
Berakhirnya Kompetisi Nasional membuat popularitas Domain Dewa semakin meningkat. Pemain baru mulia berdatangan, hingga membuat kelangkaan mesin virtual Domain Dewa.
Sudah lebih dari 2 tahun Domain Dewa berjalan, tidak ada efek buruk bagi penggunanya. Hal itu membuat banyak orang mulai percaya, sedangkan berita buruk yang beredar hanyalah hoax yang diciptakan untuk menjatuhkan Perusahan Aldi.
Jessica tersenyum puas melihat kemenangan Blue di Kompetisi Nasional, tetapi yang membuatnya lebih senang tidak lain adalah kemenangan di Danau Putih.
Semua pemain di Danau Putih tidak merasakan ancaman sedikitpun, semua anggota Fairy Dance berhasil mengusir para penyusup dan pembuat onar dengan sangat cepat.
Strategi Blue tentang penyerangan musuh di luar kekuasaannya Danau Putih terbukti sangat bermanfaat. Dengan serangan dadakan itu, pasukan musuh belum siap mental dan berakhir dengan pemusnahan.
Di samping itu, karena Blue melepaskan kekuatan aslinya. Banyak pengintai mulai gegabah dan berlarian. Reaper tidak melepaskan mereka dengan mudah.
Seluruh tim pembunuh memburu para pengintai dari guild lain. Pasalnya hanya orang berniat buruk yang lari ketika kekuatan ketua Fairy Dance ditampilkan.
Jadi Jessica tidak menghentikannya, dengan penyergapan kali ini. Fairy Dance mendapatkan asupan dana segar lagi, banyak barang berharga yang jatuh.
Pentagon dan Tanduk Iblis mengalami kerugian yang cukup banyak. Hal itu karena banyaknya pemain yang tumbang dan barang-barang berharga.
Untuk meningkatkan keuntungannya, Jessica dengan muka tebal menjual barang yang jatuh pada Tanduk Iblis dan Pentagon secara resmi.
"Sialan, wanita gila itu benar-benar sedang mencoreng wajahku," kata Regina yang membaca surat resmi dari Fairy Dance.
Dia sebenarnya berharap pasukan Pentagon kalah, tetapi tidak pernah menyangka semua orang yang dikirim para petinggi dilenyapkan begitu saja.
"Berapa yang dia minta?" tanya Regina berbicara dengan pria disampingnya.
"Dalam surat resmi tidak disebutkan harga yang dia minta. Melihat sifat Jessica, jelas dia akan memberikan harga tinggi."
"Berapa menurutmu?"
"Mungkin saja 10 juta," kata si pria sambil mememberikan kode sepuluh jarinya.
"10 juta kredit," kata Regina sambil menghela napas. Untuk Pentagon itu masih bisa ditanggung karena perputaran uang mereka sangat cepat.
Si Pria menggelengkan kepala. "Melihat sifat Blue, jelas mereka tidak menginginkan kredit tetapi koin emas," katanya.
Regina langsung menatap tajam pada Si Pria. Dia masih tidka percaya apa yang didengarnya.
"Iya, wanita itu pasti akan meminta 10 juta koin emas atau lebih."
Sekarang koin emas seharga 2100 kredit, artinya kemungkinan Jessica akan meminta 21 miliar kredit hanya untuk barang bekas.
__ADS_1
"Sialan, aku saja belum melunasi hutangku. Sekarang Fairy Dance memberikan tekanan yang cukup berat untuk keuangan Pentagon!" kata Regina dengan nada tinggi sambil memukul meja kerjanya.
"Semua pasti bisa didiskusikan. Bagaimana jika kita tidak membelinya, mungkinkah Fairy Dance akan marah?"
"Aku sudah tahu kamu akan mengatakan itu. Mungkin saja Jessica akan marah dan mengobarkan bendera peperangan. Namun di sana ada monster kecil yang bisa merubah segalanya," kata Regina sambil mengerutkan kening.
"Ah, aku lupa keberadaannya. Lebih baik kita membelinya dengan harga mahal, jika tidak pasti Pentagon akan mengalami kecelakaan."
Keputusan Regina sudah bulat, sayangnya para petinggi Pentagon tidak menyetujuinya. Mereka menantang Fairy Dance untuk bertarung mati-matian karena melanggar kode etik peperangan.
Blue tersenyum lebar ketika mendengar Pentagon ingin melakukan perang mati-matian. "Berikan surat balasan, Fairy Dance mengaku kalah dan mundur. Namun jangan berikan sedikitpun barang, jika mereka menolak maka kita akan bertindak," katanya melihat Jessica.
Sesuai rencana awal, Pentagon akan melakukan serangan pada Fairy Dance. Namun kali ini para reporter akan berfokus pada Danau Putih karena kemenangan Blue.
Mereka akan aktif mencari berita di Danau Putih. Jika ada penyerangan, mereka akan sangat cepat menulis artikel tentangnya.
Apakah Fairy Dance diuntungkan?
Jelas sangat diuntungkan. Jika mereka berhasil memukul mundur Pentagon, maka popularitasnya akan meningkat pesat. Para pencari bakat dan anggota Fairy Dance akan bertambah dengan cepat.
Sehingga besar kemungkinan mereka akan menjadi Guild Peringkat 1, menyamai Pentagon dan Tanduk Iblis. Ketika itu terjadi, Fairy Dance akan menunjukkan taringnya di Kerajaan Kediri dan mungkin saja mengusir Tanduk Iblis dan Pentagon.
