Domain Dewa : Raja Pedang

Domain Dewa : Raja Pedang
256. Maksud Tersembunyi


__ADS_3

Yao bisa kalah dengan sangat mudah, semua media mengatakan bahwa Blue adalah master pedang yang bisa mengalahkan Yao.


Padahal yang terjadi adalah sebaliknya, Yao tidak akan mudah kalah jika dia berhasil mengendalikan emosinya. Untungnya Yao terkena hasutan maut dari Blue dan Red Devil, jadi dia bisa menggunakan serangan telah padanya.


Karena kebanggaannya yang tinggi, Yao tidak mau menggunakan ramuan penambah HP dan MP. Padahal Si Guardian saja sudah menggunakannya sebanyak 3 kali dalam perang kali ini.


"Hah, ternyata bocah itu sudah terbunuh. Padahal aku tadi baru saja menenangkannya," kata Si Guardian yang baru saja sampai.


"Hai, mengapa kita tidak akhiri perang kali ini?" kata Toma memandang Si Guardian dengan santainya. Dia bisa tenang karena posisinya lebih tinggi.


Jika di dalam pertarungan sesungguhnya, mungkin Toma akan kalah dengan Si Guardian.


"Bukankah misi anda membantu Pentagon untuk mengakhiri Fairy Dance?" tanya Si Guardian.


Toma harus hati-hati dalam menjawabnya, dia tidak mengetahui sepenuhnya identitas Si Guardian didepannya.


"Ya, aku memiliki beberapa keuntungan tambahan jika mengambil mengambil misi dari Fairy Dance," kata Toma dengan ekspresi tenang.


"Kamu mengambil misi di luar kelompok secara ilegal, bukankah itu melanggar aturan kelompok!" kata Si Guardian dengan nada tinggi.


Toma ingin memberikan tanggapannya, tetapi dihentikan Blue dengan membentangkan tangannya.


"Salah satu rekanku sudah mengirimkan misi ke Tujuh Mawar, jadi tidak ada tindakan ilegal yang dilakukan Fraksi Kaku," kata Blue sambil tersenyum tipis.


Si Guardian menyempatkan matanya, dia tidak menyangka bahwa Blue dan guild Fairy Dance memiliki koneksi dengan kelompok Tujuh Mawar.


"Tunjukkan tiket permintaanmu," kata Si Guardian dengan nada tegas. Dia tidak bisa mentolelir orang yang menggunakan nama Tujuh Mawar untuk mengancam.


Blue menunjukkan sebuah gambar digital, itu menunjukkan bahwa Blue dari Guild Fairy Dance telah membuat permintaan ke Tujuh Mawar.


Hal yang paling mengejutkan adalah permintaan itu disetujui beberapa menit yang lalu. Artinya Blue sudah berencana menggunakan Tujuh Mawar untuk menghentikan peperangan.


Toma juga terkejut melihat permintaan Blue, gambar digital itu telah dilapisi oleh kode khusus sehingga tidak bisa dipalsukan.


"Baiklah, karena Toma menyuruhku mundur maka aku tidak akan menerima bayaran dari organisasi. Anggap saja ini sebagai balas budi tempo hari," kata Si Guardian langsung membalik badan dan pergi.


Para petinggi Tanduk Iblis juga setuju dengan permintaan ringan Fairy Dance. Jadi peperangan dihentikan dengan hasil seri, tidak ada yang hancur melainkan menghasilkan saling kewaspadaan.


Inilah tujuan sebenarnya dari Blue, dia ingin kedua tamengnya waspada terhadap Fairy Dance dan tidak akan mengganggu perkembangannya.


Musuh dari luar juga harus melewati Pentagon dan Tanduk Iblis. Fairy Dance sudah berada di posisi yang sangat strategis.


Banyak pihak kecewa dengan hasil peperangan. Mereka menganggap Fairy Dance atau Tanduk Iblis akan hancur, sehingga siap untuk memakan warisan mereka.

