
Blue langsung fokus melihat energi kehidupan dan melihat jumlah pengikutnya meningkat drastis. Awalnya ia hanya memiliki 103 ribu, tiba-tiba menjadi 3 juta.
"Ini karena Anthony sudah menyebarkan ajaran tentang aku menjadi seorang Demigod," gumam Blue.
Segumpal tanah muncul di sebelah, tubuh perlahan terbentuk. Ternyata ia adalah Anthony yang sudah menjadi Dryad. "Memang seharusnya mereka memberi syukur pada Sang Penolong, aku juga tidak memaksa mereka menjadi pengikut anda," ucapnya pelan penuh sopan santun.
"Mendengar mu berkata formal membuatku jijik, biasa sajalah. Itu juga tidak akan berpengaruh pada kesetiaan mu padaku." Blue menepuk pundak Anthony yang awalnya hanya seorang petani menjadi Dryad.
"Haha, seperti raja yang diharapkan. Baiklah, bro kapan kamu mengembalikan kita?" tanya Anthony yang sudah cukup lama meninggalkan dunianya.
"Kumpulkan semua penduduk dari Dunia Buatan, aku akan mengembalikan kalian. Oh iya... bagaimana keadaan Iblis Kecil?"
"Dia benar-benar monster, aku mengajarinya beberapa teknik Dryad dan langsung dikuasai. Sekarang ia sedang berlatih pedang, aku tidak tahu apa yang ingin dicapai."
"Baiklah, biarkan saja."
Blue mengembalikan penduduk Dunia Buatan, ia belum melihat Regina di posisinya. "Regina, dimana kau?" tanyanya melalui panggilan suara.
"Aku ada di Kota Surakarta. Ada beberapa masalah yang belum biasa aku selesaikan!" jawab Regina.
"Jangan keluar dari kota dulu, aku yakin di sekitar sana banyak monster level tinggi."
Emma berlutut di belakang Blue. "Tuan, aku menemukan kendala pada perkembangan kekuatan. Bolehkah aku meminta batu iblis yang lainnya," katanya sambil menundukkan kepala.
"Bangunlah, aku tidak ingin kau menjadi sangat formal. Kedua ambillah batu iblis hebat ini." Blue menyodorkan batu iblis.
Emma menerima batu dengan sopan, kemudian tangan Blue menepuk di pundaknya.
"Gunakan berkah ini." Blue memberikan 1000 energi kehidupan pada Emma untuk memperkuat dirinya.
"Terima kasih, Tuan." Emma terlihat sangat senang, 1000 energi kehidupan sama dengan 1000 poin status.
Sayangnya energi kehidupan tidak bisa digunakan untuk meningkatkan statusnya. Jadi itu hanya bisa diberikan pada pengikutnya.
"Sudah aku bilang jangan terlalu formal. Panggil saja aku bos seperti biasanya." Blue tersenyum manis.
"Baik, Bos."
Emma akan menjadi pemimpin di istana untuk sementara, Serly menghabiskan waktunya untuk penelitian.
Blue terbang menggunakan sayap hitam, ia melakukannya karena banyak monster yang merepotkan di atas tanah.
Sesampainya di dekat gerbang Kota Surakarta, Blue turun untuk melakukan pendaftaran. Ia tidak ingin dikejar oleh para penjaga hanya karena menyusup.
Para pengawal lewat dan membawa rombongan pemain, Mata Dewa Blue langsung bersinar untuk memeriksa nama mereka.
"Kana?"
Tanpa menunggu lama, Blue mengirim pesan pada Kana Sang Ketua Teh Party yang sudah menjadi bagian dari Fairy Dance.
__ADS_1
"Apa yang terjadi?"
"Ceritanya panjang bos, kami ditangkap oleh para penjaga karena memiliki lambang guild Fairy Dance." Kana menjelaskan detail kejadiannya. Kemudian ia baru sadar mengapa Blue bisa mengetahui keadaannya sekarang.
"Aku melihatmu di tangkap tadi. Karena kepala kalian ditutup, wajar tidak melihatku." Blue memberikan penjelasan singkat.
"Bos pergilah. Para penjaga akan segera datang!"
"Tenanglah, aku adalah Earl Benua Tengah. Mana mungkin mereka berani menangkap." Perkataan Blue ada benarnya, 3 pengawal langsung memberikan hormat dan menyuruhnya masuk lebih dulu.
Kakinya menginjak Kota Surakarta dengan sangat santai, tidak ada pengawal yang berani menyentuhnya.
Earl adalah sebuah gelar yang dihadiahkan Duke pada anaknya, sedangkan pemain yang bisa meraih prestasi itu tanpa bantuan Duke, itu akan sangat dihormati.
Kota Surakarta punya sejarah panjang, banyak cerita mistis dan kedisiplinan mereka tenang peraturan keraton.
Kata keraton bisa disandingkan dengan pemerintahan negara. Kota ini memiliki peraturannya sendiri, jadi Blue tidak bisa gegabah dalam melakukan pergerakan. Para pengawal menghormatinya karena mereka bisa melihat gelar bangsawan.
