
"Hai, untuk menjadi teman tidak perlu berpikir terlalu serius." Blue tersenyum manis melihat Anak Raja Naga mengelus dagunya tanpa janggut.
Naga Hitam berhenti berpikir, dia belum mendapatkan pelajaran tentang hidup bermasyarakat. Pendekatan Blue sangat tepat, dia selalu menggunakan bahasa yang santai tapi tetap terdengar santun.
Naga Hitam mulai mengulurkan tangannya, dia menggenggam tangan Blue pelan. Namun Blue menggenggamnya erat dan melepaskan prana miliknya.
Keris di punggungnya bergerak, bergetar dengan hebat tampak akan terlepas. Namun sebelum terlepas Blue memuntahkan banyak darah.
"Ternyata masih belum cukup." Blue langsung tergeletak di tanah.
Bee menggelengkan kepalanya. "Bocah ini benar-benar memaksakan diri, sudah aku bilang berteman dengan naga itu sungguh merepotkan."
Raul, Ela, dan Drakula tidak berkata apapun. Mereka masih berdiam diri. Tidak ada niatan untuk membantu karena mereka semua tahu bahwa Blue sebenarnya masih bisa berdiri dengan baik.
Naga Hitam yang melihatnya langsung mengangkat tubuh Blue. "Apa yang terjadi padamu?" katanya.
"Dia menggunakan sebagian besar kekuatannya untuk membantumu melepas segel di punggungmu. Mungkin dia akan mengalami luka itu selama hidupnya, anggap saja itu tanda pertemanan kalian."
Bee terbang menuju Blue dan menggunakan skill penyembuhan. Walaupun tidak sebaik Ela, kemampuan Bee sangat banyak. Apalagi setelah masuk Celah Dimensi dia memiliki banyak skill yang tidak bisa dilihat.
Ela sebagai kelas Penyembuh langsung melaksanakan tugasnya dengan baik. Tubuhnya langsung memancarkan cahaya berwarna hijau muda dan langsung menuju tuannya.
Naga Hitam duduk memegang tubuh Blue yang tampak sangat lemah. "Bodoh, mana mungkin segel Kartanegara bisa dilepaskan dengan mudah," katanya.
Blue membuka matanya dan langsung menjawab, "Jangan terlalu khawatir. Lihatlah, semua rekanku bisa diandalkan," katanya.
Setelah mempunyai energi, Blue duduk dan melakukan meditasi. Tidak butuh waktu lama untuknya sembuh.
Blue berdiri dan tersenyum melihat Naga Hitam yang simpati padanya. "Butuh waktu yang cukup lama untuk membebaskan dirimu dari sini. Mungkin aku harus menghabiskan waktu puluhan tahun untuk menyamai energi milik Kartanegara."
Kali ini Blue berbohong, sangat jelas itu bukan energi milik Kartanegara melainkan energi Raja Naga Hitam. Itulah mengapa Blue tidak bisa melepaskannya dengan mudah.
Bee merasakan kebohongan dari perkataannya. Namun dia tetap diam karena bisa jadi orang tua si anak naga hitam adalah pelaku utamanya.
"Lupakan, jangan bertindak bodoh seperti itu lagi. Aku sangat nyaman di gua ini," katanya dengan cepat.
Blue menggelengkan kepala. "Aku sudah berjanji akan mengeluarkan kamu dari sini. Terang saja,suatu saat aku akan sekuat Raja Kartanegara!" katanya dengan penuh percaya diri.
Bee mengetahui hal itu, bahkan dia percaya bahwa Blue bisa menantang Dewa suatu saat nanti.
Naga Hitam tidak mempunyai nama, jadi Blue menyebutnya Kreston. Nama yang sama dengan seekor naga hitam yang mempunyai kakek seorang Dewa.
__ADS_1
Blue mengeluarkan Batu Energi tingkat tinggi. "Coba gunakan kekuatanmu untuk menyelimutinya. Mungkin saja kamu bisa meningkatkan kekuatan dengan ini."
Kreston menggenggam batu energi tingkat tinggi dan mengalirkan kekuatan dari naga hitam. Sebuah cahaya berwarna hitam menyelimuti Batu Energi tingkat tinggi.
Sebuah cahaya putih keluar dari Batu Energi, kemudian menuju Kreston yang sedang mengalirkan tenaganya.
"Benda ajaib apa ini. Kekuatanku tiba-tiba meningkat. Setidaknya aku butuh 1 miliar batu seperti ini untuk menjadi dewasa, haha."
Blue hanya bisa tersenyum kecut. Batu Energi tingkat tinggi sangat sulit untuk di cari. Untungnya dia memiliki Batu Bertuah, jadi mempunyai persediaan yang cukup banyak.
Meskipun begitu, Fairy Dance belum menyentuh angka 1 miliar. Jika ingin menciptakan batu energi sebanyak itu, Blue harus menghabiskan hidupnya untuk memperbaiki batu.
Bee mengerutkan kening. "Batu Iblis, kamu bisa menciptakan batu iblis dengan cara seperti itu," katanya sambil mengambil batu.
Blue sudah mengetahui itu, tetapi dia tidak ingin mengatakannya karena itu akan menimbulkan kecurigaan.
"Apa itu Batu Iblis?" tanya Kreston yang kebingungan. Pengetahuannya tentang dunia luar sangat terbatas, itulah mengapa dia hanya tahu bertarung dan bertahan hidup.
"Sebuah Batu yang menampung energi iblis, kemudian akan diserap oleh para iblis. Sehingga mereka dapat meningkatkan kekuatannya," jawab Blue dengan nada santai.