__ADS_1


Semua orang sudah kembali, Blue menemui Toma di hutan.


"Maaf, sepertinya aku terlambat," kata Blue dengan suara pelan.


"Aku tahu kamu sibuk, jadi bagaimana cara menyembuhkan penyakit dalam tubuhku?" tanya Toma yang sudah tidak sabar.


Dia menunggu momen kesembuhannya sejak lama, jadi dia akan melakukan segalanya untuk menyembuhkan dirinya.


"Kesembuhan yang kamu inginkan tidak mempunyai obat khusus, makanlah berisi dan lakukan peregangan ini setiap pagi," kata Blue memberikan sebuah buku elektronik.


Toma yang mendengarnya menatap tajam ke arah Blue, dia merasa di tipu. "Jangan bercanda. Aku sudah melakukannya semua latihan ini setiap pagi!" katanya dengan nada tinggi.


Sebelum menjawab Blue tersenyum manis. "Kamu salah paham, bacalah lebih teliti dan pecahan misteri dibuku itu. Aku percaya kamu bisa menghilangkan penyakitmu dalam 3 bulan, semoga kita bertemu lagi," kata Blue sambil menggunakan Gate dibelakangnya.


Dengan langkah kaki mundur dan sedikit membungkukkan badan, Blue menghilang dari pandangan semua orang.


"Cari bocah itu, aku ingin melihat dia bisa berlari sejauh mana!" kata Toma memberikan instruksi.


Alasan sebenarnya dia mencari informasi ini karena Kelompok Tujuh Mawar menginginkannya. Kemampuan Blue perpindahan tempat sangat mengesankan, jika mereka berhasil menarik Blue tentu saja Tujuh Mawar akan lebih kuat dan efisien.


Beberapa pemain langsung berpencar, sayangnya mereka tidak akan bisa menemukan Blue. Tidak hanya Kelincahannya yang tinggi, Blue memiliki keterampilan bersembunyi yang sangat baik.


Sesampainya di Kota Danau Putih, Blue langsung mendatangi Pemilik Kota. Dia sudah lama tidak menemuinya.


Tujuannya tidak lain untuk memperbaiki senjata Sulaiman. Dia mendatangi Pemilik Kota untuk menerima tugas pemusnahan naga di gunung es.


Blue sudah diberikan bahannya, dia hanya perlu memperbaikinya. Kebanyakan orang akan langsung memperbaikinya, tetapi Blue berpikir sedikit berbeda. Dia akan memperbaiki pedang itu sebaik mungkin.


"Pemilik Kota, lama tidak bertemu dengan anda," kata Blue sambil sedikit membungkukkan badannya.


"Jangan terlalu formal, kamu sekarang adalah Baron Benua. Namamu juga sudah tersebar di seluruh Benua Tengah, berkat kamu Danau Putih berkembang sejauh ini."


Blue sedikit bingung, seharusnya dialog yang dikatakan Pemilik Kota tidak seperti ini. Jelas sekali ini sudah berbeda dari kehidupan sebelumnya.


"Saya tidak berani. Walaupun sudah menjadi Baron Benua, pangkat milikku masih jauh di bawah anda," jawab Blue meyakinkan Pemilik Kota. Dia tidak ingin melakukan hal yang tidak masuk akal seperti bersikap biasa dengan Pemilik Kota.


"Baiklah, lakukan sesukamu. Apa tujuanmu datang ke Balai Kota?" tanya Pemilik Kota dengan suara lembut dan pelan.


Jawaban Blue sangat menentukan nasib kedepannya. "Aku datang untuk meminta misi pemusnahan naga es," katanya dengan sopan.


"Dengan kekuatanmu sekarang tidak mungkin mengalahkan naga es, apa yang sedang kamu pikirkan?" tanya Pemilik Kota.


