
"Ayolah, calon Raja Iblis tadi sangat berbakat. Bisa jadi dia akan menjadi ancaman bagimu dan aku," kata Blue memandang Venom yang masih tampak terkejut.
"Yah, aku juga akan membunuhnya sebelum menjadi ancaman besar. Tapi Elis adalah orang yang berada di bawah Lamia, kita harus waspada!" kata Venom dengan ekspresi serius.
"Aku sudah memikirkannya, makanya kamu cepatlah menjadi kuat. Setidaknya sekitar Lamia atau Pemilik Arena, untuk masalah sumber daya serahkan semuanya padaku!"
Blue mengatakannya dengan penuh semangat dan percaya diri. Karena semua sumber daya di wilayah iblis bisa menghasilkan koin emas yang berlimpah.
Salah satu pusat perdagangan dimasa depan akan dibangun disini. Jadi, Blue akan menanamkan kekuasaan Fairy Dance terlebih dahulu.
Para monster disekitar sudah level 400+ sedangkan pemain masih 110 atau di bawahnya. Itu adalah selisih yang sangat banyak, mungkin keuntungan besar baru diraih Fairy Dance setelah beberapa tahun berlalu.
Tobias dan seluruh pasukannya mengambil semua harta yang ditinggalkan penduduk desa. Semua iblis melarikan diri setelah Kepala Desa dan anaknya dikalahkan.
Tidak peduli Elis membantu atau tidak, kematian sudah ada di depan mata. Jadi lebih baik kabur dari tempat kejadian.
Blue tidak membutuhkan orang seperti itu, dia membutuhkan iblis pemberani yang siap menyerang walaupun tidak ada kesempatan menang.
Seperti 15 iblis yang menghadang Blue dan menodongkan bambu runcing kearahnya. "Jangan mendekat, ini adalah makam pahlawan desa!" teriak salah satu iblis berumur 15 tahun.
Ketika melihatnya, Blue langsung teringat wajah Iblis Kecil yang berada di balik topeng. "Aku tidak akan merusak tempat keramat kalian, sebenarnya kedatanganku kesini untuk mengatasi kemiskinan dan lemahnya kalian semua. Lihatlah, dibawah kepemimpinan Elis kalian sangat kurus dan lemah. Aku sebagai perantara Raja Iblis Venom akan membawa kalian menjadi prajurit kuat dimasa depan!" kata Blue dengan suara lantang.
"Jangan harap bisa menipuku. Kamu sudah membunuh kepala desa dan anaknya, tidak mungkin manusia sepertimu dapat dipercaya!"
Iblis Kecil berjalan ke arah anak iblis tersebut, dia membuka topeng di depan semua orang. "Aku adalah Half Demon, Tuan telah memungut ku dan menjadikan aku sekuat ini. Jadi jangan katakan sesuatu yang membuatku marah!" kata Iblis Kecil sambil mengeratkan giginya.
Aura hitam muncul dari tubuhnya, energi itu mengarah pada 15 anak iblis dan langsung mencekiknya.
Semua anak iblis tidak bisa bernapas, mereka memegang lehernya karena sesak. Anehnya tidak ada satupun dari mereka yang menangis, semua orang sudah siap mati dan mengorbankan nyawa untuk melindungi makan dibelakang.
"Sudah cukup. Biarkan mereka pergi," kata Blue menepuk pundak Iblis Kecil.
Mendengar perintah tuannya, Iblis Kecil langsung menarik energinya dan menundukkan sedikit kepalanya. Dia langsung melangkah kebelakang untuk memberikan hormat.
15 anak tersungkur di tanah. Mereka megap-megap karena baru bisa bernapas setelah beberapa detik.
"Untuk kecelakaan yang menimpa Kepala Desa dan anaknya aku benar-benar minta maaf, mereka menyerang duluan. Kemudian tiga orang di sampingku spontan untuk melindungi aku yang lemah ini," kata Blue dengan senyum manis di bibirnya.
"Apa kamu benar-benar bisa membuat kami menjadi kuat?" tanya seorang iblis wanita.
"Yah, semua tergantung usaha kalian. Aku akan menyediakan sumber daya yang sepadan dengan kemampuan kalian. Jika beruntung kalian bisa menjadi seorang Raja Iblis," kata Blue sambil mengangkat pundaknya menandakan ketidaktahuan.
"Aku akan mengikuti kamu setelah kamu berhasil membunuh Raja Iblis Welly!" kata salah seorang iblis wanita dengan tatapan tajam.
