Domain Dewa : Raja Pedang

Domain Dewa : Raja Pedang
Kalah


__ADS_3

Athena tidak menemukan energi dewa, tetapi ia menemukan sesuatu yang sangat kacau. "Haha, sepertinya kau menemukan sesuatu yang mengerikan."


"Iya, aku memiliki energi Kekacauan!" kata Blue dengan penuh percaya diri.


Disisi lain, Athena menjadi serius dan menatap tajam ke arahnya. Tombaknya yang kecil berubah menjadi lebih besar dengan tiga ujung.


"Hai, bukankah itu milik Posaidon!" teriak Blue dan langsung bersiap menerima serangan.


"Kau pikir aku mendekati orang tua karena apa. Tentu saja meneliti tombaknya!" Athena tampak mengeluarkan energi kuning di sekitar tubuhnya.


Tombak tiga ujung terbang menghantam Blue yang sudah siap. Dual Secret Sword disilangkan untuk memblokir serangan Athena.


Blue terpental sangat jauh, Athena berlari dan mengambil tombaknya lagi. Ketika Blue masih terpental, Athena sudah sampai didepannya, tombak langsung menusuk tubuhnya.


[Kemampuan Raja Segalanya diaktifkan, akan ada pelindung setara dengan 100% HP.]


Blue melirik HPnya dengan senyum kecut. Hanya dengan dua serangan, Athena berhasil menguras seluruh HPnya.


"Wow, jadi ini keistimewaan yang kau dapat dari energi dewa." Athena merubah tombaknya ke bentuk semula.


"Bagaimana kau bisa berlari begitu cepat?"


"Sepatuku lebih hebat dari milik Hermes, pelindung kepalaku lebih baik dari Hades, dan tombak ini jauh lebih kuat dari petir ayahku."


Blue tidak bisa menahan keterkejutannya. Jika Athena sekuat itu, sudah sepantasnya ia diasingkan dalam ruangan ini. "Haha, pantas saja semua saudaramu bergandeng tangan untuk menendang mu."


"Hehe, ketika di hadapan ilmu pengetahuan yang menarik aku tidak bisa menahan diri. Tanpa kusadari aku sudah setara dengan Dewa Puncak bahkan para outer ketakutan." Athena menyebutkan sesuatu yang tidak pernah di muat dalam Domain Dewa.


"Outer?"


"Kau sebaiknya tidak mengetahuinya dulu. Sekarang tugas menjadi kuat dan menggulingkan kekuasaan ayahku." Athena bersiap menyerang dengan tombak biasa.


Blue tidak tinggal diam, ia mencoba meniru cara berlari Athena. Semakin lama bertarung dengan Athena, ia akan mendapat banyak informasi bagaimana cara bertarung dengan dewa.


Tombak Athena di blokir dengan Dual Secret Sword. "Bukankah kau hanya Demigod tingkat puncak?" tanya Blue sambil menahan serangan.


Setelah bertanya, ia terpental lagi beberapa puluh meter. Athena mendekat dengan teknik kaki yang begitu mengesankan, ia sampai di depan Blue dengan cepat. "Sebaiknya pelajari lagi konsep dewa, pengetahuan di kepalamu sungguh menyedihkan."


Ayunan tombak Athena menghantam Blue lagi, Shield putih yang awalnya penuh langsung menurun hingga 20%.


"Kalau ada perpustakaan berjalan disini mengapa aku tidak bertanya saja!" kata Blue sambil memblokir serangan Athena dengan tombak biasa.


"Haha, kau mengingatkanku dengan Hermes yang sangat licik."


"Aku pikir kau adalah orang paling licik di dunia, atas nama kebijaksanaan kau mencuri semua kekuatan saudaramu!" teriak Blue yang terus memblokir serangan tombak Athena. Sampai akhirnya HPnya turun sampai 0.


Aura ungu kehitaman muncul sekali lagi, Blue tidak bertambah kuat tetapi Athena merasakan kekuatan yang sangat familier.

__ADS_1


"Haha, jadi begitu. Pantas saja aku tidak bisa menerima sistem yang kau bicarakan."


"Apa kau tahu sesuatu?"


"Black Hole!" kata Athena menyebutkan nama keterampilannya.


Semua benda disekitarnya diserap dengan tekanan yang sangat kuat. Blue tidak mempunyai kesempatan untuk bertahan sedikitpun, tetapi ia masih menggenggam erat pedangnya dan mengayunkan pada titik hitam yang menyedot.


Black hole dan Dual Secret Sword bentrok, Blue menggunakan semua kekuatannya. "Kau memaksaku!"


Energi kehidupan digunakan untuk memperkuat pedangnya.


[50 Miliar energi kehidupan berhasil digunakan untuk menahan efek buruk dari Athena Black Hole dan memperkuat Dual Secret Sword.]


Black Hole meledak, Athena merubah Aegis menjadi sesuatu yang lebih besar. "Pelindung Absolut aktifkan!" teriak Athena sambil melihat ledakan Black Hole dan usaha Blue.


Setelah ledakan, Blue masih berdiri dengan HP yang masih 0. Tanpa menunggu lama, ia menggunakan ramuan penambah HP dan MP.


Athena bertepuk tangan. "Wow, kau berhasil menahan serangan terbaikku."


"Sialan, kau menghilangkan 50 miliar energi kehidupanku!" teriak Blue tampak kesal dengan ujian perubahan kelasnya.


