
Sebagai pedagang yang baik, Arief pasti akan menerima tawaran Juna. Namun sebagai seorang pemimpin guild, dia harus menolak demi semua anggotanya.
"Bukankah panitia akan curiga jika kami mengalah?" tanya Arief berpura-pura masuk kedalam perangkap Juna.
"Mereka tidak akan ikut campur dalam bisnis antar guild. Jadi seharusnya aman," jawab Juna dengan senyum manis.
Dia merasa sudah menang, karena pulau yang ingin diberikan pada Fairy Dance mengalami gesekan dengan beberapa guild besar.
Jika Juna mengumumkan bahwa Fairy Dance telah berhasil membeli pulau, dapat dipastikan mereka akan menjadi target para guild yang mengincar pulau.
"Baiklah, aku menerima tawaranmu. Namun izinkan aku membuat kontraknya, aku harap anda tidak keberatan dengan permintaan ku," kata Arief sambil tersenyum tipis.
Juna merasa sangat senang, semua rencananya telah berhasil berjalan dengan lancar. "Baiklah, aku akan menunggu sambil menyantap hidangan lezat di atas meja," katanya.
Jessica adalah wanita yang cerdas, dia menerima sedikit isyarat untuk merubah beberapa poin kontrak perjanjian. Hal itu dilakukan untuk melakukan beberapa trik kecil.
Dengan psikologi Juna yang sudah senang, Arief yakin dia tidak akan terlalu mendetail dalam membaca kontrak. Sehingga bisa dimanfaatkan untuk keuntungan pribadi.
Seperti yang diprediksi, Juna tidak terlalu mendetail membaca kontrak perjanjian kerja sama. Arief tersenyum manis melihat Juna menandatangani perjanjian.
"Baiklah, sekarang kita akan serah terima pulau?" tanya Arief santai tanpa ada nada mendesak. Dia hanya ingin bersikap setenang mungkin dalam situasi saat ini.
"Mengapa harus menunda, mari lakukan sekarang." Juna mengambil komputer mini yang tersambung dengan Domain Dewa, dia langsung mengirimnya pada karakter Blue.
Transaksi berjalan dengan baik, keduanya berpisah di restoran mewah milik Fairy Dance.
Juga masuk ke mobil dan berpikir, "Aku menang!"
Namun disisi lain Arief tersenyum manis. "Tidak akan mudah menipuku, Kawan," katanya melihat rombongan guild Shadow.
Amelia masih bingung dengan keputusan yang diambil. "Bos, mengapa kamu menerimanya. Ini adalah kesempatan bagus untuk mempromosikan guild!"
Sebelum Arief menjawab, Jessica menyodorkan kontrak. "Bacalah pasal 15 ayat 3, aku yakin kamu mengerti setelah melihatnya," katanya sambil tersenyum.
Tanpa menunggu lama, Amelia langsung membaca. Namun dia masih belum mengerti. Perjanjian akan batal jika pulau mengalami serangan dari Pasukan lain dalam waktu 7 hari ini, itulah kira-kita poinnya.
Arief menggelengkan kepala sambil menatap lembut pada Amelia yang masih kebingungan. "Kita punya Singa Langit yang sangat menginginkan sumber daya," katanya pelan.
Setelah mendengar petunjuk yang diberikan, Amelia langsung mengerti. Arief tidak berencana bekerja sama dalam jangka waktu yang lama.
"Benar-benar cara menebak yang sangat menakjubkan. Bagaiman kamu tahu Juna akan menandatanganinya?" tanya Amelia.
Arief menunjuk pelipisnya. "Aku berpura-pura tidak mengetahui tujuannya, kemudian memberikan beberapa pertanyaan sepele padanya. Setelah itu aku yakin dia akan menganggap dirinya lebih tinggi dan menurunkan kewaspadaannya."
Jessica dan Amelia segera mencatat perkataan Arief, mereka tidak akan pernah kehilangan kewaspadaannya di situasi apapun.
Mereka telah melihat bosnya menipu orang di depan matanya. Jika Jessica dan Amelia tidak waspada, bisa jadi mereka yang akan tertipu oleh rekan bisnis.
__ADS_1
Tanpa menunggu lama Arief langsung masuk ke Domain Dewa untuk melakukan beberapa trik supaya lepas dari kontrak kerja sama dan bermain di kompetisi dengan maksimal.
[Selamat Datang, Blue. Semoga Harimu Menangkan - Domain Dewa]
Melihat pemberitahuan sistem, Blue yakin bahwa pembaruan keempat akan segera diluncurkan. Tidak ingin membuang banyak waktu, Blue langsung mengirim pesan pada Felicia.
