa mengeluarkan suara dengan lancar padahal lidahnya sudah terpotong.


Ela terlihat biasa, dia sudah menduga bahwa anak iblis itu sebenarnya menyembunyikan keterampilan anehnya.


"Aku sudah membasmi semua perampok. Jadi itu sudah membalas dendam kedua orang tuamu," kata Blue pelan.


"Belum, iblis yang membunuh kedua orang tuaku sangat kuat. Kamu tidak akan bisa membunuhnya, wanita itu mempunyai 3 tanduk yang sangat mengerikan."


"Seberapa panjang tanduknya?"


"Sekitar 10 centimeter."


"Jelas itu adalah pertanda Raja Iblis tingkat 3 atau lebih. Bukankah seharusnya hanya ada Raja Iblis tingkat 1 dan 2 disekitar sini?" Blue dalam hati kebingungan.


Sebelum Blue bertanya lagi. Anak iblis itu langsung melayangkan pertanyaan mengejutkan.


"Seberapa kuat aku jika menjadi prajurit di bawah kakimu?" tanya anak iblis dengan ekspresi serius. Wajahnya memang sudah tidak berbentuk, terapi matanya memancarkan sebuah keyakinan untuk membalas dendam.


Blue memandang Bee yang tampak sedang berpikir. "Terima saja, jika penampilannya buruk tinggal buang. Masalah selesai," kata Bee.


"Aku bisa menyediakan sumber daya yang tidak terbatas. Namun seberapa kuat kamu, itu tergantung bakat dan usaha yang kamu lakukan!" jawab Blue dengan suara pelan.


Anak iblis menganggukkan kepala, dia seperti melihat adanya sebuah cahaya terang didepannya. Jika Blue mengatakan hal yang mustahil atau melebih-lebihkan dirinya, maka dia tidak akan mengikutinya.


"Baiklah, sudah aku putusan. Kamu Blue, ketua Fairy Dance akan menjadi tuanku sampai dunia ini hancur!" kata anak iblis dengan suara lantang serta langsung berlutut dan mengepalkan tangannya di tanah.


[Seorang Putri Iblis telah mengakui anda sebagai tuan. Gelar Penguasa Iblis telah meningkat, menjadi Penguasa Iblis 1.]


Penguasa Iblis (1)


Sebuah gelar yang diberikan pada pemain yang pertama kali mempunyai bawahan iblis yang setia.


Semakin banyak iblis yang setia pada anda, maka kekuatan iblis anda akan ditambahkan.

__ADS_1


Iblis setia : 1


Kegunaan kekuatan iblis :



Meningkatkan keberuntungan.


Meningkatkan kerusakan yang dihasilkan. (1 iblis \= 1%).


Memberikan pelindung ketika HP berada di atas 100% (1 iblis \= 1%).


Memberikan efek hitam pada setiap serangan yang memberikan kerusakan kritikal.


Tidak akan pernah dipandang rendah oleh iblis.



Kondisi khusus :



Gelar berevolusi sesuai dengan jumlah kekuatan.


Berkemungkinan menjadi seorang Raja Iblis.



"Putri Iblis?"


Jelas Blue kebingungan mendengar bahwa anak didepannya adalah seorang putri.


"Benar, aku adalah putri iblis. Kedua orang tuaku telah kehilangan kekuatan di gua misterius, kemudian keberadaan kami ditemukan oleh wanita iblis itu!" kata Anak Iblis yang telah kehilangan namanya.


"Terus mengapa kamu sekarang menjadi selemah ini?" tanya Blue.


"Ayahku adalah Raja Iblis tingkat 6 dan ibu Raja Iblis tingkat 5. Keduanya menyerahkan kekuasaan pada kakakku, kemudian membawaku ke desa ini untuk memasuki gua misterius. Katanya siapa yang dapat selamat dari gua, maka kekuatannya tidak akan pernah tertandingi."


Blue dan Bee mendengar dengan saksama, keduanya sedang memikirkan cara untuk memanfaatkan situasi dan mendapatkan keuntungan besar.


"Sayangnya kami bertiga gagal dan berakhir sebagai iblis rendahan. Kakakku yang menjadi penguasa menikahi seorang iblis wanita dan dia adalah pelaku pembunuhan ayah dan ibu!"


"Sungguh tragis," Ela tidak bisa menahan perasaan iba pada anak iblis tersebut. Tidak bisa dipungkiri dia adalah seorang wanita yang mempunyai perasaan peka.


Berbeda dengan Blue dan Bee yang masih mencari celah untuk mengambil keuntungan.


"Tepat setelah kami bertiga disiksa. Penyerangan dari para iblis terjadi, wanita itu langsung menghilang. Melihat aku yang hampir mati, kedua orang tuaku menggunakan teknik terlarang untuk melahirkan aku lagi. Hasilnya sekarang aku menjadi anak kecil lagi, itulah yang aku ingat."


Cerita itu sungguh menyedihkan Blue menganggukkan kepala dan tersenyum. "Tenanglah, aku akan membantuku mencapai puncak. Tapi mengapa kamu bersedia mengikuti aku?"


"Jika seorang iblis membuat kontrak dengan pemain, maka dia tidak akan bisa mati. Ini adalah cara terbaik untuk meningkat waktu balas dendam!" jawab anak iblis dengan santai.


"Cerdas, baiklah. Sebagai tuan aku memberikan tugas pertama untuk menyerap batu ini. Jangan tunjukkan pada siapapun!" kata Blue memberikan Batu Iblis Hebat.


"Baik!"


"Tunggu, aku belum memberikan kamu nama. Bagaimana jika aku menyebutmu sebagai Emma, dengan harapan kamu akan menjadi kekuatan yang selalu ada di sampingku!" kata Blue sambil tersenyum.


Anak iblis menganggukkan kepala menandakan bahwa dia setuju. Karena teknik terlarang ayah dan ibunya, Emma telah dilahirkan kembali. Jadi wajah dan namanya sudah berbeda.


Tepat setelah menyetujui nama, Emma memancarkan sebuah cahaya berwarna ungu kehitaman. Cahaya itu menyelimuti seluruh tubuhnya.

__ADS_1


__ADS_2