Blue terkenal sangat licik dalam menyusun strategi, itulah yang ditakutkan semua guild ketika dia menjabat sebagai ketua guild.
Setelah kepergiannya, Shadow menjadi lebih kuat. Namun tidak ada orang yang bisa menyelamatkan guild ketika dalam keadaan genting.
"Bos, mungkinkah kita akan menyerah?" tanya Jessica yang tampak sangat khawatir.
Blue menggelengkan kepala. "Kamu salah, kita justru akan mendorong mereka ke jurang kematian. Mari lakukan yang terbaik," katanya dengan senyum lebar di bibirnya.
Dia menunjukkan catatan tentang para reporter yang masuk ke Danau Putih. Sebagai seorang wanita yang cerdas Jessica segera mengerti, dia langsung menulis surat untuk Pentagon.
Amelia hanya duduk terdiam melihat dua orang jahat di depannya. Sembari menghela napas, dia melihat ada pesan masuk dari Dona.
"Bos, para pengintai sudah masuk kekuasaan Dona. Apa yang harus kita lakukan?" tanya Amelia.
"Lakukan penculikan, jangan biarkan mereka mati." Blue memberikan perintah untuk penyekapan. Hal itu dilakukan supaya pemain tidak bisa keluar selama seminggu.
Setelah seminggu mereka akan secara otomatis di kirim ke Rumah Kebangkitan. Fairy Dance mempunyai banyak penjara, semua penjara mereka dibawah tanah.
Zaha adalah orang dibalik semua tata letak Danau Putih. Dia yang mendesain semua penjara dibawah tanah. Blue langsung menyetujui karena ide itu sangat bermanfaat bagi pertahanannya.
__ADS_1
Amelia sudah mengetahui teknik seperti ini. Jadi dia segera memberikan perintah pada rekan-rekannya.
Sebuah kejutan yang tidak pernah disangka semua orang, Regina secara pribadi mengunjungi Desa Koral untuk bertemu Jessica.
"Terima kasih telah menyambut kami dengan baik. Sebelumnya izinkan aku memperkenalkan, dia adalah petinggi Pentagon, Azis."
Regina memperkenalkan seorang pria paruh baya yang tampak familier di mata Jessica. Dia mengerutkan kening, kemudian langsung teringat orang yang akan menggusur panti asuhan yang dia tinggali.
Blue melihat Jessica tidak seperti biasanya, dia langsung muncul. "Aku tidka menyangka Nona Regina datang menemui kami secara pribadi. Silahkan duduk dimana saja, tempat ini cukup luas."
Sangat jelas tidak ada kursi yang layak di ruangan. Tujuannya tidak lain adalah menyinggung pria bernama Azis yang terlihat dalam kondisi hati kurang baik.
Melihat sifat sebelumnya, Blue mengerti bahwa para petinggi mempunyai seseorang yang sangat gegabah. Blue menduga orang tersebut adalah Azis yang ada di depannya.
Hanya dengan sedikit singgungan, Azis langsung merenggut seperti seekor ikan emas. Bibirnya sudah tidak bisa dikondisikan dengan baik. Regina yang melihatnya hanya bisa tersenyum kecut.
"Ah... Aku lupa, tidak ada kursi. Mari masuk ke ruangan sebelah sini," kata Blue menunjuk sebuah ruangan besar.
Itu adalah ruangan khusus tamu, jadi ada beberapa kursi mewah. Mungkin hanya sebuah permainan tetapi Blue mendesain bangunan Fairy Dance dengan sangat baik.
"Sekarang apa tujuan Pentagon datang kesini, jelas kita dalam kondisi yang kurang baik!" kata Blue menatap tajam ke arah Regina yang menjabat sebagai ketua guild.
"Tujuanku datang tidak lain untuk menyelesaikan masalah kita berdua. Kamu pasti mengerti, guild besar mempunyai beberapa pemain nakal. Orang yang menyerang Danau Putih tidak berada di bawah Benderaku secara langsung."
Regina mulai menjelaskan alasan yang masuk akal, dia ingin menyelesaikan peperangan tanpa ada korban yang lebih banyak. Korban yang dia maksud adalah sumber daya, pemain maupun waktu.
Perang sungguh menguras waktu, biasanya peperangan guild besar membutuhkan satu bulan atau lebih.
"Bukankah kalian yang menginginkan peperangan mati-matian?" tanya Blue tidak merubah ekspresi wajahnya. Dia masih menatap tajam ke arah Regina yang menjelaskan kondisi Pentagon.
"Pentagon adalah guild yang sangat besar, jadi berita hoax pasti akan tersebar. Sedangkan untuk surat resmi yang kami kirim sebenarnya adalah sebuah kesalahan."
Intinya Regina memohon untuk menghentikan peperangan dan memilih untuk berdamai. Fairy Dance bukanlah guild yang mudah, mereka mempunyai banyak pemain berbakat dan pemain misterius.
Kekuatan mereka sudah ditunjukkan pada Kompetisi Nasional, semua orang terlatih pasti mengetahui bahwa para anggota Fairy Dance sengaja mengalah karena alasan tertentu.
Keberadaan reporter membuat seluruh dunia tahu bahwa kepulangan para anggota Fairy Dance karena peperangan yang pecah di luar Danau Putih.
Sekarang semua orang mengerti mengapa anggota Fairy Dance disuruh untuk pulang cepat. Mereka sedang terdesak dan harus menghadapi sebuah guild besar.
Memberi wajah pada Regina, Blue menyetujui untuk berdamai. Namun dia tetap menjual barang Pentagon dengan harga tinggi.
__ADS_1