Domain Dewa : Raja Pedang

Domain Dewa : Raja Pedang
175. Pengkhianat


__ADS_3

"Topeng Setan muncul," kata para reporter yang sedang melakukan siaran langsung. Setiap ada kata Topeng Setan, para penonton tidak akan melewatkan penampilannya.


Bahkan Blue ketua Fairy Dance kalah tenar. Banyak publik mengatakan bahwa Topeng Setan lebih kuat daripada Blue. Beberapa pemain ingin Topeng Setan menjadi ketua Guild Fairy Dance karena lebih kuat.


Namun Fairy Dance tidak pernah mempermasalahkan siapa yang akan menjadi ketua guild. Hal itu dikarenakan 100% kepemilikan Fairy Dance berada di tangan Arief, jadi tidak akan ada perebutan kekuasaan.


Ayunan pedang berwarna putih terang membuat tekanan pada musuhnya semakin kuat. Meriam Sihir Otomatis yang ada di depannya dapat dihancurkan dengan mudah.


Dia seperti penghancur senjata sihir sesungguhnya. Namun publik masih bingung, mengapa Topeng Setan hanya menggunakan keterampilan sederhana tanpa menunjukkan skill bertipe arena.


Beberapa menebak bahwa Topeng Setan ingin menyembunyikan kekuatannya supaya Blue tidak tenggelam. Banyak orang yang sudah mengetahui bahwa Blue adalah anak berusia 17 tahun, jadi Topeng Setan tidak mau menghalangi pertumbuhannya.


Awalnya Blue ingin bergerak secara diam-diam. Namun karena tekanan media dan Fairy Dance butuh sosok yang mengayomi, akhirnya Blue menunjukkan wajah aslinya di Dunia Nyata. Bukan rahasia lagi siapa Blue sebenarnya.


Pasukan Fairy Dance menyerang terang-terang tanpa memberikan pesan apapun. Mereka juga tidak mengumumkan kepada publik tentang penyerangannya ke Desa Utama Darah Merah.


Pasukan Chris sudah mulai masuk kedalam desa. Beberapa penjaga mulai berdatangan, Blue memberikan beberapa trik sederhana untuk membekuk penjaga sewaan.


Salah satunya adalah menggunakan bom lengket dan jaring milik kelas pembunuh. Para penjaga akan terhambat pergerakannya, sehingga pemain lain dapat memberikan kerusakan terus menerus.


Trik yang sangat sederhana, tetapi sangat membantu. Sebenarnya ini sudah digunakan banyak guild, tetapi di Kota Dingin masih belum terlalu banyak yang menggunakannya.


Hal itu dikarenakan Kota Dingin aman tanpa adanya peperangan. Semenjak Fairy Dance datang, Kota Dingin terguncang dan penuh peperangan. Bahkan kriminal di setiap sudut kota meningkat pesat.


Topeng Setan yang berdiri di atas tembok pelindung desa memandang pasukan Fairy Dance melakukan tugasnya dengan baik.


Namun siapa sangka dari arah timur pasukan bantuan dari empat penguasa lainnya muncul. Blue tidak menyangka hal ini akan terjadi, pasalnya dia sudah memecah hubungan Darah Merah dan lainnya.


Tepat setelah empat penguasa lainnya muncul, Alisa dan pasukannya terlihat dari utara.


"Waktu yang tepat. Sekarang aku memiliki beberapa peluang untuk menang," gumam Blue pelan. Dia masih menggunakan Topeng Setan, jadi tidak bisa berbuat banyak.


Mungkin ini akan menjadi penampilan perdana keterampilan terbarunya, Konverter Pertahanan - Kelincahan.


Namun sebelum menggunakannya, Blue harus berpikir dua kali. Pasalnya pertahanannya akan menjadi 0 ketika menggunakan keterampilan tersebut.


Disisi lain dia juga mendapatkan 443 poin Kelincahan yang notabennya itu adalah jumlah yang sangat besar.


Pada penggilingan monster di Hutan Kawi, Blue sudah melakukan beberapa percobaan. Keterampilan Konverter berbeda dengan Black Wing.


Konverter langsung menambahkan poin Kelincahan, sedangkan Black Wing akan meningkatkan sesuai Kelincahan total setelah menggunakan Skill.


Artinya Skill Konverter bisa digabungkan dengan Black Wing dengan sempurna. Namun Blue tidak berencana mengeluarkan Black Wing untuk peperangan kali ini.


"Reza, apa yang terjadi?" tanya Blue melalui panggilan suara.

