Domain Dewa : Raja Pedang

Domain Dewa : Raja Pedang
Penyergapan


__ADS_3

"Baiklah, aku akan membeli semua inti monster. Sebutkan berapa harga yang kamu minta?" tanya Salju sambil menghela nafas.


"Aku ingin pembayaran melalui kredit, biarkan Jessica yang menjelaskan detailnya," kata Arief dengan nada tenang.


Jessica menjelaskan metode pembayaran, mereka bisa menyediakan inti monster level 40 dalam jumlah banyak.


Fairy Dance ingin melakukan transaksi lebih dari 100 inti monster, dengan harga 60 ribu kredit setiap inti monster.


"Biarkan aku bertanya kepada para petinggi guild," kata Salju dengan wajah datar.


Setelah beberapa saat, Salju kembali dengan membawa kontrak digital. Mereka menyetujui persyaratan Fairy Dance untuk menjual 100 inti monster dengan pembayaran dimuka.


Jangka waktu yang diberikan Galaxy Star adalah 1 bulan. Jadi Fairy Dance harus mengirim 100 inti monster dalam jangka waktu tersebut, jika tidak mereka harus membayar sejumlah denda.


Arief sebagai pemimpin Fairy Dance menandatangi kontrak. "Senang selalu bekerja sama dengan, Galaxy Star," kata Arief sambil menjabat tangan Salju.


Setelah Arief keluar dari bangunan guild Galaxy Star, seroang wanita tua muncul di belakang Salju. Dia adalah Mawar Putih yang bersembunyi di dalam ruangan yang berbeda.


"Sudah aku katakan, dia selalu mempunyai barang yang sangat diperlukan pemain," kata Mawar Putih.


"Aku juga penasaran kenapa Blue selalu menemukan cara untuk mengejutkan dunia," kata Salju memberikan tanggapan.


"Anak itu memiliki sesuatu yang sangat penting untuk pebisnis. Dia mempunyai mata untuk melihat peluang," kata Mawar Putih memuji.


Arief dan Jessica yang berjalan keluar dari Desa Sawah Hijau tanpa melihat kondisi sekitar.


"Lari!" kata Arief melihat pemain merah yang mengepung mereka berdua.


"Kamu pikir melarikan diri dari kami itu mudah," kata seorang pemain merah sambil mengayunkan pisaunya menyerang.


Tanpa menjawab, Arief tidak memberikan membalas ataupun memblokir serangan. Dia berlari sekuat tenaga untuk menciptakan jarak.


Jessica yang menerima pesan untuk berlari terlebih dahulu segera menghubungi anggota Fairy Dance terdekat untuk membantu.


Ada 20 orang mengepung Arief dengan persenjataan lengkap. Mereka adalah pembunuh bayaran dari kelompok Hantu.


Arief menggunakan kecepatannya untuk mengimbanginya pergerakan 20 pemain kelas Pembunuh.


"Aku rasa kita tidak pernah memiliki permusuhan. Kenapa kalian menyerang?" tanya Arief dengan muka darat.


Dia tidak mengharapkan tanggapan apapun, yang dia butuhkan adalah waktu untuk menunggu pasukan bantuan.


Bukan berarti Arief tidak melawan 20 pemain sendiri. Namun jika dia melakukan hal tersebut, kelompok Hantu akan terus mengepungnya dengan pemain yang lebih banyak.


"Uang dapat menggerakkan semua orang. Kami kelompok Hantu akan melakukan tugas tanpa bertanya tujuan pelanggan!" kata seorang pemain merah.

__ADS_1


"Jadi berapa yang mereka tawarkan?" tanya Arief sambil menyempitkan matanya.


"Kami selalu menjunjung tinggi privasi pelanggan. Jadi jangan melakukan hal yang sia-sia!" kata pemain merah mulai kesal dengan pertanyaan Arief.


Dia langsung menyerang dengan kedua pisaunya. Namun Arief berhasil menghindari dengan gerakan kaki yang tepat.


Arief membalas dengan mengayunkan pedang ke arah perut.


¬ Pemain Blue memberikan kerusakan - 1700 kerusakan kritikal.


Semua orang terkejut dengan kerusakan yang di berikan Arief. Pemain merah yang menyerangnya langsung di kirim ke Rumah Kebangkitan.


19 orang yang tersisa menyerang Arief bersamaan. Tepat ketika mereka menyerang sebuah panah langsung menghantam salah satu dari mereka.


¬ Pemain Qin Huang memberikan kerusakan - 800 serangan kritikal.


Tidak sampai disitu seorang pemain dengan pakaian serba hitam serta membawa pisau menyamar diantara mereka. Dia mengayunkan pisaunya seperti sedang menari diantara musuhnya.


¬ Pemain Reaper memberikan kerusakan - 300 serangan kritikal.


Pemain berpakaian biru tidak mau kalah, dia menggunakan skillnya untuk mengikat semua pemain merah yang tersisa.


"Maaf, Bos kami sedikit terlambat," kata Amir dari jarak jauh.


Setelah mereka bertiga muncul, Jessica dengan kedua tombaknya menerjang musuh dengan skill Tombak Langit.


