Domain Dewa : Raja Pedang

Domain Dewa : Raja Pedang
164. Darah Merah Bergerak


__ADS_3

Fairy Dance terus meningkatkan anggotanya. Puluhan ribu anggota bergabung dengan keinginan mereka masing-masing. Namun 99% anggotanya adalah pengintai dari 5 penguasa Kota Dingin.


Setelah melakukan banyak observasi, Blue akhirnya mendapatkan 100 orang lagi. Mereka semua adalah anggota guild yang pernah dihancurkan 5 penguasa.


Sepuluh orang pertama akan memimpin 100 orang tersebut. Pelatihan sederhana yang dilakukan Blue berhasil membangkitkan sedikit potensi dari sepuluh orang pertama.


"Jika kalian ingin lebih serius, datanglah ke Markas Fairy Dance di Kota Bandar. Akan banyak saingan yang membuat kalian tumbuh lebih kuat," kata Blue memberikan nasihat kepada 10 orang.


Karena kontrak yang sangat ketat, sepuluh orang tersebut sering mendapatkan tawaran dari 10 penguasa. Namun selalu ditolak, itu dilakukan supaya 5 penguasa merasa bahwa Fairy Dance sangat solid.


Chris dan kawan-kawan menuju Kota Bandar, mereka ingin berkembang lebih. Tekad mereka semua sudah bulat, tidak ada yang bisa menggoyahkannya.


[Markas Besar Fairy Dance - Dunia nyata]


Mahira dan kedua orang tuanya sampai di Markas Besar Fairy Dance, mereka langsung di hadang oleh pasukan Garuda yang mencurigainya.


"Siapa kalian?" tanya salah satu prajurit Garuda.


"Mahira, pengawal pribadi Arief," kata Mahira tegas. Dia tidak takut dengan pria besar yang menghadangnya.


Pasukan Garuda langsung mengayunkan kepalannya, dia ingin menguji orang yang mengaku sebagai pengawal bosnya.


Mahira mengerutkan kening dan menggunakan keterampilannya untuk menghindari serangan. Tidak di Domain Dewa saja dia pandai berkelahi, tetapi di dunia nyata dia juga sangat lihai.


Azzam dan Azzura langsung menggunakan dua pisaunya untuk melakukan serangan. Dengan kecepatan tinggi keduanya berhasil mendaratkan serangan pada lawannya.


Namun serangannya tidak terlalu berpengaruh. Hal itu karena lawannya adalah seorang pengguna.


"Baiklah masuk, aku harap kalian segera berkembang." Pria besar itu pergi meninggalkan Mahira dan kedua orang tuanya.


Ketiganya sama-sama terkejut melihat keamanan Markas Fairy Dance yang begitu kuat. Bahkan kombinasi serangan ketiganya tidak bisa membuat luka sedikitpun.


Langkah demi langkah mereka jalani, Arief tersenyum di atas gedung melihat kebawah. Manusia biasa tidak akan bisa melihat dengan jarak sejauh itu, tetapi Arief bisa melihatnya.


Dia turun untuk menyambut Mahira dan kedua orang tuanya. Tepat setelah pintu masuk Markas Fairy Dance terbuka, dia langsung menepuk tangan.


"Selamat datang di Fairy Dance."


Senyum manis di tabur dengan wajah yang rupawan membuat Arief tampak sangat tampan. Pakaian yang terlihat sederhana tetapi tampak mewah dipakai oleh Arief.


Berbeda dengan Mahira dan kedua orang tuanya yang mengenakan baju seadanya. Walaupun sangat pintar dan kaya, Mahira sudah menjual semuanya dan berfokus menyembuhkan orang tuanya.


Arief mengajak ketiganya menemui Jessica dan Amelia yang sudah menyiapkan pakaian di ruang khusus.


"Perkenalkan, mereka adalah Jessica dan Amelia. Keduanya adalah pemegang kekuasaan tertinggi di Fairy Dance, jadi berhati-hatilah mereka bisa memakan kalian," kata Arief dengan nada seram.


Sayangnya perkataan Arief tidak bisa menakuti ketiganya, mereka menggunakan wajah datar melihat Arief yang menggerakkan tangannya seperti seekor harimau.


Melihat situasi canggung, Jessica dan Amelia melepaskan prana yang sangat menakutkan. Mahira dan kedua orang tuanya tanpa sadar menelan ludahnya sedikit ketakutan.


"Yah sudahlah, anggap saja candaan receh."

__ADS_1


Blue mengajak ketiganya mengunjungi semua ruangan. Mereka juga diperkenalkan dengan beberapa anggota Fairy Dance lainnya.


Secara resmi Mahira, Azzam dan Azzura menjadi anggota Fairy Dance.


