
Arief memandang Samsul dengan tatapan tajam. "Jangan mengira bahwa kami Fairy Dance akan kalah hanya dengan kekuatan uang. Sampaikan kepada Yohana, kami Fairy Dance tidak akan berdiam diri mulai sekarang!."
Samsul hanya bisa menunduk ketakutan. Pertama kalinya untuknya menghadapai manusia yang sangat menakutkan hanya dengan menatap.
Aji yang ada di barisan belakang merasakan aura aneh yang dipancarkan Arief. Dia mengetahui bahwa aura aneh itu sering disebut sebagai Prana, orang yang menguasainya hanya orang terpilih.
Bahkan gurunya, tidak bisa menggunakan Prana. Sedangkan Aji hanya pernah melihat seorang pengguna Prana ketika gurunya menghadapi ahli.
Setelah mendapatkan penjelasan detail, Aji mengerti bahwa dunia tidak berjalan sesuai penglihatannya. Gurunya juga pernah mengatakan bahwa bela diri sangat luas, hingga kedua matamu tidak akan bisa memandangnya.
Sekarang, tepat didepan matanya, Aji melihat orang yang bisa menggunakan prana. Anehnya dalam permainan, Arief bisa menggunakan prana.
"Prana?" kata Aji pelan. Dia sebenarnya masih kebingungan karena Arief bisa menggunakannya dalam permainan.
Arief melirik Aji dan tersenyum manis. Dia sedikit terkejut karena ada pemain yang sudah mengetahui tentang prana di awal permainan.
Padahal prana baru ditemukan setelah 5 tahun Domain Dewa diluncurkan. Sekarang Arief dapat memastikan bahwa sebenarnya prana adalah energi alam yang sudah ada sejak lama. Namun beberapa orang menyembunyikannya untuk alasan tertentu.
Semua anggota lain tidak menanggapinya, mereka menganggap Aji sedang bergumam aneh seperti biasanya.
Samsul jatuh ke tanah karena tidak kuat menahan tekanan yang diberikan Arief. Dia langsung meminta ampun karena perbuatannya sangat tercela, hingga akhirnya berlari dengan sekuat tenaga.
Arief tidak ingin membuat masalah lebih panjang, dia membiarkan Samsul pergi karena sudah membuang kesempatan yang diberikan.
Alasan kenapa dia bisa mengetahui bahwa Samsul sudah mendapatkan tawaran dari Shadow adalah pergerakan matanya menampilkan kebohongan.
Prana dapat meningkatkan fokus seseorang. Jadi ketika Arief menggunakannya, dia bisa mengamati pergerakan seseorang dengan lebih detail.
Jika manusia biasa melihatnya, mereka akan langsung mempercayainya karena kemampuan berbohong Samsul sangat baik.
Memecah keheningan, Arief berkata, "Ayo kita seribu monster level 60!."
Mereka menuju bos lapangan level 60, Badak Bercula Satu.
Badak Bercula Satu
Level : 60
HP : 300 ribu
Kemampuan pamungkasnya adalah menubruk musuh menggunakan tubuhnya. Monster badak terkenal dengan pertahanannya yang sangat tinggi, makanya Arief membawa beberapa senjata sihir untuk menumbangkannya.
Kerusakan perdetik yang dimiliki kelompoknya jauh dari target kerusakan minum. Jadi bisa dipastikan mereka tidak akan bisa menghasilkan kerusakan kepada Badak Bercula Satu.
Tugas anggota kelompoknya adalah memancing monster ke titik yang sudah ditentukan.
"Cola, alihkan perhatiannya," kata Arief menunjuk monster Badak Bercula Satu.
Dengan cekatan Cola mengeluarkan tamengnya dan menggunakan skill Guardian Guard untuk memprovokasinya. Walaupun pertahanannya tinggi, Badak Bercula Satu tidak bisa menimbulkan kerusakan yang tinggi.
Dengan perlengkapan yang disediakan Fairy Dance, Cola berhasil menghalau semua serangan monster dengan mudah.
Setelah menunggu beberapa saat, Badak Bercula Satu kehabisan stamina. Kesempatan akhirnya datang, Arief melempar 10 Meriam Sihir Otomatis untuk menyerang monster bersamaan.
Tidak lupa dia melempar bom peledak dan bom lengket untuk membatasi pergerakannya. Stamina Badak Bercula Satu sangat cepat untuk pulih, jadi mereka hanya mempunyai waktu 20 detik.
__ADS_1
Karena bom lengket meledak setelah 30 detik, Arief menyuruh Aji untuk mengalihkan perhatian badak dengan teknik Kombat miliknya.
Dona yang melihat serangan Aji sangat terkesan. Dia tidak pernah melihat seroang pemain kombat yang mengendalikan pukulannya dengan sangat baik. Bahkan Bondan dan Amelia tidak dapat melakukan hal tersebut.