"Aku mempunyai bisnis yang mungkin membuatmu tertarik!" kata Blue penuh semangat. Dia mengirim pesan suara supaya Felicia bisa mendengarnya secara langsung.
"Atur jadwalnya, aku sampai di tempatmu nanti sore." Felicia tahu Blue adalah pemain yang mempunyai pemikiran maju tenang bisnis.
Buktinya Danau Putih telah mendominasi pasar kayu di seluruh Benua Tengah. Tidak ada yang pernah menyangka kota biasa saja menjadi pemasok kayu terbesar.
Bahkan Singa Langit tidak bisa mendominasi salah satu barang dengan modal sangat besar. Namun Fairy Dance berhasil melakukannya dengan modal yang sangat sedikit.
Artinya Blue adalah otak dari perkembangan Fairy Dance yang sangat signifikan. Bisa dilihat grafik perkembangan guild, Fairy Dance adalah yang paling agresif.
Perluasan wilayah, perkembangan ekonomi, kualitas pemain, bahkan sampai dengan senjata perang, Fairy Dance adalah yang terbaik di Benua Tengah.
Sayangnya informasi tentang Benua lain belum diketahui, jadi patokan semua orang hanya Benua Tengah.
Fairy Dance hanya kekurangan uang dan anggota yang tidak memandang uang. Ini adalah buah dari keras kepala, dia tidak mau ada orang yang mengambil kepemilikan Fairy Dance.
Sedangkan sebagian besar Investor menginginkan kepemilikan saham untuk dijadikan perdagangkan. Jika Fairy Dance melakukan itu, mungkin mereka sudah berkembang setara dengan Dominasi Dunia.
Namun besar kemungkinan Blue akan mengalami kejadian yang sama seperti sebelumnya. Dia di tendang dari kursi ketua guild karena sudah tidak dibutuhkan lagi.
Sangat menyakitkan kehilangan kekuasaan yang telah dia bangun sangat lama, kali ini Blue tidak ingin hal itu terjadi.
Blue menyiapkan ruangan paling mahal di Kerajaan Banyuwangi. Seperti biasa, itu dilakukan hanya untuk menghargai lawan bicaranya.
Mungkin banyak orang menganggap ini adalah pemborosan, tetapi Blue menganggapnya sebagai penghargaan untuk tamunya.
"Halo, Blue. Lewatkan formalitas, mari bicara bisnis yang kamu bicarakan," kata Felicia penuh antusias. Dia sudah menganggap Blue sebagai bawahannya, makanya kewaspadaannya sedikit berkurang.
Blue juga tidak bisa menolak untuk saat ini, dia harus terus bertahan hingga Fairy Dance cukup kuat untuk bersanding dengan Singa Langit.
Banyak orang mengatakan bahwa harga diri adalah harga mati, tetapi Blue memiliki pemikiran yang sedikit berbeda. Selama itu bisa menguntungkan dia dan kelompoknya, maka harus dilakukan.
Tidak peduli harus memohon pada musuh atau berlutut meminta pengamanan. Setidaknya Blue sudah pernah melakukannya sebanyak 4 kali di kehidupan sebelumnya untuk menyelamatkan Shadow.
Sekarang dia tidak ingin menjadi ketua guild pecundang yang meminta ampun. Makanya rencana yang matang dan kekuatan diri sendiri harus ditingkatkan.
Untuk membantu semua rekan-rekannya, Blue akan memancing banyak musuh untuk mengembangkan diri. Disisi lain, dia akan melakukan beberapa kerjasama dengan guild besar yang bisa melindungi Fairy Dance.
Mungkin di depan semua anggotanya, Blue tampak sangat berwibawa dan penuh harga diri. Namun sebenarnya pikirannya selalu berpikir tentang keuntungan yang bisa didapatkan.
Demokrasi, itulah yang banyak manusia pikirkan. Namun demokrasi dunia nyata tidak bisa diterapkan dalam permainan pertempuran.
__ADS_1
"Nona Felicia sungguh sangat semangat, sebenarnya aku mempunyai beberapa bisnis yang mungkin membuat anda tertarik," kata Blue sambil menyodorkan dua proposal.
Felicia melihat dua judul langsung terkejut, transaksi kali ini berada jauh di atas kekuasaannya. Pasalnya Blue menuliskan jumlah anggaran di sampulnya, ini tidak akan efektif pada dunia nyata, tetapi sangat efektif dalam Domain Dewa.
Setidaknya ada angka nol sebanyak 6 dibelakang dua digit depannya.
"15 juta koin emas?" kata Felicia sambil melebarkan matanya. Padahal itu hanyalah proposal pertama yang akan diajukan Fairy Dance, belum lagi belakangnya.
