
Setelah menyelesaikan semua kontrak dengan pemain, Arief segera membantu mereka untuk menaikkan level.
Walaupun koin yang jatuh sedikit, pengalaman yang didapat sangat melimpah. Rata-rata anggota Fairy Dance hanya berlevel 21.
Jadi menaklukkan Dungeon lebih tinggi adalah pilihan yang tepat. Mungkin bagi sebagian guild besar tindakan Arief mustahil dilaksanakan.
Ingatan dari masa lalu sangat membantu penyerangan dengan strategi yang tepat dan efisien.
Anggota Fairy Dance yang mendengar bahwa Arief akan memimpin penyerangan Dungeon level 40 langsung merasa senang.
Selama mereka mengikutinya, tidak ada satupun kesalahan yang dilakukan. Walaupun ada beberapa kesalahan kecil yang dapat diperbaiki.
Cola yang telah merasakan memimpin pasukan penyerangan sangat kelelahan. Jangankan Arief yang masih menyusun strategi ketika informasi kelemahan monster belum diketahui.
"Baiklah, semua sudah berkumpul."
Arief menjelaskan niatnya untuk menyerbu Dungeon level 40, tetapi tidak ada satu orangpun yang merasa perkataannya salah.
Mereka berdiri tegap dengan senyum lebar di bibir. Serta set perlengkapan Serigala yang sangat menawan kecuali 5 orang.
Yami dan Rafaela tidak dapat menggunakan Set Perlengkapan Serigala, mereka menggunakan set perlengkapan yang lebih baik.
Jessica, Mentari, dan Adam tidak dapat menggunakan Set Perlengkapan Serigala karena level tidak memenuhi syarat.
"Baiklah, kita akan menyerang Dungeon dengan kelompok skala menengah. Jadi Monster akan semakin kuat dan lebih banyak ..."
"Informasi tentang Dungeon level 40 belum tersebar di forum, jadi kita akan menjadi kelinci percobaan. Jangan membuat pergerakan yang tidak perlu!" kata Arief dengan tegas.
"Baik!" semua anggota menjawab dengan serentak.
Kelompok Arief terdiri dari 50 anggota, termasuk Yami dan Rafaela.
Dungeon adalah sarang monster yang menyesuaikan jumlah pemain atau petualang yang masuk kedalam.
Semakin banyak pemain, maka monster akan semakin banyak dan lebih kuat. Hal ini merupakan rahasia umum yang sudah di tulis pada kanal resmi Domain Dewa.
Setelah berdiri di depan gerbang Dungeon level 40. Pemberitahuan sistem membuat semua orang tegang.
Sistem : Selamat Datang kelompok sudah memenuhi syarat untuk melakukan Dungeon skala menengah. Apa anda yakin ingin masuk?
Arief tidak menunggu lama, dia menyetujui untuk masuk. Suara raungan monster terdengar sampai gerbang dungeon.
Semua orang menegang, kecuali Arief. Bukan karena takut mereka hanya belum memiliki pengalaman yang dapat membuatnya berdiri tegap ketika menghadapi monster level 40 skala menengah.
Sebelumnya mereka telah melawan bos monster tikus tanah. Namun kondisi kali ini sangat berbeda karena jumlah monster yang tidak masuk akal.
Pesan sistem menyebutkan bahwa monster yang harus mereka kalahkan adalah 300 monster level 40.
Setelah mengalahkan 300 monster. Mereka baru bisa membuka gerbang menuju bos Dungeon.
__ADS_1
"Tenangkan diri, kemudian mulai melangkah perlahan. Ikuti perintah jangan mengambil tindakan yang membahayakan tim!" kata Arief melangkahkan kakinya.
Setelah berjalan beberapa saat, monster pertama muncul di depan mereka. Tubuhnya setinggi 3 meter, ia memiliki gigi yang panjang.
Nama : Troll
Level : 40
Kondisi : Marah
HP : 20 ribu
Arief tersenyum lebar. "Baiklah, buat posisi bertahan. Argya lempar 5 bom asap, Cola segera maju!"
Suara raungan monster Troll terdengar sangat keras. Beberapa pemain terkena efek lumpuh, sehingga pergerakan mereka tertunda.
"Jangan takut, Rafaela gunakan skill penyembuhan!" teriak Arief dari tengah formasi.
Efek khusus dari penyembuhan Rafaela adalah menyembuhkan HP dan menghilangkan efek buruk pada pemain maupun petualang.
Setelah lepas dari efek buruk, formasi penyerangan menjadi normal. Arief segera memerintahkan pasukan untuk melempar 8 bom peledak.
Seketika satu Troll tumbang karena ledakan. Hal itu dilakukan supaya moral kelompok meningkat.
"Pemain belakang, lempar 20 bom asap, kita akan menghadapi 10 monster Troll," kata Arief memberikan sambil menunjuk gerombolan monster.
"Guardian Guard!" teriak Cola menyebutkan nama skillnya.
10 monster menuju Cola dan menyerang secara bersamaan.