Sebelum memasuki Domain Dewa, Arief memeriksa keadaan ketiganya. Ternyata Mahira sangat beruntung memiliki bakat menggunakan prana, tetapi kedua orang tuanya sedikit ada masalah.


Namun di hadapan Arief yang mempunyai ingatan masa depan, dia bisa memecahkan masalah keduanya dengan mudah.


Setelah perawatan beberapa menit, Azzam dan Azzura berhasil mengendalikan prana dengan baik. Untuk sekarang tugas mereka adalah meningkatkan kekuatan, sedangkan Mahira akan dilatih Arief secara pribadi.


Tidak hanya di Domain Dewa, Mahira sangat terampil bertarung di dunia nyata. Makanya Arief memberikan beberapa instruksi untuk meningkatkan tubuhnya.


Melihat Jessica dan Amelia yang bisa berdiri tegap di samping Arief, Mahir bertekad akan menjadi lebih kuat.


[Desa Kasembon - Domain Dewa]


"Reaper, bagaimana perkembangan informasi?" tanya Blue melalui panggilan suara.


"5 penguasa Desa Dingin mempunyai beberapa petinggi yang saling bekerja sama."


Reaper menjelaskan detail temuannya. Setidaknya ada 2 orang di setiap guild yang mengikat semua. Kerja sama mereka tidak hanya di Domain Dewa, melainkan di dunia nyata juga.


Kegagalan Dominasi Dunia karena mereka bersikeras tidak ingin membagi kekayaan dengan kelima penguasa. Sampai akhirnya beberapa trik digunakan untuk memukul mundur pasukan Dominasi Dunia.


Pepatah mengatakan bahwa seekor naga tidak bisa mengalahkan ular lokal. Mungkin itu ada benarnya, buktinya Dominasi Dunia mundur dari perebutan wilayah.


Blue mengintruksikan Reaper dan pasukan pengintai untuk mulai aktif mencari kelemahan musuh. Sudah waktunya Fairy Dance bergerak untuk melakukan pemberontakan, dana yang cukup besar sudah disiapkan. Sekarang tinggal menunggu waktu dan pasukan setia.


"Citra, bagaimana keadaan desa?" tanya Blue menanyakan Desa Pujon yang sekarang dipimpin Citra.


Perlu diketahui bahwa Citra adalah wanita yang sangat cerdas. Dia kalah dari lima penguasa karena uang dan kekuasaan, guild yang dia bangun hancur karena banyak pemain yang di bayar.


"Mudah saja, pecat mereka semua. Jangan biarkan satupun orang yang memberontak, biarkan mereka pergi," kata Blue memberikan perintah tegas.


Citra memberikan nasihat untuk mempertahankan beberapa pemain yang potensial, tetapi Blue menolaknya.


Blue menjelaskan sedikit rencananya tentang pengembangan bakat setiap orang. Jadi Citra tidak perlu khawatir tentang kekurangan pemain.


Seperti perintah Blue, semua anggota yang memberontak ingin naik gaji langsung dipecat. Tidak ada kesempatan kedua, dimasa depan mereka akan sulit untuk masuk Fairy Dance.


Jessica juga menulis ancaman secara tertulis di laman resmi Fairy Dance. Dia melakukan itu karena banyaknya orang yang melakukan pemberontakan.


Tidak hanya di Kota Dingin, banyak pemain di Kota Danau Putih juga melakukan hal yang sama. Hanya dalam waktu satu hari Fairy Dance kehilangan 10 ribu pemainnya.


Banyak pemain mulai ragu tentang perkembangan Fairy Dance karena tidak bisa menyelesaikan masalah internal. Namun tidak sedikit yang bertahan karena mereka sudah bertekad sampai pensiun akan bersama Fairy Dance.


Orang-orang itulah yang diinginkan Blue, mereka setia tanpa memandang gaji dan keuntungan lainnya. Seiring berjalannya waktu, mereka akan menjadi aset yang paling penting untuk guild.


Walaupun bakatnya tidak terlalu tinggi, kesetiaan mereka akan menjadi aset penting bagi guild. Blue akan mempertahankan orang yang seperti itu.


Blue melakukan pertemuan dengan Citra di Desa Pujon, mereka membahas tentang banyaknya pemain yang mengundurkan diri.

__ADS_1


"Tenanglah, lihat pemain di Kota Danau Putih. Mereka juga ikut terdampak akibat serangan dari lima penguasa, sekarang tugas kita adalah memilih orang yang bertekad kuat."


Blue menjelaskan banyak kemungkinan yang akan dilakukan Darah Merah atau penguasa lainnya. Setelah menjelaskan detail rencana, Blue menghubungi Reaper untuk melakukan kerusuhan.