Kedua tombak Jessica menyala berwarna biru. Kerusakan dan kecepatan serangnya meningkat 20%.


¬ Pemain Jessica memberikan kerusakan - 730 serangan kritikal .


Dalam sekejap semua pemain merah telah dikirim ke Rumah Kebangkitan. Arief hanya mengalahkan satu orang.


"Kalian sangat bersemangat ketika melihat musuh," kata Arief dengan ekspresi aneh.


Suara tawa keempat keempat orang pecah. Mereka tertawa karena Arief menampilkan ekspresi yang aneh.


Seorang pria yang memantau pertempuran 20 pembunuh melawan 4 anggota Fairy Dance telah merekam semua kejadian.


Sebelum menyebar luaskan di forum diskusi, dia akan mengirim kepada Arief tentang kerusakannya yang tidak masuk akal.


"Tunggu saja, aku akan menguras habis uangmu!" kata seorang pria misterius yang tersenyum lebar dibelakang pohon.


Dia adalah Samsul, pemain merah yang sudah di pecat dari World War karena bakatnya tidak menjanjikan.


Samsul merasa bahwa karirnya hancur karena Arief pernah membunuhnya ketika di distrik pandai besi. Karena terbunuh, levelnya turun 5 tingkat karena seorang pemain merah.

__ADS_1


Arief kembali ke Desa Koral untuk melihat perkembangan petualang pribumi. Dia sangat senang bahwa rata-rata petualang pribumi sudah melewati level 30.


Semuanya berkat Dungeon Beruang Hitam yang mendorong level para petualang pribumi. Bahkan Yami dan Rafaela telah meningkat banyak karena sering menyerang Dungeon.


Yami sekarang berada di level 33 sedangkan Rafaela mempunyai level 31. Level Rafaela sedikit terhambat karena dia harus bekerja di Rumah Ibadah.


Sedangkan Yami tidak perlu melakukan apapun. Tugas utamanya menjadi kuat untuk melindungi Blue.


Luis telah mencapai level 32 kecerdasannya masih belum terbuka sepenuhnya. Jika Arief berhasil mendapatkan Air Mata Dewa, kemungkinan besar Luis akan sangat berguna untuk perkembangan Fairy Dance.


Setelah melihat Rumah Petualang yang sangat ramai, Arief berjalan menuju monster lapangan yang keluar dari inti monster.


Dia sudah menanam inti Gajah Taring Ungu. Jadi Desa Koral sekarang memiliki 3 inti monster.


"Aku harus meningkatkan penjaga," kata Arief pelan. Dia merasa bahwa 5 penjaga keamanan masih kurang.


Akhirnya dia pergi ke Kota Danau Putih untuk menyewa 2 tambahan prajurit penjaga keamanan. Karena Arief adalah seorang Baron, dia bisa menyewa maksimal 30 prajurit.


Sekarang pengeluaran Desa Koral setiap harinya 12 koin emas. Gaji para pandai besi dan para pelayan restoran juga sangat melambung.


Jessica yang ingin melestarikan para pekerja membuat langkah yang kurang tepat. Karena peningkatan gaji akan membuat pekerja lebih lambat.


Perbedaan manusia di dunia nyata dan manusia pribumi berada pada perilaku mereka yang sedikit aneh.


Semakin tinggi gaji penduduk pribumi, maka mereka akan bekerja lebih santai karena perekonomiannya sudah mencukupi.


Jadi pemain dituntut untuk memberikan upah kepada para pekerja dengan nominal yang setimpal. Jika lebih banyak maka pekerja akan lebih lambat, sedangkan jika lebih sedikit maka pekerja akan keluar dari pekerjaannya.


Ketika dalam perjalanan pulang ke Desa Koral, Arief di hadang oleh seorang pemain normal dengan set perlengkapan yang biasa.


Pemain tersebut adalah Samsul yang memegang bukti bahwa Arief melakukan kecurangan. Dia menunjukkan vidio pertarungan Fairy Dance dan anggota Kelompok Hantu.


Arief hanya tersenyum ketika melihat Samsul menunjukkan vidio tersebut. Dia sudah siap dengan orang cerdas yang menggunakan otaknya seperti pemain didepannya.


"Apa yang kamu mau?" tanya Arief pelan. Dia sudah mengetahui bahwa pemain didepannya menginginkan barang berharga milik Fairy Dance.


"Serahkan inti monster dan aku akan menghapus vidio ini!" kata Samsul dengan penuh ancaman. Dia tidak akan menghapus videonya semudah itu.


"Sangat baik, ambillah," kata Arief sambil menunjukkan inti monster ditangannya. Inti monster yang dia tunjukkan adalah Monster Tikus Tanah.


Dengan senyum tipis Samsul berjalan menuju Arief. Ketika mau mengambilnya, Arief mengirimnya ke Rumah Kebangkitan dalam sekali serang.


¬ Pemain Blue memberikan kerusakan - 1900 kerusakan kritikal.


"Apa kamu pikir aku bodoh. Setelah aku berikan inti monster aku tidak percaya kamu akan menghapus vidio itu!" kata Arief melihat Samsul yang mulai tampak transparan.

__ADS_1


__ADS_2