__ADS_1


"Aku tidak percaya mereka juga akan datang meramaikan situasi. Aku sudah memberikan beberapa penawaran menarik pada empat penguasa lainnya," jawab Reza santai.


Dia menjelaskan tentang kerja sama Fairy Dance dan empat penguasa. Darah Merah akan digantikan oleh Fairy Dance, makanya mereka setuju untuk menyingkirkan Darah Merah.


"Kamu masih terlalu naif, Reza. Sekarang buat pasukan kalian menghadang empat penguasa." Blue segera berlari menuju ruang pertemuan yang ada di pusat kota.


Pintu di dobrak, Topeng Setan muncul dan melihat 8 orang yang sedang melakukan pertemuan. Qian We menjadi pemimpin pertemuan, sedangkan Norman hanya duduk disebelahnya.


Untuk memeriahkan suasana, Blue bertepuk tangan dengan senyum manis di bibirnya. Karena menggunakan Topeng Setan, Blue tidak bisa banyak berbicara.


5 orang penjaga langsung menyerang Blue, tetapi kalian sudah tahu hasilnya. Blue dengan mudah menghindarinya dan memberikan kerusakan maksimal.


Tidak sampai disitu, dia langsung mengejar penjaga yang ingin melarikan diri dan mengirimnya ke Rumah Kebangkitan. Kemudian Blue kembali lagi sambil bertepuk tangan.


"Sangat mengesankan Jendral Perang sekarang bisa mengungguli ketua guild. Mungkin Darah Merah mempunyai peraturan sendiri," kata Blue mengejek pemandangan yang dia lihat.


Pemimpin tentara bayaran tidak memperlihatkan ekspresi terkejutnya, dia tampak sangat tenang. Namun dalam hatinya berdebar, pasalnya lima penjaga tersebut adalah pemain terbaik yang dia miliki.


Seorang Topeng Setan bisa menumbangkan 5 orang tidak lebih dari satu menit. Jelas itu sangat mengejutkan baginya, tetapi sebagai ketua dia tidak boleh memperlihatkan ekspresi yang berlebihan.


Norman berdiri dari kursinya. "Apa maksudmu? aku sebagai ketua tidak terima dengan pernyataan itu!" katanya dengan nada tinggi.


"Bodoh, kamu pikir Darah Merah bisa berkembang bersama empat penguasa lainnya karena kekuatanmu?" tanya Blue dengan suara serak khasnya.


Norman melirik Qian We, dia mulai berpikir kenapa sebagai ketua guild tidak pernah dihargai anggotanya. Sekarang dia mengerti kenapa Qian We sangat ingin menghancurkan Fairy Dance, rahasianya telah diketahui oleh musuh.


"Bukankah aku tidak terlalu penting. Sekarang lihatlah, empat penguasa lainnya sedang mengarahkan pedangnya padamu!"


"Kamu terlalu naif, Nak!" sela Qian We penuh percaya diri.


Sebenarnya Blue sudah tahu bahwa empat penguasa lainnya tidak akan terpecah dengan mudah. Rumor konyol seperti itu tidak akan bisa memecah persaudaraan yang dibangun puluhan tahun.


Wakil Darah Merah tidak hadir dalam pertemuan untuk meminta semua orang mengumpulkan pasukan. Dia akan menunjukkan bahwa tidak ada satu orangpun yang berkhianat dalam kelompok.


Blue menggelengkan kepala. "Apa kamu pikir aku akan membiarkan tindakanmu itu?"


Untuk mencegah kebocoran informasi, Blue berencana menculik Qian We. Pada situasi saat ini, menculik Qian We jauh lebih bermanfaat daripada membunuhnya.


9 orang hadir muncul dari pintu, mereka semua adalah penguasa sebenarnya dari Kota Dingin.


"Jadi ini Topeng Setan yang dirumorkan itu?" kata Sofia dengan suara lembutnya.


Blue melebarkan mata ketika melihatnya, pasalnya dia adalah orang yang menghancurkan hubungannya dengan Nidia.


Mudji yang mendapatkan peringatan dari Pasukan Raja Ular langsung berlari keluar dari ruangan. Setidaknya dia sudah tahu bahwa Topeng Setan dan Fairy Dance bukan dari lima penguasa.

__ADS_1


"Mudji, apa yang kamu lakukan!" teriak Mahmudi, wakil ketua Darah Merah yang menjadi salah satu dari penguasa sebenarnya.