Blue menghela napas panjang. "Apa yang bisa aku dapatkan jika berhasil membawamu pada pasukan venom. Raja Iblis Welly adalah seorang iblis yang sangat kaya, dia bisa menyewa banyak pembunuh untuk menyelesaikan perang. Bagaimana mungkin aku membahayakan pasukan Venom hanya untuk membawa iblis lemah sepertimu," kata Blue memberikan penjelasan.
"Bahkan semua dari kalian tidak pantas untuk memberikan syarat seperti itu. Jika kalian semua dendam dengan Raja Iblis Welly, tingkatkan kekuatan dan bunuh dia!" lanjut Blue memberikan semangat ketika semua orang sudah menunduk.
Iblis wanita berumur 13 tahun memandang Blue dengan tatapan penuh arti. Dia tampak sedang berpikir keras seperti akan menentukan masa depannya.
"Aku Iblis Bodoh nomor 7 bersedia mengikuti tuan..."
"Aku Blue." Blue melihat wanita itu ingin menyatakan sumpah setia. Makanya dia memberikan nama kebanggaannya.
__ADS_1
"Tuan Blue selama hidupku. Serta berjanji akan membalaskan dendam kedua orang tuaku pada Raja Iblis Welly!" kata Iblis Bodoh nomor 7.
[Pemain Blue telah berhasil mendapatkan 1 tambahan pengikut setia iblis.]
14 lainnya juga menyatakan sumpah setia pada Blue sama dengan si Nomor 7.
"Tunggu, nama kalian tadi siapa?" tanya Blue yang baru menyadari ada kejanggalan.
"Iblis Bodoh nomor 1... 2... 3..." Semua orang mengatakan namanya siapa cara bergantian.
"Ini gila. Siapa yang memberikan nama pada kalian?" tanya Blue.
"Raja Iblis Welly!"
Seperti yang dikatakan Iblis Kecil, walaupun merubah nama iblis itu tidak akan berpengaruh pada kekuatannya.
Artinya selamanya 15 iblis itu akan menjadi bodoh selamanya. Namun Blue sangat teliti, dia menemukan sebuah celah yang ada dalam perkataan Iblis Kecil.
Mungkin saja kekuatan yang dimaksud bukan dalam bentuk usaha. Artinya, jika Blue berhasil merubah pemikiran mereka yang bodoh.
Maka semuanya akan berusaha keras tanpa memperdulikan kesehatan tubuhnya. Tugas Blue adalah memberikan perintah yang sesuai dengan kekuatan tubuh dan memberikan informasi sebanyak mungkin.
Hanya nomor 1 dan 7 yang mempunyai kecerdasan mempuni. Sedangkan lainnya seperti idiot yang tidak bisa berbicara.
Emma muncul di sebelah Blue. "Bos, bolehkah aku yang mengurus mereka. Karena namanya bodoh mungkin akan menjadi sebuah keuntungan jika dimanfaatkan dengan benar."
"Aku juga berpikir seperti itu. Sebelum itu aku akan merubah nama kalian menjadi Shen 1, 2, 3,..."
Semua menganggukkan kepala, seperti yang dikatakan Iblis Kecil. Tidak ada perubahan walaupun sudah mengganti nama dan menyatakan sumpah pada pemain.
Shen memiliki arti jiwa, Blue berharap kelak mereka akan menjadi sebuah jiwa yang tenang dan menjadi senjata yang sangat tajam.
"Mengapa aku tiba-tiba merasa tidak boleh menyamai mereka dengan Shen 0, Aneh."
Setelah beberapa saat berkomunikasi dengan 15 iblis, Emma menyimpulkan bahwa kebodohan mereka bukan dari nama. Melainkan dari kehidupan yang kekurangan.
"Artinya tingkat kecerdasan dan nama itu tidak ada hubungannya?" tanya Blue.
"Anda mengatakannya seperti itu. Buktinya sudah jelas, aku diberikan nama Emma dan kekuatanku jauh melampaui jenius dimasa lalu."
"Benar juga, sungguh malang mereka mendapatkan nama yang kurang pantas dari Raja Iblis Welly."
"Bos, aku juga ingin mengatakan bahwa Raja Iblis Welly adalah salah satu bawahnya dari istri kakakku. Jika kita menyerang tanpa persiapan itu akan menjadi bencana bagi Raja Iblis Venom."
Hanya beberapa hari Emma sudah mengerti maksud Blue mendekati Venom dan menyusun banyak strategi perluasan wilayah. Semua itu dilakukan untuk mencari keuntungan dari wilayah iblis.
Sebagai seorang putri yang akan mewarisi segala kekuatan orang tuanya, jelas Emma memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Namun diapa sangka hanya dalam beberapa hari sudah bisa menebak situasi.
"Yah, aku sedikit mengetahui tentangnya. Walaupun dia hanya Raja Iblis biasa, kekuatan uang dan jaringannya sangat luas. Bahkan para pahlawan tidak bisa mengalahkannya."