Kana ada di penjara bawah tanah, jadi sekarang tidak ada jalan untuk menyelamatkannya. Lebih baik menghampiri Regina di sebuah restoran.
Blue membuka pintu restoran yang tampak sangat kumuh, meskipun begitu pelanggannya cukup banyak.
Seorang pelayan mendatanginya. "Tuan, ada yang bisa saya bantu?"
"Aku datang untuk menemui Regina. Ia meminta bantuan ku untuk melakukan beberapa pekerjaan." Blue menjawab dengan sangat sopan.
Walaupun ia seroang Earl Benua Tengah, sopan santun adalah kunci utama untuk meningkatkan reputasinya di mata publik.
"Anda pasti bos yang dikatakannya, ayo ikuti saya." pelayan restoran memandu jalan Blue, mereka melewati beberapa pintu dan jendela rahasia.
Pelayan restoran yang mengantarnya langsung menarik pisau dan menodongkannya. 7 pelayan restoran yang menunggu juga melakukan hal yang sama.
[Pelayan Restoran Moon]
Level : 135
...
Mereka hanya level 135, Blue bisa menyingkirkannya dengan sangat cepat. Namun ia memilih jalan yang berbeda.
Tangannya yang lihai langsung mengambil pisau ditangan para pelayan restoran. Kakinya yang bebas menendang lawannya dengan kasar.
Melihat ada tali di lantai, Blue langsung mengambilnya dan mengikat 8 pelayan restoran.
"Baiklah, mari jelaskan mengapa kamu menyerang kami?" tanya Blue dengan ekspresi menakutkan. Tangannya memegang pisau dan memainkannya.
"Wanita itu telah menghina dewi kami!" seorang pelayan menatap tajam ke arah Regina.
"Aku tidak merasa melakukannya, Bos." Regina jelas membela diri, sejak di bangkitkan ia hanya mencari jalan untuk kembali.
__ADS_1
"Bodoh, kau telah menyentuh patung Dewi Laksmi!" teriak pelayan restoran.
Blue sedikit merenung, Fairy Dance sudah kehilangan berkah dari Dewi Laksmi. Akan ada banyak permusuhan yang mereka terima, Blue harus memikirkan cara terbaik.
Leon juga mengirimkan pesan terkait krisis ekonomi di Danau Putih, banyak penduduk pribumi tidak dapat melakukan transaksi dengan kota luar.
Blue sudah memberikan saran tentang pertukaran ekonomi di lingkup kecil. Artinya semua barang di putar di wilayah Danau Putih saja.
Desa Almira hancur karena serangan monster, Blue memberikan informasi terkait cara membangun desa yang sudah hancur.
Anehnya, semua penduduk pribumi di Danau Putih tidak ada yang menyalahkan Fairy Dance. Mereka masih tetap setia pada Blue yang menjadi penyebab utama hilangnya berkah Dewi Laksmi.
Karena Kota Surakarta cukup dekat dengan wilayah iblis, Blue berencana membangun sebuah pangkalan pertukaran batu energi. Namun situasinya sangat kacau, ia harus menemui pemimpin kota.
Regina di bebaskan, Blue memberikan peta cara kembali ke wilayah iblis. Namun ia belum bisa kembali karena monster level 400 bertebaran.
Karena merasa tempat persembunyian ini aman, Regina memilih menetap dan mengikat para pelayan restoran.
Sedangkan Blue keluar untuk menemui pemimpin kota. Istana berwana coklat susu tampak sangat megah. Patung dan ukiran huruf pribumi terlihat sangat menawan.
"Itu Aksara Jawa, sungguh mengesankan masih ada orang yang menggunakannya." Bee memberikan petunjuk dari ruang penyimpanan.
Karena kekuatannya sudah meningkat pesat, sekarang ia bisa mengobrol dengan Blue meskipun masih di dalam ruang penyimpanan, itu karena energi kehidupan terus mengalir dalam tubuhnya. Siapa yang menyangka Blue akan menjadi Demigod pertama di dunia.
Sebelum masuk ke istana pemilik kota, ada daftar orang terkuat di dunia. Sistem membedakan mereka dari power hero, atau kekuatan secara menyeluruh.
Daftar pemain terkuat :
Andreas (141) (Berserker) (1000 Surga)
Thomas (140) (Paladin) (Three Road)
Ye Mo (137) (Pendekar Pedang) (Demon Slayer)
Kim Hoon (137) (Pembunuh) (Mahkota Raja)
Tria (136) (Blade Dance) (Tujuh Mawar)
Abraham (136) (Penyihir All Elemen) (Lima Pilar)
Novi (135) (Mistik Art) (Penguasa Langit)
Ye Yu (135) (Kombat) (Kaisar Perang)
Paul (135) (Kombat) (Jalan Surga)
Ruslan (135) (Tombak Ganda) (Singa Langit)
__ADS_1