"Heh? Kau hanya menghabiskan 50 miliar?" tanya Athena.


"Hanya pala mu!"


"Kau ingin bertarung!" kata Blue sambil memasukkan kedua pedangnya. Ia juga bersiap untuk melakukan pertarungan tangan kosong.


"Meskipun kamu sudah kalah terus menerus, aku suka semangat itu." Athena melepas semua pakaian meninggalkan beberapa helai saja.


Blue tidak bisa menolak keindahan Athena dengan pakaian bikini. "Curang, kau menggunakan tubuhmu untuk mengalihkan pandangan perjaka ini!"


"Pada masa lalu aku sering menggunakan stelan ini untuk bertarung dengan tangan kosong."


"Gunakan bajumu!"


Athena menyetujuinya dan menggunakan baju sebelumnya. "Baiklah, ayo tunjukkan seni beladiri apa yang kamu miliki!"


Blue memasang kuda-kuda seorang petinju, ia melangkah maju dan menggunakan pukulan ringan untuk membuka pertahanan musuh. Bukannya memblokir, Athena malah maju dan menghindari pukulan lawannya.


Pukulan ringan Athena di arahkan ke wajah Blue, sayangnya Blue sudah waspada dan menarik kedua tangannya untuk memblokir serangan. Meskipun berhasil di blokir, Blue masih mundur beberapa langkah.


Melihat lawannya mundur, Athena mendekat dan menirukan serangan tinju milik orang depannya. Biasanya Blue yang meniru sekarang terbalik.


"Haha, kemampuan meniru mu sangat mengesankan. Akan aku tunjukkan apa itu meniru!" kata Athena dengan senyum misterius.


Blue merubah kuda-kudanya menjadi gaya taekwondo, kakinya yang bebas langsung menendang dengan kekuatan penuh. Setelah menendang, Blue menggunakan teknik pamungkas dengan memutar badannya dan menggunakan punggung kaki untuk menyerang kepala.

__ADS_1


Bukannya memblokir serangan, Athena malah menirukan gerakan memutar dan mengenai Blue terlebih dulu.


"Sial, curang. Kau menirunya terlalu cepat!"


"Haha, End!" ucap Athena menggunakan teknik kontrol prana yang sama persis dengan milik Blue. Aura ungu kehitaman menyelimuti tubuhnya dan semua gerakannya menjadi lebih cepat.


Blue dibuat menjadi samsak tinju pukulan jari kelingking Athena. Meskipun hanya menggunakan jari, Blue terus mundur karena perbedaan kekuatan.


"End!"


Blue juga menggunakan teknik yang sama, tetapi ia menggunakan kekuatan yang lebih kuat. Karena tidak mau diserang terus, ia mencoba menyerang.


Namun Athena bukan orang bodoh, ia langsung meniru teknik lawannya. "End!"


Pertarungan terus berlanjut sampai tidak ada yang tahu sudah berapa lama. Blue terus menggunakan ramuan penambah HP dan MP setiap HPnya di bawah 20%.


Athena mempersilahkannya, ia tersenyum manis ketika melihat Blue tertekan dan minum ramuan penambah HP dan MP.


Anehnya Blue tidak kehilangan keinginannya untuk melawan. Meskipun begitu, Blue terus berpikir dan mengevaluasi semua keterampilannya sembari melihat Athena yang meniru keterampilannya.


Setelah waktu yang tidak dapat ditentukan, Blue tergeletak di bawah dan menghadap langit hitam. "Sial, aku sudah menggunakan semua kemampuan otakku!"


Athena duduk disebelahnya. "Hah rasanya sangat nyaman mempelajari sesuatu yang baru. Lain kali datang lagi dengan teknik lainnya ya."


"Tidak, tidak, menghadapi mu membuatku frustrasi."


"Haha, aku tidak melihat frustrasi di wajahmu. Bahkan kau tampak senang karena berhasil menciptakan beladiri gaya baru."


[Ujian ketiga berhasil diselesaikan, lanjutkan ujian terkahir anda.]


Mata Blue sempat melihat pengumuman sistem, Athena langsung menyadarinya. "Sepertinya ujian ketiga selesai, ayo lakukan ujian terakhir."


"Bagaimana kau tahu ini adalah yang terakhir?"


"Mudah sekali, kau adalah benih yang di tanam oleh para outer untuk mengacau dunia ini. Sialnya kau malah melepaskan diri dari sistem utama dan berhasil sampai disini, sebaiknya fokus saja mengalahkan para dewa."


"Sebenarnya apa itu outer?"


"Sebaiknya kau tidak mengetahuinya sebelum menjadi kuat dan mampu mengalahkan Zeus."


"Memangnya kau bisa mengalahkannya?"


"Pertanyaan bodoh, aku bisa membunuh ayahku dengan Black Hole tadi, dan kau bisa menahan dengan kekuatanmu. Artinya kau adalah orang yang di bawa oleh kekuatan luar yang sangat kuat. Serta alasan mengapa aku tidak mendapat sistem karena kekuatanku lebih hebat dari pembuat sistem."


"Sangat sombong!" ejek Blue.


"Haha, sombong dulu baru bertindak. Aku bisa mengatakannya karena kita tidak akan pernah bertemu untuk selamanya."

__ADS_1


__ADS_2