Perlu diketahui harga satu koin emas setara 1250 kredit, harganya sedikit turun karena banyaknya pemburu koin emas. Seharusnya koin emas akan terus turun selama beberapa bulan terakhir, tetapi akan mulai meningkat setelah pemain melebihi level 100.
Karena semua pemain akan merasakan susahnya merubah kelas. Setidaknya pemain harus memiliki peralatan tingkat Epik atau lebih tinggi untuk melewati ujian.
Keterampilan individu dibutuhkan untuk peningkatan kelas ketiga, tetapi beberapa orang hebat akan mulai muncul setelah perubahan kelas ketiganya. Mereka mulai menemukan gaya bertarung dan kemampuan yang harus ditonjolkan.
Berbeda dengan Blue yang sudah menonjolkan kemampuan pedang ganda sejak awal. Makanya dia bisa mendapatkan kelas tingkat Mistik dengan keberuntungan yang tinggi.
"Benar, investasi itu akan kembali setelah 1 tahun. Aku sangat yakin dengan proposal yang pertama, tetapi sedikit kurang yakin dengan yang kedua," kata Blue sambil menggeser proposal.
Nilainya jauh dibawah proposal pertama, Blue sengaja menaruhnya dibawah supaya Felicia tidak tertarik dan mementingkan proposal pertama.
Pasalnya proposal kedua adalah kerjasama tentang Mutiara. Blue ingin mengendalikan pengendalian Mutiara tingkat menengah.
"Baiklah, anggap saja aku setuju dengan proposal pertama. Sedangkan untuk yang kedua mari bicarakan lain waktu. Namun kamu tahu sendiri, aku hanyalah kapten pasukan, untuk memutuskan kerja sama sebesar ini haruslah Ketua Guild."
Felicia menyodorkan kembali proposal kedua, anehnya Blue tersenyum manis ketika dia mengembalikannya.
"Baiklah, aku akan menunggu berita baik dari Singa Langit," kata Blue pelan. Dia merasa sedikit bersalah karena menipu Felicia, sebenarnya kerja sama paling menguntungkan adalah pengendalian Mutiara tingkat Menengah.
Sedangkan proposal pertama tidaklah terlalu buruk, terapi harus menunggu waktu yang cukup lama. Mereka harus menunggu banyak guild membangun perdagangan lautnya sebelum mendapatkan hasil yang melimpah.
Memang laba yang dihasilkan tidaklah sedikit, jadi Singa Langit pasti akan tertarik. Jika mereka malah berkhianat dan menyerang Fairy Dance, lebih baik menghancurkan pulau supaya tidak ada orang yang memilikinya.
Pasalnya pulau itulah yang bisa menghubungkan Benua Tengah dengan Benua Selatan dan hanya satu-satunya pulau yang sangat strategis.
Berbeda dengan benua lainnya yang tidak memiliki pulau di tengah perairan antar benua. Blue sadar Fairy Dance tidak dapat menggenggam pulau istimewa itu sendiri. Makanya dia menggandeng Singa Langit, Sang Super Guild untuk berlindung.
Felicia kembali membawa proposal yang sangat menggiurkan itu, Blue melihat punggungnya dengan senyum manis di bibirnya.
Kemudian dengan cepat merubah ekspresinya dan melirik Jessica dengan tatapan serius. "Jessica, segera perketat penjagaan Pulau Karang. Jangan biarkan satupun orang masuk selama 1 bulan penuh."
"Mengapa harus menutupnya?" tanya Jessica yang tidak mengerti situasi saat ini.
Blue tersenyum tipis. "Perempuan gila itu akan melebih-lebihkan laporannya. Perkiraan besar Singa Langit akan mulai melakukan eksplorasi di seluruh desa milik Fairy Dance."
Dia tidak khawatir dengan semua orang di Danau Putih yang mempunyai pertahanan kuat. Semua Desa sudah tingkat 3, bahkan tembok pelindungnya sudah besi.
Jelas Singa Langit tidak akan gegabah menyerangnya, berbeda dengan Pulau Karang yang masih cukup rentan. Dengan kemampuan Singa Langit sekarang, mereka bisa merebut Pulau dengan beberapa trik.
__ADS_1
Untuk mencegahnya, Blue harus menutup sementara. Walaupun tidak ada pemasukan, dia yakin keuangan Fairy Dance masih cukup untuk menutupi biaya operasinya beberapa tahun ke depan tanpa pemasukan.
Perlu diketahui, cadangan emas Fairy Dance lebih dari 65 juta. Sangat besar untuk sebuah guild sekecil Fairy Dance, hanya Jessica dan Blue yang mengetahui uang tersebut.