¬ Pemain Cola menerima kerusakan - 800 (10x).
"Tim penyembuhan segera sembuhkan Cola, tank cadangan segera gantian Cola menjadi Tank Utama!" teriak Arief melihat kerusakan yang diterima Cola sangat besar.
Dalam sekali serang, Cola kehilangan 90% HPnya. Hal tersebut membuat Arief harus mengkoreksi strategi yang dia susun sebelumnya.
10 pemain yang dapat menjadi Tank maju ke depan untuk menghalau serangan para Troll. Berbeda dari Cola, mereka hanya perlu menarik perhatian satu Troll.
Setelah Troll menyelesaikan serangan keduanya, Arief langsung memberi perintah kepada pemain tengah untuk memanfaatkan kesempatan.
Tidak lupa Arief juga maju ke depan dengan kedua pedangnya.
¬ Pemain Blue memberikan kerusakan - 3500 serangan kritikal.
Semua anggota baru terkejut dengan kerusakan yang di hasilkan dari satu pedang ketua guild.
"Ini Gila, seberapa tinggi statusnya," ucap salah satu anggota baru Fairy Dance.
"Kamu belum melihat ketua mengayunkan pedangnya dengan serius. Jadi jangan terlalu terkejut," kata Argya yang merupakan pemain belakang.
__ADS_1
Pertarungan berlanjut dengan serangan bertubi-tubi dari para pemain tengah. Mereka mengayunkan senjatanya untuk memberikan kerusakan yang terbaik.
Namun tidak ada satu orangpun yang dapat mendekati kerusakan yang dihasilkan Arief.
Setelah 10 menit, semua monster Troll berhasil dikalahkan tanpa ada korban di pihak Fairy Dance.
"Segera bentuk Formasi menyerang, kalian sudah tau pola serangan monster Troll. Tugas kalian menyerang dengan efektif!" kata Arief tegas.
10 bom asap di lempar kembali untuk memancing 10 monster Troll, Cola dan Diana akan menghalangi 10 monster.
"Sekarang waktunya pemain belakang menunjukkan kekuatan kalian, serang dengan seluruh sihir yang kalian punya!"
Semua orang menggunakan seluruh kemampuannya untuk mengalahkan monster Troll. Mereka tidka pernah menyangka semua berjalan sangat lancar dibawah kepemimpinan Arief.
"Apa monster level 40 sangat mudah seperti ini?" tanya seorang anggota baru kepada Leon yang berdiri disebelahnya.
Sebelum menjawab Leon tersenyum. "Kamu belum merasakan kelompok tanpa Blue yang menjadi pemimpin. Suatu saat kamu akan mengerti arti mudah dan sulit," jawab Leon.
Karena penggilingan monster terlalu lama, Arief memberikan perintah untuk melempar 30 bom asap. Sehingga dapat menarik 30 monster Troll secara bersama.
"5 Pemain depan, pegang 20 monster Troll. Sisanya serahkan padaku!" kata Arief memberikan perintah.
Arief melesat seperti anak panah yang baru lepas dari busurnya. Kecepatannya sedikit di atas Reaper.
Dalam sekejap dia berada di depan monster Troll Berbeda dengan Cola dan pasukan depan lainnya, Arief menggunakan kecepatan dan kekuatannya untuk menarik perhatian monster Troll.
10 monster Troll kebingungan mengimbanginya kecepatan Arief. Bahkan tanpa bantuan pemain lainnya, Arief berhasil mengalahkan 10 monster Troll dengan mudah.
Bukan tanpa alasan, Arief mempunyai status yang sangat tinggi. Sedangkan monster Troll hanya mengandalkan kekuatan tubuhnya.
Semua orang tidak percaya melihat keterampilan Arief yang sangat indah mengendalikan pedangnya. Mereka semua menganggap Arief adalah pemain pedang sesungguhnya di Dunia Nyata.
"Sangat Indah," salah satu anggota baru melihat ketrampilan pedang yang ditunjukkan Arief.
Tidak hanya anggota baru, mereka yang sudah lama bersama Arief tidak pernah melihatnya menggunakan kemampuan terbaiknya.
Dalam 10 menit, kelompok berhasil mengalahkan 30 monster Troll.
"Lanjutkan, segera konsumsi minuman MP dan HP ketika dibutuhkan."
Arief telah menyiapkan 10 koin emas untuk dihabiskan. Sehingga persediaan ramuan pemilih HP dan MP sangat melimpah.
20 jam berlalu, akhirnya kelompok Arief berhasil mengalahkan 300 monster Troll tanpa korban.
"Sekarang sudah waktunya kalian istirahat. Jam 8 pagi kita akan melanjutkan penyerangan bos Troll," kata Arief pelan.
Semua pemain segera istirahat untuk memulihkan konsentrasi. Tidak lupa, dia mengingatkan untuk mengkonsumsi minuman konsentrasi sebelum tidur.
Karena mengkonsumsi minuman konsentrasi sebelum tidur dapat meningkatkan manfaat yang diberikan.
__ADS_1