Blue tersenyum manis sebelum menjawabnya. "Tentu aku sendirian tidak akan mampu, tetapi rekan-rekanku bukanlah orang yang lemah."

__ADS_1


Melihat percayaan diri Blue, Pemilik Kota menghela napas. "Baiklah, bawa token ini. Setidaknya kamu akan mendapatkan akses ke Gunung Es. Aku menyarankan untuk tidak membunuh mereka semua," kata Pemilik Kota.


[Token Kota Danau Putih]


Dapat digunakan untuk masuk ke seluruh desa di Danau Putih. Tunjukkan pada penjaga gerbang maka kamu akan mendapatkan akses penuh di seluruh desa. Dapat digunakan juga di luar Danau Putih, khususnya sarang monster.


Karena Gunung Es tempat berkumpulnya naga es adalah sebuah sarang monster, jadi Blue bisa menggunakan token tersebut.


"Terima kasih, Pemilik Kota. Apa mungkin ada barang yang ingin anda inginkan dari sarang monster Gunung Es?" kata Blue ingin mencari misi tambahan.


Tepat seperti yang diduga, Pemilik Kota memberikan sebuah misi tambahan.


[Misi tersembunyi - Kristal Es]


Bawakan Pemilik Kota Danau Putih sebuah kristal es yang diyakini dapat mengendalikan suhu di sebuah kota.


Blue hanya bisa tersenyum kecut ketika melihat permintaan Pemilik Kota. Kristal Es adalah sebuah benda tingkat Epik yang sangat susah untuk dicari.


Bahkan di kehidupan sebelumnya Blue tidak pernah memilikinya. Namun dia mantan ketua guild, jadi informasinya mengenai sebuah barang sangat luas.


"Baiklah, aku akan berusaha sekuat tenaga membawakan anda Kristal Es. Namun tolong maafkan aku jika gagal karena benda itu sangat sulit untuk dicari," kata Blue pelan.


"Tentu, aku sudah mengetahui itu adalah permintaan sulit. Jadi jangan membahayakan dirimu," kata Pemilik Kota.


Blue pergi dari ruangan, dia segera keluar dari Kota untuk menuju Gunung Es.


Pemilik Kota memandangnya dari jendela. "Kirim beberapa pengawal untuk melindunginya. Anak bernama Blue itu mempunyai kekuatan yang seharusnya tidak dimiliki pemain," katanya.


Seorang pembunuh berpakaian hitam muncul dari belakang. "Baik, Tuan. Mengapa kami harus melindunginya?" tanya pembunuh itu sedikit kebingungan.


"Sebentar lagi aku akan turun tahta. Mungkin bocah itu akan menjadi kandidat yang sangat tepat. Aku sudah menghubungi beberapa petinggi di Kerajaan, tidak ada pemain yang sudah melewati tingkat 110."


Pemilik Kota Danau Putih berencana untuk menunjuk Blue sebagai pewaris. Namun itu akan menimbulkan banyak konflik internal.


"Bukankah itu akan membuat pangeran merasa iri?"


"Jangan bertanya soal itu, pasti mereka berdua akan melakukan yang terbaik untuk duduk di kursi pemimpin."


Blue sambil tersenyum menuju gunung Es. Dia sebenarnya mengincar kursi pemilik kota, makanya dia datang ke pemilik kota terlebih dahulu.


Bisa dibilang rencananya sukses besar karena mendapatkan misi yang sangat susah dari Pemilik Kota. Jika dia berhasil membawa Kristal Es, kemungkinan besar kursi pemilik kota akan menjadi miliknya.


"Raul, ayo pergi!" kata Blue penuh semangat.

__ADS_1


Bee keluar dengan sendirinya. "Ayo jalan!"


Ela dan Drakula duduk di tempat mereka masing-masing. Iblis Kecil muncul dari kekosongan, itulah salah satu kemampuan Ras Iblis.


__ADS_2