Domain Dewa : Raja Pedang

Domain Dewa : Raja Pedang
282. Penelitian


__ADS_3

Blue berjalan menuju rumah Kepala Desa, dia ingin menyelidiki apa yang sedang terjadi. Satu kaki Blue menyentuh lantai Kepala Desa, sebuah pemberitahuan sistem muncul.


[Misi Tersembunyi.


Selamatkan Kepala Desa dari Segel Pahlawan, Ye Mo telah menyegel kepala Desa. Jika anda melepaskan segel, maka misinya akan hangus.]


Blue tersenyum kecut, awalnya dia hanya ingin rusuh sedikit. Namun didepan misi tersembunyi yang mempunyai hadiah besar, lebih baik terlibat lebih banyak.


Karena misi tersembunyi, pasti terdapat sesuatu yang sulit untuk ditemukan. Oleh karena itu, Blue melepaskan prana untuk mendeteksi adanya kejanggalan.


Tidak lupa Blue memangil Bee, Ela, Raul, Drakula, Iblis Kecil, dan Emma. Karena Tobias masih menjalankan misi, Blue tidak ingin mengganggunya.


Yami dan Rafaela belum boleh masuk ke wilayah Iblis, karena itu akan membahayakan kekuatannya.


Luis masih menaklukkan Dungeon di wilayah Danau Putih, dia ditugaskan untuk mencari inti monster atau inti dungeon sebanyak mungkin. Hal itu dikarenakan anggota Fairy Dance semakin bertambah, bahkan penduduk pribumi atau petualang bertambah tanpa kontrol.


Walaupun pendapatan Fairy Dance semakin bertambah karena petualang pribumi bertambah, kecepatan level mereka menurun drastis.


Belum lagi ditambah adanya perebutan Dungeon ataupun kekerasan yang terjadi. Jika tidak ada penjaga dari Pasukan Luis, dapat dipastikan kerusuhan akan terjadi.


Inilah resiko ketika mempunyai guild besar, akan banyak masalah muncul. Sebagai ketua guild, Blue harus melakukan yang terbaik untuk meredam semuanya.


Dengan kerjakan tangan, semua rekannya langsung bergerak kecuali Bee yang malah duduk dan mengambil kaki kepiting.


"Jangan membuatku bekerja terlalu keras. Itu akan menurunkan berat badan pangeran ini," katanya dengan santai.


"Bilang saja kamu terlalu malas untuk mencari, ayo ikuti aku. Sepertinya ada yang menarik di ujung sana," kata Blue sambil menunjuk sebuah kursi batu besar.


Bee terbang ke arah Blue dan langsung duduk di kepalanya. "Baiklah, ayo."


Tepat setelah sampai di depan kursi batu, Blue menggunakan Mata Dewa.


[Kursi Raja Iblis ~]


"Kursi Raja Iblis, tetapi mengapa namanya hilang?" tanya Blue penasaran.


Bee menjawab dengan santainya. "Mungkin keberadaannya sudah di hapuskan atau mungkin mati." Setelah menjawab Bee terbang menuju ke balik kuris.


Dia merasa sisi belakang kursi batu. "Coba terang bagian ini," lanjutnya.


Blue menggunakan kekuatan api untuk menerangi bagian belakang kursi. Bee langsung tercengang melihat gambar yang sangat mengerikan.


"Ini adalah gambaran pembantaian di wilayah ini. Pelakunya adalah Raja Iblis yang menguatkan racun, anehnya sang pelaku tidak membunuh Raja Iblis tersebut, tetapi mengurungnya di ruangan ini selama jutaan tahun."


Blue mengartikannya sedikit berbeda. "Bukankah ini menggambarkan penyesalan seseorang yang menggunakan racun, sehingga dia mengurung dirinya di dalam ruangan."


"Terus apa fungsi banyaknya orang yang mati di depannya itu?" tanya Bee.


"Mungkin itu hasil eksperimen manusia yang tidak sempurna. Lihatlah, adanya gambar kepala monster yang terpotong."


Keduanya berpikir, tiba-tiba langsung mengarahkan pandangan satu sama lain. Keduanya berteriak bersama, "Mungkinkah!"


Kedua langsung berlari keluar ruangan, sayangnya sudah terlambat. Sebuah bayangan muncul, dia adalah jiwa dari Raja Iblis yang digambarkan di kursi.


"Haha, akhirnya aku menemukan orang yang tepat untuk melakukan penelitian. Makhluk Abadi adalah pilihan yang paling baik!" kata bayangan hitam tersebut.


Blue tersenyum manis ketika melihat menggunakan Mata Dewa. Ternyata bayangan tersebut adalah setan dari Raja Iblis.