Batu Iblis yang dihasilkan oleh energi naga hitam sedikit berbeda. Setiap iblis yang menyerap energi naga hitam akan mendapatkan kekuatan yang lebih daripada biasanya.
Karena Iblis Kecil tidak masuk dalam gua, Drakula mencoba menyerapnya. Dia merasakan ada sebuah energi misterius yang mulai memacu kekuatannya untuk tumbuh.
Kemudian Blue mencari beberapa batu yang ada di dinding gua. "Coba lakukan hal yang sama seperti tadi. Mungkin itu akan memberikan jawaban."
Tanpa menunggu lama Kreston langsung menyelimuti batu energi dan hasilnya sama seperti sebelumnya. Bedanya batu iblis yang dihasilkan sedikit lebih lemah.
Tidak mau membuang kesempatan, Blue mengambil banyak Batu Energi di dinding gua dan memberikannya langsung pada anak naga hitam.
Melihat Kreston sedang, entah mengapa Blue merasa sedang mengasuh seorang anak.
Disisi lain, Blue bisa mendapatkan pasukan Batu Iblis tingkat tinggi atau dibawahnya dengan sangat cepat. Beda cerita jika dia menambang di sumber Batu Iblis asli, setidaknya butuh satu samapi dua tahun untuk memanennya.
Karena merasa sudah cukup lama, Blue dan teman-temannya keluar dari gua meninggalkan anak naga hitam.
Sebelum pergi Blue sudah memberikan pesan padanya untuk tidak mempercayai siapapun. Karena Naga Hitam itu cukup pintar, dia mengerti apa yang dimaksud.
Kepala desa yang melihat Blue keluar dengan selamat langsung menghampirinya. "Tuan, apa yang ada di dalam gua?" tanyanya penasaran.
"Sebaiknya kamu tidak mengetahuinya. Aku hanya ingin memberimu saran supaya tidak memasuki ruang dengan gerbang mewah di dalam gua, Naga Hitam sedang tertidur. Jika mengganggu nyawa kalian tidak akan bisa tertolong," kata Blue memberikan peringatan.
__ADS_1
Semua orang yang mendengarnya langsung tersentak, mereka terkejut dengan fakta yang mengatakan bahwa ada naga di dalam gua.
Suasana jadi hening, semua orang yang siap untuk menambang ingin mengundurkan diri. Namun sebelum mereka mundur, Blue mengatakan sesuatu.
"Tenang saja. Aku sudah membuat perjanjian dengannya. Jika kalian tidak mengganggu, maka Naga itu tidak akan bergerak dari ruangannya. Dia akan menjadi perisai untuk melindungi gua jika terjadi sesuatu yang tidak menyenangkan!"
Perkataannya membuat semua penambang yang sudah siap menjadi lebih tenang dan bersemangat. Jika berhasil mengumpulkan 10 Batu Energi, Blue akan menukarnya dengan 1 Batu Iblis.
"Tuan, kapan kita akan bekerja?" tanya Kepala Desa.
"Kalian bisa mulai sekarang. Setiap minggu aku akan menyuruh orang terpercaya untuk datang dan mengambilnya. Jangan berikan batu pada siapapun atau kita akan kehilangan kerja sama ini!"
Peringatan Blue membuat semua orang menelan ludahnya. Bahkan Kepala Desa sedikit merasa ketakutan dengan nada bicara Blue.
Sebelum pergi, Blue mengatakan sesuatu yang membuat Kepala Desa sangat tertarik.
"Apa disini ada iblis yang bisa memberiku koin emas?" tanya Blue didepan para pekerja.
Kepala Desa langsung menghampirinya. "Tuan, kamu mempunyai banyak koin emas. Jujur saja koin emas sungguh tidak berguna bagi kami."
"Kalau begitu biarkan aku menambahkan syarat penukaran. Kalian bisa menukarkan Batu Iblis dengan 100 ribu koin emas."
Kepala Desa sangat terkejut mendengarnya. Dia langsung menulis perkataan Blue dan menyuruh orang di sebelahnya untuk menyebarkan berita.
"Tuan, biarkan aku menjadi yang pertama. Aku mempunyai 1 juta koin emas di sistem penyimpanan."
Kepala Desa langsung mengirim transaksi. Kemudian Blue memberikan 10 Batu Iblis tingkat biasa.
"Batu Iblis Biasa? Apa anda yakin?" tanya Kepala Desa.
"Tentu saja. Sebenarnya aku ingin memberikan penawaran lebih tinggi. Namun keadaanku belum mendukung dan pasukannya masih sedikit."
Tanpa dia ketahui bahwa Batu Iblis jauh lebih langga dibandingkan dengan koin emas. Kepala Desa yang mendapat 20 batu iblis langsung mengirim permintaan lagi.
"Tuan, aku menginginkan 100 buah."
10 juta koin emas langsung terlihat di depan Blue. Dia tersenyum dan berkata, "Tentu saja. Kerajaan masih mempunyai banyak, jika kalian membutuhkan cepat datanglah ke istana kerajaan."
Pernyataan Blue membuat semua orang merinding. Pasalnya istana Kerajaan Venom sangat mengerikan. Rumor mengatakan bahwa setelah bertemu Venom iblis itu tidak akan pernah muncul lagi.
Sebenarnya Venom hanya tidak mau memberikan nama pada iblis lemah. Makanya dia mengabaikannya.
__ADS_1
Tidak kembalinya para anak iblis dikarenakan pemburu oleh para pahlawan petualang pribumi. Sedangkan untuk pemain masih belum mencukupi.
Hanya dalam beberapa menit Blue sudah mengantongi 10 juta koin emas. Tepat setelah anak kepala desa menggunakan kupluk jaketnya. Warga desa sedang berjalan menuju arah Blue yang mau menukar batu dengan emas.