Tidak menjawab pernyataan Mahmudi, Mudji tetap berlari sekuat tenaga dia tidak ingin berurusan dengan kelompok Fairy Dance. Sekarang dia mengerti betapa menakutkannya Fairy Dance yang sesungguhnya.


Pilihan terbaik adalah melarikan diri. Bahkan tentara bayaran yang sudah terlatih bisa dikalahkan oleh seorang anak muda, belum lagi jika ketua mereka beraksi, semua pasti bisa diruntuhkan.


Sayangnya setelah Mudji berlari, Boa datang dan menghadangnya. "Sepertinya kamu sedikit terlambat untuk melarikan diri!" katanya dengan suara santai.


"Boa, minggir. Aku tidak mempunyai urusan lagi denganmu!"


"Kamu salah, sudah aku bilang untuk tidak berurusan dengan Fairy Dance. Sekarang kamu membatalkan kontrak, artinya kamu harus membayar denda. Jika tidak membayar, kamu tahu konsekuensinya!"


"Sialan kau, Boa. Aku yakin kamu sudah tahu situasi ini akan terjadi!" kata Mudji merasa ditipu oleh Boa yang dia sewa.


Boa hanya bisa menggelengkan kepala sambil mencuri pandangan pada Topeng Setan. Dia merasa sangat akrab dengan auranya, tetapi ada kekejaman yang keluar dari tubuhnya.


Hal itu karena Blue menggunakan prana terus menerus untuk membunuh para monster di lapangan. Makanya auranya masih belum stabil atau kembali pada keadaan semula.


Denda yang harus dibayar Mudji adalah miliaran kredit, makanya dia memilih untuk kabur dari Kota Dingin dan menghilang dari pengawasan Pasukan Raja Ular.


Namun siapa sangka dirinya tertangkap tepat ketika melakukan kunjungan untuk memastikan siapa pengkhianat sebenarnya. Kali ini Boa mendapatkan panen yang sangat melimpah.


"Hai, kalian menggunakan nama Fairy Dance untuk melakukan kontrak. Bukankah ada sedikit royalty untukku?" tanya Blue yang masih menggunakan Topeng Setan.


Boa dan Mudji langsung mengarahkan pandangannya ke Topeng Setan yang tidak tahu diri.


"Lihatlah posisimu. Kamu sedang di kepung pasukan lima penguasa, tetapi masih berniat mengambil uangku," kata Boa mengambil pedangnya.


Mudji ingin memanfaatkan situasi, dia bersiap berlari untuk menyelamatkan dirinya. Seorang pemain mengeluarkan jaring yang mengikatnya, dia tidak lain adalah Reaper.


"Aku pikir kalian salah sangka, Fairy Dance bukan musuh yang mudah." Topeng Setan berlari menuju Boa yang mengeluarkan pedangnya.


Tanpa pikir panjang, dia menggunakan prana dan menghantam Boa hingga terbang beberapa meter kebelakang.


Tanpa keterampilan khusus, Topeng Setan bisa menerangkan pemimpin Pasukan Raja Ular. Padahal mereka sama-sama menggunakan prana, tetapi Blue berhasil memukul mundur musuhnya.


Pemandangan itu membuat semua orang terkejut, sangat jelas bahwa Blue hanya menggunakan satu pedangnya. Bagaiman jika dia menggunakan dua pedang untuk menghantam Boa, jelas sangat mengerikan.


"Ayolah, mari bermain sedikit lebih lama. Karena Mudji berada di tanganku, bagaimana jika kita membaginya 50 banding 50." Perlahan Topeng Setan melangkah menuju Boa yang tersungkur di tanah.


Boa berdiri sambil membersihkan badannya, tanpa peringatan dia menyerang Blue dengan kekuatan penuh. Sayangnya Kelincahan Blue bukan omong kosong, dia dapat menghindari serangan musuhnya dengan mudah.


"Sialan, ternyata ada satu monster lagi di Fairy Dance. Baiklah, mari bagi 50 banding 50. Berurusan dengan kalian benar-benar sangat merepotkan," kata Boa pelan.


Melihat Boa kalah, 9 penguasa sebenarnya melebarkan matanya tidak percaya. Semuanya tahu bahwa Boa adalah pemimpin pasukan Raja Ular yang sangat kejam dan kuat.

__ADS_1


Bahkan Surya tidak akan bisa mengalahkannya jika bertarung secara langsung. Sekarang dia seperti seekor anak ayam yang di permainan.


"Baiklah, sekarang mari kita lihat seberapa berani mereka melawan Fairy Dance." Topeng Setan memandang 9 penguasa sebenarnya.


__ADS_2