[Setan Raja Iblis.


Level : 710


HP : 1


Nilai Kekuatan : 2 juta.]


"Bukankah sebelumnya ada seseorang makhluk abadi datang kesini?" tanya Blue dengan tenang. Dia mempunyai senjata rahasia untuk melarikan diri.


"Yah, si brengsek itu mempunyai segel pahlawan. Kalau akan melawannya itu sama dengan bunuh diri, tetapi kamu tidak mempunyai apapun. Ini adalah target yang sangat manis."


"Memangnya apa yang ingin kamu lakukan pada tubuhku. Jika aku bertambah kuat, maka aku bersedia ikut," kata Blue sangat meyakinkan.

__ADS_1


"Benar-benar, aku akan membuatmu semakin kuat. Penelitian yang aku jalankan adalah merubah tubuh manusia menjadi setengah hewan kemudian memodifikasinya."


Blue teringat sesuatu, munculnya manusia setengah hewan di pembaruan ke lima. Mungkin ada sangkut pautnya dari setan Raja Iblis ini.


Untuk meyakinkan setan iblis, Blue mengangguk tanpa mengatakan apapun.


"Bagus, Nak. Ayo ikuti aku!" kata sang bayangan sambil berjalan menuju pintu masuk.


Anehnya ketika dibuka ruangannya tampak berbeda, banyak gelas kaca dan beberapa tabung kaca. Blue melihat kanan dan kiri, dia dapat menyimpulkan bahwa semua yang ada disini sudah dikerjakan jutaan tahun.


Matanya terbelalak ketika melihat target yang dia cari ada di depan mata.


[Kepala Desa terkena segel pahlawan.]


"Mengapa kepala desa ada disini?" tanya Blue.


"Aku memodifikasinya tubuhnya supaya bisa menjadi lebih kuat. Manusia sebelumnya telah menggunakan segel pahlawan, sungguh kekayaannya yang dibuang sia-sia."


"Maksudmu, Kepala Desa disini adalah hasil eksperimen?" tanya Blue.


"Yah, sayangnya aku tidak bisa melepaskan segel pahlawan. Dia adalah satu-satunya temanku bicara disini, tetapi sekarang ada kamu."


"Bisakah aku melihat tubuhnya?" tanya Bee yang dari tadi hanya diam.


"Hewan peliharaan itu cukup hebat. Baiklah, biarkan dia memeriksa tubuhnya." Bayangan itu hanya bersedia berbicara dengan Blue dan mengabaikan Bee.


Bukan situasi yang baik untuk marah, Bee langsung terbang menuju tubuh kepala desa. Dia mengerutkan kening ketika melihat ada sesuatu yang salah.


"Ini hanyalah segel pahlawan palsu. Dengan kekuatanku dan Ela, seharusnya bisa melepaskannya." Bee memberikan informasi yang mencengangkan melalui telepati.


"Aku akan memanggil Ela. Jangan biarkan bayangan ini mengetahuinya," kata Blue.


Blue dan bayangan melanjutkan perjalanannya menuju tempat penelitian meninggalkan Bee. Ela muncul di sebelahnya dan langsung menganggukkan kepala.


Karena keduanya mempunyai tubuh kecil, mereka tidak terlalu mencolok dan langsung menggunakan keterampilan khusus untuk melepas segel.


Butuh waktu cukup lama untuk melepaskan segel pahlawan, walaupun itu segel sedikit lemah atau mungkin palsu. Tetap saja kekuatan segel pahlawan tidak dapat diremehkan.


"Masuklah kedalam tabung kaca. Aku akan melihat seberapa bagusnya tubuhmu untuk dimodifikasi," kata iblis bayangan.


"Sebelum masuk, bolehkah aku tau namamu?" tanya Blue pelan.


"Aku dulu dipanggil Serly," jawab iblis bayangan.


"What.. suaranya laki-laki!"


Blue menganggukkan kepala dan masuk kedalam tabung kaca. Sebuah pemberitahuan sistem terdengar cukup mencengangkan.


[Anda memasuki tabung kaca Raja Iblis Serly, sang modifikator. Semua poin status anda mungkin akan terlihat.]


[Sistem eror, tidak dapat membagikan poin status.]


[Sistem eror, Buku Neraka melindungi anda dari segala ancaman.]


Bayangan Raja Iblis Serly mengangguk puas, dia mendapatkan hasil yang sangat memuaskan. Sayangnya itu adalah informasi palsu yang diberikan sistem.


"Bagus, karena adanya sistem membuat penelitian semakin mudah." Serly menekan tombol buka. Blue keluar dengan santainya.