"Sebaiknya kamu segera bergerak," kata Amir menepuk pundak Dona yang terdiam di posisinya. Dia akan mengontrol pergerakan monster dengan skill rantai yang dapat memperlambat musuhnya.
Dona yang seorang kesatria tugas utamanya adalah melindungi pemain belakang, tetapi sekarang ada Arief yang akan melindungi Amir dan Randi.
Walaupun bukan pemain yang berfokus melakukan penyembuhan, Randi masih memiliki beberapa skill yang dapat menyembuhkan pemain tunggal.
Seperti yang sudah diperkirakan, hanya Cola yang akan kehilangan HPnya. Sedangkan Aji dan Dona tidak akan kehilangan HPnya.
Melihat HP Badak Bercula Satu mulai berwarna merah, Arief langsung berteriak, "Mundur, jangan hiraukan apapun!."
Dia tahu bahwa monster Badak Bercula Satu akan menggunakan ketrampilan pamungkasnya yang menubruk satu pemain dengan tubuhnya.
Arief sudah mempersiapkan diri, dia akan mengambil resiko dengan menghentikan Badak Bercula Satu. Tujuan sebenarnya adalah memperlihatkan kepada kelompoknya tentang cara menghentikan serangan pamungkas.
Dual Secret Sword dikeluarkan, Arief memasang wajah serius. Dia sedang berkonsentrasi untuk melihat pergerakan bos monster.
Badak Bercula Satu menerjang Arief dengan kecepatan cukup tinggi.
Tepat ketika serangan monster ingin mengenai Arief, dia menggerakkan sedikit tangannya untuk merubah titik serang Badak Bercula Satu. Sehingga kerusakan yang diterima Arief tidaklah terlalu banyak.
¬ Pemain Blue menerima kerusakan - 600.
Setelah melihat serangannya tidak berhasil mendarat dengan sempurna. Badak Bercula Satu menyerang lagi menggunakan cara yang sama, tetapi Arief menggunakan teknik yang sedikit berbeda. Dengan pergerakan kaki yang sangat indah, Arief menghindari serangan Badak Bercula Satu dengan sempurna.
Sayangnya teknik kaki hanya bisa dilakukan jika pemain memiliki keunggulan Kelincahan. Senyuman Arief tampak sangat mengesankan. Setelah berhasil menghindari serangan, dia menggunakan skill Ekstrim Blade.
"Masih sangat mengesankan, padahal aku sudah melihatnya beberapa kali," kata Aji sambil menganggukkan kepala.
Badak Bercula Satu meraung kesakitan, HPnya turun sampai habis. Tubuhnya langsung meledak tepat setelah HPnya menjadi 0.
Dengan tingkat keberuntungan yang dimiliki Arief, barang yang dijatuhkan jauh lebih banyak dari biasanya.
Tidak ada yang menarik dari barang bos monster, setidaknya ada inti monster yang sulit ditemukan oleh pemain lain setelah pembaruan rahasia.
"Baiklah, kalian boleh istirahat. Kita lanjutkan perburuan esok hari," kata Arief mengucapkan perpisahan.
Dia segera keluar permainan karena dunia nyata sudah mulai sore. Dia berjanji kepada ibunya untuk mencari makan malam yang enak di restoran cepat saji.
Mesin Virtual terbuka dengan suara khasnya, Arief langsung melompat dengan senyum bahagia. "Tidak berasa aku sudah berumur 16 tahun. Sekarang sudah saatnya merubah masa depan."
Dia berjalan keluar kamarnya, suara teriakan beberapa orang terdengar sangat nyaring.
"Selamat Ulang Tahun!"
Suara petasan kecil yang dihiasi oleh kertas warna-warni terdengar dari sebelah pintu. Arief yang mendengarnya tidak percaya, karena sekarang dia sudah merubah masa depan.
Dia hanya ingat bahwa ulang tahun ke 16nya hanya bersama Yuliana dengan kue buatan sendiri serta satu batang lilin kecil.
Namun sekarang ada kue 5 tingkat dengan lilin berbentuk angka 16 serta banyak hiasan di ruang tengah membuatnya sedikit terharu.
"Sejak kapan aku merasa sangat bahagia hanya karena kejutan ulang tahun?" kata Arief dalam hati kebingungan.
__ADS_1
Yuliana langsung memeluk Arief dan berisik, "Selamat ulang tahun, semoga kamu menjadi anak yang bahagia dan sehat selalu."
"Tidak banyak yang aku minta, tetaplah menjadi dirimu yang imut dan penuh dengan energi. Jika ada masalah, ceritakan semuanya padaku," lanjut Yuliana dengan suara pelan dan penuh kasih sayang.