Reaper dan pasukannya membuat kerusuhan di dalam semua desa milik lima penguasa Kota Dingin. Mereka hanya membuat keributan kecil dan mengadu domba setiap pemain.


Hal yang sangat tercela, tetapi itulah yang namanya strategi perang. Blue tidak perduli dengan perasaan orang, yang dia pikirkan adalah keluarga dan orang di sekitarnya.


Darah Merah yang membuat kerusuhan di Desa Pujon mulai panik. Pasalnya Darah Merah memiliki 26 Desa yang harus diselesaikan secara bersamaan.


Pemberontakan di desa mereka tidak berhenti sampai perkelahian, tetapi banyak pemain yang melakukan tindakan licik untuk merebut barang orang lain.


Sutra dara utama dalam keributan ini tidak lain adalah Reaper yang bisa menyamar sebagai orang lain. Keterampilannya di dapatkan dari misi khusus yang diberikan Blue, jadi Reaper bisa bergerak secara leluasa.


Karena kurangnya pengguna prana di Kota Dingin, membuat banyak orang tidak menyadari bahwa Reaper adalah pembuat kerusuhan.


Semua desa di Kota Dingin bergejolak, rumor beredar liar. Fairy Dance mulai melakukan gerakan, mereka menentang para pembuat onar tanpa terkecuali.


Berbeda dengan lima penguasa yang masih mempertahankan anggotanya. Jika mereka mengeluarkan anggotanya, maka akan banyak tanggapan negatif.


Blue melihat pergerakan Darah Merah yang mulai tidak tenang. Mereka mulai mencari kambing hitam dan mengarahkan semua kesalahan kepada Fairy Dance.


"Citra, sekarang waktunya melakukan perang. Persiapkan dirimu dan pasukan yang sudah disiapkan." Blue memberikan perintah untuk melakukan peperangan.


Setiap hari Blue mencari anggota setia yang tidak terpengaruh oleh lima penguasa. Dia melakukan observasi dan merekrutnya secara rahasia.


Kontrak khusus diberikan kepada orang terpilih. Walaupun sangat berat, semua orang menandatangani kontrak tanpa ragu. Setidaknya Blue berhasil menarik 1000 orang setia.


Citra menyatakan perang kepada Darah Merah yang mencoba melimpahkan kesalahannya pada Fairy Dance. Setelah pengumumannya, banyak pemain mulai keluar karena mereka adalah pengintai yang dikirim guild lainnya.


Blue tidak menahannya, Fairy Dance mendapatkan banyak uang dari kompensasi. Setidaknya lebih dari 400 juta kredit berhasil masuk kedalam kantong Fairy Dance.


Alasan para guild menarik pasukannya karena mereka semua akan berbalik melawan Fairy Dance. Strateginya sama seperti yang dilakukan lima penguasa kepada Dominasi Dunia.


Sayangnya Fairy Dance sudah mempersiapkan diri. Blue sudah menyiapkan banyak senjata sihir di Desa Pujon dan Kasembon.


Karena Desa Kasembon tertutup untuk umum, Blue menaruh banyak pemain Fairy Dance dari Kota Danau Putih. Setidaknya ada 10 ribu pemain yang ada di dalamnya.


"Reaper, berapa orang yang berhasil kamu rekrut?" tanya Blue dengan ekspresi serius.


"Setidaknya ada 10 orang yang sangat ingin membalas dendam dengan luka penguasa," jawab Reaper melalui panggilan suara.


"Segera suruh mereka untuk menyusup ke pasukan Darah Merah, kita akan melakukan serangan pembuka untuk perang!"


Blue tidak percaya dengan 10 orang yang direkrut Reaper. Bukan karena tidak percaya dengan penilaian Reaper, tetapi karena kemampuan mereka semua tidaklah lemah.


Lima penguasa selalu menekan para pemain berkat, mereka tidak membiarkan satupun orang menjadi kuat melebihi Lima Penguasa.


Namun Reaper berhasil mengundang 10 orang yang mempunyai kemampuan yang cukup baik. Hal itu sangat mencurigakan.


Darah Merah mengerahkan 1 juta pemain untuk mengepung Desa Kasembon dan Desa Pujon. Mereka akan melakukan serangan skala besar yang disiarkan secara langsung.

__ADS_1


Laman resmi Fairy Dance juga tidak kalah, mereka akan menyiarkan peperangan secara langsung. Hal itu dilakukan untuk menarik perhatian banyak orang.


Peperangan akan segera terjadi, apakah Fairy Dance tetap mempertahankan gelarnya sebagai guild dengan pertahanan terkuat. Semua akan dijawab setelah perang berakhir.


__ADS_2