"Lihatlah, statusmu cukup baik. Mari lanjutkan eksperimen selanjutnya," kata Raja Iblis Serly.


Blue hanya menganggukkan kepala, dia tidak ingin menyetujui perkataan Raja Iblis Serly karena mungkin akan mendapatkan hukuman sistem.


Mereka berjalan menuju sebuah kotak besar yang dibungkus lapisan kaca tebal. Itu adalah alat yang digunakan untuk menggabungkan dua buah mahluk.


Jika gagal, maka kedua bahan eksperimen akan mati. Karena Blue adalah mahluk abadi, dia akan dibangkitkan lagi dan lagi.


"Sesuai dengan statusmu, seharusnya Kekuatan Harimau Hitam sudah cukup." Serly bergumam pelan, dia tidak mengajak bicara Blue.


Kemudian dia menyuruh Blue untuk masuk kedalam alat penggabungan. Karena penasaran Blue memasuki alat dengan langkah mantap.


Serly menekan tombol gabung, sebuah pemberitahuan sistem membuat Blue membelalakkan matanya.

__ADS_1


[Kekuatan Harimau Hitam telah masuk kedalam tubuh anda. Penggabungan akan segera dimulai.]


[Sistem eror, Kekuatan Harimau Hitam diserap dengan sempurna. Tidak menimbulkan efek samping.]


[Keterampilan Raungan Harimau Hitam didapatkan.]


[Keterampilan Lari Harimau Hitam didapatkan.]


[Raungan Harimau.


Tingkat : B


Level : 1 (0/100) (Cincin Kartanegara tidak dapat digunakan).


Pendinginan : 3 menit.


Memberikan kerusakan sebanyak 200% pada radius 100 meter.


Level maksimal : 5.]


[Lari Harimau.


Tingkat : C


Level : 1 (0/100) (Cincin Kartanegara tidak dapat digunakan).


Pendinginan : 2 menit.


Meningkatkan Kelincahan sebanyak 20% selama 30 detik.


Level maksimal : 5.]


"Keterampilan yang cukup baik."


Blue keluar dari ruang penggabungan dengan langkah santai seperti tidak terjadi apapun.


"Hai, apa tidak terjadi apapun pada tubuhmu?" tanya Raja Iblis Serly kebingungan.


Tanpa menjawab dengan kata-kata, Blue mengeluarkan Raungan harimau hitam.


Raungan terdengar sangat keras, Raja Iblis Serly tidak bisa terkena kerusakan karena hanya bayangan.


"Bagus, eksperimen berhasil. Istirahatlah dulu, besok kita akan melanjutkan eksperimennya!" kata Serly dengan penuh semangat.


Bee dan Ela sudah berhasil melelahkan segel pahlawan kemudian mereka membawa Kepala Desa keluar dari ruang penelitian.


Blue juga kabur dengan memanfaatkan Gate.


Serly melihat Blue kabur dengan tatapan yang menyedihkan. Namun Blue tetap kabur karena tidak ingin berurusan dengan Serly lagi.


Blue lari dengan membawa kepala desa yang sudah dibebaskan dari segel pahlawan. Anehnya pemberitahuan sistem tidak mengatakan bahwa misi telah selesai.


"Apa yang terjadi?" tanya Blue kebingungan.


"Sepertinya misi tersembunyi yang kamu dapatkan sedikit rumit." Bee memberikan pandangannya.


Seharusnya misinya telah selesai ketika dia berhasil melepaskan segel kepala desa dan mengeluarkannya dari ruang penelitian Serly.


"Aku menduga bahwa misi itu tidak harus meninggalkan Serly. Bisa juga Kepala Desa mempunyai hubungan yang baik dengan setan itu," kata Ela memberikan pendapatnya.


Blue dan Bee berpikir sejenak, mereka juga memiliki pemikiran yang sama. Jika mereka kembali, mungkinkah Serly akan memberikan maafnya.


"Tunggu, bagaimana jika Serly adalah kepala desa yang sesungguhnya?" tanya Blue memberikan pertanyaan yang sangat mengejutkan.


"Melihat dari cara bicara dan tingkah laku ya, seharusnya itu benar. Mungkin saja Bayangan Serly adalah kepala desa yang sesungguhnya." Bee menimpali pembicaraan.


Akhirnya mereka semua memutuskan untuk kembali ke rumah Kepala Desa. Kondisi terburuk yang akan dihadapi Blue adalah pengurangan selamanya.


Namun Blue sudah memiliki beberapa kartu yang bisa digunakan untuk kabur. Memanfaatkan celah sistem, Blue adalah ahlinya.


Jadi melarikan diri bukanlah hal yang sulit untuk Blue sang monster tua.

__ADS_1


__ADS_2