Jessica memberikan sebuah kotak yang berisi hadiah hasil patungan dari anggota Fairy Dance. Walaupun tidak terlalu mewah, mereka memberinya dengan ketulusan.
Arief langsung membukanya. Tanpa diduga, hadiah yang mereka semua belikan adalah sebuah jam tangan digital yang sangat populer.
Zaha adalah orang yang memberi saran untuk memberikan jam tangan tersebut. Anggota Fairy Dance tidak semuanya kaya, tetapi mereka memberikan uangnya dengan ikhlas.
Sedangkan kekurangannya akan di bayar Zaha, tidak ada yang tahu berapa harga varian yang diberikan kepada Arief. Namun varian biasa di bandrol dengan harga 100 ribu kredit.
"Terima kasih semuanya. Aku tidak dapat mengucapkan kata lain selain terima kasih," kata Arief tersenyum.
Walaupun badan yang tinggi dan kekuatan yang hebat, perasaan seroang anak berusia 16 tahun tidak dapat disembunyikan.
Setelah Arief memperhatikan detail jam tangan, dia langsung melompat karena terkejut. "Apa kalian serius?" tanyanya kebingungan.
"Tentu, jangan menolaknya, Bos. Hadiah ini dari anggota Fairy Dance," kata Jessica dengan senyum manis.
Arief memberikan penjelasan tentang jam tangan yang mereka berikan. Jam tersebut dibuat khusus untuk para pengguna prana, harganya sekitar 500 juta kredit.
Hanya Yuliana yang mengetahui tentang penggunaan prana. Walaupun dia juga bisa menggunakannya, dia tidak bisa mengeluarkannya karena penyakit khususnya.
Yuliana langsung menggandeng Arief kedalam kamar, dia ingin mendengar penjelasannya tentang prana.
"Apa yang kamu ketahui tentang prana?" tanya Yuliana memandang Aldi dengan tatapan serius.
Arief yang mengetahui kesalahannya langsung tertegun. Dia baru ingat bahwa orang yang menggunakan prana akan diburu oleh pasukan khusus.
Namun setelah Perusahan Aldi berhasil memberantas organisasi pemburu tersebut, para pengguna prana baru muncul ke permukaan.
Setidaknya hal itu terjadi setelah 2 tahun dari sekarang. Jadi pilihan terbaik Arief adalah menyembunyikan kekuatannya sebaik mungkin karena dunia nyata sedang dalam peperangan sunyi.
Arief mengetahui tentang sejarah tersebut setelah Perusahaan Aldi memberikan pengumuman resmi tentang pemusnahan organisasi pembunuh.
Yuliana yang berprofesi sebagai tentara di masa lalu pernah menghadapi organisasi tersebut. Dia pensiun karena terkena teknik khusus yang membuat tubuhnya melemah setiap tahunnya.
Pengetahuan Arief tentang prana sangat rendah, dia hanya menggunakan kekuatannya untuk pertarungan kompetisi di masa lalu.
"Sekarang apa kamu mengerti seberapa bahayanya menggunakan prana?" tanya Yuliana dengan ekspresi serius. Sebenarnya tujuannya pensiun dini untuk melindungi Arief agar tidak belajar prana.
Namun semua harapannya pupus karena anaknya bisa menggunakannya tanpa bantuan siapapun.
"Iya, Bu. Aku menyadari kesalahanku," jawabnya dengan menundukkan kepala. Arief dalam keadaan yang krisis karena kekuatannya masih sangat lemah.
Dengan tekad menjadi kuat, Arief akan mengembangkan kekuatan secara diam-diam. Dia tidak boleh mengajarkan kepada siapapun sebelum perusahaan Aldi memberikan berita tentang keberhasilannya memberantas organisasi pembunuh.
Arief melanjutkan pesta ulang tahun dengan semangat, tetapi dia tidak menjelaskan melanjutkan tentang prana.
Dia membuat alasan bahwa perkataan sebelumnya hanyalah candaan semata untuk membuat suasana lebih meriah.
Jessica dan Amelia yang sudah bersama Arief sejak lama tidak percaya begitu saja. Mereka menemui Yuliana untuk menanyakan tentang prana yang dimaksud Arief.
Yuliana menghela nafas panjang, "Untuk sementara kalian jangan bertanya tentang prana, kondisi dunia sedang tidak aman. Bisa saja kalian akan terbunuh hanya karena mengetahuinya."
__ADS_1
Jessica dan Amelia segera mengerti karena mereka berdua adalah orang yang pintar. Namun untuk mengobati rasa penasarannya, mereka menginginkan teknik yang dapat mengembangkan prana.
Yuliana hanya memberikan teknik pernapasan supaya mereka berdua berhenti bertanya padanya.