Venom yang mendengarnya langsung muncul di samping Blue dan Emma yang sedang berbicara. Dia tidak tahu apa maksud Blue memperluas wilayahnya.
Yang dia ketahui hanya Venom dibandingkan dengan Welly yang sangat lemah itu.
__ADS_1
"Jangan meremehkan aku. Ayo langsung hancurkan Kerajaan Welly, aku sudah tidak sabar mencoba kekuatan baruku!" kata Venom penuh percaya diri.
"Jangan keras kepala lagi, Welly mempunyai orang kuat dibelakangnya. Mungkin kamu bisa mengalahkannya, tetapi kepalamu tidak akan bisa kembali ke wilayah ini!" kata Blue memberikan peringatan.
Dia melakukan itu karena menganggap Venom sangat penting. Jadi lebih baik menghentikan kebodohan Venom dan membuatnya menjadi kuat.
"Baiklah. Aku tidak akan mengulanginya lagi. Jika membutuhkan sesuatu gunakan telepati untuk menghubungiku, aku akan menyerap batu super yang belum selesai."
Venom menghilang dari padangan semua orang. Bee di dalam ruang penyimpanan langsung mengangkat sudut bibir dan mengatakan, "Bingo!"
Blue juga tidak mau kalah, "Jekpot!"
Sudah dapat dipastikan bahwa Venom sudah mendapatkan hukuman sistem dan akan menjadi rekan Blue sampai akhir hayatnya. Itulah konsekuensi seorang Raja Iblis mengakui pemain setara dengannya.
"Tunggu, jangan terlalu yakin. Bagaimana jika dia berhasil menipu kita, itu akan menjadi kehancuran untuk Fairy Dance," kata Bee memberikan nasihat.
Blue setuju dengannya, jika Venom terlampau kuat karena masuk Dunia Buatan. Fairy Dance akan menjadi sasaran dan diperas sampai habis.
Sifat licik seorang iblis tidak dapat diabaikan. Blue dan Bee sepakat akan terus mendekatinya sampai Venom mengatakan bahwa dia mendapatkan hukuman sistem.
Blue berjalan menuju bibir pantai yang terlihat sangat berbeda di kehidupan sebelumnya. "Berapa yang harus aku habiskan untuk membangun pelabuhan dan bandara disini. Mungkin beberapa miliar koin emas atau triliunan," katanya.
"Super guild membangunnya benar-benar gila!" kata Blue dalam hati.
Seekor monster besar terlihat dari kejauhan, dia tampak sangat dendam dengan Blue. Tanpa menunggu lama, Blue langsung menghubungi Venom melalui telepati.
"Bocah, akhirnya aku menemukanmu!" kata monster besar. Dia adalah monster yang di kurung dibawah Desa Tobias, Hydra.
"Senang berjumpa denganmu lagi. Ketahuilah, aku sangat merindukanmu." Blue sedang mengulur waktu supaya Venom datang dan membereskan masalah.
Siapa yang menyangka ternyata Hydra bertambah kuat.
[Hydra
Level : 710
Nilai Kekuatan : 10 juta.]
"Haha, kamu pasti sedang memegang sesuatu yang sangat berharga. Makanya kamu tampak takut mati, bukankah sebelumnya tekad mu sangat kuat untuk membunuhku?" tanya Hydra dengan santainya.
"Ayolah, itu hanya masa lalu. Sekarang aku mempunyai kekuasaan di wilayah laut, bagaimana jika kita bekerja sama dan menghasilkan keuntungan bersama?"
"Jangan mimpi!" jawab Hydra langsung mengulurkan kepala naga menyerang Blue. Sebelum berhasil mengenai target, kepala monster tersebut langsung terpotong sempurna.
"Lancang sekali iblis sepertimu menginjakkan kaki di wilayah ini!" kata Venom dengan tatapan tajam.
Hydra yang merasa dirinya kuat langsung menggunakan semburan api dari 8 kepala yang tersisa. Namun siapa yang menyangka Venom tidak menghindar, dia malah memakan semua semburan energi dari Hydra.
"Bodoh. Racun adalah keahlian yang aku miliki, bahkan miliaran racun seperti itu tidak akan mempengaruhi tubuhku!" kata Venom.
Hydra sudah yakin dia tidak mempunyai kesempatan untuk menang. Pilihan satu-satunya adalah kabur, dia menumbuhkan satu kepalanya dan menyerang dengan kekuatan penuh.
"Dia akan kabur," kata Blue melalui tepati.
__ADS_1
Sebelum serangan musuh mengenainya, Venom langsung menjulurkan tangan dan sebuah jaring menangkap Hydra.